Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 73


__ADS_3

Hari ini Baby Arsenio sudah dijinkan untuk pulang,dirumah segala nya sudah dipersiapkan untuk menyambut anak pertama dari Arka dan Aluna dan Cucu pertama dari keluarga Atmadja dan Wijaya.


Tentu mereka bahagia dengan kehadiran Arsenio,pewaris keluarga Atmadja selanjutnya sudah datang.


Aluna juga sudah sehat maka Dr Seril benar benar sudah mengijinkan untuk pulang,selama tiga hari menjalani perawatan itu sudah cukup, alhamdulillah juga ASI nya Aluna banyak ,jadi dia bisa memberikan Full ASI pada Baby Arsenio.


"Gak ada yang ketinggalan kan ?yuk saatnya kita pulang kerumah" Seru Bunda Naura yang menggendong Baby Arsenio.


Sedangkan Aluna dipapah Arka dan untuk yang lainnya mereka sudah berada dirumah Arka menunggu untuk menyambut kedatangan mereka.


Dirumah Arka sudah pada berkumpul,beberapa saudara dari Mami dan Papi juga datang begitu juga dari keluarga Ardi.


Mereka sudah menghias rumah dengan segala rupa hiasan dan tentu untuk makanan juga sudah tersedia.


Arka,Aluna dan Naura baru saja masuk ke dalam mobil dan akan segera pulang,selama diperjalanan Baby Arsenio tidak rewel dia masih terlelap tidur di gendongan Oma Naura.


Sekarang status Naura sudah berubah,dia sudah jadi Oma,dia senang tentunya.


Perjalanan dari Rumah Sakit ke rumah memakan waktu sekitar 45 menit,karena beruntung jalanan tidak macet.


Dan sampailah mereka dirumah yang sudah ditunggu oleh yang lainnya,Mereka terperangah melihat sambutan yang luar biasa itu,mereka juga kaget banyaknya tamu yang datang disana


"Selamat Datang Baby Arsenio" Begitulah kiranya sambutan dari mereka.


"Sttt,jangan berisik Baby Asennya lagi tidur" Ujar Naura memberi tanda.


"Bunda,aku pengen gendong" Pinta Adeva


"Nanti ya Sayang gendongnya,Baby Arsen mau Bunda tidurin dulu".


Naura menidurkan Baby Arsen ditempat yang sudah disediakan diruang keluarga,tamu yang datang bergantian untuk melihat dan mengucapkan selamat pada Arka dan Aluna dan tak lupa mereka juga membawa hadiah untuk Baby Arsen


"Hay keponakan Om,nanti kalau kamu udah gede banyak main sama Om ya,Om mah anak baik kok" Seru Arsyil.


"Ck,anak baik dari mana,kerjaannya pacaran mulu" Cebik Aluna.


"Gak ya Kak,lihat aja nanti aku buktikan sama Kakak ,aku bisa sukses seperti keinginan Bunda" Gerutunya pada Aluna.


"Baby Nio ini ada hadiah dari Om Arsyil,asli dari Jepang loh" Serunya lagi.

__ADS_1


"Eh ,kenapa panggilan Baby Nio ? mana hadiah buat Kakak ?"Protes Aluna tak terima.


"Yeh,suka suka aku dong mau panggil dia apa,dia kan ponakan aku ,wee..." Ujarnya sambil menjulurkan lidah.


"Eh,aku Ibunya aku yang melahirkannya,gak terima aku panggilanya itu,panggil Baby Arsen Ok !!" Omel Aluna lagi.


"Iih,Nio punya Ibu repot banget sih,suka suka Om lah ya kamu aja gak proteskan ?" Ujarnya seakan akan mengajak ngobrol Baby Arsen.


"Iihhh,kamu bandel ya" Aluna menjewer telinga Arsyil".." Aduh..aduh ampun Kak,ini nih aku bawa hadiah buat Kakak tercantik ku ini" Serunya sambil mengambil hadiah yang dia bawa dari Jepang.


"Wah,apa ini dalamnya ,aku buka ya" Lantas dengan gerakan cepat Aluna mengambil hadiah itu,dan melepaskan cengkramannya dari telinga Arsyil.


Arsyil juga membawa hadiah buat Arka,dan keluarga yang lainnya juga.


Sekarang status Arka dan Aluna juga berubah sudah menjadi Orang tua,akan ada beberapa hal yang akan mereka lalui bersama.Mereka juga masih mencoba untuk belajar satu sama lain bagaimana menjadi Orang tua yang baik.


