Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3^ Part 40


__ADS_3

Aldi dan Ara 


visual tambahan ya




Setelah kepulangan Ara ke Surabaya,sungguh Aldi sudah tidak mendapati kabar dari Ara selama itu,hatinya semakin gelisah,rasa keinginan memilikinya semakin bulat. 


Ah,andai saja saat itu dia segera mengikatnya,mungkin ini tidak akan terjadi 


Hingga dia dapat kabar dari Rania,kalau Ara akan menggelar acara pertunangan dengan calon yang sudah Orang tuanya cari satu bulan lagi. 


Dan tentu Aldi semakin gelisah,hatinya tidak rela saat itu,sungguh dia sangat menyesal sekali.Maka hari itu dia meminta ijin pergi ke Surabaya,untuk meraih cintanya. 


Setidaknya dia punya waktu satu bulan sebelum itu pikirnya. 


"Ars,please aku mau ambil cutiku satu minggu saja Ars aku harus ke Surabaya" Ujar Aldi memohon.  


"What satu minggu !!jangan gila Di,bagaimana disini,siapa yang mau gantiin kamu !! Decak  Arsen. 


Karena memang selama ini kan Hanya Aldi yang mampu membantu semua pekerjaannya. 


"Ars,menurut laporan kegiatan kamu selama satu minggu ke depan tuh,gak ada pertemuan yang penting penting,aku yakin Alya bisa menghandle kerjaan aku,please Ars..ini masa depan aku" Mohonnya lagi. 


"Ck..pake bawa bawa masa depan segala kamu !! 


Aldi menyengir,lalu memohon kembali untuk mengambil cuti pada Arsen. 


"Aissh,kamu ini ya..ya sudah sana ,tapi ada satu syarat !!"Ujarnya. 


"Apa syaratnya ?" 


"Pulang kesini harus ada kabar yang bagus,kalau belum jangan kembali"Ujar Arsen yang malah ditanggapi bahagia oleh Aldi. 


"Dengan senang hati Tuan.."Ujarnya sambil tertawa. 


Arsen menatap tajam pada Aldi,"Kamu kembali jabatan turun dan aku potong gaji kamu !!" 


"Baiklah,terserah Bapak..yang penting saya bisa pergi ke Malang.." Selorohnya dan pamit pada Arsen. 


Arsen ingin berkata lagi tapi Aldi sudah pergi akhirnya dia mengumpat kata kasar. 

__ADS_1


*** 


Melakukan penerbangan dihari itu juga,Aldi langsung pergi ke Surabaya,mengikuti arahan alamat dari Arsen dia akan memberanikan diri untuk mengejar Aranya. 


Dia sudah yakinkan hatinya untuk memilih Ara,walau jarak yang mungkin jauh,tidak akan menjadi penghalang dirinya,Insya Allah. 


Beberapa jam kemudian sampailah ia diMalang,dia langsung kealamat yang dituju.Sampailah dia disana. 


"Cari siapa Mas..?" Sapa Art dirumahnya Ara. 


"Maaf Mbak,apa benar ini rumahnya Clara Andini ?" Sahutnya dan bertanya pada Art itu. 


"Iya betul,Masnya siapa ya ?dan ada perlu apa ?" 


"Saya temannya Ara dari Bandung,Aranya ada ?maksud saya Claranya ?" 


"Oh Non Ara ada,sebentar saya panggil dulu,silahkan duduk" 


Aldi pun dipersilahkan duduk diSofa yang ada dirumah Ara.Aldi tidak bisa menghubungi ponsel Ara,karena Ara sudah memblokirnya. 


"Aldi..kenapa ada disini ?"Tanya Ara,setelah tadi dipanggil Artnya. 


"Ra..aku sengaja kesini buat ketemu kamu"Ujar Aldi. 


"Kamu gak inget ,kamu sudah memblokir No aku Ra ?" 


"Oh iya aku lupa Maaf Di.." 


"Gak apa aku mengerti,aku mau bicara sama kamu Ra"Ujar Aldi sambil menatap Ara. 


