
Hari keberangkatan ke paris.
Syila sempat merengkek untuk bisa ikut ke Paris ,karena dia sangat ingin kesana.Tapi Arka dan Aluna membujuk Syila untuk tidak merengek lagi.
Segala persiapan sudah dilakukan,Arsen dan Alya akan berada disana selama kurang lebih satu mingguan.Tentu mereka akan menghabiskan waktu berdua saja dan fokus untuk membuat Arsen junior.
Karena dari awal sebelum menikah,mereka sudah sepakat untuk tidak menundanya sama sekali karena usia keduanya juga hampir 28tahun,jadi untuk Alya sudah tidak muda lagi.
Arka,Aluna,Queen dan Syila mengantarkannya hingga ke Bandara Jakarta tepatnya Bandar Udara Internasional Soekarno-hatta.
"Hati hati ya Sayang kabarin Bunda kalau sudah sampai sana"Tutur Aluna memberi wejangan pada Alya dan Arsen.
"Iya Bunda..kita pergi ya"Ujar Arsen saat pesawat sudah mau siap untuk landing.
Arsen dan Alya pun sudah naik kepesawat saat pemeriksaan sudah mereka lewati,ini pertama kalinya untuk Alya menaiki pesawat dan pertama kalinya dirinya keluar Negeri.
Tentu ada perasaan senang ,juga takut saat menaiki pesawat itu,Selama perjalanan Alya muntah muntah mungkin karena jetlag,Arsen dengan sigap membantu Alya dan menenangkannya.Hingga sampai diberi obat anti mual ,sehingga akhirnya Alya tertidur sampai saat tiba diparis.
Tiba diParis, Hotel ritz paris adalah pilihan Arsenio,dihotel itu dia akan menghabiskan waktu berdua dengan Alya.
Ah,semenjak merasakan indahnya surga dunia ,Arsen jadi ketagihan ,rasanya ingin terus menyentuh Alya,hingga pikirannya menjadi kotor terus.
"I'm Comming Paris.."Seru Alya,yang benar benar baru pertama kali keluar Negeri itu.
Arsen tersenyun geli dan ikut senang melihat Alya juga senang,ini baru permulaan dan awal untuknya.
"Kenapa tersenyum,aku kampungan ya?"Lirih Alya.
"Siapa yang bilang gitu ?gak Sayang,aku seneng aja,lihat kamu juga seneng gitu"Tutur Alya sambil membelai rambut Alya.
Alya membalasnya dengan senyuman manis.
"Perutnya udah enakan Al ?"Tanya Arsen saat mengingat selama dipesawat Alya muntah muntah.
"Udah..maaf ya aku malu maluin ya Ars ?"Lirih Alya.
Arsen merangkul bahu Alya "Gak Kok,aku mengerti ini pertama kalinya buat kamu"Ujarnya.
Alya tersenyum lagi lalu memeluk pinggang Arsen "Makasih,kamu suami yang sigap dan siaga buat aku,muach"Lalu mengecup pipi Arsen.
Wajah Arsen pun bersemi merah,rasanya juga berbunga bunga."Kamu ini sudah menggoda aku saja,tanggung jawab ya nanti setelah tiba dihotel"Selorohnya.
"Aissh..siapa juga yang menggoda kamu,pikiran kamu lagi mesum terus !!"Sungut Alya.
Arsen tertawa sarkas dan mengigit pipi Alya gemas,lalu mereka tertawa bersama,tanpa menghiraukan sang supir di depan mereka.
__ADS_1
***
Sampai dihotel Alya merebahkan tubuhnya yang lelah akan perjalanan yang cukup panjang ,Arsen juga ikut merebahkan tubuhnya setelah mengobrol dulu dengan pelayan hotel yang mengantarkan koper mereka.
"Sayang.."Ujar Arsen sambil mendekat dan mendusek dusekkan wajahnya pada Dada Alya.
"Iihh,,Geli Ars..kamu ini"Decak Alya ,memang merasa geli akan kelakuan Arsen itu.
"Suka sama ini.."Selorohnya lalu membuka kancing baju Alya,hingga sudah terlihat dua bukit kembar yang menonjol dibalik bra hitamnya.
Wajahnya kembali kesana dan menciuminya penuh gairah "Ah...Ars,geli..aku juga cape"Decak Alya lagi,tapi dia mendesah.
"Sayang,aku gak kuat..dari tadi aku sudah menahannya,sebentar saja ya..nanti kita jalan jalan"Ujarnya memelas.
Sambil kembali meremas dan menyesap bukit kembarnya Alya yang menjadi tempat favoritnya.
"Arhhh..Arsen"Desahnya Alya.Tangannya sudah meremas kepala Arsen,dan membuat Arsen semakin memperdalam aksinya.
Lalu Arsen mengadah dan menatap wajah Alya,dia tersenyum saat melihat wajah Alya yang memerah yang sama juga sudah menahan gairah itu.
