
Lima Tahun Kemudian
Aluna Syakira Wijaya
Lima tahun lama nya Aluna mencoba menata dirinya kembali,mencoba kembali memandang dunia luar,mencoba menjalankan hidupnya yang pernah hilang,masa remajanya yang seharusnya dia lalui dengan bahagia bermain bersama teman teman,berjalan jalan ,melakukan semua kegiatan yang menyenangkan hatinya.
Namun tidak untuk Aluna,masa remaja dia habiskan hanya berdiam diri dirumah menjauhi dunia luar yang menurut nya kejam.
Dan saat ini usianya menginjak 21 tahun,meskipun dia lulus SMA dengan hanya belajar dirumah,namun setidaknya membanggakan kedua Orang tuanya yang tak lain Ardi dan Naura,pencapain prestasi yang Aluna raih tidak cuma cuma.
Aluna kembali menjadi sosok yang periang yang dulu sempat hilang,senyuman cantiknya kembali menghiasi dunia keluarganya,Ardi dan Naura begitu bahagia melihat Aluna kembali seperti dulu.
Sekarang Aluna menjalankan aktivitanya dengan menjadi Mahasiswi disalah satu fakultas di Bandung,dia mengambil s1 dengan jurusan yang dia sukai.
"Selamat pagi Bunda.." Sapanya dengan senyum ceria.
"Selamat pagi sayang,anak Bunda udah cantik mau kuliah ya ?"
"Iya Bunda,harì ini jadwalnya padat banget" Ucapnya "Ayah sama Arsyil dan Adeva mana Bunda ?"
"Ayah masih siap siap,Arsyil kayanya sama,kalau Adeva tadi dijemput Selly"
"Mau apa tante pagi pagi jemput Deva Bun?"
"Gak tau Bunda juga ,dia ga ngomong"
"Pagi Bunda,pagi Sayang"Sapa Ardi
"Pagi juga Ayah" Jawab kompak Naura dan Aluna.
"Arsyil Mana ?" Tanya Ardi.
"Bentar biar Bunda panggil dulu dia"Jawab Naura.
"Arsyil..Syil"
"Iya Bunda iya Arsyil kebawah sekarang "
***
Arsyil Putra Wijaya
Arsyil usianya saat ini 18 tahun dia baru menjadi Mahasiswa disalah satu fakultas di Bandung juga,dia tidak pernah berubah masih tetap berwajah dingin bila diluar namun tidak di dalam rumah.
Arsyil masih mempunyai pesona yang membuat para wanita jatuh hati padanya,dan tentu dengan Raisa yang masih mendamba pada Arsyil.
"Wih kakak ku sudah cantik,mau kemana nih ?" Ocehnya setelah tiba dimeja makan.
"Mau kuliah lah dodol,masa mau ke kamar mandi" Kelakar Aluna
"Wih,sabar mbaknya jangan pake esmosi dong,mau bareng aku gak ?"
"Gak ,udah ada yang jemput " Jawab Aluna lagi.
Tak lama mereka menikmati sarapan paginya.
__ADS_1
"Assalamualaikum"Sapa seseorang
"Waalaikum salam,kayanya itu Fadil Bun ,Ayah ,Bunda aku berangkat dulu ya " Salam Aluna,setelahnya dia mencium tangan Ardi dan Naura.
Namun Ardi mengikuti Aluna,sejak kejadian lima tahun yang lalu Ardi menjadi sangat overprotektif pada Aluna.
"Pagi Om,,"Sapa Fadil
Fadil memang kuliah ditempat yang sama dengan Aluna,dan sebenarnya sejak lama dia menyukai Aluna.
"Pagi Fadil,tolong jaga Àluna ya Om mempercayakannya padamu Dil" Titah Ardi menasehati Fadil.
"Insya Allah Om"
"Udah ah Ayah kasihan Fadil gemetar begitu" Celetuknya.
"Ya udah hati hati Lun"
Di meja makan
" Ka Luna sama ka Fadil pacaran Bun ?Tanya Arsyil
"Gak sayang,mereka cuma temenan aja,Ayah mempercayakan Kak Luna padanya"
"Oh" Arsyil hanya beroh ria
***
Aluna masuk ke dalam mobil Fadil dan setelah sama sama siap Fadil melajukan mobilnya.
