Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^Eps 31


__ADS_3

**⚘ Hari Bahagia ⚘**


Dan satu Bulan sebelum menjelang hari pernikahan juga Arka meminta Aluna untuk menemui Ibu kandung Aluna ya itu Alm Nayla.


"Assalamualaikum Tante Nayla ini Arka,sebelumnya Arka mau minta maaf ,dulu sudah membuat Aluna menangis dan menderita,tapi sekarang aku datang padanya dan akan membahagiakannya Tante,Aku meminta restu dari Tante,aku akan menjaganya dan menyayanginya,menjadikannya satu satunya untuk aku." Tegas Arka di depan Makam Nayla.


Dan tentu Aluna menangis terharu.Semoga benar adanya Arka selalu menjaganya.


***


Setelah melewati berbagai selisih paham,dan juga masalah akhirnya hari yang ditunggu tiba.


Walaupun satu hari sebelum menjelang pernikahan sempat terjadi masalah,karena sudah bocor pada pihak media yang membuat berbagai spekulasi buruk tentang Arka dan Aluna.


Semua media mengabarkan kalau Arka telah selingkuh dari Nisa dan lebih parahnnya mereka memfitnah Aluna perebutnya.


Namun beruntung dari pihak Papinya Arka bisa menyelesaikan masalah itu,dengan terpaksa Papi Arka membongkar Aib tentang keburukan keluarga Nisa dan soal pembatalan pernikahan mereka,dan juga soal paksaan mereka pada Arka.


Hari ini dimana hari yang penuh kebahagiaan terutama pada Aluna dan Arka,waktu yang pernah mereka lalui tidak gampang.


Aluna pernah melalui masa depresinya karena kesucian yang harusnya dia jaga direnggut oleh Arka,dan membuatnya begitu menderita,bahkan dia pernah meminta untuk tidak menikah seumur hidupnya.


Namun atas kesabarannya dia membuahkan hasil yang baik,Arka sendiri yang datang dan akan mempertanggung jawab kan perlakuaannya pada Aluna.


Maka dihari ini semua keluarga berkumpul ingin melihat dan menjadi saksi atas bukti cinta Arka pada Aluna.


Tempat yang mereka pilih disebuah Taman kecil yang direkomendasikan keluarga Ardi,taman itu sudah disulap dengan banyaknya hiasan ala pernikahan.


***


"Ya Ampun anak Bunda Cantik Banget" Seru Naura saat Aluna sudah selesai di dandani oleh MUA.


Dengan memakai kebaya warna putih yang di dominasi beberapa mutiara didepannya menambah menampilkan aura cantiknya Aluna,belum lagi sangat cocok ditubuhnya Aluna.


"Iya Kakak cantik banget,Bunda kalau Deva nikah nanti mau kaya Kakak ya "Celetuk Adeva.


"Kamu itu masih kecil,jangan banyak mikir yang aneh aneh deh"Ujar Aluna.


Dan Adeva jadi cemberut ,Diluar ruangan sudah ada Arka disana dengan memakai tuxedo warna hitam,dia nampak tampil gagah.


Di depan Sang Ayah mertua dan juga Penghulu,juga para saksi lain,dia akan mengucap janji sehidup sematinya bersama Aluna.


Dengan satu hentakan dia mampu mengucapkan Ijab Qobul itu dengan lantang,dan dapat kata "SAH" dari saksi.


Tentu saja Ardi meneteskan air mata harunya Anak pertamanya sudah bukan lagi tanggung jawabnya kini,dia sudah harus melepaskan Aluna.


"Nay,lihatlah anak kita dia sudah dimiliki orang lain,kini aku sudah tidak punya tanggung jawab atas dirinya lagi,aku tau kamu sedang melihat kita disana,Semoga kebahagian selalu menyertainya"


Setelah selesai barulah Aluna dibawa keluar dari kamar hias dengan dituntun oleh Bunda Naura dan Tante Lista.Arka terpana melihat kecantikan Istrinya ,Ya statusnya sudah menjadi Istri.


Dia tidak bisa berpaling dan masih menatap bahagia pada Aluna ,dan saat sudah mendekat Arka membisikan kata ditelinganya Aluna.


"Kamu Cantik" Dan itu jelas membuat Pipi Aluna merona merah.


"Sabar Ka sabar jam masih pagi ini" Teriak Randi ,setelah itu Arka juga Aluna dapat surakan dari para keluarga.

__ADS_1


Setelah itu pak penghulu mempersilahkan mereka saling menautkan cincin dan lalu menyuruh Aluna mencium tangan Arka dan dilanjut Arka mencium kening Aluna.


Setelah serangkai acara ijab Qabul selesai,kedua mempelai dipersilahkan duduk dikursi singgasananya , dan para tamu yang datang dipersilahkan untuk memberi selamat.


Mereka sengaja memakai dua waktu ,untuk pagi hanya dihadiri rekan rekan dari Ardi ,Naura juga beberapa tetangga dan untuk malam harinya akan dihadiri oleh keluarga dan kerabat kerabat terdekat.


***


"Kak Luna cantik banget ya Syil,Kak Arka juga tampan. Syil kalau nikah nanti kita kaya gini ya"Celetuk Raisa dan dapat sentilan dari Arsyil


Pletak


"Kita masih bocah woi,jangan mikir dulu kesana,uang aja masih minta sama Orang tua" Jelas Arsyil.


"Ya apa salahnya punya harapan dulu Syil,gak salah kan !! Ah kamu ini gak ada romantis romantisnya" Cebik Raisa.


