Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 30


__ADS_3

Siapa yang menikah siapa yang repot ,begitulah jadinya,Bunda Naura disibukan dengan itu,ini pernikahan anaknya yang pertama maka dia harus mempersiapkan segalanya dengan baik.


"Sayang,kamu sudah benar benar siap nak ?"Tanya Naura pada Aluna.


"Insya Allah Bunda,doain Aluna selalu ya Bunda" Ucap Aluna sambil memeluk Naura.


"Pastinya sayang,doa yang terbaik selalu Bunda panjatkan untuk anak anak Bunda,semoga kamu bahagia"


"Jadilah Istri yang baik,selalu nurut apa kata suami,hormatilah dia,saling mendukung satu sama lain,dan terutama saling percaya,juga harus saling jujur"Tutur Aluna


"Menikah itu bukan perkara yang mudah sayang, apalagi menikah di usia muda,tapi Insya Allah kalian bisa menjalaninya,Selalu lah libatkan Allah SWT dalam segala hal ya sayang"


"Bunda juga sebenarnya belum siap melepas kamu Nak,tapi kamu pantas untuk bahagia"Naura hampir meneteskan air matanya.


"Iya Bunda,makasih sarannya"


"Bunda,kalau Aluna menunda dulu punya momongan,apa Ka Arka tidak akan marah ?"


"Insya Allah gak Nak,kalau kamu jujur dari sekarang,jangan memaksakan sesuatu kalau kamu belum siap sepenuhnya"


"Oh iya Bunda.."


Hari itu hari minggu Naura berniat akan mengunjungi makam Alm Nayla bersama Aluna.Dan saat inilah mereka berada.


"Assalamualaikum Kak..".."Assalamualikum Bunda" Salam mereka berdua.


"Kak,lihat lah buah kesabarannya Aluna anak cantik Kakak ini dia akan mendapatkan kebahagiannya, anak laki laki itu dia datang Kak dan akan mempertanggung jawabkan kesalahan ,juga akan menikahi Aluna"


"Bunda..Ini Aluna maaf baru datang lagi kesini ,Bunda Aluna mau menikah doakan kami ya,Aluna sayang Bunda"


Setelah itu mereka menaburkan bunga diatas makam Nayla, setelahnya mereka memberikan doa.


"Bunda,,aku mau ketemuan sama Seva,gak apa apa Bunda pulang sendiri ?"


"Iya,kamu hati hati ya" Naura pulang menaiki angkotan umum ,begitupun Aluna.


Aluna sudah janjian bersama Seva disebuah cafe ,dan saat ini mereka berada.


"Kamu serius jadi nikah sama Kak Arka Lun ?Gimana ceritanya ?"


"Ceritanya panjang"


"Kamu yakin dia sungguh sungguh sama kamu ?Secara kan dulu dia benci sama kamu,malah sering gangguin kamu " Tutur Seva


"Insya Allah Sev,kalau dia gak sungguh sungguh gak mungkin dia menghadirkan kedua Orang tuanya,iya kan !!Doain aku aja ya,semoga aku selalu bahagia"


"Emmmm,,tentu saja aku bakalan Doain ,semoga kebahagiaan selalu menyertaimu,dan kalau memang dia sungguh sungguh sama kamu,aku tenang. Tapi nih ya kalau dia berani nyakitin kamu,kamu harus bilang sama aku ya"


Aluna terkekeh Seva so so an kaya gitu,dulu aja gak pernah berani melawan Arka .


"Yakin kamu berani sama dia ?"


"Yakin lah,sekarang dia lemah ,udah Bucin juga sama kamu"


"Iya,,iya deh siap Nanti aku lapor sama kamu"


Dan mereka saling tertawa,Seva senang akhirnya Aluna menemukan titik kebahagiaannya,semoga selalu begitu.


***


Di lain tempat di Apartement Agung

__ADS_1


Arka dan the genk sedang berkumpul,ya sambil mau memberitahu mereka juga soal rencana pernikahan Arka.


"Serius loe Ka nikah sama dia ? Sama Aluna ,cewe yang kamu Benci dulu ?" Tanya Beni


"Benci dan Cinta itu jaraknya deket Men,itu yang sedang dia rasain"Celetuk Agung.


"Wah..wah..Gue gak nyangka asli loe mau nikah secepat ini ,terlebih sama Aluna ,cewe yang dulu loe tindas,luar biasa Bro" Ucap Rangga.


"Ini bukan sebagian dari rencana loe dulu kan Ar,karena dulu loe gak berhasil !!"


"Enak aja !!gak lah itu mah dulu,sekarang ya sekarang"


"Iya sekarang si Arka udah Bucin sama Aluna tuh"


Mereka bercanda dan saling meledek satu sama lain,mereka juga memberi doa untuk kebahagian Arka dan Aluna.


***


Segala persiapan sedang mereka lakukan satu bulan menjelang pernikahan akan selalu ada ujian yang datang.


Arka dan Aluna sempat bertengkar karena hal hal kecil yang kadang tak sepakat.Begitu pun dengan kedua orang tuanya antara Ardi dan Andri.


Mereka masih saling berselisih paham,padahal sebelum mereka sudah saling membahas,namun tetap saja mereka masih belum akur juga.


Naura dan Mami dibuat pusing oleh mereka,benar benar kaya anak kecil pikir mereka. Dan hari ini Aluna berencana akan fitting baju pernikahan disalah satu Butik punya Mami.


Satu Bulan yang lalu sih Aluna sudah dipilihkan bajunya oleh Mami dan sengaja Mami sendiri yang membuatnya untuk calon mantunya itu ,dan hari ini bajunya sudah selesai.


