
Satu bulan sudah Arsen dan Alya menjalani kisah kasih mereka,Alya juga masih bekerja disana ,masih sebagai sekretaris Arsen,tapi selama bekerja mereka selalu bersikap profesional sebaik mungkin.
Tentang hutang ibu tirinya,sudah lunas dan Edwar sudah tidak pernah datang lagi,dan soal Ibunya itu sudah diusir dari rumah Alya,karena mereka sudah tidak berhak ada disana.
Alya sudah punya keberanian itu,terserah orang mau bilang apa juga,toh dia tidak akan durhaka,karena dia bukan Ibu kandungnya,kalau saja mereka bersikap baik padanya,Alya tidak akan setega itu,karena bagaimana pun juga Alya masih punya hati nurani.
Malam ini Arsen mengajak Alya datang kerumah nya,Aluna memintanya untuk datang,karena Arsen sudah menceritakan semuanya tentang Alya.
"Aku malu Ars..aku juga gugup "Ujar Alya.Alya terus menggenggam tangan Arsen selama diperjalanan . Tangan Alya terasa dingin.
Arsen membalas genggaman Alya"Tenang,orang tua aku gak galak Sayang,jangan gugup gitu Ok !!"Arsen mencoba menenangkan Alya.Tangan mereka menyatu erat.
Tak lama mereka sampai dirumah besar Keluarga Arsen,Alya turun dengan masih digenggam tangannya oleh Arsen.
"Assalamualaikum.."Sapa Arsen saat sudah masuk ke dalam rumah.
"Waalaikum Salam.."Jawab Aluna dan Arka yang sudah menunggu kedatangan Arsen dan Alya.
Arsen menyalami Arka dan Aluna,disusul Alya.
"Ini Alya,cantik ya, masih sama dengan yang difoto "Celetuk Aluna sambil mengusak rambut Alya.
"DiFoto ?makasih tante.."Jawab Alya tersenyum malu.
"Ayo duduk disana dulu yuk,Tante masih menyiapkan makanan nya,"Tutur Aluna.
"Boleh Alya bantu Tante ..?" Alya mencoba mengakrabkan diri.
Aluna tersenyum "Gak usah,masa baru pertama datang kerumah ini sudah mau bantu bantu di dapur ?duduk aja ya,kita ngobrol ngobrol disini"Tutur Aluna.
Mereka pun duduk disana,Arka dan Aluna banyak bertanya soal Alya,dimana Alya tinggal dan dengan siapa,Aluna juga bercerita soal foto yang pernah dia temui dikamar Arsen,dan Arsen menceritakan soal Alya.
"Tante,senang akhirnya Arsen punya kekasih juga,tadinya Tante sempet takut loh,soalnya selama ini dia tidak pernah mengenalkan kekasih atau pun teman wanitanya pada kita "Tutur Aluna dengan begitu Antusias.
Alya pun ikut bahagia ,dia diterima dengan hangat dikeluarga Arsen,tadinya dia sempat takut sebelum masuk kerumah itu,tapi kini dia sudah tidak ragu lagi.
Tak lama Syila datang dari atas "Bunda.."Panggil Syila.
"Ada apa Sayang..kamu teriak teriak aja bisanya,lihat disini ada calon kakak kamu"Ujar Aluna sambil menunjuk Alya.
"Hah !!calon Kakak ?ini !!wah cantiknya..kenalin Kak aku Syila "Ujarnya sambil menyalurkan tangannya pada Alya
"Hay,Syila..aku Alya,,senang bertemu dengan kamu"Balas Alya membalas tangan Syila.
"Ini adik bungsu aku yang manja,yang sering telepon itu "Ujar Arsen menjelaskan. Alya mengOhkan
__ADS_1
Dia jadi tertawa geli saat mengingat dan mengira Arsen sudah menikah,dia juga mengingat bagaimana dulu saat dia menyakiti Arsen dan saat dia bertemu kembali dengannya.
Syila ikut duduk disana,dan banyak bertanya ini itu sama Alya,Alya dengan senang hati menjawabnya. Mereka sudah nampak akrab.
***
Makanan sudah siap.Mereka sudah berkumpul diruang meja makan.Tanpa Queen, karena Queen masih ada dicafenya.
Mereka makan dengan serius tanpa ada pembicaraan disana.
Setelah makan malam selesai Arsen berpamitan pada Aluna dan Arka untuk membawa Alya jalan jalan malam.
"Kapan kapan main kesini lagi ya,tiap weekend kita berkumpul disini,nanti kamu kesini ya"Ujar Aluna setelah memeluk Alya.
"Iya,sering lah main kesini Kak,aku suka ngobrol sama Kak Alya.."Ujar Syila menambahi.
