Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 24 "Jadi Candu"


__ADS_3

Naura masih mengerjapkan matanya,dia merasa bahagia dengan perlakuan Ardi itu,dia memegang bibirnya yang basah,hatinya berbunga bunga,tubuhnya terasa melayang diudara.


Memang itu bukan ciuman pertamanya,tapi itu ciuman dari Suaminya itu.Bagaimana pun dia merasa sangat bahagia,itu artinya Ardi sudah mau membuka hatinya untuk dia.


Semoga ini menjadi awal untuk mereka menjalani rumah tangga yang utuh.


"Ra.."Panggil Ardi


"Eh..i-ya ka.."


"Jangan ngelamun gitu,mau diterusin yang tadi.."Ucapnya lagi sambil tertawa..


"Ihh..apaan sih ka,ternyata kakak omesh juga ya,gak kaya diawal awal..!!"


"Emang di awal kenapa ..?"


"Ya kakak sosok yang cuek nan dingin.."


"Masa..!!"


"Iya.."


"Ra..kamu mau kan nunggu aku,saat ini aku sedang ingin berusaha menerima kamu dan menjalani rumah tangga kita dengan baik..ingatkan aku saat aku salah Ra,kamu mau bersabarkan..?"ucapnya panjang lebar.


"Ka,Naura tau ka Nayla dihati kakak sangat spesial bahkan mungkin sepenuh hati kakak milik ka Nayla,Naura gak minta muluk muluk ka,cukup kakak perlakukan Naura seperti istri biasanya,Naura gak memaksa kakak buat mencintai Naura,biar kita sama sama menjalani itu semua.Begitupun saat ini Naura sedang berusaha untuk jadi istri yang baik buat kakak,bukan hanya jadi ibu sambung untuk Aluna.."


"Maka dari itu Naura mau ko bersabar menunggu,kita jalani sama sama ya.."


"Makasih Ra..kakak juga akan berusaha memperlakukan kamu dengan baik,kita mulai secara perlahan ya"Ucap Ardi sambil dia membawa Naura ke dalam pelukannya.


Deg..deg..deg


Jantung Naura berdegub sangat kencang seketika Ardi memeluknya..


Naura membalas pelukan Ardi dan membenamkan wajahnya didada bidang Ardi ..


Hingga suara Aluna membuyarkan pelukan mereka,mereka seakan lupa kalau disitu ada Aluna..dan saat ciuman mereka tadi ,aluna sedang ditempatkan distolernya,dan Ardi membalikan badan Aluna supaya tidak melihat mereka.


Aluna nampak terlihat mengantuk,dan Naura bergegas membuat susu buat Aluna,setelahnya Naura menidurkan Aluna .


Naura dan Ardi pun bergegas tidur juga,masih sama dengan kemarin mereka tidur disatu ranjang.


Sebelum tidur Ardi mengecup kening Naura.Naura lagi lagi tersipu malu.


***


Pagi harinya seperti biasa Naura menyiapkan sarapan untuk nya sendiri,namun sekarang berbeda Naura bukan hanya membuat sarapan,tapi membuat bekal makan siang .


Ya Ardi meminta Naura untuk membuatkan Makan siang dia buat dikantor.


"Apa sudah siap Ra.."

__ADS_1


"Sudah ka,sudah aku masukin ..tumben kakak mau bawa bekal ?"


"Iya pengen aja kaya Aluna makan makanan bergizi dari kamu.."


"Kakak ini ada ada aja..ini bekalnya ka.."


Naura hendak mau pergi membawa tas nya yang masih ada dikamar,tapi tangannya ditarik Ardi dan Ardi langsung mencium bibir Naura,Naura jelas kaget dia membulatkan matanya,tapi lama lama dia juga menikamatinya,dia memejamkan matanya,dan mulai membalas ciuman Ardi.


Pagi itu jadi pagi termanis untuk mereka.Mereka sama sama kehabisan nafas,karena itu ciuman itu terhenti.


"Bibir kamu jadi candu untukku Ra.."


Jangan ditanya bagaimana Naura jelas pipinya memerah,bibirnya tersenyum malu,dan jantungnya berdegub kencang...


***


Ardi sudah berada dikantornya,dan dia segera masuk ke dalan ruangannya,di kejauhan terlihat bela.


"Ar,kenapa kamu gak pernah ngasih aku kesampatan sekali pun,bahkan sekarang kamu sudah menikah lagi begitu cepat..Aku harus mencari tau siapa istrinya itu,gak mungkin mereka menikah karena cinta,pasti ada sesuatu dibalik itu.."Gumam Bella


****


Naura sudah berada ditempat kuliahnya,dia melakukan aktifitas seperti biasanya.