"Ini coba dulu bajunya Sayang,ini sudah Mami buat yang paling bagus" Ucap Mami dengan ceria.


"Iya Tante aku coba dulu ya"


"Yang kemarin mh gak cocok sama Arka,cocokan yang sekarang"Tutur Mami.


Dua bulan yang lalu Papi dan Mami sempat kembali ke Surabaya,mereka ingin meluruskan perihal masalah nya dengan keluarga Nisa.


Mereka mencoba mengklarifikasi soal itu ke media,Papi dan Mami mengatakan pernikahan antara Arka dan Nisa dibatalkan ,karena mereka tidak saling cocok.


Dan perihal soal pernikahan Arka dan Aluna mereka tidak memberitahu media,Biarlah mereka tau sendiri,lagi pula rencananya pernikahan nanti akan diadakan secara privat.


**Aluna sudah keluar dari tempat ganti pakaian "Tante coba lihat"


"Ya ampun kamu memang cocok banget pakai baju ini,pilihan Mami gak salah kan ya" Tutur Mami.


"Iya Tante,ini bagus aku suka"


Dan tidak hanya satu baju ,ada 4 baju yang Mami rancang untuk Aluna,Satu persatu Aluna mencobanya.


Dan siang hari setelah selesai ,Aluna dijemput Arka karena tadi Arka tidak bisa ikut ,karena ada meeting yang gak bisa dihindari,Aluna sendiri dipaksa cuti oleh Mami .


"Udah selesai ?" Tanya Arka ,saat dia memasuki Butik Maminya.


"Eh ,Kak Arka ..Udah kak udah selesai"


"Eh kalian satu bulan lagi loh kalian akan menikah,jangan sering ketemu ah"Saran Mami.


"Emang kenapa Mi ?"Tanya Arka.


"Kalau kata Mami gak boleh ,ya gak boleh Arka"


"Iya,,iya deh"

__ADS_1


Arka dan Aluna sudah didalam mobil,rencananya mereka mau makan siang dulu.


"Aku bingung deh sama Papi,kita yang mau nikah kenapa mereka yang repot ya,sama Ayah kamu juga tuh,bikin aku pusing"Keluh Arka.


"Emang kamu aja,aku juga dibikin pusing sama mereka, bisa gak dibatalin aja "


"Enak aja dibatalin ,perjuangàn aku sia sia dong Yang"


Alun terkekeh,,"Cuma bercanda kok"


Dan sampailah mereka disebuah rumah makan.Mereka memesan makanan yang mereka suka,sambil menunggu makanan datang,mereka berbincang bincang.


Tak lama kemudian datanglah seseorang yang harusnya tidak datang,dan membuat suasana menjadi tegang.


"Arka...hei aku kangen kamu" Seru orang itu yang tak lain adalah Vina.


Dia datang dari arah belakang Aluna,tanpa tahu malu dia langsung memeluk Arka begitu saja,Sontak membuat Aluna membulatkan matanya,tentu saja dia cemburu,bahkan dia tahu siapa yang memeluk calon suaminya itu .


"Lepas..!!"bSentak Arka menyingkirkan tangan Vina ,dan dia langsung melihat ke arah Aluna.


"Ar,kamu gak kangen sama aku !!kita udah lama banget gak ketemu,kamu kemana aja selama ini Ar" Ucapnya dengan manja dan masih bergelayut manja dilengan Arka


"Lepasin Vin disini ada calon istri aku" Sentak Arka lagi.


Lantas Vina melirik ke arah Aluna.Dia kaget yang dia lihat itu Aluna dan apa Arka bilang calon istri !!.


"Dia kan Aluna,gak mungkin calon istri kamu Ar ?"


"Kenapa harus gak mungkin,sebentar lagi kita emang mau menikah"


"Kamu bohong !!"


"Aku gak bohong Vina,kita mau nikah bulan depan,udah deh kamu lebih baik pergi aja"


"Aku gak salah denger Ar,kamu mau nikah sama dia yang rendahan ini !! Dan apa kamu gak tau apa dia itu sudah gak perawan !!"


Pernyataan Vina membuat semua pasang mata menatap ke arah mereka,Dan Aluna sendiri merasa sangat sakit hati,air matanya sudah tidak dapat ditahan.


"Diam kamu Vina,jangan bicara tentang hal yang bahkan kamu tidak tau !!"


"Semua satu sekolah juga sudah tau Arka ,kalau wanita itu sudah tidak perawan,mending gue lah gini gini juga masih tersegel" Ucapnya masih dengan nada sombong.


"Sekali lagi kamu bicara,aku tak akan tinggal diam,pergi kamu dari sini,pergi !!" Amarah Arka sudah meledak,kalau bukan mengingat dia wanita,mungkin sekarang sudah ingin dia hajar.


"Dan satu hal aku tidak perduli,aku mencintainya" Tegas Arka.


Namun Vina tidak mau pergi dari sana,maka Arka yang memilih pergi ,dia menggandeng tangan Aluna,sampai masuk mobil.


Vina masih saja meneriaki Arka.


** Di mobil


Aluna akhirnya menumpahkan air matanya,dia benar benar sakit hati pada Vina.


"Lun,jangan dengerin dia ya" Arka mencoba menenangkan Aluna.


"Aku memang sudah tak sempurna kak"


"Gak,bagi aku kamu sempurna,jangan pedulikan dia,aku mencintai kamu Lun" Tutur Arka lagi .


***

__ADS_1


__ADS_2