Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 6


__ADS_3

Di Sekolah


"Duh males banget harus lihat lagi mereka.."Celoteh Seva


"Ya gak usah dilihat Sev" Tapi nyatanya Aluna sendiri selalu mencuri pandang pada Arka.


Arka,Vina dan in the genk seperti biasa selalu menjadi perhatian dari siswa sekolah itu,selain tampan dan juga cantik mereka punya kekuasaan lebih disekolah itu.


Namun sikap buruk mereka selalu memperbudak siswa yang derajatnya rendah dari mereka.


"Maunya gak dilihat ,tapi mereka selalu ada di depan mata" Keluh Seva lagi.


Mereka berjalan beriringan melewati koridor sekolah,dan saat melewati Aluna dan Seva yang sedang berada di teras depan kelasnya,Arka sejenak berhenti.


Ingatannya kembali saat dia melihat tawa ceria Aluna bersama keluarganya kemarin,entah ada rasa tak suka saat itu. Dia menatap tajam ke arah Aluna.


"Ada apa Beb,ko kita berhenti"Tutur Vina


Namun tatapan Arka masih tertuju pada Aluna,sejenak kemudian dia memalingkan muka.


"Gak apa ,ayo" Ajaknya.


"Ya ampun aura nya menyeramkan banget,apa dia denger ya yang aku katakan tadi.." Ucap Seva sambil mengelus dadanya,


Namun berbeda dengan Aluna,jantungnya berdetak cepat ,pipinya merona merah,ditatap begitu saja membuat hatinya berbunga bunga,entah dia juga tidak mengerti kenapa Arka menatapnya tadi.


"Aluna..Luna.." Seva yang sadar dari tadi Aluna hanya diam.


"Eh..iya apa Sev " kesadarannya sudah kembali.


"Kenapa malah ngelamun sih,gak denger aku ngomong apa !!" Keluh Seva sambil mengerucutkan bibirnya.


"Maaf..maaf tadi gak fokus"Kelakarnya sambil nyengir kuda.


***


* Jam istirahat tiba


Seperti biasa Aluna,Seva dan Fadil ke kantin untuk mencari makanan. Dan seperti biasa selalu ada genk Arka disana.


"Woi,cewe kampungan sini loe !!" Ucap Beni salah satu teman Arka.


Aluna dan Seva kebingungan siapa yang dia panggil.


"Woi,loe yang rambut panjang,sini" Ucapnya lagi menunjuk Aluna.


Aluna pun yang merasa akhirnya menghampiri Arka dan teman temannya.

__ADS_1


"Ada apa kak?"


"Seperti biasa pesenin kita makanan" Tutur Vina dengan nada sombong.


"Ingat harus sesuai" Kelakar Agung .


"Iya Kak" Ucap Aluna


Seva dan Fadil tidak bisa berbuat apa apa,karena dia bingung harus bagaimana,sejatinya mereka juga merasa takut.


Aluna memesan makanan dan setelah selesai segera memberikannya pada Arka dan teman temannya.


Saat hendak akan menyimpan jus di depan Arka,entah tiba tiba minuman itu tumpah kena baju Arka.


Arka bangun dan emosinya menyulut."Loe bisa hati hati gak ?lihat baju gue jadi basah gini" Celoteh Arka sambil mengibaskan ibaskan tangannya membersihkan bajunya.


"Loe gak punya mata apa,lihat baju cowo gue jadi basah begini !!" Sekarang giliran sang kekasih yang mengomel.


"Ma-maaf "Jawab Aluna.


"Loe pikir kata maaf bisa membuat baju gue kembali semula,ahhhh dasar orang miskin,gaji orang tua loe gakkan mampu membeli baju gue ini"


Aluna geram dia masih bisa diam saat dirinya dihina namun menyangkut kedua orang tuanya dia tidak bisa diam begitu saja.


"Berapa harga baju kamu ?" Tantang Aluna


"Loe nantang gue?loe yakin mau tau harga baju gue ini?yakin loe bisa membeli ini?"


