Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps.4


__ADS_3

Ketukan dipintu membuat Arka terperanjat bangun.Dia mendengus kesal.


"Bisa gak sih ketuk pintu pelan pelan hah !!!" Bentaknya pada salah satu pelayan.


"Dasar pelayan tak tau diri !!" Bentaknya lagi sambil mendorong tubuh pelayan itu hingga dia tersungkur ke belakang.


"Ma -ma af Tuan.."Jawab pelayan itu dengan terbata terbata dan merasa takut.


Arka menutup pintu dengan keras ,hingga terdengar dentumannya sampai ke bawah.


Arka masih menggerutu kesal dikamarnya.Pelayan itu kembali ke bawah ,tadinya dia berniat memberitahu Arka kalau dibawah ada temannya yang datang,namun malah begitu kejadiannya.


"Maaf Bi Sumi,seperti nya aku melakukan kesalahan ,aku belum sempat memberi tahu dia kalau ada temannya yang datang."


"Baiklah,biar aku saja ,kamu teruskan ini.."Ucap Bi Sumi sambil berlalu.


Tok..tok..tok


"Den,ini Bibi boleh Bibi masuk ?" Sapa Bi Sumi


"Masuk aja Bi "Jawab Arka.


Bi Sumi masuk dan memberitahu kalau dibawah ada temannya yang datang.


"Baik Bi suruh tunggu sebentar ,aku mau ke kamar mandi dulu"


" Iya Den.."


***


"Hei bro ,sorry gue lama,ada apa nih bukannya nanti kita ketemu disana?"


"Males pulang gue,dirumah ribut mulu,jadi ya udah gue kesini aja,pinjem baju loe lah tadj gue gak sempat ambil baju" Celoteh Rangga teman satu gengnya Arka.


"Hwahaaaa,,sekalian aja loe nginep disini aja temenin gue Ga "


"Orang tua loe ke luar kota lagi ?"


"Ini bukan tempat mereka,tempat mereka tuh diluar sono,dan gue bukan anak nya" Celotehnya


"Hwahahahhah,nasib loe kasihan sekali"


"Udahlah,loe udah makan siang belum ?gue mau makan siang nih"


"Belum,kan gue kesini juga mau numpang makan" Ucapnya sambil tertawa .


Setelah menyelesaikan makan siang nya mereka berbincang bincang dikamar,Hingga sore hari tiba.Malam itu salah satu temannya ada yang ulang tahun dan acaranya dilaksanakan di salah satu hotel.


"Bro,jemput dulu Vina ya ?"

__ADS_1


"Yoi.."


Arka melajukan mobilnya dan menuju rumah Vina kekasihnya dan menjemputnya untuk ikut ke acara itu.


"Wih pasangan fenomenal sekolahn kita sudah datang nih" Ucap salah satu teman nya.


"Hei , selamat ulang tahun bro.." Ucapnya pada Beni teman yang ulang tahun.


Mereka pun saling berbincang bincang dan menikmata acar ulang tahun tersebut. Karena pergaulannya yang salah Arka menjadi kecanduan dengan minum minuman keras yang seharusnya dia tidak mengenalnya.


***


"Ah,gara gara kakak nih banyak lama,jadi kemalamkan kesininya"


"Lagian belum tutup juga de toko bukunya,kenapa juga tadi gak pergi sendiri aja sih dek"


"Pengen ditemenin lah sama kakak"


Ya seperti permintaan tadi siang Arsyil meminta ditemani ke toko buku untuk mencari beberapa buku.Arsyil memang mempunyai hobi membaca buku.


Jam sudah menunjukan pukul 9 malam,tak terasa mereka berkeliling hanya untuk sekedar mencari buku.


"Ayo dek,udah mau tutup tokonya " Celoteh Aluna karena Arsyil masih saja betah disana.


"Iya,iya ini juga udah ko" Kelakarnya..


Mereja pun bergegas ke kasir dan membayar buku yang sudah mereka pilih dan bergegas akan pulang.


Mereka mencari angkutan umum yang akan mereka naiki,namun tak kunjung ada.Hingga mereka memutuskan memesan taksi o***ne saja.


Sesaat mereka menunggu taksi o***ne itu,yang bertepatan didepan hotel yang Arka dan teman temannya kunjungi.Mereka dikejutkan kedatangan Arka yang sudah dalam keadaan mabuk,namun tanpa adanya teman temannya disampingnya.


Saat Arka tengah bersenang senang disana,dia merasa ingin ke toilet,namun malah salah jalan,malah kepintu keluar .


"Eh..."Arka terkapar lemas di depan Aluna dan Arsyil


"Ka Arka !! Syil ayo bantu dia berdiri.."Aluna dan Arsyil membantu Arka berdiri. Taksi yang mereka tunggu sudah datang.


Aluna dan Arsyil pun memapah Arka masuk ke mobil,mereka bingung harus bagaimana.


"Kakak kenal dia ?"


"Iya dia kakak kelas kakak"


" Terus sekarang bagaimana,mau dibawa kemana teman kakak ini?"


"Kakak juga bingung Syil,kakak gak tau rumahnya"


Hening seketika menyelimuti mereka,tiba tiba dering telepon dihandphone Arka berbunyi,tertera nama Bi Sumi disana.

__ADS_1


Aluna mengangkat telepon tersebut.


"*Halo,Assalamualaikum"


"Waalaikum Salam,ini siapa Den Arkanya mana ?"Tanya Bi Sumi dengan nada khawatir


"Saya temannya Bi,Kak Arka seperti sedang tidak sadarkan diri,namun aku bingung harus membawanya kemana "


"Oh bawa saja ke jalan xxxxx..".


"Iya baik Bi*.."


Setelah telepon tertutup Aluna mengarahkan Pak Supir kealamat yang diberitahu Bi Sumi tadi.


Sampailah disebuah rumah mewah,dengan gerbang yang menjulang tinggi. Setelah agak berbedat dengan satpam dirumah Arka,akhirnya mereka dipersilahkan masuk.


Aluna dan Arsyil kembali memapah Arka sampai masuk rumah.


"Astagfirllah,Den Arka.." Bi Sumi yang beralih memapah Arka.


"Makasih ya Dek udah mengantarkan Den Arka.."


"Iya sama sama Bi,kami permisi dulu Bi"


"Iya silahkan,semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian,Amin"


"Amin" Jawab mereka berdua


Mereka pun bergegas kembali ke Taksi yang sudah menunggunya.


"Rumahnya besar sekali ya kak ? Kakak punya juga teman yang kaya seperti ini"


"Dia hanya Kakak kelas Kakak Syil,kami gak sedekat itu dibilang teman" Tutur Aluna.


Arsyil hanya manggut manggut saja. Dan mereka pun bergegas pulang.


.


.


.


.


.


.


Belum sampai ke konflik ceritanya ya,karena aku ingin pengenalan dulu diantara mereka,biar alurnya jelas.

__ADS_1


Takutnya juga nanti terlalu terburu buru,karena ini juga udah aku rangkum ceritanya.


Makasih masih mau menunggu.


__ADS_2