
Masih di Paris
Alya menggeliatkan tubuhnya saat mendengar Adzan shubuh berkumandang dari apk ponselnya,walau dia tidak sedang Shalat tapi dia ingin membangunkan Arsen suaminya itu.
Alya membuka matanya perlahan dan meraba tempat sebelahnya,tapi tak nampak Arsen disana,dan suara gemericik air terdengar dibalik kamar mandi.
Ah,Arsen pasti sedang dikamar mandi,Alya pun mengikat rambutnya dan turun dari kasur lalu menyiapkan alat Shalat suaminya itu .
Sedangkan didalam kamar mandi,sungguh Arsen tidak bisa tidur semalaman,saat ini pun dirinya sedang mandi air dingin untuk meredakan hasratnya dan menidurkan kembali adik kecilnya.
Lalu setelah selesai dia keluar "Ars,aku kira kamu belum bangun"Ujar Alya menoleh pada Arsen
Alya menautkan kedua alisnya saat melihat lingkaran hitam muncul dibawah mata Arsen "Ars,mata kamu kenapa ?"Tanya Alya.
Arsen menjawab "Aku gak bisa tidur Al semalaman,kamu menggoda aku terus"Desisnya sambil memakai baju koko dan sarungnya.
Alya terkekeh "Lah,semalam aku kan tidur Ars,àku gak menggoda kamu iih"Sahut Alya.
"Siapa bilang !!baju kamu terbuka ,dan aku tak bisa menahannya,udah ah mau Shalat dulu Al"Ujar Arsen.
Alya pun mengangguk dan memilih untuk mandi saja,dia merasa kasihan sama Arsen harus menahan hasratnya.
***
Sarapan pun berlangsung,mereka memilih sarapan dikamar hotel,karena permintaannya Arsen,dia masih merasa mengantuk dan lelah karena tidak tidur dan Alya mengerti akan hal itu.
"Ars,kamu istirahat saja hari ini,aku gak akan minta jalan jalan kemana pun,lagian perut aku juga kram ini"Ujar Alya.
"Hah,kenapa ?kenapa bisa kram ?"Replek Arsen memegangi perut datar Alya merasa khawatir.
"Iihh,ini mah udah biasa tiap datang bulan suka sakit kram gini ,gak usah khawatir Sayang"Tutur Alya.
Arsen menghembuskan nafas pelan "Sakit banget gak ?soalnya aku pernah denger saat Syila pertama kali Haid,dia kesakitan sampai jerit jerit"Ujar Arsen saat mengingat dulu Syila kaya gitu.
"Sakit sih,tapi reda kalau dielus elus perutnya atau minum obat gitu ,tapi tiap wanita berbeda beda Ars,emang ada yang suka gitu yang sakitnya pake banget"Jelas Alya.
__ADS_1
Arsen manggut mangut mengerti ,"Ya sudah maaf ya nanti sore saja kita jalan jalannnya gak apa kan ?"Ujar Arsen.
"Iya Sayang.."Sahut Alya.
Dan kegiatan pagi dan siang mereka hanya di dalam kamar ,terutama Arsen yang tertidur pulas dan Alya tak mau mengganggunya.
Karena agak sedikit jenuh,Alya pun berVC sama Queen dan Syila,memperlihatkan suasana diparis saat itu,Syla yang sangat ingin keparis merasa iri,jadi dia terus meminta banyak oleh oleh dari Paris.
***
Sore harinya seperti janji Arsen ,karena tujuan mereka saat ini ada diParis kan untuk bersenang senang,jadi Arsen kembali mengajak Alya jalan jalan lagi mengelilingi Paris.
Hingga tak terasa sudah malam,Arsen pun melakukan Ibadah Shalat Magrib dan Isya diluar beruntung bisa menemukan masjid disana,walau kecil.
Setelah itu mereka melangsungkan makan malam diluar lagi direstoran yang mewah lagi,karena Arsen benar benar ingin memanjakan Alyanya itu.
Setelah memesan makanan dan sambil menunggu makanan itu tiba,ada seseorang yang datang menghampiri mereka.
"Wah,dunia sempit ya..Aku bisa bertemu dengan kalian disini Arsenio ,Alya"Ujar Orang itu.
Angel memang menetap diParis disaat setelah lulus sekolah hingga saat ini,sungguh takdir mereka dipertemukan kembali.
"Apa kabar kalian ?kenapa kalian tidak mengundang aku dipernikahan kalian ?selamat ya "Ujarnya sambil menyodorkan tangannya.
