
"Selamat pagi Sayang .." Ardi yang lebih dulu terbangun ,saat malam tadi Ardi mengganggu tidur Naura lagi.
Keinginan hasratnya yang tak bisa dia tahan,yang akhirnya melampiaskannya pada Naura, Naura tak bisa menolak karena dia juga terbawa suasana ,sentuhan sentuhan tangan Ardi mampu membuatnya terlena, hingga dia pun membalas perlakuan Ardi.
"Hmmmmm,,," Naura membuka matanya ,matanya begitu segar saat menatap wajah tampan suaminya itu.
"Pagi juga Mas,jam berapa sekarang Mas ?"Tanya Naura
"Sudah jam 6 sayang,,"
"Hah jam 6 !! Astagfirllah aku belum shalat Mas,kenapa gak bangunin aku sih !!" Naura menggerutu bagaimana mungkin dia terlewat akan ibadahnya.
"Aku juga baru bangun sayang, Kita sama sama terlewat.."
"Ya udah aku mau mandi dulu Mas.." Naura akan beranjak berdiri dan memungut pakaian nya yang semalam dibuka paksa Ardi.
Namun lagi lagi Ardi menggendong Naura dan membawa Naura ke kamar Mandi, dan acara mandi bersama pun berlangsung kembali.
***
Makanan pagi sudah tersedia ,namun seperti biasa Ardi tidak sarapan hanya meminum air putih saja.
"Mas jadikan ke penjara ?"
"Hmmmm"
"Iya jadi Sayang,mau jam berapa kesananya ?"
"Jam 10 an aja deh ,udah selesai nyuci baju ya.."
"Aku bantu kamu ya.."
"Gak usah Mas.."
Namun pada akhirnya mereka melakukannya berdua.
"Eh Mas tinggal 3 Minggu lagi pernikahannya Lista dan Ka Randy, beli baju yuk couple ya sama Aluna juga "
"Ok kalau gitu, sebelum ke penjara ,kita mampir aja dulu ke butik Tante Ana,kita pesan aja Ra.."
"Emang waktunya cukup untuk menjait baju ?"
"Cukup lah ,apalagi kita yang pesan "
Sesaat setelah selesai mereka bergegas pergi ,tempat tujuan pertama ke butik Tantenya Ardi.
"Selamat Siang ,ada yang bisa saya bantu " Seorang pelayan menyambut kedatangan Ardi dan Naura setelah mereka sampai disana.
"Selamat siang ,Tante Ana adakah ?" Tanya Ardi
" Ada Tuan silahkan masuk dan tunggulah ,saya panggilkan dulu Bu Anannya " Pelayan itu pergi untuk memanggil Tante Ana ,Ardi dan Naura dipersilahkan duduk dikursi tunggu .
__ADS_1
"Ardi ,Naura apa kabar ?" Seru Tante Ana saat melihat Ardi dan Naura.
"Alhamdullillah kita baik Tan,Naura juga udah membaik ko.."Jawab Ardi dengan antusias
"Syukurlah kalau begitu, kalian ada keperluan apa ?"
"Oh itu Tante bisa mendesain kita baju Couple buat ke acara nikahan ?"
"Acara nikahan siapa nih ?"
"Randi ,Tante 3 Insya Allah 3 minggu lagi.."
"Oh ,si anak cengos itu !! Akhirnya dia dapat jodoh juga " Tante Ana adik dari Bunda Mira jadi beliau sedikit banyak mengenal teman teman Ardi .
"Iya Tante.."
"Kalian mau model kaya gimana nih ?"Tanya Tante Ana.
"Tolong rekomendasiin dong Tante yang bagus, kita belum sempet cari cari karena kemarin kan masa penyembuhannya Naura.."
"Oh jadi gimana Tante nih,kalian gakakan Milih sendirikah ?"
" Gak Tante kita serahkan aja semuanya ke Tante,yang cocok buat kita.."
"Ok,kita ukur dulu ya.."
Setelah selesai mereka berpamitan kepada Tante Ana ,karena mereka juga harus segera ke penjara menemui Bella.
