Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 47 "Kembali ke Rumah"


__ADS_3

Tiga hari kemudian keadaan Naura semakin membaik,Dokter juga bilang keadaanya sungguh sudah stabil,hingga lusa pun dia sudah diperbolehkan pulang.


Ardi masih berusaha mendekati Naura,walaupun sikap Naura yang masih cuek sama dia,hari ini Mamah dan Papah berniat ingin memberitahu soal kesalah pahaman diantara mereka.


"Sayang kamu masih marah sama Ardi ..?"


Naura hanya diam,dia akui dia masih sedikit kesal karenanya.


"Baiklah Mamah akan tunjukan rekaman itu,dan pengakuan Bella sama kamu,tapi jangan kaget ya,tadinya Mamah mau nunggu kamu sampe benar benar membaik,atau sampai kamu sudah pulang,tapu melihat kalian seperti ini rasanya Mamah gak tega sama Ardi.."


"Ini lihatlah.."Mamah memperlihatkan Rekaman CCTV saat Ardi dipukul sandi ,sampai rekaman pengakuan Bella dan Sandi.


Naura menutup mulutnya sendiri dia tidak menyangka Suaminya itu benar benar dijebak,dia terisak menangis.


"Kenapa Ka Bella lakuin ini sama Naura Mah..?Ka Ardi mana Mah..?Pasti selama ini dia sangat kesulitan ya Mah..?"


"Sayang denger Mamah,ini ujian buat kalian dimana kalian harus belajar saling percaya dan saling mendukung,jadikan kejadian kemarin sebagai pembelajaran buat kalian.."


"Iya Mah,sekarang ka Ardi mana Mah ?"


"Tadi dia pamit bekerja Ra,udah beberapa hari dia disini .."


Naura menghela nafasnya berat,rasa bersalah menghantuinya.


****


Ditempat Lain


"Ar,gimana keadaan Naura sekarang ?"Tanya Randi yang sudah berada diruangan Ardi.

__ADS_1


"Dokter bilang sudah membaik,tadi juga mertua gue telepon lusa dia sudah bisa pulang.."


"Syukurlah,nanti sore gue mau kesana lagi sama Lista,tapi ko muka lu mesam gitu..?"


"Naura masih belum mau bicara sama gue Ran,kejadian kecelakaan kemarin membuat dia semakin mendiamkan gue.."


"Emang lu belum ngasih tau soal bukti bukti itu sama dia ?"


"Belum,kemarin keadaanya masih belum stabil,kiya sedikit memberinya waktu,supaya tidak terlalu syok.."


"Baiklah,sabar Bro.."


"Hmmm"


Randi kembali ke ruangannya,sedangkan Ardi masih melamun memikirkan Naura,pekerjaannya sendiri sedikit terbengkalai.


Hingga hari sudah sore,Ardi bergegas menuju Rumah Sakit walaupun nantinya Naura belum mau bicara dengannya dia tetap menemui Istrinya itu.Dia berangkat bareng Randi,karena dia juga kebetulan akan kesana,tapi sebelumnya menjemput dulu Lista.


1 jam kemudian sampai lah mereka diRumah Sakit tempat Naura dirawat.Sampailah mereka diruangan rawat inap Naura.


Ardi masuk terlebih dahulu,disambut oleh Mamah yang saat itu masih menjaga Naura.Ardi menyalami tangan Mamah dan disusul oleh Randi juga Lista.


"Akhirnya kamu datang kesini juga Ar,tuh ada yang nungguin kamu dari tadi,gak sabar pengen ketemu kamu,kangen katanya.."Ucap Mamah sambil cekikikan.


Naura yang merasa tersindir menundukan wajahnya,pipinya sudah merona merah,namun tiba tiba air matanya memupuk dengan sekali berkedip saja akan berterbangan ke bawah.


Ardi menghampirinya dan memeluk Naura,Naura pun menyambut pelukan suaminya itu.


"Maafin Naura ka,udah salah paham sama kakak,Naura bahkan tidak tahu kakak sudah kesulitan kemarin.."

__ADS_1


Ardi merenggangkan pelukannya dan lalu menangkupkan tangannya pada kedua pipi Naura..


"Kenapa kamu jadi yang mint maaf sayang,harusnya aku yang minta maaf udah buat kamu salah paham sama aku.."


"Aku salah ka,sudah berburuk sangka sama kakak.."


"Tidak ada yang salah disini sayang,,"Ucap Ardi sambil mengecup singkat bibir Naura.


"Woy nyet liat liat tempat napa,lu gak lihat ada kita disini..?"Tiba tiba Randi yang sewot.


"Panas nih yeh,sabar ya bro..!!"


"Ck,si***an..."


*****


Dan dua hari kemudian Naura sudah diperbolehkan pulang oleh Dokter,semuanya sudah membaik,tapi Naura masih belum diperbolehkan bekerja terlalu berat,dan semenjak itu Ardi menjadi Overprotektif pada Naura,Selama masa penyembuhan Naura,Aluna juga dititipkan Kadang di Mamah atau tidak diBunda.


Meski Naura kangen dengan Aluna,Mamah atau Bunda hanya mempertemukan nya saja,setelah itu mereka membawa pulang Aluna .


Selama dirumah Naura tidak diperbolehkan melakukan aktivitas apapun oleh Ardi,Ardi juga menyewa Asisten rumah tangga yang datang pagi dan pulang sore.


Naura merasa jenuh selama itu,Ardi benar benar jadi Overprotectiv sekali.


"Aku berangkat kerja dulu ya,baik baik dirumah ya sayang.."Ardi pamit pada Naura,dan mengecup keningnya.


"Aku bosan ka,bawa lagi Aluna kesini.."Ujar Naura dengan masih bergelayut manja dipelukan Ardi.


"Sabar sayang,sebentar lagi ya kamu masih perlu istirahat total ,ok.."

__ADS_1


Naura hanya bisa menghela nafasnya berat,selalu itu yang Ardi katakan,padahal dirinya sudah sangat jenuh ingin beraktivitas seperti biasanya .


***


__ADS_2