
Satu minggu setelah acara lamaran pribadi dari Ervan untuk Queen,hari ini kedua orang tua Ervan yang datang kerumah Queen,untuk melamar Queen secara resmi.
Arka dan Aluna menyambut Orang tua Ervan dengan hangat dan dengan tangan terbuka.
Dengan membawa sedikit bawa bawaan,acara itu berlangsung secara sederhana,Hanya dihadiri oleh keluarga besar saja.
Keluarga Ervan sudah resmi melamar Queen,dan rencananya pernikahan Queen dan Ervan akan dilaksanakan dua bulan kemudian.
Arka,Aluna dan Arsen setuju saja akan hal itu,dan rencananya Acara pernikahan Queen dan Ervan akan di adakan disebuah hotel milik mereka.
Mengingat Queen anak perempuan pertama untuk Arka dan Aluna,jadi juga ingin membuat pesta yang meriah juga.
Dan mereka sudah sepakat ,dua bulan lagi pernikahan itu akan berlangsung.
***
⚘The wedding Ervan dan Queen⚘
Hari ini hari yang sangat spesial untuk Queen dan Ervano,karena hari ini tepatnya setelah dua bulan dari penetapan waktu sudah tiba.
Queen dan keluarga sudah menginap dihotel yang akan dijadikan tempat pernikahan mereka,Queen juga sudah dirias oleh MUA yang dulu merias Alya.
Dengan balutan kebaya berwarna putih,menampilkan aura cantiknya Queen.
Aluna kembali terharu ,anak keduanya kini akan menikah,dan dia tau betul setelah melepaskan Queen pada Ervan,tanggung jawabnya sudah sepenuhnya berpindah pada Ervan.
"Berbahagialah ya Sayang,dimana pun kamu berada,doa Bunda akan selalu menyertaimu"Lirih Aluna.
"Iya Bunda..Queen gak mau pergi dari rumah ,Queen ingin ada disana bersama Bunda,Ayah dan Kakak juga Syila"
"Queen sayang,setelah menikah,semua akan berbeda kamu harus ikut kemana pun Ervano mengajak kamu,dan kamu harus mau ,juga harus taat padanya"Jelas Aluna.
Queen pun termenung,ya benar apa kata Bunda,dia harus ikut suaminya kemana pun dirinya pergi.
"Iya Bunda.."Setelah selesai kasih wejangan,Queen dipapah oleh Aluna dan Raisa untuk ketempat ijab kabul diadakan,dibawah Ervan sudah melafalkan ijab kabul itu dengan satu kali hentakan.
Kini Ervan dan Queen sudah menjadi suami dan istri,Arka dan Aluna begitu terharu anak perempuan pertamanya sudah dipinang orang lain.
Dan kini tinggal Syila anak bungsunya yang mungkin sebentar lagi juga akan dinikahi pasangan.
Arka juga sudah memberi wejangan.untuk Ervan,untuk menjaga Queen seperti dirinya menjaga Queen sepenuh hati .Selain Arka ,Arsen juga memberi wejangan pada Ervan,Queen juga salah satu adik kesayangannya.
Dan rangkaian ijab kabul sudah selesai,sudah saling berdoa juga,acaranya kini berlangsung pada acara resepsi.
Sengaja pihak Ervan meminta acaranya diterusin saja,jadi tidak capai dua kali.Siang hari pun Queen sudah mengganti bajunya dengan yang lain.
Para tamu yang diundang pun sudah pada datang,dan memberi ucapan selamat pada Ervan dan Queen.
Serangkaian acara resepsi pun sudah terlaksana,Queen sampai kelelahan karena banyaknya tamu yang datang,dari pihak dirinya dan juga Ervan.
***
Malam harinya keluarga masih menginap dihotel itu,begitu juga dengan Ervan dan Queen tidur dihotel yang sudah dihias ala pengantin baru.
