
Maafkan aku kemarin yang Baper,aku gak mau PHP,karena sudah memulai maka harus diakhiri.
Aku lanjut ya gaess..mau suka apa tidak,mau baca gak juga gak apa apa,jadi nikmati dan ikuti alur yang ada Ok !!
Selamat Membaca 💋
***
Sore hari seperti janjinya Arka dia akan mengajak Arsen ke sorum motor,Arsen datang ke kantor Arka dan dari sana mereka berangkat.
Selama diperjalanan Arsen hanya diam ,dan hanya menatap jalanan dibalik jendela kaca mobil. Arka melirik ke arah Arsen,dia merasa ada yang aneh pada Arsen.
Tapi dia tidak mau bertanya,dia tau Arsen ,dia tidak pernah mau bercerita apapun tentang dirinya,sifatnya memang sama seperti dirinya sejak dulu.
Tak lama mereka sampai " Ar,pilihlah apa yang kamu sukai" Ujar Arka.
Arsen hanya menganggukan kepalanya,pilihanya tertuju pada motor sport biasa,dirinya tetap masih mau menyembunyikan identitasnya dan Arka tak mau banyak ikut campur,yang terpenting tujuannya baik.
"Yang itu saja Yah.." Tunjuk Arsen dan Arka langsung membayarnya lalu mereka langsung pulang.
***
"Assalamualaikum.." Sapa keduanya dan disambut oleh Aluna juga Queen yang sedang berada di ruang keluarga.
"Abang.." Seru Queen sambil bergelayut manja dilengan Arsen.. " Ada Apa Dek ?"Sahut Arsen kemudian
Queen merasa aneh,biasanya Arsen pasti gak suka dia memanggilnya Abang.
"Abang,kan udah mau punya motor,nanti kapan kapan bonceng aku ya ?bawa aku jalan jalan ya !!" Ucapnya manja.
"Iya dek.." Hanya itu jawaban dari Arsen dan dia lalu berlalu pergi ke kamarnya dengan wajah yang masih lesu.
Queen menatap kepergiaan Arsen dengan aneh "Ayah..Kak Arsen kenapa ?"
"Ayah ,juga gak tau Queen..tadi diperjalanan juga dia diam aja ,lagi ada problem mungkin" Desis Arka.
"Ah..paling juga lagi patah hati !!" Sahut Queen sambil berlari juga ke atas.
"Queen ..kamu jangan gangguin Kak Arsen,moodnya lagi gak baik ,awas kamu !!" Teriak Aluna.
"Arsen kenapa ya Yah..?" Ujar Aluna ,dia juga merasa ada yang aneh pada Arsen.
"Sudahlah,lagi ada masalah disekolahnya mungkin !!" Jawab Arka.
__ADS_1
Arsen yang sudah dikamarnya ,menghempaskan dirinya di tempat tidur,matanya menerawang menatap langit kamarnya dan pikiran tertuju pada Alya gadis polos yang dia sukai.
Ada rasa sakit hati di hatinya saat melihat Alya tadi siang bergelayut dilengan Erik,rasa tak nyaman mengusik hatinya dan ada rasa tak rela disana.
"Alya.."lirihnya
***
Malam hari setelah makan malam,Aluna mengumpulkan anak anaknya diruang keluarga,tanpa Naura karena Naura sudah beristirahat.
"Ada apa Bun ?kita dikumpulin disinin?ada yang berbuat salah ya ?" Desis Queen merasa heran Aluna mengumpulkan mereka disana.
"Gak ada,Bunda cuma mau bilang ,besok hari pekan kalian jangan kemana kemana jangan ada yang pergi" Ujar Aluna.
"Kenapa emangnya Bun ?" Tanya Queen,padahal dia sudah ada janji bersama teman temannya.
"Pokoknya jangan pergi aja,besok juga Om Arsyil dan Aunty Deva mau kesini,Oma Naura yang menyuruhnya"Jelas Arsen.
Anak anaknya tidak banyak bertanya lagi,dia mengiyakan saja apa kata Aluna ,walaupun bertanya tanya juga.
*
Di kamar
"Ayah..Bunda kok merasa takut ya,Bunda Naura udah ngomong yang aneh aneh tadi" Desis Aluba dipelukan Arka.
