
Happy New Years All🥳🥳
🌸Special Arsyil dan Raisa🌸
⚘ Dua Tahun Kemudian ⚘
* Arsyil Putra Wijaya *
Seperti yang kalian tahu Arsyil anak Pertama yang Naura lahirkan ,anak kedua untuk Ardi. Arsyil juga anak laki laki satu satunya untuk Ardi dan Naura,tentu Ardi dan Naura menaruh harapan banyak pada anak laki lakinya ini.
Arsyil punya otak yang cerdas dan pandai,walaupun dia punya sikap dingin seperti sang Ayah,namun kalau perhatian dan memberi kasih sayang pada keluarganya tidak cuma cuma.
Impiannya dari kecil ingin menjadi seorang komikus terkenal ,bakat menggambarnya menurun dari Naura,saat dewasa dia berhasil membanggakan kedua orang tuanya walaupun tidak terkenal menjadi seorang komikus ,namun dia sudah bisa mendirikan perusahaan yang masih menyangkut hal itu,belajar selama 3 tahun membuahkan hasil baginya.
Perusahaannya alhamdulillah semakin berkembang,dan Arsyil bangga pada dirinya sendiri,Arsyil juga sebagai anak laki laki satu satunya maka dia bersedia untuk bertanggung jawab atas kehidupan kedua Orang tuanya dan adiknya juga. Meskipun nanti sudah menikah,dia tetap akan bertanggung jawab akan hal itu.
Satu persatu impian nya hampir tercapai,dia juga sudah bisa membeli rumah untuk dia tempati bersama Istri dan anak anaknya kelak,hidup bersama mengarungi rumah tangga bersama Istrinya.
Hanya tinggal satu lagi harapannya yang belum tercapai menikahi gadis yang dia cintai,gadis yang selalu dia rindukan disetiap harinya.
Namun sebentar lagi dia akan berusaha mengabulkan impiannya itu,Selama dua tahun cukup baginya untuk menabung mendapatkan beberapa keperluan masa depannya,terutama rumah yang akan dia singgahi.
Hari ini dia akan berkunjung ke kediaman Raisa menemui kedua Orang tuanya,meminta Raisa secara langsung kepada mereka.
"Bunda,Ayah ayo Arsyil sudah siap nih !!" Serunya yang menunggu Naura dan Ardi .
"Gak sabaran banget sih Syil.."
"Iyalah gak sabar,inikan hari penting Ayah,Bunda.." Serunya lagi
Dan mereka berangkat memakai mobil Ardi,Tak lama mereka sampai dikediaman Randi dan Lista.
Tentu mereka disambut ramah oleh Randi dan Lista,Arsyil sudah terlihat tampan memakai jas nya,begitu pun dengan Raisa yang memakai dress lengan pendek dibawah lutut.
"Om Randi ,Tante Lista maksud kedatang Arsyil kesini ingin memantap kan dan meminang Raisa secara resmi,menjadikan nya ratu dihidup Arsyil selama lamanya"
Raisa tentu tersipu malu,padahal satu minggu yang lalu Arsyil sudah melamarnya secara khusus,bahkan Raisa tercengang saat Arsyil bisa berlaku romantis,dia pikir sikap dinginnya itu tidak mampu membuat hal hal seromantis itu.
Arsyil memang sudah dapat kata Ya dari Raisa ,namun itu belum cukup kalau belum dapat restu juga dari kedua orang tuanya Raisa.
"Serius kamu udah siap Syil ..?" Tanya Randi.
__ADS_1
"Insya Allah siap Om dan tentu harus siap,Arsyil sudah memantapkan hati untuk tetap memilih Raisa,Insya Allah Arsyil juga bakalan menjadi Suami yang baik dari yang terbaik untuknya"
Randi dan Lista nampak tersenyum tulus,kini sudah saatnya dia melepaskan anak gadis tercintanya,anak satu satunya mereka,Randi dan Lista harus siap melepaskan segala tanggung jawabnya pada Raisa,karena setelah menikah Raisa sudah bukan tanggung jawabnya lagi,sudah sepenuhnya menjadi tanggung jawab Arsyil.
"Baiklah,Om terima lamaran kamu Syil,Om minta tolong jaga dia sebaik mungkin,seperti Om menjaganya sampai detik ini" Ujar Randi
"Insya Allah Om.." jawab tegas Arsyil.
Dan mereka membicarakan hal selanjutnya yaitu kapan acaranya akan digelar,Randi dan Lista meminta acaranya di bulan depan saja,dan untuk tempat mereka sudah sepakat akan dia adakan disebuah hotel milik kerabat keluarga Arka.
Maka dalam satu bulan ini mereka sungguh di sibukkan dengan berbagai persiapan,waktu satu bulan sungguh sangat cepat.
Arka dan Aluna juga ikut disibukkan mempersiapkan acara untuk adiknya itu,tentu Aluna antusias sekali membantu,dia bahagia Arsyil sudah siap untuk memulai kehidupan barunya.
Mengingat kabar Arka dan Aluna ,alhamdulillah keluarga kecil itu sudah bahagia. Arsenio sudah berusia hampir 6 tahun,karena dia cerdas maka dia bisa masuk Sekolah Dasar lebih cepat,dia juga anak yang tidak banyak merepotkan Arka dan Aluna,Arsenio juga sudah mandiri,mandi dan makan sendiri walaupun masih harus di lihatin.
Dan untuk anak kedua mereka si Cantik ShaQueena yang sering dipanggil Queen itu dia tumbuh jadi anak yang Cantik jelita seperti sang Ibu,dia juga lucu nan menggemaskan ,usianya saat ini menginjak 2 tahun,sudah bisa berjalan dengan lancar,dan baru belajar berbicara.