Hingga kelas pun selesai dia segera pulang ke rumah Mamah Erin dan sore harinya Ardi menjemput kembali Naura dan Aluna.


Saat ini Naura dan Ardi sedang makan malam.


Setelah makan malam ,seperti biasa pula mereka berkumpul diruang keluarga.Mengajak bercanda Aluna.


"Ra.."Panggil Ardi


"Iya apa Ka..?"Jawabnya sambil mendongkakan kepalanya,karena dia sedang berada dibawah kursi sedangkan Ardi diatas


"Kalau ga salah dulu sebelum kita menikah,kakak pernah dengar kamu punya kekasih,sekarang gimana kamu sama dia ..?"


"Ka Ardi tau dari mana ..?"


"Ya Alm Nayla suka cerita,waktu kamu sama dia,Alm Nayla sempet cerita katanya dia gak suka sama pacar kamu itu,tapi dia gak mau ikut campur.."


"Bukan hanya Alm ka Nayla aja ko yang ga suka,Mamah juga ga suka,cuma akunya aja yang ga peka dengan nasehat mereka,sebelum menikah dengan kakak ,aku sudah putus sama dia.."


"Kenapa putus apa karena Kakak dan Aluna ??"


"Bukan ka,dia mengkhiaanati aku.."


"Dia mengkhianati kamu ?"


"Iya ka,udah ah jangan bahas dia ka.."


Sebelum Ardi menjawab,Aluna nampak menangis sepertinya dia mengantuk.Naura pun mulai menidurkan Aluna setelah diberi susu.

__ADS_1


Naura pun merasa sangat lelah hari itu,dia merebahkan dirinya dikasur,tetapi Ardi tiba tiba masuk.


"Apa Aluna sudah tidur Ra.."Tanyanya


"Baru aja ka.."


Ardi juga ikut merebahkan dirinya dikasur,setelahnya mencium kening Aluna.


"Ra sini.."seru Ardi sambil menarik Naura kedalam pelukannya.


"Eh..ka.."


"Udah biasain tidur kaya gini.."


"Pengap ka Ardi.."


Ardi sedikit merenggangkan pelukan,dia menatap wajah cantik istrinya itu.Mereka saling menatap,dan Ardi mulai mendekatkan wajahnya pada wajah Naura,Naura merasakan nafasnya sudah menerpa wajahnya.


Perlahan Ardi mendekat dan mencium bibir mungil Naura,awalnya hanya kecupan ,lambat laun Ardi memperdalam ciuman nya saat Naura sedikit membalasnya.


Ardi sudah berubah posisi menjadi diatas tubuh Naura,tapi ciuman mereka masih terpaut,tangan Nayla sudah berada leher Ardi,tangan kanan Ardi menahan dikasur supaya tidak terjatuh sedangkan tangan kirinya berada diceruk leher Naura.


Ciuman itu makin panas,sedikit mereka mengambil nafas dan melanjutkan kembali ciuman itu,saat tangan kiri ardi sudah berada didalam kaos Naura. Naura menghentikannya.


Ardi melepaskan ciuman mereka,dia menatap wajah Naura.


"Ra,apa boleh ..?"


Naura tampak mengerti dengan apa yang Ardi maksud.dia hanya menganggukan kepalanya,tanda dia sudah siap memberikan kesuciannya untuk sang suami,meskipun belum ada cinta,tapi itu kewajibannya ssbagai seorang istri.


Ardi mencium lagi Naura me****t nya ,menelusupkan lidahnya ke dalam,dan Naura membalasnya.


Setelah puas dengan bibirnya,Ardi pindah ke ceruk lehernya Naura,dia memberikan tanda bukti dileher jenjangnya Naura..


Tak terasa Naura mengeluarkan desahannya..


"Hmmmmmmm..."


Tapi saat Ardi mau melanjutkannya lagi,tiba tiba dia terhenyak,bayangan Nayla tiba tiba datang dalam benaknya.


"Nayla.."Ucapnya tiba tiba


Sontak Naura membulatkan matanya,dia mendorong tubuh Ardi dari atas tubuhnya,hingga Ardi terjatuh.


Ardi tersadar dengan yang tadi terjadi,dia bangkit dan menghampiri Naura.


"Ra maafin aku Ra.."Ucapnya


"Naura mau tidur ka.."ucap Naura sambil merebahkan tubuhnya dan menutupnya dengan selimut.


"Ra,tolong maafin Aku"...

__ADS_1


***


__ADS_2