"Amin.." jawab keduanya,lalu mereka beranjak tidur ,mengarungi mimpi bersama.
***
Ke esokannya Arsyil sudah datang bersama Raisa dan juga Daffin dan Adena.
"Hay,cantiknya Bunda.." Seru Aluna menggendong Adena yang lagi lucu lucunya itu.
Arsyil dan Raisa langsung menemui Naura dan sedikit berbincang disana ,tak lama Adeva juga sudah tiba datang bersama suami dan anaknya yang baru berumur satu tahun.
Adeva dan suami menyapa Aluna ,Arka dan lainnya,Aluna juga langsung menggendong anak Adeva yang berjenis kelamin laki laki.
Setelahnya Naura menyuruh berkumpul dirunag keluarga Aluna,lalu meminta untuk foto bersama disana,semua menatap aneh pada Naura namun tak urung untuk mengikuti apa yang Naura mau
Cekrek
Beberapa foto sudah terpangpang disana,lalu Naura ingin berbicara pada mereka.
__ADS_1
"Aluna,Arsyil,Adeva Sayang..Bunda bangga punya kalian,kalian kesayangan Bunda,tetaplah menjadi pribadi yang baik,jangan lupakan shalat lima waktu,jaga diri kalian " Ucapnya sambil memeluk mereka bertiga.
Aluna,Arsyil.dan Adeva menahan tangis mereka,ada sesuatu yang menghimpitnya,ada rasa sesak di dada mereka dan juga ada rasa takut.
Lalu Naura menyuruh Arka,Raisa dan Reza (suami Adeva mendekat) " Bunda minta sama kalian,jaga anak anak Bunda,tetap sayangi mereka ya,Bunda juga sayang pada kalian menantu menantu Bunda" lirihnya
Dan lalu Naura memeluk semua cucu cucunya memberi kecup kecupan sayang pada mereka,awalnya mereka memang menyimak tidak ada apa apa.
Setelah selesai itu,mereka kembali berbincang bincang masing masing dan anak anak pada fokus dengan mainnya masing masing juga.
Naura tersenyum melihat itu ,dan
Brukk...
Naura terjatuh dari kursi rodanya,Aluna yang ada didekatnya merasa kaget yang tiba tiba itu,semua menatap dan menghampiri Naura.
"BUNDA.."Pekik semuanya.
Mereka membawa Naura keRumah Sakit,dan beruntung dapat terselamatkan.jadi Naura harus dirawat beberapa waktu di Rumah sakit.
Aluna,Arsyil dan Adeva sempat syok melihat Naura,tapi sekarang sedikit tenang.
"Kalian pulang lah,biar kakak yang jaga disini"Ujar Aluna pada adik adiknya.
***
Dan setelah kejadian Alya bersama Erik itu,Arsen sudah tidak menemui Alya lagi,dia hanya melihat Alya dari kejauhan.
Sebenarnya Arsen hanya sedang memantau Alya,kalau dia melihatnya dari jauh apakah masih tetap sama.
Alya nampak selalu bermesraan dengan Erik,dan itu membuat Arsen begitu patah hati sebelum berjuang lebih dalam.
"Bro,sudahlah lupakan Alya,dia tidak seperti yang kamu kira,pura pura polos tapi nyatanya sama aja kaya yang lain"Decak Dani.
Arsen membenarkan apa kata Dani,tapi entah hatinya masih berkata itu tidak benar.
"Ah...entahlah aku pusing Dan,pikiran mengiyakan apa kata kamu,tapi hati tidak mengatakannya Dan,hati aku mengatakan Tidak" Desisnya.
"Aissh..cinta memang buta,sudah sangat jelas Alya sudah begitu,kamu masih saja berharap banyak padanya,ampun deh Arsen.. Arsen "Decak Dani
"Benar tuh apa kata Dani Bebh,,si Alya tuh perempuan yang gak bener,mending aku gini gini juga,dari pada dia,yang so soan polos dan lugu" Tutur Angel yang sudah ikut nimbrung disana.
Tapi Arsen tidak menanggapinya dia langsung pergi dari hadapan Angel bersama Dani.
__ADS_1
"Bebh..." Teriak Angel tak terima,dia menghentak hentakan kakinya .
***