
Queen sudah diperbolehkan pulang oleh dokter setelah beberapa hari dirumah sakit,dan Queen diminta pulang kerumah Arka dan Aluna,karena Queen masih butuh pendamping untuk Baby Boynya.
Ervan pun tidak keberatan soal itu,ini juga pengalaman pertama baginya menjadi seorang Ayah.
Sedangkan Alya pulang 2 hari setelahnya.
Dan kini Alya dan kedua Babynya sudah diijinkan untuk pulang,Dengan dijemput oleh Arka dan Aluna ,Alya pun pulang.
"Sudah siap Sayang,mari kita pulang kerumah"Seru Alya pada kedua Babynya yang kini sudah berada dalam gendongan dirinya dan Aluna.
"Pulang kerumah Bunda ya,kalian pasti kerepotan kan,sekalian kita syukuran bareng sama Baby Boynya Queen"Ujar Aluna.
"Iya Bunda,aku ikutin aja apa kata Bunda,iyakan Ars"Sahut Alya,sambil bertanya pada Arsen.
"Iya Sayang,kita beberapa Bulan dirumah Bunda aja dulu,pakaiannya Kedua Baby kita juga sudah aku bawa sebagian kesana"Jelas Arsen.
Dan Arsen juga Alya pun pulang kerumah Arka dan Aluna,disana sudah disambut keluarga besar.
***
Dan hari ini acara syukuran ketiga Baby lucu lucu itu sekaligus penyemaian nama bagi mereka.
Arsen dan Alya sudah sepakata untuk menamai Baby Girl nya "Yhara Aqila Alfa Adtmadja" yang artinya anak pertama yang cantik yang baik dan bijaksana.
Baby Boysnya "Rafadhan Athalla Atmadja" yang artinya laki laki yang memancarkan sinar cahaya dan anugerah dari tuhan.
Sedangkan Baby Boy Queen "Abil Shidqi Arsalan Nugraha" artinya anak laki laki anugerah tuhan yang berparas tampan gagah berani dan selalu berkata jujur.
Semua setuju akan nama itu,dan serangkain acara syukuran ketiga Baby itu berjalan lancar.
***
Arsen dan Alya sudah berpindah ke kediamannya,karena Alya sudah belajar dan mahir untuk merawat Kedua Baby Twinya itu,meskipun harus terpaksa menyewa Baby Sitter karena kadang kewalahan.
__ADS_1
Saat Baby kembarnya lagi rewel,dan kadang meminta bantuan untuk bergantian menjaga,dan selebihnya Alya melakukannnya sendiri.
"Sayang,apa kamu lelah ?'Ujar Arsen ,saat melihat Alya sedang berselonjoran di sofa sambil memijit pundaknya sendiri.
Tadi Arsen dari ruang kerjanya lalu ke kamar Baby Twinnya Yhara dan Rafa ,dan mengecupi keduanya dengan gemas. Kamar keduanya ada disebelah kamar mereka yang sudah didobrak.
"Iya lumayan Sayang,kamu sudah selesai ?"Sahut Alya.
"Sini aku yang pijitin,sudah kok..nanti gantian aja jaga mereka,sudah siapin susu kan di dot mereka?"Kadang kalau Alya lelah suka mempompa air susunya ke dalam dot,tapi tidak sering karena takut terbiasa pada dot.
"Gak ah,nanti mereka malah terbiasa pakai dot,,nanti aku usahain aja menyusui mereka satu persatu"
Arsen tersenyum dia salut pada Alya beberapa bulan ini mampu merawat kedua Babynya dengan baik sangat baik.
Dia pun mengecupi pundak Alya,"Ars,geli iih..katanya mau mijit"Dengus Alya ,karena Arsen malah menciuminya.
"Pijit plus plus mau gak ?pasti enakan deh badannya"kelakar Arsen.
"Jangan aneh aneh deh yang ada malah aku kewalahan ngehadapin kamu"Dengus Alya lagi.
"Ars,turunin aku !!"Pekik Alya,tapi Arsen tak mendengarnya dia terus mengecupi leher jenjang Alya dan tangannya sudah merayap dibalik punggung Alya,akhirnya Alyapun melenguh saat Arsen meremas area favoritnya.
