Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 34 "Tidak akan melepaskannya"


__ADS_3

Setelah menghabiskan liburan diBali ,hubungan Ardi dan Naura semakin membaik dan malah semakin lengket.


Walaupun belum ada ucapan Cinta diantara mereka,tapi dengan sedikit perlakuan membuat mereka semakin dekat saja.


Seperti hari hari sebelumnya Ardi melakukan aktivitasnya dikantor,begitu juga dengan Naura dengan aktivitas dikampusnya.


^ Di Kantor ^


Ardi sedang merancang desain pesanan dari pelanggan rutinya,dan nampak lah Randi masuk ke dalam ruangannya .


"Wihhh...yang udah Honey Moon,gimana Bro sukses ..?"Lagi lagi dengan isengnya Randi menggoda Ardi.


"Hahaha mau tau atau mau tau banget loe..?"


"Wah..wah..berarti sukses loe,hebat loe akhirnya menang banyak juga.."


"Ck,,makanya loe cepet nikah jangan jadi bujang lapuk loe,kasian tuh adik loe lama lama layu..hahahaha.."


"Sialan loe,gak ya adik gue masih kuat ko .."


"Gimana perkembangan loe sama Lista,ada kemajuan ..?"


"Adalah,gue lagi coba deketin orang tuanya Bro ,doain gue ya semoga diterima.."


"Loe mau langsung lamar dia bro ..?


"Iya gue gak mau lah pacaran pacaran,lagian malu sama nih umur,mending langsung halalin aja iya kan..?"


"Good,,gue setuju itu,lebih nikmat cepet nikah lah.."


"Ck,mentang mentang udah sukses bicaranya kesitu mulu.."


"Nanti juga loe ngerasain bro.."


Mereka masih berbincang bincang tak tau arah sampai kemana.


Hingga jam sudah menunjukan pukul 4 sore dan saat nya jam pulang kantor Ardi, Ardi sudah bersiap siap tapi sebelum pulang dia diminta Randi untuk mengantarnya ke suatu tempat,Ardipun menyetujuinya dan sebelumnya dia Meminta ijin dulu pada Naura.


Dan saat ini mereka sedang berada disebuah toko perhiasan,ya Randi berniat akan membeli sebuah cincin untuk memperikat Lista,meskipun mereka kenal belum lama tapi Entah dia merasa sudah sangat cocok dengan Lista,dan semoga lamaran nya gak ditolak oleh Lista.


Dia sengaja mengajak Ardi supaya membantu memilihkan,karena dia tau Ardi yang paling mengerti soal itu.


"Mana yang bagus bro.. !!menurut loe ini gimana ?"


"Menurut gue Lista type cewe yang sederhana,seperti nya dia gak suka yang terlalu mencolok seperti itu.."

__ADS_1


"Lah perasaan gue deh yang mau jadi calon suaminya,kenapa loe yang paling tau ya.."


"Makanya loe harus tau,udah tuh pilih yang itu aja,gue juga mau beli buat Naura.."


"Nah,kenapa loe jadi ikutan beli juga sih Ar.."


"Ya kali gue mau kasih kejutan sama Naura,salah emang hmmm..?


"Ya gak juga sih.."


Setelah memilih milih cincin akhirnya mereka saling menemukan yang menurut mereka cocok. Sesudah itu mereka memutuskan untuk pulang. Tetapi sebelum mereka melangkah masuk ke dalam mobil tiba tiba ada yang menyentuh punggung Ardi,Ardipun menoleh.


Ardi terlihat marah saat melihat siapa dibelakangnya itu yang tak lain adalah Kevin.Ardi merasa geram,dia muak saat mengingat video itu,rasanya dia ingin segera menghantam wajah br****knya itu.


"Gue mau bicara sama loe.."Ucap Kevin dengan nada seperti mau menantang.


"Ck,setelah loe berbuat seperti itu dengan istri gue,loe masih punya muka ternyata,loe gak takut gue bakalab laporin loe ke pihak yang berwajib ..?" Ucap Ardi dengan nada yang masih geram.


"Lepasin Naura buat gue,loe udah merebut dia dari gue,gue tau loe gak mencintai dia,gue yang berhak sama dia karena gue mencintai dia.."


