Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3^ Part 58


__ADS_3

Terlihat Garis dua disana 


Alya menatap binar pada apa yang sedang dipegangnya kini,dan itu sudah memastikan kalau dirinya sedang hamil,ada Arsen junior di dalam sana. 


Dia mengelus perutnya yang masih rata itu,dia menangis terharu Dua tahun bukan waktu yang sebentar juga ,tapi dia juga tersenyum simpul,dan jelas dia sangat senang sekali,kabar kehamilannya itu pasti akan membuat keluarga besar Arsen akan sangat senang juga,karena dua tahun dia menanti itu. 


Alya keluar,dan terlihat masih ada Aluna dan Syila disana,Aluna langsung berhambur menghampiri Alya. 


"Bagaimana Sayang.."Seru Aluna yang sama sedang harap harap cemas. 


"Ini Bunda.."Alya memberikan test pack tadi 


Aluna menerima itu dan raut wajahnya sangat berbinar "Alhamdulillah,selamat ya Sayang,Bunda Akan mendapatkan dua cucu sekaligus"Seru Aluna sambil memeluk Alya dan sedikit menitikan air mata terharu.Alya pun kembali menangis dipelukan Aluna.


Syila pun sama memberikan selamat lagi pada Alya,Alya kembàli terharu saat itu andai kedua Orang tuanya masih ada. 


"Mau Bunda antar ke Dokter ?atau mau sama Arsen ?"Ujar Aluna. 


"Nunggu Arsen ya Bun,aku ingin kasih kejutan sama dia"Ujar Alya. 


Aluna pun menganggukan kepalanya,dan setelah itu Alya langsung muntah muntah lagi,dia kembali mual ,dan dengan sigap Aluna membantu Alya disana. 


Waktu sudah beranjak siang ,tapi Arsen belum juga kembali,dan Syila sudah ijin untuk pergi ke kampusnya,sedangkan Aluna masih ada disana. 


Tadi pagi Alya sempat meminta Sayur Asem dan Aluna membuatkannya untuk Alya,dia yang memasak sendiri. 


"Al,makannya pelan pelan"Ujar Aluna  


Saat ini mereka sedang dimeja makan ,melakukan makan siang bersama,Alya begitu semangat saat makan. 


"Ini enak Bunda.." ocehnya masih makan dengan lahap.


Aluna tersenyum "Ya bagus deh ada yang masuk makanannya"Ujar Aluna. 



Pukul dua siang Arsen baru pulang,karena tadi meetingnya benar benar banyak gangguan,saat tiba dirumah Arsen langsung bergegas ke kamar Alya,tanpa sempat bertanya pada Art disana. 


Dibukanya pintu kamar,tapi tak nampak Alya disana,Arsen pun turun kelantai bawah lagi dan bertanya pada Bi Lia ,menanyakan dimana Alya dan Aluna.Dan Bi Lia bilang,Alya dan Aluna sedang ditaman belakang. 


"Sayang.."Seru Arsen saat sesudah ditaman belakang dan melihat Alya. 


"Ars ,kamu baru pulang.."Sahut Alya sambil berdiri dan menyambut Arsen ,tapi saat ingin memeluk Arsen ,Alya langsung menutup mulutnya dia kembali mual tapi tidak muntah. 


"Kamu kenapa Al ?tadi kata dokter apa ?"Tanya Arsen. 


Alya langsung menahan tangannya supaya Arsen tidak mendekat."Stop !!kamu jangan mendekat Ars"Ujar Alya. 


"Hey,Sayang..aku khawatir sama kamu,kamu kenapa ?"Tanya Arsen begitu bingung pada Alya. 

__ADS_1


"Ganti baju dulu sana,,jangan deket deket aku kalau belum bersih "Ujar Alya,sambil menjauh mundur dari Arsen. 


Arsen semakin bingung,"Bun,Alya kenapa sih ,hari ini sungguh aneh ?"Decak Arsen agak kesal. 


Aluna tersenyum "Udah sana ganti baju dulu,nanti juga kamu tau Alya kenapa,terus nanti langsung kerumah sakit ya "Tutur Aluna  


"Kerumah sakit ?tadikan aku sudah telepon Dr Antonio,emang ada yang parah dengan Alya Bub ?Alya kenapa Bun ?"Arsen benar benar merasa khawatir dan semakin bingung. 


"Udah jangan banyak tanya dulu,Alya gak kenapa kenapa kok "Tutur Aluna lagi . 


Arsen pun akhirnya mengangguk dan melangkah dengan banyak pertanyaannya dipikirannya itu. 


*** 


"Bun,kenapa ya mood aku kaya gini,kadang ingin deket dengan Arsen,tapi kadang juga ingin jauh dengan dia"Tutur Alya. 


"Sayang,itu memang mood saat hamil,memang suka begitu,akan banyak perubahan lain didiri kamu,tapi itu masih normal,muntah muntah,mual mual,pusing,badan lemah,kadang gak mau makan nasi,hal itu akan terjadi saat kamu hamil,dan itu tidak apa apa sayang,itu hormon saat hamil"Jelas Aluna panjang lebar. 


"Oh gitu ya Bun..seperti Queen ya"Ujar Alya dan Aluna mengiyakan,lalu Arsen sudah siap dengan pakaian kasualnya . 


