Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 67


__ADS_3

Ke esokannya Arka dan Aluna akan menghadiri pesta pernikahan Vina dan mempelai,tapi acaranya diadakannya malam hari karena siang hari hanya untuk akad Nikah aja.


Mereka pergi pukul tujuh malam,karena acaranya dimulai pukul delapan.Karena lokasinya yang lumayan jauh juga makannya mereka pergi lebih awal,karena Agung dan Seva juga diundang,jadi mereka memutuskan untuk pergi barengan saja.


Kurang lebih satu jam perjalanan,mereka sampai disalah satu hotel yang dijadikan pesta itu,beruntung tempatnya diadakan di dalam ruangannya,dikarenakan Aluna lagi hamil.


Aluna digandeng Arka hampir masuk ke tempat acara,mereka terperangah melihat tempat yang super mewah itu,elegan tapi sungguh terlihat mewah.


Mereka disambut oleh para mempelai termasuk Vina yang sudah seperti putri kerajaan,tak ayal sih keluarga Vina kan keluarga terpandang jadi pantas saja mewah seperti ini,pikir Aluna .


"Hai,Aluna ,ini Seva ya ?ayo ayo masuk cicipi dulu makanannya,"


"Selamat menempuh hidup baru kak Vina dan mempelai,semoga bahagia selalu"


"Amin..Makasih ya Lun,aku minta maaf ya dulu sama kamu sering ganggu in kamu ,pokoknya salah aku banyak,aku minta maaf ya" Mereka masing sedang berpelukan.


"Aku udah lupain itu kok,oh iya ini ada sedikit hadiah dari aku sama Kak Arka" Aluna memberikan hadiah yang tadi siang sempat dia pilih untuk Vina.


" Wah ,makasih loh ..padahal gak usah repot repot Lun,duh perutnya udah makin buncit aja,semoga lancar sampai lahiran ya Lun"Vina mengelus perut Aluna sambil berkata.


Dan Arka,Agung juga Seva sama halnya memberi selamat pada Vina,Vina sungguh cantik saat itu. Setelah puas memberi selamat pada pengantin mereka berpencar mencari makanan.


"Yank,duduk dulu disini aku ambilib dulu makan,kamu mau apa ?" Tawar Arka saat dia sudah membiarkan Aluna duduk disalah satu kursi.


"Aku pengen itu aja Yank ama puding iya,"


"Ok,kamu tunggu dulu disini ya" Aluna mengangguk, Seva dan Agung mereka juga sama sedang mencari makanan jadi disitulah Aluna berada sendiri.


Dikejauhan


"Eh,lihat deh itu kan si Aluna ?" Ujar Sela dulu salah satu yang satu genk sama Vina.


"Mana..mana ?oh iya bener dia kok sendirian gitu ?" Tukas Angel satunya lagi.


"Ngapain ya si Vina mengundang anak itu,kayanya gak sendiri deh,pasti sama si Arka lah" Tutur Ami .


"Kerjaiin yuk ?" Celetuk Sela tiba tiba.


Angel dan Ami saling tatap dan menyeringai "Ok ,kerjain dia kaya gimana nih ?" Ucap Angel.


Sela membisikan sesuatu kepada Angek dan Ami,dan lalu mereka tertawa setelahnya.


Arka sudah kembali menemui Aluna dan memberikan makanan yang Aluna mau. Tiba tiba Arka dapat telepon masuk membuat dia harus berdiri untuk menerima telepon dulu.


"Yank,tunggu ya ini ada telepon" Ujarnya ,dan Aluna hanya mengangguk.


Aluna sedikit menunggu Arka lumayan lama,dia ingin makan sesuatu yang membuat nya menelan ludah saat tamu tamu membawanya ditangan,dengan terpaksa dia berdiri,dia pikir tidak akan lama kok.


Aluna berjalan ke stand yang terdapat makanan itu,dia sudah mengambilnya namun saat hendak kembali ke tempatnya ,Aluna disenggol seseoranga,yang membuatnya hampir terjatuh kedepan.


Beruntung ada seseorang yang menahannya kalau tidak Aluna sudah jatuh tengkurap ,dan entah apa yang akan terjadi pada kandungannya.


"Astagfirllah.."Suara teriak Aluna. "Fadil ..!!" Setelahnya saat menyadari seseorang sudah menolongnya itu.


"Kamu gak apa apa Lun ?" Tanya Fadil khawatir.

__ADS_1


"Aku gak apa apa Dil,makasih ya" Ucap Aluna.


"Hati hati ya Lun,Suami kamu mana ?"


"Tadi dia ada telepon dulu,oh iya apa kabarnya Dil ?"


"Baik Lun,udah lama ya kita gak bertemu" Terangnya


"Iya Dil,kamu datang sama siapa Dil ?"


"Aku sendiri aja Lun" Seru Fadil


"Kok sendiri aja,kapan punya pasangannya ?" Kelakar Aluna dan membuat Fadil tertawa.


Mereka masih saling mengobrol satu sama lain,di kejauhan Sela ,Angel dan Ami sedang merasa kesal karena tadi mereka gagal.