Tapi Arsen tak menghiraukannya,dia jadi teringat akan cerita Alya bagaimana dulu Angel padanya.
Angel pun tertawa sarkas saat Arsen dan Alya tak memperdulikan dirinya ada disana,lalu tanpa ijin dia duduk dikursi yang kosong.
"Ya ampun,kalian sombong sekali..sudah lama tak bertemu harusnya kalian rindu sama aku"Selorohnya.
"Kamu ngapain ada disini ?dan tiba tiba duduk disitu ?"Desis Arsen .
"Kenapa Sayang,kamu gak rindu sama aku !!dan aku merasa aneh ya,kamu mau sama dia,kamu tau sendiri kan dulu dia kaya gimana,dia itu jal..."Angel tak meneruskannya karena Arsen berhasil memotongnya.
Dia mencekik leher Angel "Loe yang ja**ng,loe yang beraninya main belakang ,sampai mengancam Alya ?loe pikir gue gak akan tau kelakuan loe ?andai gue tau sejak dulu,loe gak akan gue biarin !!"Sungutnya emosi.
__ADS_1
Alya terhenyak dia tau kalau Arsen emosi pasti akan seperti itu "Ars,lepas..dia perempuan,kamu bisa hilaf nanti"Alya mencoba memisahkan tangan Arsen dari Angel
Hingga Arsen bisa melepaskanya "uhuk..uhùk..uhuk.."Angel terbatuk batuk akibat cengkraman Arsen tapi tetiba dia tertawa keras.
Membuat semua orang yang ada disana,yang awalnya kasihan menjadi ketakutan mendengan Angel tertawa.
"Hahahahah,,ternyata kamu sudah tau Ars ,andaikan dulu kamu melihat ku,andaikan dulu kamu tak mengabaikan aku,mungkin aku tidak akan begitu !!Ya sudahlah Ars,kamu juga sudah bahagia kan sama Alya,kalian juga sudah menikah jadi kenapa kamu masih repot repot buat menyiksa aku !!" Ujar Angel.
Arsen mencebik kesal "Loe gak punya perasaran sama sekali ?apa yang udah loe lakuin dulu ?sampai gue membenci Alya ,semua gara gara loe ?"Sungut Arsen lagi.
"Ok..ok..ok,aku minta maaf dulu sudah berbuat bodoh seperti itu,tapi aku melakukan itu karena aku cinta sama kamu Arsenio sayang.."Ujarnya masih tidak tau malu.
"Pergi kamu dari sini,dan jangan menampakan diri kamu lagi pada kita !!"Arsen masih kesal.
Alya hanya terdiam "Hohoho ,baik ,baik..kamu tenang saja Arsenio aku tak akan mengganggumu lagi,tapi aku senang bisa bertemu kamu disini,setelah sekian lama kita tidak bertemu dan juga kamu Alya senang bertemu kamu lagi ,aku minta maaf dulu sudah menindas kamu"Ujar Angel.
Alya menatap Angel,dan Angel mengulurkan tangannya pada Alya,dan Alya menyambutnya.
Lalu Angel memeluk Alya "i'm Sorry"Ujarnya ditelinga Alya.
Dengan cepat Arsen menarik Alya supaya menjauh dari Angel."Angel,aku tak ingin melakukan kekerasan sama kamu,jadi lebih baik kamu pergi dari sini !!"Decak Arsen.
"Ck,kamu posesif sekali Ars,tenang saja ..aku kan sudah bilang tidak akan menggangu kamu dan dia,ok bye "Ujarnya lalu pergi dari sana meninggalkan Arsen dan Alya.
Arsen menghembuskan nafasnya kasar,nafsu makannya jadi hilang."Ars sayang tenangin dulu"Alya menyodorkan air putih pada Arsen dan Arsen meneguknya cepat.
"Maaf Al,makan malamnya jadi berantakan,aku jadi gak nafsu makan"Decaknya.
"Tapi kita harus makan dulu Ars,sedikit saja ya,aku suapi kamu"Ujar Alya mencoba menghangatkan suasana.
Arsen tersenyum lalu menggenggam tangan Alya "Beneran ya suapi aku"Selorohnya
"Iya beneran Sayang..nih aaaa"
Emosi Arsen sudah mereda,mereka pun melanjutkan makan malam mereka,lalu setelahnya mereka kembali ke hotel untuk istirahat.
__ADS_1
***