Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3^Part 14


__ADS_3

Aku masih ditempat ini


Masih dengan perasaan ku yang dahulu


Yang tak pernah berubah dan tak pernah berbeda


Aku masih yakin nanti milikmu


Aku masih ditempat ini


Masih dengan setia menunggu kabarmu


Masih ingin mendengar suaramu


Cinta yang membuatku kuat begini


Aku merindu


Ku yakin tau,tanpa batas waktu


Aku terpaku


Aku meminta


Walau tanpa kata


Cinta berupaya


Engkau jauh dimata


Tapi dekat di doa


Aku merindukanmu.


Aku merindukanmu..." 


Suara petikan gitar mengakhiri lagunya dan Suara riuh piyuh menggema diruangan sebuah cafe milik Queen setelah Arsen ditantang untuk bernyanyi dan menghibur keluarga yang ada disana dengan gitar ditangan. 


"Wih...suara ka Arsen bagus juga kalau nyanyi"Celetuk Syila. 


"Ungkapan hati tuh kayanya ...huhuhuh..."Teriak Queen. 


"So tau kamu Queen.." Sahut Arsen turun dari tempat kecil yang ada disudut cafe dan resto itu atau lebih


Hari ini pembukaan resmi cafe dan resto milik Queen,meskipun kini dia masih kuliah ,tapi tidak menghalanginya untuk membuka impiannya,ya impian nya Queen adalah mempunyai restoran miliknya sendiri. 


Walaupun sebagian Arka yang membantunya ,keahlian nya dalam hal memasak mampu membuatnya bermimpi dan memiliki banyak angan untuk bisa membuka restoran atau stand makanan. 


Tentu Arka dan Aluna bangga pada Queen,anak keduanya ini,apapun yang anak anaknya inginkan dengan senang hati akan didukung. 


"Ayo,sekarang kita makan bersama.."Ajak Queen selanjutnya  


Arsyil dan Raisa begitu juga dengan kedua anaknya ikut serta disana ,dan Adeva bersama keluarga juga hadir . 


Tak luput Naya sahabat nya sampai saat ini masih bersamai Queen,ikut hadir bersama kekasihnya. 


Jangan ditanya soal Queen,sampai diusianya yang sudah 22 tahun ini,dia masih belum merasakan yang namanya jatuh cinta atau pacaran,aneh bukan !! 


Tapi itulah Queen,rasanya dia masih belum siap dengan hal seperti itu,karena rasa traumanya dulu,jadi rasa percaya pada laki laki menciut. 


Untuk Arsenio,dia pernah menjalin kasih saat diinggris,tapi tidak lama dan kini dia menjomblo lagi.


Pesona nya yang memikat hati,tentu banyak yang melirik.

__ADS_1


Dan Jangan ditanya bagaimana para wanita diluar sana berebut ingin mendapatkan Arsen,saling berkompetisi mendapatkannya,aura pesona yang Arsen punya tak tanggung tanggung. 


Pesonya begitu menguar dari seluruh jiwa dan raganya,mampu membuat para wanita klepek klepek padanya,bahkan ada yang rela memberikan tubuh mereka untuk bisa bermalam bersama Arsen. 


Tapi entah lah,Arsen masih belum mau membuka hatinya lagi,entah dia sedang menunggu nya atau apa,hanya hatinya yang tau. 


Sebenarnya Alya bukan cinta pertamanya,dia hanya wanita yang pernah singgah dihatinya,cinta pertamanya sudah menghilang darinya entah kemana. 


*** 


Sudah satu tahun Arsen kembali dari Sekolahnya diInggris,menyelesaikan S2nya,dan sudah meraih gelarnya. 


Selama satu tahun juga Arsen sudah menduduki kursi pimpinan,disalah satu cabang yang Arka punya masih diKota nya. 


Tadinya Arsen mau mengisi yang ada diLuar kota,tapi Aluna melarangnya..katanya baru saka dia kembali dari Inggris kurang lebih lima tahun lamanya,masa sekarang dia harus jauh jauh lagi darinya. 


Arsen menurut saja kali ini,karena sedikitnya dia juga merindukan kota kelahirannya,kota yang penuh kenangan masa kecil dan masa remaja ,apalagi tentang Dia. 


"Ar,kamu tidak akan mengenalkan kekasih atau teman dekat kamu gitu sama Ayah ?" Goda Arka pada Arsen. 


"Hah..!!kekasih ?No..males ah Yah" Jawabnya cuek. 


"Kenapa ?ada trauma kah ?selama ini Ayah memang tidak pernah mendengar kabar tentang kamu dekat dengan seseorang,atau kamu sembunyikan dari ayah dan Bunda..?" Desak Arka 


"Gak Ayah,gak ada yang disembunyikan,Arsen memang belum mempunyai kekasih lagi,kalau sudah waktunya datang Arsen pasti mengenalkan nya pada Ayah dan Bunda"Sahutnya lagi. 


"Kamu kalah sama Syila ,Nio..lihat dia sudah punya pacar padahal masih SMA.Emmmm,Queen juga sama tuh Kak,belum ada tanda tanda dia punya kekasih juga "Ujar Arsyil. 


"Hah,emang Syila udah punya pacar ?" Decak Arsen. 


"Iya noh sama Rifki ,mereka udah pacaran ,itu juga kata Daffin" Ujar Arsyil lagi. 


"Cinta monyet,gak apa apalah mereka" Sahut Arka kali ini. 


*** 


"Abang.." Sapa Queen melihat Arsen sedang ada lantai atas ,sedang menghirup angin malam ditemani tes panas. 


"Hmmm..."Arsen hanya berdehem. 


