Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3^Part 7


__ADS_3

Satu minggu sudah Naura dirawat dan Sudah diperbolehkan pulang,keadaanya sudah membaik dan pulih.


Aluna,Arsyil dan Adeva sudah bernafas lega.


***


"Queen..tunggu !!" Seru Dion 


"Eh Kak Dion,ada apa Kak ? Tanya Queen 


"Ada acara gak ?aku mau bawa kamu ke suatu tempat" Ajak Dion.. 


"Mau ajak aku kemana Kak ?"  


"Nonton mau gak ?lagi ada film yang rame tuh" Sahut Dion. 


"Emmm,Nonton ?aku bilang dulu sama Bunda ya" Ucap Queen.. 


"Iya.."Dion tersenyum tapi senyumnya mengandung sesuatu,tapi Queen tidak menyadari itu. 


Queen menelepon Aluna minta ijin untuk pergi menonton bioskop, dan Aluna mengijinkannya, asalkan Pak Jordi yang mengantar,ya mau tak mau Queen setuju saja. 


"Kak,aku udah di ijinin sama Bunda,aku ajak teman teman juga ya biar seru.." Ujar Queen. 


Dion terdiam,tapi ya sudah lah dia setuju saja nanti disana dia akan membuat taktik. 


"Ya terserah kamu aja,nanti aku tunggu di gerbang sekolah ya" Ujar Dion selanjutnya,lalu dia melangkah masuk ke kelasnya. 


Queen mengajak ketiga temannya ,tapi tidak dengan Naya,dia masih kesal pada Naya,sejak dikantin itu. 


Tentu ketiga temannya itu sangat senang ,apalagi kalau gratis. 


Jam pulang sudah tiba,Queen dan ketiga temannya dengan riang melangkah ke gerbang sekolah,Dion dan dua temannya yang akan ikut sudah menunggu disana. 


Ketiga teman Queen ikut di mobil Queen dan Dion bersama kedua temannya,sampai disana mereka langsung membeli tiket. 


Desi,Meli dan Anggun nampak senang karena adanya Kakak kelas mereka disana.Dion sudah membeli tiket dan betul Dion membeli tiket yang bisa berdekatan saja dengan Queen,sedangkan teman temannya ditempatkan yang jauh dengannya,Queen sama sekali tidak sadar. 


Mereka sudah di dalam dan sudah di posisi masing masing,Queen baru sadar kalau ketiga temannya jauh dengan dirinya. 


"Kak,kok teman teman aku pada jauh sama kita ?"Ujarnya.


"Iya,karena tadi pas beli tiket sudah penuh ,jadi terpaksa terpisah"Tuturnya berbohong. 


Queen terpaksa percaya dan film sudah dimulai,perlahan semua tidak ada apa apa akan sikap Dion,tapi makin lama Dion mulai beraksi. 

__ADS_1


Saat situasi sudah aman Dion mendekati Queen dan hendak akan mencium Queen,Queen tersentak akan perlakuan Dion,dia mendorong bahu Dion. 


"Kak,kamu mau ngapain ?" Pekiknya kemudian. 


"Ayolah Queen,aku suka sama kamu,jadi wajarlah ,,tempat ini juga sangat mendukung kita" Tuturnya. 


Queen merasa takut " Tapi tidak harus begitu Kak,aku tidak suka" Ujar Queen 


"Ayolah Queen..aku tuh benar benar suka sama kamu" Dion hendak mendekati bibirnya lagi pada Queen,tapi Queen langsung berdiri dan pergi dari sana. 


"Shitt....!!!" Pekik Dion tak terima. 


Dion ikut keluar dan mengejar Queen " Queen, maaf..maafkan aku Ok !!" 


Queen terdiam "Please maafkan aku,aku hilaf,ya maafkan aku ya,sekali lagi aku berkata..aku suka sama kamu,kamu mau kan jadi pacar aku ?" Ujar Dion meyakinkan Queen. 


Queen menatap Dion "Aku tidak paham soal itu Kak,aku juga cuma ingin fokus untuk belajar" Tutur Queen. 


"Gak apa apa,kita coba jalani aja dulu perlahan ya,kita coba ya..aku suka banget sama kamu serius" 


"Emmm..ya sudah Kak,tapi aku mau pulang" Pinta Queen. 


"Ya sudah,tapi bagaimana teman teman kamu ?" 


Dion tersenyum bangga sudah menjadikan Queen untuk jadi pacarnya,padahal niatnya sangat buruk. 


*** 


Dan sudah satu minggu berjalan ,Queen diperlakukan manis Oleh Dion,membuat ketiga temannya sedikit syirik.


