Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3 ^Part 49


__ADS_3

Hari ini hari kepindahannya Arsen dan Alya kerumah barunya,mereka hanya membawa baju baju saja. 


Arsen juga sudah mempersiapkan Art dirumah itu,jumlahnya 3 Art,2 satpam,1 pengurus kebun dan halaman dan 2 supir. 


3 Art usianya diatas 30an,,1 untuk memasak ,dan 2 untuk beres beres rumah. 


Pagi ini mereka masih melaksanakan sarapan pagi dirumah Arka dan Aluna,sebenarnya Aluna tidak mau Arsen dan Alya harus pindah segala.Tapi Aluna tau mereka sudah punya kehidupannya sendiri. 


"Pagi Bunda.."Sapa Alya sesaat dia baru bangun dan bersih bersih. 


"Pagi Sayang.."Sahut Aluna 


"Aku bantu ya Bunda.."Ujar Alya 


Hampir tiap hari semenjak Alya sudah tidak bekerja ,Alya selalu membantu Aluna di dapur tiap pagi. 


"Emmm,boleh sayang..hari ini kepindahan kalian,rumah jadi berkurang deh ,gak ada kalian lagi"Tutur Aluna disela sela memasaknya. 


"Iya Bunda..Alya juga masih ingin disini kok Bun,tapi Arsen maunya pindah,Maaf ya Bunda"Balas Alya. 


"Iya Sayang tak apa,moga betah disana ya..tapi kalau Arsen lagi keluar kota,kamu nginep disini aja Al"Saran Aluna. 


"Emmm,iya Bunda.." 


Mereka pun melanjutkan acara memasaknya,karena ini hari pertama kepindahan kerumah baru Arsen dan Alya ,jadi akan langsung di adakan syukuran rumah,jadi Aluna memasak lebih banyak hari ini. 


Acara sarapan pun berlangsung ,semua keluarga sudah berkumpul ,Arsyil dan Raisa juga ada disana selain ikut sarapan pagi ,mereka juga mau membantu kepindahan Arsen dan Alya. 


*** 


Dan pukul satu siang mereka berangkat kerumah baru itu,segala persiapan sudah beres,makanan juga sudah siap,ada sebagian yang dibeli juga. 


"Wah,rumahnya besar sekali,boleh dong sekali kali main kesini ya Kak"Seru Syila saat pertama masuk kerumah itu. 


"Boleh dong Sayang,rumah ini terbuka untuk siapa aja"Sahut Arsen. 


"Yes,berarti aku juga boleh ya Kak Arsen,kak Alya ?"Tanya Bila juga. 


"Boleh sayang.."Alya yang menjawab. 

__ADS_1


Mereka pun menyiapkan untuk acara syukuran rumah itu,dengan hanya mengundang tetandďgga terdekat dan kerabat terdekat juga. 


Hingga sampai sore,acaranya baru selesai,yang tersisa hanya keluarga,mereka berkumpul bersama dihalaman belakang,saling berbincang bincang. 


Lalu tak lama Queen pamitan duluan,katanya dia mau jalan jalan bersama Ervano,dan Ervano langsung ijin pada mereka. 


Mengingat hubungannya Ervano dan Queen,mereka semakin lengket..mungkin mereka sudah saling serius untuk mengikat kejenjang serius. 


*** 


Hubungan mereka juga terbilang selalu romantis ,tak ada masalah yang mengakibatkan mereka bertengkar,paling hanya cemburu cemburu saja yang Queen tampakan. 


"Kita mau kemana Van ?"Tanya Queen. 


"Ke Braga aja ya..sekalian ada yang pengin aku omongin soal kita"Tutur Ervan 


Deg 


Perasaan Queen kok gelisah ya,dan apa yang ingin Ervan bicarakan !!Ah,entahlah. 


"Oh iya ,terserah kamu aja Van"Jawab Queen. 


"Hey,jangan tegang gitu,tenang aku tidak akan meninggalkan kamu kok,meski kamu cemburuan"Selorohnya. 


"Iya,iya aku tau..dan aku akan selalu menjaga hati kamu untuk kamu"Ujar Ervan sambil memegang tangan Queen. 


Queen pun tersenyum "Gombal.kamu"Dengusnya tapi wajahnya sudah memerah. 


Mereka pun menelusuri kota Bandung dan berdiam diBraga,tempat anak muda nongkrong. 


Mereka duduk disebuah cafe yang ada disana. 


"Queen,maaf kalau aku baru bilang,dan maaf juga kalau akhir akhir ini aku sangat sibuk"Ervan memulai pembicaraannya. 