"Iya insya allah Tante,Syila..nanti Alya main kesini lagi,makasih jamuan nya untuk hari ini Om,Tante..Alya senang sekali"
"Sama sama cantik,"Jawab Aluna.
"Alya pamit pulang dulu Om,Tante ,Syila..Assalamualaikum"Ujarnya dan melangkah pergi dari sana.
Arka,Aluna dan Syila membalas sapaannya Alya.
Dan tersenyum.
*
Hingga sudah lelah,mereka berhenti di Cafe Queen ,terlihat disana sedang ada Ervano dan Queen sedang berbincang.
"Queen.."Seru Arsen,Queen menoleh terlihat Arsen dan Alya.
Alya tersenyum hangat pada Queen.
"Eh,Kak Arsen..pasti minta minuman gratis,iya kan !!"Celetuk Queen ,dibalas tatapan tajam dari Arsen.
"Kak Arsen apa kabar kak ?" Seru Ervan menyapa Arsen.."Baik..baik,makin lengket aja kalian "Kelakar Arsen.
"Oh iya,Queen kenalin ini Alya ,kekasih Kak".."Alya,ini Queen adik kedua aku yang paling rese"..Ujar Arsen.
"Hah,kekasih Kakak ?wah,alhamdulillah akhirnya Kakak ku laku juga,"Celetuknya "Hay,Kak Alya..aku Queen,ShaQueena lebih tepatnya ,adik Kak Arsen yang paling cantik "Celetuknya lagi membuat Alya tersenyum geli.
"Tuhkan lihat,betapa resenya dia..mau maunya kamu sama dia Van.."Ujarnya pada Ervan.
"Hay,Queen..aku Alya,kamu memang cantik Queen"Ujar Alya dan membuat Queen tersipu malu.
__ADS_1
"Tuh,Kak Alya juga bilang aku cantik,eh bukannya Kak Alya kok mau sama Kak Arsen dia ini nyebelin tau gak Kak !!"Kelakarnya.
Mereka malah saling membalas,begitulah persaudaraan erat mereka.Selalu ada warna ditengah tengah mereka.
Mereka jadi duduk berempat ,saling berbincang bincang satu sama lain,Queen dan Alya nampak terlihat akrab.
Tak lama ponsel Arsen berdering ,tertera nama Ara disana,Arsen menatap Alya dulu ,lalu bilang itu dari Ara,dan Alya mengijinkan Arsen menerima teleponnya.
"Iya Ara ada apa ?"Sahut Arsen.
"Nio,besok aku ke Bandung,kamu bisa jemput aku gak distasiun saja,aku mau naik kereta api,,"Ujar Ara dari sana.
"Hah,kamu mau apa keBandung Ara ?"Tanya Arsen kaget.
"Ya ingin ketemu kamu dong Nio,aku kangen kamu tau iih,kenapa kamu gak suka aku kesana ?sama aku juga pengen ketemu Om,Tante,ini ada oleh oleh dari Mommy dan Daddy buat mereka"
Arsen menghela nafas "Ara,aku mohon maaf,kamu jangan banyak ber.."Belum selesai arsen bicara,Ara sudah memotongnya.
"Nio,sudah dulu ya..pokoknya besok jemput aku Ok !!"Ujarnya tiba tiba.
Tut..tut..tut..
Telepon tertutup lalu Arsen kembali ke Alya yang masih bersama Queen dan Ervan.
"Siapa Kak ?"Tanya Queen.
"Kepo kamu "Cetus Arsen "Al,aku mau bicara berdua,Queen ,Ervan Kakak pamit ya.."Ujar Arsen kemudian.
***
Mereka sudah di dalam mobil untuk perjalanan pulang ."Al,besok Ara mau kesini,tadi aku mau menolaknya,tapi keburu dia tutup,terus besok dia minta aku menjemputnya distasiun"Jelas Arsen
"Ara mau kesini !!ya sudah sekalian kesempatan kamu berbicara dengannya kan ?"
"Oh iya betul,,jadi gak apa apa besok dia kesini?"
"Gak apa apa Ars,lebih cepat ,lebih baik kan untuk bisa menjelaskan padanya,kalau pilihan kamu masih aku"Tutur Alya.
"Kamu tetap pilihan aku Alya Sayang,makasih ya sudah mau mengerti aku,I Love you"
Alya tersipu malu,,"I Love you too"Balas Alya.
Dan Arsen memeluk Alya dengan Sayang,Alya membalasnya juga.
***
__ADS_1
Ini masih lanjut ya gaes maafkan kemarin aku baper dan marah marah sama kalian🙏..
pokoknya tetap ikuti saja ya,,😄