
"Sayang kamu gak apa apa?"Tanya Mami saat Aluna dan Seva sudah dirumah.
"Luna gak apa apa ,ada apa sih Mi ?"
"Syukurlah,kamu masuk dulu ya"Titah Mami.
Walau tidak mengerti Aluna menganggukan kepalanya,dia melangkah ke dalam dan kembali ke taman belakang bersama Seva.
"Ada apa sih Lun ?Mami mertua kamu kaya ketakutan gitu ?"
"Aku juga gak ngerti ada apa Sev,tapi memang akhir akhir ini aku dilarang keluar rumah banget sama Kak Arka"
"Serius sampe segitunya dia ?"
"Iya Sev,karena pernah ada teror kerumah ini Sev,suka ada yang menyimpan beberapa binatang yang sudah mati di depan rumah".
"Astagfirllah ,iya kah Lun ?"
"Iya,mungkin karena itu Kak Arka jadi posesif sama aku"
Di depan
"Mi,Aluna dimana ?" Tanyanya setelah tiba dirumahnya.
"Ada dibelakang Ar.." Arka berlari dan di ikuti oleh Mami.
"Sayang,kamu gak apa apa kan ?akukan udah bilang jangan keluar sendiri tanpa aku !!"
"Kak sabar dulu napa jangan bentak bentak gitu juga !!" Aluna tak kalah menyentak.
Arka mengusap wajahnya gusar ",Maaf Yank.."Arka langsung memeluk Aluna.
"Maaf aku hanya khawatir sama kamu" Ucap Arka lagi sambil memeluk Aluna.
Aluna sedikit meregangkan pelukan nya "Emang ada apa Kak ?" Tanya nya
"Gak apa apa Sayang aku khawatir aja sama kamu .."
"Bohong,Kakak gak akan marah marah gitu kalau gak ada apa apa,katakan Kak ada apa ?"
"Sayang,biar Arka yang urus ya,Mami gak mau kamu jadi kepikiran soal ini,percaya lah Arka pasti bisa menyelesaikan ini" Ujar Mami ,Mami hanya tidak mau membuat Aluna banyak pikiran.
"Tapi Mi.."
__ADS_1
"Aluna Sayang dengerin aku ya,benar apa kata Mami,aku gak mau kamu banyak pikiran ,ok nurut sama aku ya !!"
Walaupun berat dan ingin tau,tapi Aluna setuju saja dan menurut apa kata Arka dan Mami.
***
"Ini gimana Pi,orang itu makin berkeliaran disekitaran aku dan Aluna ,aku terlalu takut Pi,kalau terjadi apa apa dengan Aluna bagaimana ?"
"Papi juga bingung,bahkan Papi sudah membayar orang orang yang handal untuk mencari mereka,tapi mereka tetap tidak menemukan nya Ar."
"Shit...!!! Kayanya memang Arka yang harus menghadapi mereka Pi,Arka akan membuat jebakan aja Pi,yang mereka mau Arka kan !! maka Arka yang akan menghadapinya,"
"Maksud kamu Ar ?"
"Iya Arka yakin orang orang mereka ada disekitar kita,maka dari itu Arka ingin membuat jebakan,Arka akan pura pura menemui mereka dan mengalah,lalu Orang orang Papi dan beberapa polisi ikuti Arka"
"Kamu yakin akan berhasil ,Papi takut mereka lebih pintar dari kita Ar .."
"Insya Allah Arka yakin Pi,percayalah yang mereka mau pasti Arka,tolong percaya dan yakin sama Arka Pi,ini demi Aluna demi keluarga juga,supaya mereka tidak mengganggu kita ."
"Baiklah Papi setuju,tapi kamu harus tetap hati hati Ar,"
"Iya Pi ,pasti."
"Yank.." Panggilnya ,Aluna sedang membaca buku novel
"Iya Kak,udah ngobrol sama Papi nya ?"
"Udah Sayang.." Arka ikut duduk di sofa .
"Kak.."
"Apa Yank ?"
"Aku pengen sesuatu .."
"Pengen apa ?"
"Pengen martabak Kak.."
"Martabak gampang,rasa apa Yank ?"
"Tapi Martabaknya yang dikota xxxx"
__ADS_1
"Hah !! Apa Yank itukan jauh banget "
"Pokoknya mau yang disitu,tadi aku lihat dimedia kayanya enak,mau ya beliin"
"Yank ini udah malam,jauh lagi.."
"Emmmm,ya udah deh besok beliin tapi ya,mau banget Sayang.."
"Iya siap Sayang ku.."
***
Hari berganti hari kehamilan Aluna pun bertambah ,namun rasa mualnya sudah agak menurun tidak sebanyak di awal.
Dan soal teror itu tetiba sudah tidak ada lagi,maka Arka pun tidak mau bertindak,karena Arka pikir mungkin mereka lelah.
Kehamilan Aluna yang pertama membuat Arka harus lebih bersabar lagi menghadapinya.Namun saat mengidam ada saja yang dia mau.
Ya wanita hamil memang begitu,dan juga hormon nya berubah rubah ,Aluna jadi cengeng dan gampang marah,Arka pulang malam sedikit saja langsung dicerca olehnya.
Seperti hari ini Arka disibukan oleh pekerjaannya,maka dia harus lembur sebentar namun baru 30menit berjalan Aluna menelepon dan meminta Arka untuk segera pulang.
Mendesah kecil dia beranjak,padahal dirinya merasa sangat mengantuk dan ditambah lagi pekerjaan banyak,Ya saat saat inilah dia harus siap dan siaga,karena ibu hamil emang seperti itu kan.
"Kamu lama banget sih Kak.." Cerca Aluna saat Arka baru aja tiba dirumah.
"Maaf Yank,jalanan agak macet" Jelas Arka.
"Aku bosan dirumah sendiri,kamu malah sibuk sendiri juga,tiap hari libur juga kamu sibuk sendiri,aku tuh kaya gak punya suami tau gak " Omelnya dengan kesal.
Arka mengusap wajahnya kasar.Kepalanya sudah pusing,sudah mengantuk,ditambah dapat omelan dari ibu hamil,rasanya....
"Kenapa diam aja,kamu bosan sama aku ?hingga akhir akhir ini kamu jarang nemenim aku"
Ya ampun pikiran ibu hamil kemana mana lagi kan
"Atau kamu malu karena sekarang aku gemukan dan kamu juga bosan sama aku !!"
"Kamu bisa gak sih gak marah marah kaya gini,aku juga cape,aku baru sampai rumah harusnya kamu sambut dengan baik,jangan malah ngomel ngomel gak jelas gini !!!!!"... Arka sudah tidak mampu menahan emosinya lagi.
"Kamu berani membentak aku Kak,kamu jahat".. Aluna berlari ke dalam kamar dan menguncinya disana ,Arka mengejarnya namun pintu sudah terkunci.
***
__ADS_1