
Setelah beberapa hari dari kejadiannya Aluna itu,Arka sudah ingin bertemu dengan para pelaku yang tak lain Sela,Angel dan Ami teman satu genk Vina dulu,namun karena kesibukannya Arka membuatnya mengundur waktu.
"Kalian tau apa yang sudah kalian lakukan pada wanita yang sedang hamil !! Bukan hanya satu nyawa yang akan hilang tapi dua sekaligus,kalian punya otak tidak sama sama sebagai seorang wanita !!" Arka sudah minta Vina untuk mengajak teman teman nya itu bertemu.
Dan saat ini Sela ,Angel dan Ami sudah berada di bawah kungkungan Arka dan kawan kawan,Vina memang tidak bisa ikut karena baru saja menikah,namun Arka tetap berterima kasih padanya sudah membantunya.
"Kami mohon Ar,maafin kami,itu memang sudah keterlaluan"Ujar Ami
"Salah Aluna sama kalian apa sih ? Sampai kalian tega sama dia,beruntung aku bisa menemukannya dalam keadaan baik baik saja,kalau ada apa apa padanya,kalian mau bertanggung jawab hah !!
"Gak,Ar sungguh maafkan kami,kami mohon maaf " Ujar Angel.
"Semua ini gara gara loe Sela !!kalau saja kita gak dengerin loe kemarin ,kita gak akan dapat masalah seperti ini" Ucap Ami.
"Kenapa kamu jadi nyalahin aku,kan kalian juga yang setuju mengikuti rencana aku"Jelas Sela.
"Gak ya kalau loe gak ngompori kita ,kita gak mungkin mau ngikutin rencana loe itu" Cerca Angel.
"Diam kalian !! apa dengan kata maaf bisa menyelesaikan segalanya,kalau kalian mau membela diri disana saja,Gung bawa mereka" Ujar Arka murka.
Arka dan Agung juga Beni membawa Sela dan yang lainnya ke kantor polisi,karena itu tempat seharusnya mereka disana.
Siang hari setelah selesai menyelesaikan itu Arka pergi ke kantornya,walaupun terlambat tapi dia harus tetap ke kantor.
Hingga sore hari dia baru pulang..
"Assalamualaikum.." Sapanya setelah sampai dirumah.
"Waalaikum Salam.."Sapa Bi Sumi.
"Bi Aluna dimana ?"
"Dikamarnya Den,tadi abis bantuin masak"
"Oh iya Bi,aku keatas dulu ya"
Baru saja dia hendak masuk ke dalam kamar,Aluna akan keluar..
"Yank,,udah pulang ?kok gak kedengaran suara mobilnya ?" Cerca Aluna saat sudah melihat Arka ,lanjutnya dia cium punggung tangan Arka.
"Iya,sengaja aja gak berisik..kamu mau kemana yank ?"
__ADS_1
"Mau kebawah bosen dikamar aja,tapi karena kamu udah pulang,masuk lagi yuk .." °Ajak Aluna merangkul lengan Arka.
"Yuk.."
Di dalam kamar..
"Sayang.." Panggil Arka..
"Apa Sayang,lepas dulu kamu mau mandi kan " Arka memeluk Aluna dari belakang
Tubuh Aluna terlihat berisi karena kehamilannya,tapi justru Arka suka,katanya biar enak dipeluk.
"Aku kangen..." Manjanya pada Aluna.
"Tiap hari juga ketemu Yank,kamu ini udah sana mandi dulu" Titah Aluna.
"Mandinya bareng kamu ya Yank.."Kelakarnya.
"Gak..gak nanti bukan mandi ceritanya,ada adegan lain" Decak Aluna.
"Tapi Yank,udah lama juga kan gak nengok dia,si junior juga kangen yank"
"Dasar mesum..."Cercanya namun tak ayal membuatnya tersenyum.
Aluna berpaling san menangkup kedua pipi Arka..
"Sayang,sekarang udah sore mau menjelang magrib juga,nanti malam aja ya" Ujara Aluna.
"Seriusan nanti malam Yank ?"Arka menatap binar pada Aluna.
"Iya Sayang..sekarang mandi dulu gih .."
Dan Arka pun menurut dia mandi setelah itu makan malam dan setelah makan malam mereka mengobrol sejenak dan lanjutnya melakukan adegan malam.