"Terus kenapa mau sama aku !!"


"Tuh kan gitu lah,dulu aja aku udah coba lupain kamu dan cari pengganti kamu,kamu malah menghalangi,sekarang malah kaya gitu,tau ah .." Raisa nampak marah pada Arsyil,dia lantas akan pergi dari sana .


"Eitss tunggu dulu mau kemana kamu" Arsyil menahan tangan Raisa .


"Mau cari laki laki yang romantis" Cebiknya lagi.


"Enak aja gak bisa,kamu milik aku" Ucap Arsyil sambil merangkul bahu Raisa,dan tentu saja membuat Raisa tersenyum ceria.


"Hei ,bocah pacaran aja kerjaannya" Tetiba Randi datang dan menghalau mereka.


"Awas awas ini tangan lepas.." Sambil melepaskan tangan Arsyil dibahu Ŕaisa.


"Itu karena turun dari kamu mesum nya Pah" Celetuk Lista yang sudah ikut gabung dengan mereka.


Sedangkan Arsyil dan Raisa malah cekikikan,dan sesaat kemudian mereka malah bertengkar dan tentu saja membiarkan celah untuk Arsyil dan Raisa kabur dari situ.


**⚘⚘**


Malam hari


Aluna sudah siap dengan gaun yang dibuatkan Mami Mely,dia terlihat cantik saat ini.



Namun karena malam,untuk bagian bahu ditutup seperti cardigan karena udara yang dingin.


"Sayang..Kamu sudah menjadi milik Arka,maka tanggung jawab Ayah cukup sampaj disini,tapi kasih sayang Ayah untuk kamu tetap untuk selamanya, berbahagialah Nak,Ayah sayang kamu" Ucap Ardi


"Aluna juga sayang Ayah" Jawab Aluna


"Jangan nangis sayang,kamu sudah cantik,jadilah istri yang baik ya" Tutur Naura sambil ikut memeluk Aluna.


Dan selanjutnya Ardi memberi wejangan pada Arka.


"Hei Boy kamu sekarang sudah jadi suami,inget jangan nyakitin Aluna,jagalah dia sebaik mungkin,jadilah pemimpin yang baik dikeluarga"


"Insya Allah Om"

__ADS_1


Begitu pun dengan Arka dia juga sudah terlihat tampan dengan Tuxedo birunya dan akan bersiap untuk menyambut tamu selanjutnya.



"Aku udah siap ayo turun Yang"Ajaknya pada Aluna .


Dan mereka pun turun ke tempat acara di adakan, sudah banyak tamu yang datang terutama teman teman Arka dan Aluna juga,begitupun keluarga.


"Woi,pengantin kita datang nih" Celoteh Beni yang sudah mendekati Arka dan Aluna.


"Selamat bro,semoga kebahagian selalu menyertai kalian" Ucapan selamat dari Beni.


"Selamat ya Ka,perjuangan loe berbuah manis,cepet dapat momongan aja dan tentu semoga selalu bahagia,Selamat ya Lun" Ucap Agung.


"Duh gak nyangka pangeran sekolahan kita akhirnya menikah juga,selamat Bro,semoga bahagia dan langgeng,selamat ya Luna"Kali ini Rangga


"Makasih loe pada mau datang kesini,minggu depan juga kalian harus ikut kita ke malang ok,Dan juga makasih doanya,gue doa kan juga loe pada cepet dapat jodohnya segera"Jawab Arka


"Makasih Kak doanya "Ucap Aluna.


"Iya,awas Ka pelan pelan jangan terlalu terburu buru nanti"Kelakar Rangga dan dapat tabokan dari Arka


Setelahnya mereka mencari makanan ,lalu Arka dan Aluna dapat ucapan selamat juga dari teman teman yang lain. Dan tak lupa Seva juga Fadil hadir disana.


"Aluna selamat ya Sayang,semoga bahagia selalu menyertaimu,aku bakalan kangen sama kamu" Ucap Seva sambil memeluk Aluna.


"Makasih doanya Sev,apa sih yang kamu maksud Sev"


"Iya kan kamu mau dibawa ke Surabaya,nanti pasti aku bakalan kangen kamu"


"Kata siapa !!,Kita masih tetap mau tinggal di Bandung kok, aku gak akan bawa Aluna ke Surabaya"Jelas Arka


"Serius !!"


"Iya.."


"Luna ,Arka selamat ya" Ucapan selamat datang dari Fadil.


"Makasih ya Dil"


"Makasih,aku juga mau ngucapin makasih selama ini sudah berada disisi Aluna saat aku belum ada,makasih sudah menemaninya dimasa sulitnya dulu" Tutur Arka


"Sama sama itu sudah tugasku sebagai sahabatnya" Jawab Fadil dengan hati yang terluka.


Bagaimana tidak Aluna gadis yang dia sukai sejak dulu ,kini dia melihatnya bersanding dengan orang lain.


"Cuma aku minta jangan menyakitinya,kalau sampai begitu,maka aku akan merebutnya" Ucap Fadil


Membuat Aluna,Seva juga Arka kaget,apalagi Arka dia bisa menebak kalau Fadil menyukai Aluna.


"Kamu tenang saja,aku akan membahagiakannya"


Dan serangkai acara berjalan lancar,semua nampak bahagia,senyum terus terkembang pada semua orang yang ada disana.


**⚘⚘⚘**

__ADS_1


__ADS_2