"Abang,mau aku kenalin gak sama kakak sepupu temen aku ?biar Abang gak jomblo terus !!" Celetuk Queen. 


Tatapan horor dilayangkan Arsen "Kamu,punya kerja sampingan jadi biro jodoh ya ?", Sahut Arsen . 


"Hah !!biro jodoh ?Enak aja,aku ini lagi baik hati sama Abang ,aku kasihan selama ini sendiri terus,nanti orang orang curiga sama Abang" Oceh Queen lagi. 


"Ck,jangan urusi urusan Kakak Queen,dan jangan repot repot pake cari segala jodoh buat Kakak,kakak lagi fokus aja dengan pekerjaan Kakak.Maksud kamu apa curiga ?"Sergah Arsen. 


"Iih,orang niat baik juga kok,sepupu temen aku cantik loh bang,seusia sama Abang.curiga aja kan Abang seringnya sama Kak Aldi,dikira orang nanti ..." Queen tertawa tak meneruskan bicaranya. 


"Apa maksud kamu **** ?sini kamu !!" Arsen menggelitiki Queen,dan Queen meronta ingin dilepaskan. 


"Ampun,,bang ampun...aduh hahahh ampun Abang"  


*** 


"Ehem..." Arsen berdehem saat melihat Syila dan Rifki sedang berpegangan tangan digazebo belakang restoran Queen. 


"Eh Kakak.." wajah imut Syila tunjukan, 


"Masih pada bocah udah pacaran aja ,lepas lepas itu,nanti kebablasan"Decak Arsen melepaskan pegangan tangan Syila dan Rifki. 


"Aissh...Kakak mah syirik ya,so karena Kakak gak punya kekasih iya kan ?" Bukannya takut Syila malah meledek Arsen. 

__ADS_1


"Hadeh,,ini bocah minta di apa in nih !!" Decak Arsen. 


Namun Syila dan Rifki keburu lari pergi dari sana. 


"Dasar para Bocah.."  Gerutunya. 


"Ada apa Bang,ngedumel gitu ?" Sapa Queen yang melihat Arsen menggerutu sendiri. 


"Adik mu tuh,udah main pacaran aja,masih bocah juga.." Gerutunya lagi 


"Hah !!bukannya adik Abang juga ya ?emang kenapa ?iih Abang suka syirik sama adik sendiri,makanya aku kan sudah bilang,aku jodohin Abang sama sepupu teman aku aja" Celoteh Queen. 


"Stop.!!jangan jodoh jodohan,,kakak bisa cari sendiri" Decaknya dan berlalu dari sana. 


"Hahahh,syirik bilang aja Bang.." seru Queen sambil terkikik geli. 


Waktu masih menunjukan pukul 8 malam,keadaan cafe dan resto itu masih padat,karena pembukaan pertama ,jadi masih pada penasaran.  


Keluarga juga masih berkumpul disana,dan saling berbincang bincang satu sama lain. 



"Selamat Datang dan selamat menikmati.." Sapa pelayan di depan pintu. 


Masuk sosok laki laki yang usianya setara dengan Queen,dengan setelah kaos putih dan celana jeans navi ditambah sepatu kets putihnya menambah auranya terpancar. 


Dia datang sendiri,sengaja datang kesana ,karena ingin juga menghadiri pembukaan cafe dan Resto orang terkasihnya. 


Dia memilih duduk disudut ruangan,yang bisa dengan leluasa  menatap adanya Queen.Dia laki laki yang selama ini mengagumi Queen dari jauh,memperhatikan Queen dari jauh juga. 


Dia juga laki laki yang dulu berpenampilan cupu,dan sering dikatai kutu buku semua orang,kini berubah total..karena kematangan usia,dia merubah dirinya.


Dengan lesung pipit di pipinya menambah aura tampannya menguar,sudah tanpa kacamata lagi dimatanya.Ya laki laki ini juga yang dulu dua kali menyelamatkan Queen. 


Sejak hari itu dia begitu menyukai Queen,bukan bukan karena dia cantik dan kaya,tapi karena bagi dia Queen wanita baik,dulu juga Queen pernah membantunya dan Queen tak pernah menyadari itu. 


Ya di *Ervano Nugraha*


"Silahkan Mas,ini menunya kami baru pembukaan ,jadi kami ingin memberi diskon khusus yang datang malam ini"Ujar salah satu waiters.


"Terima kasih,biar saya pilih pilih dulu" Ujar Ervan kemudian. 



"Queen..Queen.." colek Naya 


"Apaan Nay ?colak colek,emang aku sabun colek ?"gerutu Queen. 


"Lihat sana deh !!lihat laki laki itu dari tadi melihat kearah sini terus,lihatin kita" Ujar Naya sambil menunjuk ke arah Ervan. 


"Hah ..yang mana ?laki laki mana maksud kamu ?disini banyak.." Decak Queen. 


"Itu iiih..yang pake kaos putih itu,lihat deh iih !!" Seru Naya gemas. 


Queen mengedarkan pandangannya dan tertuju pada sosok itu,pandangan mereka sempat bertemu satu sama lain beberapa detik. 


Deg 


Jantung Ervan berdegub kencang ,saat Queen saat menatap dirinya dari jauh,tatapan mata mereka bertemu. 


Desiran hangat merambat ditubuh keduanya,dan Queen yang pertama memalingkan mukanya,dia menyentuh dadanya juga,ada rasa yang tak biasa saat itu. 


*** 

__ADS_1


Maaf ya gaes kalau gak sesuai apa yang kalian inginkan,maaf juga kalau monoton🙏


__ADS_2