"Dil,kemarin Seva chat aku katanya nanti setelah selesai kelas kita ketemuan,kamu mau ikut gak ?" Aluna memulai pembicaraan diantara mereka
"Kira kira sih akù selesai kelas pukul 2an,jadi sekitar jam 3an kita ketemuannya"
"Oh iya aku usahain ikut"
Tak selang berapa lama mereka sampai ditempat tujuan,Aluna masuk kelasnya begitupun dengan Fadil.
"Hai,Sin udah dari tadi datang ?" Sapa Aluna pada Sindy teman barunya dikampus.
"Gak ko baru 10 menitan yang lalu,kamu diparkiran tadi lihat Rama gak ?"
"Gak,dia belum datang ?"
"Belum makannya aku nanyain,eh Lun tadi Kak Irfan nanyain kamu loh !! kayanya dia suka sama kamu " Celoteh Sindy
"Jangan asal nebak kamu,gak mungkin lah"
"Yeh beneran dari cara memandang kamu tuh udah beda banget tau"
"Udah ah ngomong sama kamu makin gak jelas"
***
"Syil tungguin aku"
"Kamu jalannya kaya keong tau"
"Kamu yang jalannya kecepatan"
__ADS_1
"Makanya tumbuh tuh keatas bukan kesamping" Celetuk Arsyil
Raisa mengerucutkan bibirnya.
"Ayo cepatan ah banyak lama kamu" Arsyil merangkul bahu Raisa.
Meskipun cintanya tidak pernah terbalaskan Àrsyil ,namun Raisa sudah sangat senang bisa dekat dengan Arsyil seperti ini.
Ya karena seringnya mereka bersama dari sejak Kecil ,membuat Arsyil menganggapnya sebagai adik,meskipun dia juga tau Raisa punya persaan lebih dari Sejak SMP,namun dia pura pura tidak tau saja.
Dia lebih merasa nyaman menanggapnya seorang adik,walaupun terkadang jantungnya berdetak tidak menentu tatkala Raisa melakukan kontak fisik dengannya.
* Raisa Calista Nugraha
Anak dari Randy dan Lista ,gadis yang ceria yang cerewet yang selalu mengikuti kemana Arsyil pergi,dialah Raisa.
Sejak SMP dia menyukai Arsyil,walaupun Arsyil selalu cuek dan dingin padanya,namun dia tidak pernah lelah menyukainya.
Hingga sampai di usia 18 tahun ini dia masih mempertahankan perasaannya,Dan beruntungnya dia disatu tempat kuliah yang sama dengan Arsyil.
***
Dilain tempat
Naura dan Lista sedang berjanjian untuk bertemu,sahabat dari kecil itu selalu menyempatkan untuk saling bertemu.
Usia mereka sudah tidak muda anak anaknya sudah beranjak dewasa,Namun kecantikan masih mengintari mereka.
"Ra,seperti sekarang Arsyil udah mencoba membuka hatinya buat Raisa,jodohin aja lah mereka jadikan kita jadi besanan gitu" Celotehnya
"Kamu ini kalau ngomong gak pernah disaring,ya kalau mereka saling mau ya gak apa apa,aku gak mau memaksa mereka Ta"
"Udah aku yakin ko si Arsyil suka sama Raisa,aku setuju banget di jadi mantu aku"
"Kamu ini Ta"
"Ra,Aluna masih belum mau cerita siapa pelaku pelecehan terhadapnya?"
"Belum Ta,udah lima tahun yang lalu juga,aku gak mau mengungkitnya lagi,lihat Aluna sudah bisa tersenyum ceria dan bisa kembali ke dunia luar,aku sudah sangat bersyukur"
"Biarlah dimana pun orang itu berada,selalu dihantui rasa bersalahnya ,itu kata Aluna.Sekarang aku berdoa untuk kebahagiaan Aluna dan juga anak anak aku"
"Jika Allah berkendak suatu saat nanti,pasti akan terkuak siapa pelakunya Ta"
"Kalau seandainya dia datang suatu saat nanti,dan meminta maaf bahkan dia mau menanggung jawabkan perbuatan,apa yang akan kamu lakukan Ra?"Tanya Lista kembali
"Allah SWT maha pengampun,maka manusia pun harus saling memaafkan,aku akan lihat seberapa besar perjuangan dia untuk mengakui kesalahannya,dan jika takdir sudah berkendak seperti itu,aku hanya pasrahkan semua pada Allah SWT"
.
.
.
.
.
__ADS_1
Disini masih belum ada Arka,next Arka akan hadir dengan segala penyesalannya.