
Lanjut...
🍂🍂🍂
Arka mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi ,Aluna di dalam mobil terus meronta untuk diturunkan , namun Arka seakan tidak mendengarnya.
Arka menghentikan mobilnya setelah tiba disebuah taman,dia menarik paksa tangan Aluna untuk mengikutinya.
"Lepassin Kak sakit !!!" Mohon Aluna. Arka melepaskan genggaman tangannya.
"Apa ini alasan kamu tidak menerima aku,dan selalu berusaha menjauh dari aku ?" Tanyanya
"Maksud Kak Arka apa ?" Aluna tidak mengerti apa yang Arka katakan.
"Kamu menolak aku karena kamu pacaran sama Fadil Hah !!"Teriak Arka .
Aluna nampak kaget ,namun itu bisa dijadikan alasan untuk bisa lebih menjauh dari Arka.
"Iya Fadil pacar aku kenapa ?"
Arka murka dia tangkup rahang Aluna
"Denger ya aku suka sama kamu,selama ini tidak pernah ada yang menolak aku,bisa bisanya kamu yang selalu menolak aku " Geramnya
"Lepasin"Aluna berusaha melepaskan tangkupan tangan Arka,namun Arka tidak mau melepasnya.
Arka hendak mau mencium Aluna,namun dengan tegas Aluna menghindar dan menampar Arka.
"Dasar be****k "Umpat Aluna
"Kamu bilang apa tadi ?" Arka semakin dibuat emosi.
"Aku tau ada maksud tertentu kakak mendekati aku,niat busuk kakak tidak akan terpenuhi,karena aku sudah tau" Tutur Aluna
"Huh,ternyata loe udah tau,jadi tidak asyik" Ucap Arka
"Denger ya Kak,aku bukan kaya cewe lain yang mampu tergoda gombalan kakak,beruntung aku tidak terperangkap,ternyata benar ketakutan aku ,kalau Kakak punya niat buruk sama aku"
"Hah,loe pikir selama ini gue mau sama loe,gak ya gue emang punya niat buruk buat bisa membuat loe bertekuk lutut di depan gue,ternyata sudah ketahuan lebih dulu" Tutur nya lagi
Arka meremas bahu Aluna dengan keras,membuat Aluna meringis kesakitan.
"Dengerin gue,gue Arka Dafa Adtmadja tidak akan pernah kalah,mungkin gue emang gak bisa mengambil hati loe,tapi gue masih bisa melakukan yang lain,gue bisa membuat hidup loe menderita !!"Tukasnya
Aluna merasa ketakutan.
" Woii lepasin tangan loe dari nya"
Fadil datang dan membuat Arka melepaskan cengkraman tangannya pada bahu Aluna.
"Pahlawan loe udah datang,inget gue bisa lakukan apapun !!" Tegasnya dan pergi berlalu dari sana.
Aluna kembali menangis ,Fadil kembali merengkuh tubuh Aluna.
"Apa yang dia lakukan sama kamu Lun ?"
__ADS_1
"Tidak apa apa Dil,antarkan aku pulang ya "Tutur Aluna dan Fadil tidak mau banyak bertanya lagi pada Aluna
Fadil hanya menganggukan kepalanya.Aluna naek motor Fadil dan Fadil mengantarkan Aluna sampai kerumah.
***
"Si al ,si al..."Arka memukul mukul setir mobil entah apa yang membuat nya begitu emosi,entah karena gagal memperdaya Aluna atau karena dia melihat Aluna dalam pelukan Fadil !!
Arka melajukan mobilnya menuju ke apatement Agung ,karena sebelumnya dia dapat chat kalau yang lain sedang disana.
Saat ini Arka sudah berada di apartement Agung bersama Rangga dan juga Beni.
Arka menghempaskan tubuhnya di sofa tunggal yang ada diruang tamu Agung.
"Woi,loe bawa tuh cewe kemana tadi ?gak loe apa apain kan ?" Ucap Beni
"Tuh kan kecurigaan gue bener kan ? Loe jatuh cinta tuh sama dia"Celetuk Agung
"Diem lu ba***sat,," Umpatnya pada Agung
Moodnya Arka benar benar sedang tidak baik,dan teman temannya itu sudah tau,maka mereka memilih diam tidak melanjutkan meledek atau bertanya padanya,sebelum dia sendiri yang berbicara.
Hening seketika diruangan itu,Agung,Rangga dan Beni hanya saling tatap menatap satu sama lain.Sedangkan Arka dia membaringkan tubuhnya sambil memejamkan matanya,hingga tak sadar dia tertidur disana.
Saat malam hari baru dia terbangun,dia memicingkan matanya dan melihat ke sekitar ,dia tau iti bukan rumahnya.
"Udah bangun Loe !!"Suara Agung mengngagetkan Arka.
"Jam berapa sekarang ?"Tanyanya pada Agung.
"Kalau loe ijinkan,lagiab dirumah juga ngapain,ada makanan gak loe ?"