"Bicara sama aku ?Okay,tunggulah aku mau ganti baju dulu,nanti kita ngobrol diluar"Tutur Ara . 


"Tunggu Ra,Orang tua kamu kemana ?"Tanya Aldi. 


"Oh,mereka lagi keluar kota..bentar ya". 


Tak lama Ara keluar lalu mengajak Aldi pergi dari sana dan pergi kesuatu tempat,jujur Ara sangat senang kedatangan Aldi,dia merindukannya..dia memang kesal pada Aldi,tapi saat sudah bertemu rasa kesal itu hilang. 


Dan sampailah disebuah Cafe yang bernuansa klasik yang ada diMalang,itu tempat Favoritnya Ara.Mereka sudah duduk saling berhadapan. 


"Kamu mau ngomong apa Di ,kayanya serius banget deh ?"Tanya Ara  


"Iya memang serius Ra,aku mau minta maaf sama kamu soal waktu itu diBandara aku tidak ada maksud seperti itu Ra.." 

__ADS_1


"Kamu masih mau bahas itu,sudahlah jangan dibahas lagi Di,aku udah melupakannnya" Tutur Ara. 


"Aku menyesal Ra,,sebenarnya aku menyukai kamu .Arà apakah aku masih punya kesempatan ?apakah tawaran waktu itu masih berlaku ?" 


Deg 


Jantung Ara sudah berdisco tak menentu,Ah..senang juga rasanya Aldi punya rasa yang sama dengan dirinya. 


"Tapi sepertinya aku terlambat ya Ra,seharusnya saat itu tidak melepaskan kamu,tapi aku masih ingin berjuang,kamu baru akan tunangan kan ?" Aldi menambahi. 


"Hah !!Tunangan..siapa yang tunangan Di ?maksud kamu apa sih ?" Ujar Ara. 


Karena memang Ara tidak ada acara tunangan apapun,dia menolak untuk dijodohkan. 


Aldi terhenyak "Rania yang bilang,bulan depan kamu mau tunangan,makanya aku kesini"Tutur Aldi  


Ara tertawa keras dan gemas "Hahah,kayanya kamu dikerjain Rania deh Di..aku mau tunangan sama siapa coba,ya ampun lucu deh"Sarkas Ara masih sambil tertawa keras. 


Hingga orang orang yang ada disana melihat kearah Ara dan Aldi. 


"Hah,jadi kamu tidak akan tunangan dengan siapapun Ra ?" 


"Gak Aldi..kamu dibohongin Rania tuh,kayanya sama Arsenio juga deh,hahahah"Ara masih tertawa. 


Aldi memberengut masam..si alan dia dikerjain Rania dan Arsen,Shit !! Rutuknya dalam hati. 


*** 


"Jadi bagaimana kita ?" Tanya Ara,setelah mereka tenang,dan dari tadi Ara yang tak berhenti meledek Aldi. 


"Gak apa kita LDR an ?yakin kamu mampu Ra ?"Tanya Aldi karena memang itu hambatan yang dia pikirkan. 


"Gak apa,aku gak masalah..bisa aku yang kesana,atau kamu yang kesini" Tutur Ara. 


"Ya kalau kamu gak masalah,ya udah kita mengikat menambah satu tingkat dari teman menjadi kekasih " Ujar Aldi sambil memegang tangan Ara  


Ara pun tersenyum malu malu,dan jangan ditanya akan hati dan jantungnya..uhh sudah berdebar banyak. 


Dan selama satu minggu disana ,Ara membawa Aldi jalan jalan mengelilingi Malang.Dunia zeperti milik berdua saja rasanya. 


Sedangkan diBandung,,Arsen sudah ketawa  ketawa karena berhasil mengerjai Aldi,supaya Aldi mau bergerak maju ,karena dia tau soal permasalahan mereka. 


Setelah Ara sudah diSurabaya waktu itu,Arsen langsung menelepon Ara,dan Ara menceritakan semuanya,Ara juga bilang kalau dia mau menerima perjodohan dari Orang tuanya saja.Tapi ternyata tak jadi dan Jadilah Arsen mengerjai Aldi. 

__ADS_1


*** 


__ADS_2