"Eh Van,kok kamu masuk ke kamar ini ?"Seru Queen
Ervan mengernyitkan keningnya "Queen kamu lupa kalau kita sudah menikah ?"Sahut Ervan ,sambil menghampiri Queen yang masih terbengong
"Oh iya aku lupa.."Desisnya sambil menyengir,Ervan hanya menggeleng gelengkan kepalanya
__ADS_1
"Duh kaki aku pegel banget Van,tamunya banyak banget sih,sampai aku gak duduk duduk tadi"Oceh Queen ,sambil memijat kakinya yang pegal itu.
Ervan terkekeh,lalu dia duduk disamping Queen,mereka masih pakai baju resmi mereka,karena tadi mereka makan malam bersama dulu dibawah,lalu Ervan langsung menaikan kedua kaki Queen dipangkuannya.
"Sini aku pijitin"Ujarnya kemudian.
"Eh,,Van gak usah"Salak Queen,lalu mencoba menarik kakinya dipangkuan Ervan,tapi Ervan tak melepaskannya.
"Udah kamu diem,biar aku pijitin..biar enakan juga kan"Ujar Ervan.
Queen pun terdiam,dia merasa tersipu pada perlakuan Ervan padanya saat itu.
Jantungnya sudah bergemuruh hebat,dia juga jadi teringat,kalau mulai malam ini dia dan Ervan akan satu kamar dan bahkan satu ranjang bersama,dan juga mereka akan..
"Udah enakan belum ?"Tanya Ervan,setelah tadi memijit Queen.
"Lumayan,makasih ya..aku tau kamu juga sama pegal pegal kan,nanti gantian aku yang pijit kamu ,aku mau bersih bersih dulu ya"Tutur Queen sambil masuk kekamar mandi.
Ervan pun mengiyakan ,30 menit kemudian disusul Ervan yang membersihkan dirinya.
***
Seperti yang tadi Queen bilang kalau dia akan memijit Ervan,kini mereka sedang diatas sofa,Queen pun memijit bahu Ervan.
"Queen,setelah ini kamu mau kan aku bawa kerumah kita?"Tanya Ervan.
"Iya Van,kemanapun kamu bawa aku,aku akan ikut,kamu kan Suami aku"Kelakar Queen,Ervan pun terkekeh senang.
Lalu Ervan berbalik dan kini mereka saling berpandangan,Ervan menyentuh wajah Queen.
"Makasih ya Queen,kamu sudah mau menunggu aku sampai detik ini,aku sangat bersyukur bisa bertemu kamu dan memiliki kamu"Ujar Ervan.
"Iya Van,makasih juga kamu sudah memilih aku,gadis bodoh yang gampang dibodohi orang "Sahut Queen.
"Lumayan sih Van,yuk kita istirahat"Ajak Queen.
Sebenarnya Queen merasa gugup ,mengingat malam ini adalah malam pertama mereka.Queen pun berlari kecil,lalu menidurkan dirinya dan menyelimutinya.Ervan semakin terkekeh melihat kelakuannya Queen.
"Hey,Queen aku tidak akan menerkam kamu Honey,jangan ditutupi gitu"Ujar Ervan dengan menyingkap selimut yang menutupi wajah Queen.
"Van,aku gugup..ini pengalaman pertama aku,tidur satu kasur sama seorang laki laki"Lirihnya sambil menahan malu.
"Iya aku tau Queen,aku juga sama gugupnya kok,aku tidak akan meminta hak aku malam ini,kalau kamu belum siap.Nanti saja kalau kamu sudah siap baru"Ujar Ervan.
Queen terdiam nampak sedang berpikir "Tapi kata Tante Raisa,nolak itu dosa,dan memberikan hak suaminya itu kita akan dapat pahala,kalau kamu mau hak kamu,Insya Allah aku siap"Ujar Queen,masih dengan menahan rasa malunya.
Ervan tersenyum "Yakin sudah siap ?"Tanyanya
Dan kini Ervan sudah diatas Queen,tatapan mata mereka bertemu,Queen mengangguk.
Ervan mendekatkan wajahnya,lalu menyatukan bibir mereka,yang bagi keduanya itulah ciuman pertama mereka,keduanya sama sama masih kaku.Gerakannya juga masih sangat kaku,Ervan hanya mengandalkan dari nonton video dari medsos.
Keduanya sama sama merasakan pengap dan sempat berhenti untuk saling mencari oksigen,lalu keduanya tertawa.