Naya yang tau Queen sudah jadi pacarnya Dion,merasa tak terima ..dia tau siapa Dion,Dion sudah terkenal akan PlayBoy nya di sekolah itu,tapi Queen mau maunya dan percaya pada Dion.


Dan benar saja apa yang Naya perkirakan itu,saat itu Naya sedang ditempat musik dia baru saja selesai ikut ektrakulikuler,dia berjalan sendiri di lorong lorong sekolah.


Dan dia melewati ruangan kelas Dion,awalnya dia cuek aja dan terus berjalan,tapi tiba tiba dia berhenti karena mendengar temanya Dion sedang berkata nama Queen.


Naya diam sejenak dan mendengarkan obrolan mereka.


"Wih,emang hebat loe Dion ,berhasil juga mendapatkan Si Queen anak bodoh itu !!" Seru salah satu temannya.


"Iya dong,Jangan bilang Nama Dion kalau tidak bisa mendapatkan dia,dia itu cetek ..anak bodoh kaya gitu gak akan susah buat gue ,mana taruhannya ?kan gue sudah menang " Ocehnya


"Ah,memang si alan loe..nih !!tapi loe belum sepenuhnya berhasil bro,loe kan belum mendapatkan ciumannya" 


"Gampang,yang terpenting udah dapatin hatinya dulu,setelah itu ciumannya..setelah itu gue tinggalin deh,dia hanya punya cantik saja,selebihnya Nol besar" Ocehnya kembali.

__ADS_1


Naya terhenyak mendengar Queen hanya dijadikan taruhan saja,Naya harus memberi tahu Queen soal ini.


"Tuhkan aku bilang juga apa !!Kak Dion itu tidak baik,dia hanya memanfaatkan Queen saja,dan bahkan hanya dijadikan taruhan saja oleh  mereka,si alan memang mereka" Gumamnya.


Naya lantas pergi dari sana dengan terburu buru,dia segera ingin memberi tahu Queen,tapi masih harus menunggu esok hari.


***


"Abang..abang lagi apa ?" Ujar Queen saat dia muncul di kamar Arsen.


"Ada apa ?ada perlu apa ?"Ketus Arsen menatap Quenn.


"Yeah,ketus amat sih jawabnya Bang !!Abang kenapa sih sensi banget akhir akhir ini ?" Queen mendekat pada Arsen yang sedang duduk di balkon kamarnya.


"Anak kecil gak usah Kepo !!"Decak Arsen.


"Iih..jutek amat sih Abang ku Sayang,aku mau tanya sesuatu nih Abang.."Rengek Queen.


Meskipun mereka sering berantem dan adu mulut,tapi Queen paling deket dengan Arsen,baginya Arsen Kakak yang menyenangkan dan bisa memberinya beberapa nasehat yang bermutu.


"Ada apa Queen ?pasti ada sesuatu kan ?" Tanya Arsen,Queen menyengir.


"Abang..abang pernah jatuh cinta gak ?" Tanya Queen


"Jatuh cinta..!!" Lirihnya,tiba tiba dia teringat lagi pada Alya.


"Kenapa memangnya ?kamu lagi jatuh cinta ?heh !!kamu masih bocah..jangan pacaran pacaran kaya gitu" Pekik Arsen.


"Emang gak boleh gitu kak ,aku pacaran ?Ada Kakak kelas yang menyukai aku,dan kita udah jadian satu minggu yang lalu"


"Ya ampun Queen..kamu apaan sih !!jangan pacaran pacaran kaya gitu,kamu masih kecil,aduh..kalau Bunda tau,bisa marah dia nih"


"Gimana dong Kak ?udah terlanjur.." Ujar Queen sambil menunduk.


Arsen menghela nafasnya pelan,"Ya udah abaikan saja,kalau dia ngajak kamu kemana kemana jangan mau aja,inget tolak dia Queen"


"Tapi gak enak Kak ?"


"Kamu harus bisa Queen,kamu masih bocah ,masih belum sepenuhnya mengerti akan hal begituan,turutin apa kata Kakak,kalau dia ajak kamu ,kamu harus  nolak Ok !!"Terang Arsen.


"Iya Kak,Queen coba.."Tutur Queen lagi,Sebenarnya Queen manggil Arsen Abang hanya bercandaan saja ,selebihnya kalau mereka lagi serius Queen akan memanggil Arsen Kakak.


"Dan satu hal kalau dia macam macam sama kamu,segera kasih tau Kakak"Ujar Arsen lagi,Queen hanya mengagukkan kepalanya.


***

__ADS_1


__ADS_2