Keluarga kecil itu memang sudah bahagia ,dengan kehadiran kedua malaikat nya itu tentu memberi warna yang indah dikehidupan mereka berdua.
Dan sekarang giliran Arsyil yang akan menempuh kehidupan itu,menjalani kehidupan selanjutnya dan mereka harus bisa menghadapi segala ujian akan mereka temui nanti.
Selama sama sama saling mendukung,saling menguatkan,saling mengingatkan,saling perhatian,dan tentu harus berusaha saling mengalah.
Kehidupan setelah menikah itu bukan akhir dari kebahagiaan,namun awal sebuah pencapaian kebahagiaan itu.
***
Baju pengantin sudah dipersiapkan,Mami Arka yang merekomendasikanya,Raisa sangat senang karena bajunya sudah sangat cocok untuk dirinya.
Ball room hotel tempat dia adakannya acara itu,sudah indah dihias berbagai macam hiasan ala pernikahan pada umumnya.
Semua persiapan sudah rampung terlaksana,mereka puas dengan hasil nya,padahal waktu benar benar sangat mepet.
Dan hari ini hari yang ditunggu datang bagi kedua mempelai itu yang akan menjadi Raja dan Ratu dalam sehari itu,sudah di dandani dengan cantik dan tampan.
"Kak Lun aku gugup sekali ini.." Tangan Raisa sudah bergetar dari tadi menggenggam tangan Aluna
Aluna tersenyum lembut dia juga pernah ada diposisi ini "Kenapa harus gugup yang harusnya gugup itu Arsyil Sa,kan dia yang mau ngucapin Ijab Qobulnya" Tutur Aluna sambil tersenyum geli melihat Raisa.
"Tetap aja aku gugup Kak.." Desisnya lagi .
"Kamu kayanya gugup karena memikirkan malam pertama kan ?" Decak Seva yang ikut ada disana,Mukanya Raisa sudah merah padam.
__ADS_1
"Kamu tenang aja,rasanya emang sakit pertama namun kelamaan akan menjadi nikmat,yang ada nanti kamu yang minta terus pada Arsyil.."Tambah nya lagi,dan Raisa semakin dibuat malu ,Aluna ,Bunda Naura dan Lista yang ada disana juga ikut tertawa karena Seva.
Sedangkan ditempat lain.
"Duh,Kak gugup banget ini" Dikubu calon pria pun sama sama gugup nya malah sangat gugup.
"Tangan kamu dingin gini Syil.." Ujar Arka yang menggenggam tangan nya " Coba kamu tenang,tarik nafas,keluarin lagi" Arka mencoba menenangkan Arsyil.
"Hey Boy,masa mau kalah sebelum berperang kamu.."Ujar Ardi sambil menepuk bahu Arsyil.
"Gugup ini Yah,takut gak lancar" Ucapnya lagi.
"Kamu pasti bisa Boy.."Ujar Ardi lagi menguatkan.
Dan waktu Ijab Qobul sudah tiba,Arsyil yang pertama turun ditemani para bapak bapak.
Arka menggandeng tangan Arsenio yang sudah tampan memakai setelan jas ala anak kecil,dia terlihat sangat senang,Om tercintanya akan menikah sebentar lagi.
"Ayah ,Om Arsyil ganteng sekali ya.." Tuturnya polos.
Arka hanya menganggukan kepalanya,Arsyil sudah siap duduk dikursi yang di depannya sudah ada penghulu dan Sanga Ayah mertua yang tak lain Randi.
Dan Alhamdulillah dalam sekali hentakan Arsyil sudah berhasil mengucap Ijab Qobulnya,dan kata Sah menggema diruangan itu .
"Sah..." Arsyil menghela nafas lega..
Diruangan calon mempelai wanita pun serempak ucapkan kata " Alhamdulillah.." Maka selanjutnya Raisa digiring dan di apit oleh Ibu dan Bunda Naura yang sekarang sudah menjadi Ibu mertuanya.
Aluna menggendong princess Queena yang juga sudah cantik terbalut gaun putih cantik yang melengkapi dirinya,ditambah accesoris bondu bunga di kepala mungil,semakin terlihat menggemaskan sekali.
Raisa sudah berada disana,Arsyil terpana melihat kedatangan Istrinya ya Raisa sudah Sah menjadi Istrinya yang akan menemaninya diwaktu suka maupun duka,saat senang maupun susah,saat sehat maupun sakit.
Matanya tidak berkedip masih menatap kekasih hatinya itu terlihat sangat cantik di raih tangan Raisa dan mereka sudah semakin mendekat,lalu pak penghulu memberinya arahan untuk memasang cincin dijari manis keduanya lalu Raisa mencium punggung tangan Arsyil disusul Arsyil yang mencium kening Raisa.
Raisa mematung saat bibir Arsyil menyentuh keningnya,desiran hangat menjalar ditubuhnya,dia memejamkan matanya,dan tak ayal dijuga menangis terharu.
Statusnya sudah berubah sekarang,sudah menjadi Istri seorang Arsyil laki laki yang dia puja sejak masih kecil.
Setelah selesai selanjutnya acara foto keluarga bersama,dan acara selanjutnya yaitu resepsi akan dilaksana kan setelah rangkain acara Ijab Qobul selesai.
***
**Hay,ketemu lagi kita beberapa part ke depan tidak banyak kok semuanya tentang Arsyil dan Raisa ya utamanya karena pemeran utama pertamanya sudah bahagia sentosa.
__ADS_1
Kini tinggal sang adik yang akan memulai kehidupan barunya.
Terima kasih dan jangan lupa like nya**