"Ck,,loe pikir gue mau lepasin dia buat loe,loe bilang apa tadi gue gak mencintai dia,menurut loe..!!"


"Gue tau loe bakalan nyakitin dia ,jadi mending loe lepasin dia dan balikin dia ke gue.."


"Sembarang loe kalau ngomong,dengar Gue gakkan pernah Melepaskan Dia,paham loe.."


Dan sekarang malah Kevin yang kena pukulan Ardi,dari tadi Ardi sudah tidak sabar untuk memukul Kevin,hingga mereka pun menjadi duel saling memukul,Randi yang ada disana mencoba melerai perkelahian mereka,tapi sedikit sulit dia pun mencoba mencari bantuan.


Perkelahian mereka terhenti saat orang orang sekitar melerai mereka,mereka pun saling berpisah,dan Ardi diantar pulang oleh Randi.


Saat Ardi pulang,Naura sudah ada dirumah bersama Aluna,Naura kaget melihat wajah Ardi.


"Assalamualaikum.."Salam mereka berdua,saat akan memasuki rumah.


"Waalaikum salam.."jawab Naura.


"Astagfirllah Aladzim,,wajah kakak kenapa,ko begitu,kakak diapain sama siapa..?"


Naura tampak kaget dan juga khawatir,Ardi pun sudah duduk disofa ruang keluarga diikuti Randi,Naura bergegas membawa P3k dan es batu.


Dengan cekatan Naura mengobati Luka lebam diwajah Ardi akibat perkelahian tadi .


"Aduh ka,ini siapa yang lakuin kaya gini sama kakak..?"


"Bukan siapa siapa ko Ra.."

__ADS_1


Naura memicingkan matanya,dia tidak puas akan jawaban Suaminya itu.


"Kamu berkelahi ka..?"


"Ka Randi apa yang terjadi barusan,ka Ardu berantem sama siapa ?"


Naura masih terus bertanya.Yang ditanya malah diam aja.


Saat Naura masih fokus menempelkan salep diwajahnya Ardi,Ardi tak henti memandangi wajah Cantik Naura,diraihlah tangan itu dan dia menenggelamkan dirinya ke pelukan Naura.


Randi yang melihat itu menggelengkan kepala,apa mereka tak melihat dirinya ada disitu .


"Huh,kalau mau mesra mesraan jangan depan gue napa,ayo Aluna maen sama Om aja.."Ucap Randi dan mengajak Aluna pergi dari ruang keluarga,menuju ke lantai atas.


"Ra,kamu gakkan pergi tinggalkan kakak kan ..?"


"Eh ,maksud kakak apa ,ko ngomong gitu ..!! Emangnya Naura mau pergi kemana.."


"Kakak gakkan ngelepasin kamu untuk orang lain,kamu akan tetap jadi milik kakak,jadi bersabarlah Naura.."


Naura merasa heran apa yang sebenarnya terjadi saat tadi,kenapa Suaminya itu jadi seperti ini.


"Naura gakkan pergi kemana kemana ka,Naura bakalan tetap disini sama kakak juga Aluna.."


"Sekarang ceritakan apa yang terjadi ka..?"


Pelukan mereka terlepasa dan saat ini mereka saling memandang satu sama lain..


"Kakak berantem sama Kevin Ra.."


"Hah,berantem sama kevin,ko bisa sih ..?"


"Ya bisa,kan ini buktinya.."


"Ya maksud Naura,kenapa kalian berantem kaya gini kaya anak kecil aja tau yang saling merebutkan sebuah permen.."


"Ya kan permen nya kamu Ra,makanya kakak rela kaya gini.."


"Nah kan malah ngalihin topik,,"


"Bukan ngalihin,tapi memang benar ko tadi dia mendatangi kakak,dan tiba tiba dia meminta kakak lepasin kamu,Ya kakak gakkan biarin gitu aja dong.."


"Ya ampun kakak,,"Naura menepuk jidatnya sendiri,cuma gara gara dia sendiri Ardi dan Kevin sampai berkelahi begitu.


Ardi kembali memeluk Naura,memeluknya dengan Erat..Seakan benar benar tidak mau kehilangan.Naura hanya mengelus ngelus punggung Ardi,memberinya kekuatan dan memberi tahu kalau dia akan tetap berasabar.

__ADS_1


***


__ADS_2