Queen hanya diam memperhatikan,"Sudah lima bulan ini,aku bekerja dikantor Ayah kamu,tepatnya dikantor yang Kakak kamu pimpin,aku memikirkan soal tawaran mereka tempo hari ,dan aku sudah memutuskan itu semua" 


Ya Ervan sudah memutuskan untuk bekerja sambil kuliah dikantornya Arsen,tepatnya lima bulan yang lalu dia mulai bekerja disana,tentu saja Arsen menyambutnya dengan senang,Arsen tau betul potensi yang Ervan punya,ternyata benar baru lima bulan bekerja Ervan sudah banyak membantu mengembangkan Atmadja corp. 


Tentu Arka dan Arsen juga bangga pada Ervan,anak muda ini bisa bekerja keras dan sebaik itu,usianya saat ini 24 tahun. 

__ADS_1


Banyak cita cita yang ingin dia capai,salah satunyaá membahagiakan kedua orang tuanya itu,dan satu persatu dia berusaha memujudkannya. 


Satunya membawa kedua Orangtuanya untuk Umroh ,sudah dia lakukan..lalu membangun sebuah rumah untuk tinggal mereka dan adik nya.Kedua Orang tuanya jelas sangat bangga pada Ervan. 


"Iyakah..kok Ayah sama Kakak gak cerita ya sama aku,kamu juga baru bicara sekarang"Decak Queen agak kesal. 


"Maaf Queen,ini keinginan aku untuk tidak bilang dulu sama kamu,karena selama lima bulan itu aku masih kontrak ,tapi alhamdulillah aku sudah diangkat jadi pegawai tetap disana,jadi aku sudah siap untuk bilang sama kamu"Ujar Ervan. 


"Oh gitu,,selamat ya Van..aku ikut senang deh jadinya"Sahut Queen. "Eh,tapi kenapa tiba tiba memutuskan itu ?bukannya kamu bilang  ,kuliahnya kamu begitu sibuk,apalagi tinggal satu tahun lagi kan,lagi sibuk sibuknya sekarang ini" 


Tambah Queen. 


"Justru karena tinggal satu tahun lagi,aku harus segera mencari pekerjaan Queen,aku juga ingin mencapai satu persatu harapan,dan alhamdulillah beberapa sudah tercapai,tinggal untuk diri aku sendiri dan juga untuk kamu" 


"Alhamdulillah,,Eh !!tadi apa untuk aku juga ?kenapa ?" 


"Ya,Queen..kamu masih mau kan menunggu aku ,sampai aku siap untuk mengikat kamu lebih ?" 


Deg 


"Ma..maksud kamu ?" 


"Queen,aku sangat sayang sama kamu,dan aku ingin mengikat kamu kejenjang yang lebih serius ,tapi mungkin tidak sekarang sekarang,aku ingin mencapai beberapa harapan dulu,kamu mau kan menunggu aku ?"Ujar Ervan. 


"Van..aku juga sayang kamu,aku bahagia sama kamu,dan aku sangat bangga pada kamu ,sampai kapanpun aku akan menunggu kamu,ayo kita berjuang bersama"Sahut Queen. 


Ya keinginan Ervan yang tersisa yaitu,dia ingin membangun sebuah rumah untuk dirinya dan Queen kelak dan juga bersama anak anaknya juga. 


Selain itu dia juga mau menabung untuk menikahi Queen,mengingat Queen anak dari orang berada,jadi dia ingin menabung sebanyak mungkin dan membuktikan pada semua orang,kalau dia mampu untuk sukses . 


Semua tak lain dari karena doa kedua orangnya dan rasa semangat di dalam dirinya untuk bekerja keras. 


"Insya Allah tak akan lama,aku akan segera mengikat kamu Queen,dan aku harap mulai dari sekarang kamu mengerti aku,kalau aku jarang menghubungi kamu,atau jarang balas chat kamu,karena aku begini untuk kamu'"Jelas Ervan  


Queen terharu akan kesungguhannya Ervano "Ya aku janji tidak akan meragukan kamu lagi,dan mencemburui kamu lagi,makasih Van kamu yang terbaik"Ujar Queen. 


Ervan tersenyum "Makasih juga,sudah menemani aku sejauh ini,mau dibawa ketempat tempat yang jauh dari kata mewah" 


"Iih,justru aku lebih suka tempat tempat itu Van" 

__ADS_1


Dan mereka pun melewati malam itu dengan berdua ,berbincang bincang bersama. 


***


__ADS_2