"Ckck,sudah numpang ,minta minta lagi,delivery aja malas masak gue"Kelakar Agung.
Dan malam itu Arka bermalam ditempat Agung .
***
Semenjak sepulang tadi Aluna tidak keluar kamar,dia hanya tiduran dikamarny,dia keluar hanya untuk makan,mandi dan shalat.
Dan saat Arsyil menggodanya pun ,Aluna tak menyautnya,bahkan tidak ada senyuman ataupun balasan darinya.
Naura merasa khawatir pada Aluna,hingga setelah menyelesaikan Shalat Isya,Naura bergegas mau menemui Aluna.Saat sudah dilantai atas,dia melihat Arsyil yang hendak membuka pintu kamar Aluna.
"Syil,kamu mau ngapain ?"Tanya Aluna
"Ada yang beda dari Kak Luna Bun,Arsyil khawatir" Tuturnya dengan raut wajah khawatir.
"Iya Bunda juga merasa gitu,udah biar Bunda aja" Ucap Naura sambil masuk ke kamar Aluna,dan Arsyil pergi dari sana.
"Luna,Bunda boleh masuk ?" Ucap Naura,dan Aluna sedang berada dimeja belajarnya.
"Boleh Bunda masuk aja" Jawab Aluna
"Kamu lagi apa nak ?"Naura sudah berdiri dibelakang Aluna sambil mengelus rambut Aluna.
__ADS_1
"Lagi ngerjain PR Bunda" Jelas Aluna.
"Kamu lagi ada masalah Sayang?" Tanya Aluna.
"Gak ko Bunda,Aluna lagi sedikit gak enak badan aja"Kilahnya.
"Kamu gak enak badan ?kenapa gak bilang Bunda ?ya udah istirahtin dulu Sayang ,jangan dipaksain"
"Tanggung Bunda,iya nanti Aluna istirahat ko Bunda ini sedikit lagi" Tuturnya.
Naura mendesah kecil "Ya udah kalau udah selesai langsung istirahatin ya,mau Bunda ambilin sesuatu?"
"Gak usah Bunda,iya sebentar lagi Aluna istirahat"
Naura tau Aluna sedang berbohong,namun dia tidak bisa memaksa kan anaknya itu untuk bicara,karena Aluna punya privasi sendiri,yang gak harus orang tua tau.Aluna hanya bisa berdoa semoga Aluna selalu dalan lindungan Allah SWT.
* "Aluna kenapa Bun ?" Tanya Ardi sesaat Naura sudah berada dikamar nya.
"Bunda merasa Aluna sedang ada masalah pribadi Mas"
"Dia gak mau cerita ?"
"Dia cuma bilang lagi gak enak badan Mas,kayanya memang ada masalah pribadi Mas"
"Iya sudah selama itu bukan masalah yang berat,biarkan aja dulu Bun,nanti juga dia mau bicara sama kita,beri dia waktu dulu aja"Jelas Ardi.
"Iya Mas"
"Tidur yuk.." Ajak Ardi.
***
Hari hari berlalu seperti biasanya,l.Dan setelah hari itu Arka tidak pernah mengganggu Aluna lagi,tidak pernah mendekatinya lagi.Arka bukan sedang mengalah justru dia sedang merencanakan balas dendam akan Aluna.
Hari ini hari sabtu ,jam pelajaran hanya sedikit jadi para siswa bisa pulang lebih awal.Namun tidak dengan Aluna hari ini dia ada Les yang di adakan disekolahnya,membuat dia pulang sedikit sore.
Waktu menunjukan pukul 5 sore saat itu,keadaan sekolah sudah sepi hanya tinggal beberapa saja.Aluna berjalan melewati lorong lorong sekolah.
Saat tiba disebuah taman yang ada disekolah itu,Aluna sempat terdiam saat dia mendengar suara yang aneh.Dia mencari tau itu suara apa,dan alangkah terkejutnya dia saat melihat dibelakang kelas sebelah taman,ada dua pasangan yang sedang saling bercumbu.
Laki laki dan perempuan itu sedang berci**man dan tangannya laki laki tidak diam sedang me**ba ra** bagian sensitif perempuan itu,suara desahan terasa nyaring ditelinga Aluna.Lantas Aluna memalingkan mukanya dan hendak melangkah dari sana,namun Laki laki itu yang tak lain adalah Arka melihat Aluna.
Aluna lari menjauh dari sana,sekuat tenaga dia terus belari ,hingga dia bertemu Fadil disana,dia bergegas meminta Fadil untuk mengantarnya pulang.
Arka yang melihat Aluna lari,dia pun ikut berlari mengejar Aluna,namun Aluna sudah keburu pergi bersama Fadil.
"Si****n ,ngapain tuh cewe disana ?apa dia melihat tadi ?" Tiba tiba hatinya gelisah,entah karena apa.
.
.
.
.
__ADS_1
.