"Uhhhh,kalau aja gak ada tuh bocah udah pasti berhasil kita." Ujar Angel.


"Tenang tenang, foto tuh mereka dan kirim ke si Arka.." Ucap Sela sambil menyeringai.


"Iya..iya gue foto dulu,tapi gue gak punya no Arka" Ujar Angel


"Gue ada no si Agung" Ucap Ami


Mereka memfoto beberapa adegan Aluna sedang dipeluk Fadil pas mau jatuh dan saat mereka tertawa bersama.


Aluna pamit ke Fadil untuk ke toilet sebentar,karena merasa ingin buang air kecil,Fadil sempat menawarkan untuk mengantarnya,namun Aluna tidak mau.


***


"Kalau yang kalian temui tuh si Fadil ,kasih tau gue" Ujar Arka.


"Yank kamu dimana sih ?" Lirihnya mencari Aluna.


"Ar,kamu lagi cari siapa" Tanya Vina.


"Aku lagi cari Aluna Vin,aku gak tau dia kemana,aku telepon ,handphone nya gak dia bawa"


"Oh,coba cari ditempat makanan kali aja dia lagi makan kan "


"Iya Vin makasih" Ujarnya selanjutnya


Arka masih berusaha mencari cari Aluna,hingga akhirnya yang dia temui Fadil tanpa aba aba dia menarik kerah Fadil.


"Dimana Aluna hah !!"Sentaknya


"Woi,lepasin ini ngapain loe datang datang langsung kaya gini" Cerca Fadil tak terima.


"Gue tanya dimana Aluna ?" Arka masih emosi


"Ar,loe lepasin dulu deh,gak enak disini lagi rame" Ujar Agung menengahi.


Dan Arka pun melepaskan tautannya ,Fadil membenarkan tataan kemejanya.


"Dia tadi ke toilet,gue sarannin buat antar ,tapi dia gak mau,katanya dia mau menelepon kamu dan men yuruhnya datang"

__ADS_1


"Tapi handphonenya Aluna ada sama Gue,toilet mana?"


"Hah..toilet sebelah sana kayanya,kok gue punya firasat buruk ya,tadi pas dia mau ambil makanan,dia tersenggol dan hendak jatuh ,makannya aku menahannya."


Arka semakin dibuat khawatir mendengar penjelasan Fadil lantas dengan kecepatan penuh dia berlari ke arah toilet wanita dan ikuti kawan kawan.


Karena toilet wanita maka Seva yang akan masuk,Seva masuk kesana namun toilet nampak sepi dan toilet nya kosong,namun ada satu toilet yang tertutup Seva jelas curiga.


Dia juga mendengar suara seseorang menangis lirih"Aluna...kamu disana kan Luna" panggil Seva.


"Seva...seva tolong buka pintunya Seva,tolong aku" Lirih Aluna


Toilet itu memang agak jauh dari keramain,jadi tidak banyak orang yang datang ke toilet itu,selama Aluna disana tidak ada yang datang.


Seva segera membuka pintunya namun tak bisa,jadi dia keluar lagi dan bilang pada Arka juga yang lainnya.


Arka sudah masuk "Sayang..tunggu sebentar Yank,kamu menjauh dulu sedikit dari pintu,aku akan coba mendobraknya"


"Sayang,,aku takut tolong bukain,hiks..hiks.." Tangisnya.


Dengan sekali hentakan Arka mampu membuka pintu itu,Aluna langsung berhambur kepelukan Arka.


"Yank..." Aluna kembali menangis dan tubuhnya bergetar hebat.


"Kamu baik baik saja kan,anak kita dia baik baik saja kan ?" Tanya Arka khawatir.


"Aku takut.." Ucapnya gemetaran


"Gung,Ben gue minta tolong sama kalian,cari tau siapa yang melakukan hal ini sama Aluna,lihat CCTV di sekitar sini,dan kalau kalian sudah tau siapa,kasih tau gue ..gue bakalan beri dia pelajaran"


Dengan cepat Arka menggendong Aluna disusul Seva juga Fadil.Dan Agung juga Beni dia bergegas ke ruang CCTV.Fadil saat itu merasa bersalah,kenapa tadi dia tidak menemani Aluna saja.


Arka menggendong Aluna sampai keparkiran dan memasukannya ke mobil.


"Seva,kamu mau ikut pulang ?" Tanya Arka.


"Kalian duluan aja" Jawab Seva


"Tapi Agung tidak bawa kendaraan"


"Seva dan Kak Agung biar sama aku aja "Jelas Fadil.


"Kak,maaf tadi aku tidak memaksanya saja untuk menemaninya ke toilet itu" Seru Fadil


"Tak apa Dil semua udah terjadi,yang penting mereka baik baik saja.Tapi aku harus membuat mereka yang melakukannya membayar mahal !!"


Arka melajukan mobilnya ,Aluna sudah berbaring di kursi belakang dan tertidur.


"Maaf Yank harusnya tadi aku gak ninggalin kamu" lirihnya


***


Teman teman ramaikan juga karya aku yang lain


__ADS_1


__ADS_2