"Kamu juga mau kan ?"Selorohnya tiba tiba ,Alya memukul Arsen "Makasih Sayang sudah memberikan dua malaikat itu buat aku,dan terima kasih sudah menemani aku sampai saat ini"Tutur Arsen,sambil memanggut bibir Alya .
"Aku yang ucapkan makasih,makasih udah sabar saat saat menunggu kabar kehadiran mereka "Ujar Alya sesaat ciuman mereka terlepas,kini kening keduanya bersentuhan.
Lalu Arsen kembali menyecap bibir Alya,semakin dalam dan dalam,hingga meminta lebih dan malam itu menjadi saksi kisah cinta mereka dan kebahagiaan mereka yang sedang dirasakannya kini sudah sempurna adanya Yhara dan Rafa.
***
Baby Abil begitu sangat aktif,kadang Queen kelelahan mengejar ngejarnya,kini Usianya sudah 1 tahun dan dia sudah bisa berjalan.
Makanya Queen kewalahan melihat keaktifan anaknya itu,tapi meski begitu tidak membuat dirinya mengeluh ,dia justru sangat sangat bersyukur.
Arka dan Aluna kadang bergantian menginap dirumah Queen dan Arsen.
__ADS_1
Anak Arsen dan Alya tak kalah aktifnya,apalagi mereka kembar jelas sudah keramaian yang mereka ciptakan di dalam rumah mereka.
Mainan yang ada dimana mana,dan rumah yang kotor karena Baby Rafa sangat suka main air dan kotor kotoran.
Tapi Alya juga sama dengan Queen tak banyak mengeluh akan semua itu,dia menjalankan peran menjadi ibu yang baik dan sabar.
Beruntung Arsen juga banyak membantunya,pulang dari kantor selalu tepat waktu,dan diakhir pekan selalu meluangkan waktu bagi ketiga orang tercintanya itu .
***
Beberapa bulan yang lalu Aldi dan Ara sudah melangsungkan pernikahan mereka,sempat ada masalah antara keduanya,yaitu tidak adanya persetujuan dari Kedua Orang tuanya Ara karena Aldi hanya seorang Asisten saja.
Tapi berkat kerja kerasnya dan tekadnya dia pun berhasil meyakinkan Kedua Orang Tua Ara ,dan kini mereka sudah menikah dan Ara sedang hamil anak.pertama mereka.
Aldi masih menjadi Asisten Arsen dan masih akan setia padanya,jangan salah meskipun hanya Asisten tapi gajinya bisa 5x lipat dari karyawan biasa.
***
"Rafa,kasihin itu mainan milik Yhara,kamu main ini aja ya"Ujar Alya mencoba membujuk Baby Rafa yang ingin memainkan mainan Baby Yhara padahal itu mainannya boneka bonekaan,Sampai Yhara menangis.
Rafa hanya menggelengkan kepalanya,dan masih memeluk erat boneka itu.Sangat susah membujuk Rafa kalau sudah begini.
Alya pun terpaksa harus meredakan tangisnya Yhara,tapi tangis Yhara tidak berhenti juga ,dia masih menangis kencang.
"Rafa Sayang sini deh"Alya memanggil Baby Rafa dan Baby Rafa pun berjalan tertatih tatih menuju ke Alya dan kini berada dipelukannya Alya.
"Sayang,Rafa itu anak anak laki laki,dan anak laki laki mainannya itu ini bukan itu,lihat kasihan Kakak Yharanya menangis,kasihin ya Bonekanya buat Kakak,Rafa main ini aja ya"Rafa yang masih belum mengerti sepenuhnya hanya menatap wajah Alya dengan lekat.
"Ganti sama ini ya,Rafa kan anak laki laki dan Rafa yang harus menjaga Kak Yhara ,walau Kak Yhara kakak Rafa tapi Rafa harus tetap melindunginya"Ujar Alya lagi
Lagi lagi Baby Rafa hanya melihat wajah Alya,dan diapun turun dari pangkuan Alya,lalu berjalan ke arah Yhara yang masih menangis,dan memberikan Boneka itu lalu mengelus elus rambut Yhara.
Alya pun tersenyum melihat itu,Ah betapa bahagianya mempunyai Baby Twin yang menggemaskan seperti mereka dan Sampai dewasa pun dia akan mengajarkan kedua Anaknya untuk tidak saling berebut,justru untuk saling berbagi dan melindungi.
***
__ADS_1