"Jujur aku masih bingung Queen"Ujar Ervan,sambil menggaruk kepalanya.
"Apalagi aku Van.."Sahut Queen
"Mau lanjut gak ?"Tanyanya..Queen pun mengiyakannya.
__ADS_1
Meski masih kaku,tapi Ervan mencoba melakukannya,dia juga ingin dapat pahala,maka mereka tidak mau saling menunda yang seharusnya.
Queen sempat teriak teriak karena kesakitan ,Ervan pun merasa sangat panik mendengar dan melihat Queen menangis,malah sempat mereka berhenti sejenak.
Malam pertama itu menjadi malam yang lucu bagi keduanya ,tapi pada akhirnya Ervan pun sudah mencetak gol.pada gawang Queen.
***
Sepulangnya dari hotel Ervan dan Queen menginap dulu dirumah Arka dan Aluna,sekalian Queen juga mau mengepak apa yang akan dia bawa kerumah barunya mereka.
Dan ini hari keTiga mereka menginap dirumah Arka dan Aluna.
"Sayang,bawa pakaian seadaanya aja,sisain aja buat nanti kalau menginap disini"Ujar Ervan.
"Iya Sayang,ini juga bawa cuma seadanya kok ,tapi emang banyak"Sahutnya
"Queen,kamu mau kita Honeymoon gak ?"Tanya Ervan.
"Memang kamu ada waktu ?kan kamu sibuk Van ?"
Ya Ervan memang sangat sibuk,dirinya saja hanya punya cuti selama lima hari,sebenarnya sih Arsen sudah memberikan bonus untuk mereka honeymoon,tapi tiba tiba ada proyek yang harus disegerakan.
"Iya sih,gak apa kan ,kita tunda dulu Honeymoonnya ?"
"Iya gak apa apa Sayang,aku gak akan memaks kamu kok"
Ervan pun memeluk Queen dari belakang,lalu menciumi leher Queen memberikan tanda merah disana.
"Van,geli iih.."Desis Queen mencoba berontak,tapi Ervan tidak mau melepaskannya,justru malah tangannya sudah bergelya merayap masuk ke dalam baju Queen.
Dan Queen tau,Ervan sedang menginginkannya,maka Queen pun mau melayaninya.
Dia berbalik,lalu melingkarkan tangannya dileher Ervan,dan Ervan langsung menyergap bibir kecil Queen.
Setelah puas dibibir lalu turun ke ceruk leher Queen,Queen mendesah merdu dan membuat Ervan bergairah hebat.
Kembali turun kebuah dada Queen yang tidak besar juga tidak kecil, tapi pas ditangannya, diremas,dan dia hisap keduanya,keduanya sudah sama sama polos dan Ervan pun mulai penyatuan mereka.
***
Ervan dan Queen akan pindah dari rumah Arka dan Aluna,Aluna sebenarnya juga berat melepaskan Queen,rumah akan semakin sepi.
Hanya ada Syila,biasanya rumah akan ramai oleh kegaduhan ketiga anaknya,suara pertengkarab kecil akan terdengar disana,tapi kini sudah berbeda anak anaknya sudah tumbuh dewasa.
Dulu saja saat dirinya meninggalkan Ardi dan Naura,juga sangat sedih dan kini dia merasakan apa yang Kedua Orang tuannya rasakan.
Aluna jadi rindu kedua Orang tuanya,Arka dan Aluna pun mengantarkan Queen sampai kerumah barunya
Rumah itu memang tidak terlalu besar ,terlihat sedang sedang saja,hanya ada tiga kamar ,tapi rumah itu terlihat keren dan mewah dilihat dari luar.
Ervan sendiri yang merancangnya sebaik mungkin,Dan Queen sangat suka itu,sebesar apapun rumah itu yang penting di dalamnya ada Ervan dia akan merasa sangat bahagia.
Arsen dan Alya pun menyusul kesana,memang agak telat,dan semua keluarga sudah kumpul disana,kedua orang tua Ervan juga ada disana.
***
Maafkan aku🥺🙏
.
__ADS_1
.
Tetap Happy End kok🥰🤗