Setelah mengucapkan selamat pada Orang tua baru itu,mereka saling mengobrol satu sama lain dan menikmati makanan yang ada disana.


Hari itu Arka dan Aluna belum kedatangan teman temannya,rencananya mereka akan datang besok bersama sama.


***


"Syil..kapan kamu kembali lagi ke Jepang ?" Tanya Raisa.


"Kayanya hari minggu besok Sa,aku gak bisa lama disini" Ucapnya sambil mengelus rambut Raisa.


"Cepat sekali ya Syil,," Keluhnya


"Iya Sayang,sabar ya kita kan masih bisa kontakan disana"


"Iya Sih,kamu betah gak disana ?kapan kapan kamu bisa bawa aku kesana gak ?" Seru Raisa.


"Ya kalau dibilang betah,gak begitu betah entah karena belum beradaptasi,namanya negeri orang ,pasti masih ada rasa asing disana. Ok kapan kapan aku bakalan bawa kesana,banyak tempat yang bagus ,tempat makan juga enak enak banyak yang halal,Selama disana Seina yang menemani aku,dia banyak tau hal tentang Jepang" Arsyil tak sengaja mengungkit nama Seina.


Raut wajah Raisa yang tadinya ceria tiba tiba murung saat Arsyil dengan antusiasnya menceritakan soal Seina.


"Maaf Sa,kamu tau kan disana aku tidak begitu hafal bagaimana" Arsyil menggenggam tangan Raisa,meyakinkan dia kalau Seina hanya teman pengantar saja.


"Jangan cemberut dong Sa,kita disana sedang sama sama belajar kok,kamu gak usah takut,hati aku cuma ada kamu".

__ADS_1


"Aku gak yakin Syil,kita berjauhan seperti ini. Sedangkan kamu disana bersama dia,aku tau bagaimana dulu di SMP dimana dia yang menyukai kamu. Waktu kalian sekarang banyak dihabiskan bersama disana,bahkan dia begitu cantik sekarang".


"Hey Sa,dengar tidak ada yang lebih cantik dari kamu,meskipun kita jauh bukan berarti hati aku juga berubah buat kamu,disana juga gak tiap hari aku sama dia,hanya kebetulan kebetulan saja Kok,aku mohon jangan ragukan hati aku Sa"Jelas Arsyil.


Raisa tidak bisa melakukan apa apa lagi,dia akan mencoba lebih percaya lagi dengan Arsyil.


***


Waktu malam sudah tiba.


Semua keluarga sudah pulang kerumah masing masing,namun tidak untuk Mami,Papi dan Naura juga Adeva mereka menginap dirumah Arka.


Baby Arsenio sudah ada dikamar dan sedang tertidur di Box bayinya,karena dia baru selesai meminum susu dari Aluna.


Mami masuk ke kamar dan terlihat Aluna sedang merapikan beberapa baju Baby Arsen.


"Masih sakit gak sayang ?"Tanya Mami.


"Udah gak terlalu sih Mi"


"Nih,tiap pagi kamu minum ini ya,sama ini beberapa camilan buat kamu,supaya tambah banyak ASInya"Jelas Mami.


"Ini jamu Mi ?"


"Iya Sayang,bagus buat penyembuhan tubuh kamu"


Aluna hanya manggut manggut,dia sebenarnya tidak suka jamu,namun apalah daya dia harus menurut pada Mami mertuanya.


Mami dan Papi tidur dikamar yang tak jauh dari kamar Arka dan Aluna,begitu juga dengan Naura,mereka sengaja menginap karena tau Aluna belum terbiasa dengan keadaan.


Seperti malam ini saat dirinya terlelap tidur Baby Arsen menangis kencang karena pipis dan dengan sigap Aluna mengganti popoknya lalu menyusui Baby Arsen,dan itu tidak satu kali,berkali kali Baby Arsen menangis.


Arka pun ikut serta menemani Aluna,dia juga jadi ikut tidak tidur,namun karena ada Bunda dan Mami,mereka bisa sedikit terlelap .


Baby Arsen dibawa oleh Bunda ke kamarnya,jadi bisa membuat Aluna dan Arka tidur walaupun tidak lama,namun sebelumnya Naura meminta Aluna untuk menyiapkan ASInya lebih dulu.


Begitulah ya menjadi Orang tua baru ,harus siap dengan segalanya.


***

__ADS_1


__ADS_2