"Iya Tante.."
***
"Ra,Maafin aku,aku sungguh menyesal Ra,maafin aku.." Air mata banjir membahasi pipi mulusnya Bella, keinginan untuk meminta Maaf secara langsung pada Naura akhirnya terlaksana.
"Aku tahu kata Maaf saja mungkin tidak cukup untuk menembus kesalahan aku dan perbuatan aku padamu Ra, tapi aku tulus meminta maaf darimu."
Bella masih menangis tersedu sedu ,dia tahu kesalahan nya sebesar apa sama Naura .
"Ka Bella ,Naura udah Maafin kakak ko, kita jadikan pelajaran kejadian kemarin , bagaimana pun juga hukum tetap berlaku ka, semoga kejadian ini bisa merubah kakak."
"Aku gak tau harus bilang apa lagi Ra, sungguh aku menyesal , Sekali lagi Maaf "
"Kamu pikir dengan kata Maaf saja bisa mengembalikan semua nya Hah !!" Ardi yang tak bisa menahan emosi nya tidak bisa diam lagi
"Kamu tau gara gara kamu aku kehilangan calon anak aku ,yang bahkan belum aku lihat sama sekali , "
"Maafkan Aku Ar, Maaf " Bella bersimpuh dikaki Ardi memohon dimaafkan atas kesalahannya.
"Ka Bella ,berdiri ka.. Kita udah maafin kakak ko , kita lupain yang kemarin ya, mari kita menata masa depan.."
Bella tak bergeming ,dia tidak percaya kalau Naura punya hati yang begitu baik ,bahkan kalau kejadiannya terbalik Bella tidak akan punya kekuatan untuk memaafkan seseorang yang sudah melukainya.
__ADS_1
"Semoga di masa depan aku tidak pernah bertemu lagi dengan mu Bella !! Aku Maafkan kamu,tapi jangan pernah menampakan wajah kamu dihadapan aku lagi.."
Ardi menarik tangan Naura dari tempat itu ,emosinya masih memburu .
"Istigfar Mas.." Naura berusaha menenangkan Ardi
"Astagfirllah Aladzim "
"Ya udah kita pulang yuk Mas, jemput Aluna dulu ya"
"Iya ayo sayang.."
Saat di depan parkiran mobil , nampak Radit disana dia menghampiri Ardi dan Naura.
"Assalamualaikum " Sapanya pada Ardi dan Naura
"Waalaikum salam " Ardi nampak tak suka dengan kehadiran mantan pacar istrinya itu .
"Maaf Ka sudah mengganggu kalian,aku hanya mau bilang terim kasih sudah berkenan datang kesini menemui kakak aku."
"Sekali lagi atas namanya aku minta Maaf ,terutama sama kamu Ra.."
"Dit,aku udah maafin kamu ko , "
"Makasih ya Ra..aku permisi dulu Ra,ka Ardi.."
Radit pergi berlalu , Namun raut wajah Ardi gak berubah , dia masih memberengut kesal melihat itu.
"Mas.."Panggil Naura
"Hmmm "
"Kamu kenapa Mas ,mukanya masam gitu ? Jangan bilang cemburu lagi.." Naura tertawa melihat wajah Ardi itu.
"Siapa yang cemburu ,jangan tertawa .. Kamu mau aku hukum !!"
Perkataan Ardi membuat Naura sontak menutup mulutnya ,dia tahu apa arti dari menghukum dari Suaminya itu.
Ardi hanya menyunggingkan senyuman dibibirnya, dan kembali menggoda Naura.
"Lihat aja nanti sampai rumah aku hukum kamu, gakkan aku lepasin !!"
"No..no ..no Nanti ada Aluna ,kamu gak bisa ngelakuin itu Mas sama aku.."
"Kenapa gak bisa , kan nanti juga Aluna tidur .." Ardi masih terus menggoda Naura ,sampai Naura salah tingkah.
"Udah ah ,ayo kita jemput Aluna ,aku udah kangen ka.."
"Ya udah yuk.."
***
__ADS_1