Gairahnya Arka sudah tidak tertahan,dia tetap melakukannya dengan lembut,dan malam itu malam penuh peluh bagi keduanya .
Dan mereka juga sama sama merindukan satu sama lain,memang sudah beberapa waktu mereka tidak saling menyalurkan dan malam itu mereka habiskan waktu itu untuk saling berbagi kenik***tan.
***
Osaka
__ADS_1
DiJepang sudah menunjukan pukul 1 dini hari sedangkan di Indonesia pukul 11 malam,Arsyil baru saja menginjakkan kakinya di Mes tempat dia tinggal.
Jam 1 dini hari diJepang itu tidak seperti di Indonesia,disana masih dibilang cukup ramai. Akhir akhir ini Arsyil disibukan oleh proyek yang dipercayakan kepadanya untuk mengedit salah satu komik yang akan mereka munculkan pada salah satu Web komik.
Maka pukul segitu Arsyil baru pulang ,setelah berganti pakaian dan sedikit mengisi perutnya,Arsyil mengecek Ponselnya yang beberapa hari ini tidak dia sentuh.
Dia lihat dan dia kaget melihat notifikasi chat dan telepon dari Raisa begitu juga dari Bunda,dia juga merasa bersalah pada Raisa karena tidak mengabarinya beberapa hari ini.
Dia buka chat dari Raisa dan banyak sekali isinya,dia sempat terkekeh saat Raisa bahas soal Seina,dia tau Raisa juga bakalan tau tentang Seina yang ada disini juga.
Dia membalas chat nya pada Raisa,dan menjelaskan semua juga tentang Seina,dia tau Raisa sudah tidur,maka saat pagi menjelang Raisa akan langsung menjawabnya .
Tak lupa juga dia membalas pesan sang Bunda yang dia rindukan itu.
⚘Indonesia
Raisa bangun lebih awal seperti biasa dia melakukan ibadah bersama kedua orang tuanya ,lalu membantu Lista menyiapkan sarapan dan setelahnya dia mempersiapkan diri untuk ke kampus,karena ada jam kuliah pagi .
Saat ini Raisa sudah dimeja makan bersama Randi dan Lista.Raisa tak sengaja membuka ponselnya dia senang akhirnya Arsyil membalas pesannya.
"Arsyil....kamu jahat kenapa baru balas ,setelah beberapa hari menghilang dan benarkah kalian tidak sengaja bertemu disana ?aku cemburu Syil..🥺"
Arsyil terkekeh "Maaf Bebh akhir akhir ini aku sibuk dan untuk kedepannya juga akan seperti itu,tolong mengerti ya dan kamu tidak usah cemburu pada Seina,dihati aku cuma ada kamu,kamu dan selamanya kamu,I Love You" Balasan Chat Arsyil.
Raisa senyam senyum sendiri jelas dia senang dan tentunya hatinya berbunga bunga.
"Ok,aku percaya kamu,tapi awas kalau kamu sampai macam macam,aku patahkan tangan kamu !!Semangat iya Arsyil semoga segalanya dilancarkan,I Love You too" Balasan chat Raisa.
"Bu,anak kita kayanya gila ya semenjak ditinggal Arsyil"Celetuk Randi.
Lista menepuk bahu Randi,"Kalau ngomong disaring dulu napa Papah,masa ngatain anak sendiri gila"Omel Lista.
"Abis itu Ibu lihat dari tadi Senyam senyum sendiri" Randi menunjuk ke Raisa.
Lista menatapa Raisa "Raisa,kalau lagi makan jangan maen ponsel Nak"Ujar Lista
Dan Raisa hanya menyengir kuda,setidaknya dia sedikit tenang Arsyil sudah membalas pesannya dan menjelaskan semua kegelisahannya .
Raisa berangkat dengan diantar Randi hingga sampai ke kampu,bagaimana pun Raisa anak satu satunya Randi,dulu dia percayakan pada Arsyil namun karena Arsyil tidak ada maka dia yang akan berusaha sebisa mungkin mengantar jemput Raisa.
Arsyil juga sudah berada ditempat kerjanya, melakukan aktivitas seperti biasanya, meskipun sibuk Arsyil tidak pernah melupakan untuk makan,itu amanat dari Bunda.
__ADS_1
***