"Kamu pikir aku gak mampu ?denger ya aku memang orang miskin ,tapi aku masih punya harga diri,gak seperti kamu yang hanya bisa mengandalkan dari yang Orang tua kamu punya dan menyombongkan itu semua "


"Loe bener bener nantang gue ? loe bakalan nyesel sudah nantang gue ?denger ya Orang tua loe cuma pekerja rendahan jadi jangan membandingkannya dengan Orang tua gue,ya wajar gue menyombongkan harta Orang tua gue,dibanding loe cuma orang rendahan"


"Mungkin keluarga aku gak sebanding dengan keluarga kamu yang punya segalanya termasuk uang,tapi waktu mereka lebih banyak buat aku"


Deg


Arka mengepalkan tangannya,sungguh dia sangat terpancing oleh kata kata Aluna tadi,kenyataannya memang seperti itu.


"Diem mulut loe,loe bakalan nyesel udah nantang gue"


"Aku gak takut,silahkan lakukan apa yang kamu mau,aku bukan yang lain yang bisa kalian rendahkan seperti ini,mungkin kemarin aku mengalah tapi sekarang tidak"Tegas Aluna,emosinya menyulut jikalau menyangkut Orang tuanya.


"Dasar cewe kampungan !!" Vina akan melayangkan tangannya pada Aluna,namun Arka mencegahnya.


"Biarkan dia.."Kata Arka


"Kenapa di biarin sih Beb,dia udah kurang ajar sama kamu beb"

__ADS_1


"Biarkan saja dulu dia,gue punya cara lain buat membalasnya" Dengan menyunggingkan senyuman liciknya.


"Gila tuh cewe,gue pikir dia lemah ternyata nyalinya kuat juga ngelawan loe Ka " Celoteh Beni.


"Iya gue juga mikir gitu,tuh cewe gampang ditindas ,namun apa yang gue lihat hari ini,dia satu satunya orang yang ngelawan loe Ka "Celoteh Rangga


"Diem loe pada,gue bakalan mikirin cara buat membalasnya"


"Kamu tenang aja Beb,biar aku aja yang bakalan jahilin dia,aku bakalan gangguin dia,sampe dia ga tenang ada disekolah ini"


* Aluna berjalan ke arah Seva dan Fadil ,dan mereka bergegas pergi dari kantin,banyak pasang mata yang melihatnya,dan banyak juga membicarakannya.


Aluna dan teman teman sudah di dalam kelas,Aluna menjatuhkan wajahnya diatas meja.


"Kenapa juga aku harus suka sama tuh cowo, songongnya minta ampun" Batinnya.


"Wih,ini Aluna yang aku kenal !!mana Aluna yang dulu aku lihat"Celetuk Seva


"Kamu gak apa Lun ?" Tanya Fadil


"Aku gak bisa diem aja kaya gitu Sev,selama ini gue diem aja saat dia ngehina gue,tapi gak bisa kalau mereka menghina Orang tua gue,sumpah ya mereka itu gak punya hati banget" Omel Aluna


"Tapi aku salut sama kamu Lun,kamu punya keberanian itu sama dia"Tutur Fadil.


"Tapi ko aku jadi merasa takut ya,apa mereka bakalan diem aja dilawan kaya gitu !!"


"Terserahlah mereka mau kaya gimana juga,aku gak takut,masih ada Allah SWT disisi aku."


***


Setelah hari itu,Aluna terus diganggu oleh mereka,tempat duduk yang ditaroh permen karet,tas yang diisi binatang binatang.dan lebih dari itu mereka lakukan.


Tapi Aluna tak pernah merasa takut akan hal itu.Justru membuatnya tambah berani.


"Maksud kamu apa ?kamu pikir aku bakalan takut?sekali aku tekankan ,aku tidak takut sama sekali sama kamu !!!" Tegas Aluna saat dia menghampiri Arka dan teman temannya.


"Si***n tuh cewe kayanya gak takut sama loe Ka ?" Ucap Rangga


"Iya bener ka,kita udah berbagai cara dilakuin tapi sepertinya dia tidak punya rasa takut."


"Gue ko semakin tertantang ya " Ucapnya dengan senyum licik.


"Loe cowo terkenal disekolah ini Ka,masa cewe segitu aja gak bisa loe taklukin sih?" Kelakar Beni.


"Loe pikir gue gak bisa ?" Senyum nya semakin licik.


****

__ADS_1


__ADS_2