"Siap ya Sayang.."Ujar Arsen dan dapat jawab anggukkan dari Alya.
Tanpa menunggu lama Arsen mencium bibir Alya dan menjelajah rongga mulut Alya,dengan lidah yang bermain disana,Alya juga membalas ciuman itu.
Siang itu dikamar hotel menjadi saksi percintaan panas mereka,yang sama sama sudah mengumbara penuh gairah.Penyatuan pun terjadi dengan masih agak kesulitan,karena Alya masih terasa sempit.
"Arhhh,Ars..aku gak kuat !!"Erangan Alya.
"Bareng Sayang.."Sahut Arsen ,sambil terus menghentakan pinggulnya dan pelepasan pun terjadi dari keduanya.
***
Sore hari mereka baru keluar dari hotel,karena tadi siang mereka sama sama kelelahan,sudah perjalanan jauh langsung bertempur ditempat tidur.
Alya sempat menggerutu karena Arsen susah dibangunkan saat dirinya ingin jalan jalan,sedangkan waktu sudah mau menuju malam.
"Kamu iih,jadi udah mau malam kan"Rutuknya.
"Jangan marah dong Sayang,masih ada hari esok,,masih enam hari lagi kita disini Al"Sahut Arsen.
"Iya,jadi jalan jalannya singkat gini kan !!"Alya masih merajuk.
Arsen menjawel hidung Alya "Gemesin banget sih istriku ini,ya Maaf dong Honey,nanti kita lanjut lagi malam Okay,sekalian makan malam terus kita ke menara eiffel,,malam hari itu akan terlihat indah "Tutur Arsen merayu Alya.
"Isshhh,hidung aku nanti tambah mancung tau dijawel terus sama kamu,,ya udah yuk udah mau magrib juga"Ajak Alya.
__ADS_1
Arsen tertawa keras,diapun menggandeng tangan Alya dan kembali kehotel untuk menunaikan Shalat Magrib dan Isya dulu.
*
Setelah pukul 8 malam mereka baru keluar lagi,dan akan melangsungkan makan malam disebuah restoran yang langsung menghadap ke menara eiffel.
"Wah,indah sekali ya Ars..coba fotoin dong disitu"Seru Alya.
Arsen pun dengan senang hati memfoto Alya,dan banyak foto selfi lainnya juga foto mereka berdua.
Lalu mereka melangsungkan acara makan malam dengan romantis.
"Al,aku tidak mau menjanjikan sesuatu hal untuk masa depan kita,tapi aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga kamu dan membahagiakan kamu"Tutur Arsen sambil menggenggam tangan Alya dan mengecupnya lembut.
Alya tersipu dan merasa bahagia akan pernyataan Arsen "Aku Arsenio Raditya Atmadja mencintai Alya Zaskia Putri"Ucapnya lagi sambil menyodorkan sebuah kotak panjang beludru.
Alya terkesiap saat melihat itu "Bukalah Honey"Ujar Arsen lagi.
Alya pun perlahan membuka kotak itu,dia semakin terkesiap saat melihat isinya sebuah kalung bertahtakan mutiara putih yang begitu indah.Alya juga menutup mulutnya karena kaget plus senang.
"Ars..ini" Lirih Alya.."Ya ini untuk kamu Istriku,cintaku tersayang"Arsen berdiri lalu melampirkan kalung itu dileher jenjangnya Alya.
Alya sangat terharu dia hampir meneteskan air matanya "Ars makasih Sayang" Lirih Alya lagi ,lalu memeluk Arsen dengan mesra.
Arsen pun membalas pelukan itu dengan erat "Arsenio Raditya Atmadja,I Love You to"Ujarnya kemudian.
Arsen tersenyum,dan mereka pun kembali jalan jalan malam masih disekitaran menara eiffel.Hingga hampir tengah malam mereka baru kembali ke hotel.
Dan dihotel pun mereka kembali melanjutkan acara pernyataan cinta mereka ,lewat bahasa tubuh.Ya mereka kembali memadu kasih,memberikan kenikmatan satu sama lain.
Arsen masih memimpin permainan ,dia tidak merasa puas pada Alya,justru dia ingin terus dan terus menikmati tubuh indah Alya.
Kamar itu kembali berisik dengan suara desahan dan erangan keduanya.
"Arsen..."Desahnya Alya.
"Iya Sayang..sebut namaku,aku suka ..."Ujarnya disela sela aktivitas mereka.
Hingga sampai pagi mereka bertempur diatas ranjang.
***
Arsen mesum sekali ya😆
Gaes,aku mau adain Give Away nih buat para pembaca setiaku😁..Kira kira pada mau ikutan gak ya !!
__ADS_1
Tapi hadiahnya gak banyak kok,🤭..Jadi tetap ikuti sampai akhir ya😘