"Ayo Sayang.."Ajak Arsen 


Alya menatap Arsen,dan hendak memeluk Arsen,tapi saat mendekat ..tiba tiba dia menjauh dari Arsen "Kamu pakai parfum itu lagi ?,bau banget tau gak !!"Sungut Alya,sambil menahan rasa mualnya yang menyeruak. 


"Aku pakai parfum yang biasa dipakai Al,biasanya juga wangi"Ujar Arsen. 


"Tapi aku gak suka,bikin mual..sana ganti baju dulu"Titah Alya. 


"Udah sana nurut ganti baju,tapi tanpa parfum,kalau kamu gak nurut ,nanti bisa bisa Alya pingsan,kita tunggu di depan ya Ars"Tutur Aluna. 


Aduh Arsen semakin bingung,Alya kenapa sih ? tadi pagi juga gitu.


Arsen pun menurut saja apa yang Alya pinta. 


Tak lama dia kembali dengan baju yang berbeda  tanpa parfum,Alya dan Aluna sudah menunggu di depan ,dengan memakai supir mereka bertiga berangkat ke Rumah Sakit . 


Siang tadi Aluna sudah menelepon temannya yang berprofesi sebagai Dokter kandungan/Dr Obygn dan sudah janjian juga. 


Didalam mobil,Mood Alya kembali berubah,Arsen dan Alya duduk di kursi penumpang ,dan selama itu Alya terus memeluk Arsen,berbeda dengan saat tadi. 


*** 


Arsen semakin bingung saat sudah diRumah sakit dan kini mereka sedang diruangan dokter kandungan. 


"Apa kabar Al ?sudah lama tak bertemu ya"Ujar Agnes,teman Aluna yang dulu ikut arisan dan Dokter konsultasi Arsen dan Alya juga. 


"Baik,kamu bagaimana ?sudah lama kamu tak ikut kumpul kumpul ?" 


Dan mereka bercakap cakap sebentar ,lalu sadar saat tujuan mereka datang kesana. 

__ADS_1


"Ah ,iya..tolong periksakan menantu saya Nes,tadi pagi udah ditest ini hasilnya"Aluna Menyerahkan test pack tadi pada Dr Agnes  


Arsen yang melihat itu ,"Ini.. !!"Tanyanya pada Alya dan Aluna. 


Alya mengangguk dan tersenyum juga menyuruh Arsen mendengarkan dulu penuturan Dr.Agnes. 


"Baiklah,ayo kita periksa dulu untuk memastikan lebih lanjut" Seru Dr Agnes. 


Alya pun mengikuti Dr Agnes dan tidur terlentang,Suster yang disana mengoleskan gel pada perut Alya. 


"Coba kita lihat dulu ya.."Ujar Dr Agnes,sambil memutar mutarkan alat Usg diperut Alya itu . 


"Nah,lihat ..ini memang masih kecil sebesar biji,tapi ini sudah terlihat,dan tunggu..ini bukan hanya satu !!"Ujar Dr Agnes. 


Aluna,Arsen dan Alya saling menatap ,bukan hanya satu !!artinya ? 


"Ini ada dua,artinya Alya hamil anak kembar" 


Aluna menutup mulutnya tak percaya,dan Arsen juga menatap binar bahagia saat itu ,Kembar ? 


"Serius Nes,Alya hamil anak kembar ?"Tanya Aluna. 


"Iya,coba nih lihat ..ini satu ,dan ini dua,Selamat ya untuk kalian"Ujar Dr Agnes 


Arsen langsung memeluk Alya,dengan Sayang..sungguh dia sangat bahagia,saat mendengar Alya mengandung anaknya kembar. Penantiannya dua tahun ini sangat mengejutkan,langsung dikasih dua anak. 


Begitu juga dengan Aluna yang ikut senang juga sungguh kabar yang sangat membahagiakan,dia akan mendapat 3 cucu sekaligus. 


Kini mereka bertiga sudah duduk di depan Dr Agnes dan Alya ada ditengah tengah Aluna dan Arsen,mereka berdua saling menggenggam tangan Alya. 


Dr Agnes pun menjelaskan semuanya,dan memberitahu juga kehamilan Alya baru akan memasuki minggu ke 6 dan juga Dr Agnes kembali mengiyakan kalau Alya hamil anak kembar,dan juga memberi tau gejala apa saja yang akan Alya lalui selama kehamilan anak kembar itu. 


Dr Agnes memberikan obat anti mual,dan juga vitamin untuk Alya minum. 


"Maaf Tante,aku boleh tanya gak ?"Ujar Arsen. 


"Mau tanya apa Ars ?"Sahut Dr Agnes. 


"Kalau selama hamil masih bisa berhubungan gak ya ?"Seloroh Arsen 


Aluna dan Alya menatap tak percaya pada Arsen,masih sempat bertanya hal itu.Alya menatap tajam pada Arsen . 


Ya ampun suaminya ini,mesum sekali sih !!dia kan jadi malu,wajahnya juga sudah memerah,menahan malu itu 


Dr Agnes hanya tersenyum kecil "Boleh Ars,tapi jangan terlalu lama,dan dengan frekuensi yang sedikit juga,juga jangan terlalu cepat ya dan jangan terlalu bersemangat,lakukanlah dengan lembut Ars,karena trisemester pertama itu masih rawan"Jelas Dr Agnes. 


Arsen pun tersenyum "Tuh kata Dr Agnes juga masih boleh "Selorohnya pada Alya. 


Alya hanya tersenyum kecut,dan mencubit pinggang Arsen. 

__ADS_1


*** 


__ADS_2