
Masih diRumah Sakit.
Selang dua hari,Alya sudah agak membaik,tapi masih butuh pemulihan yang tepat.
"Di,tolong urus yang ada dikantor ya,aku minta bantuan kamu" Ujarnya ditelepon.
Karena saat ini meskipun Alya sudah sadar,tapi dia tidak bisa meninggalkan Alya sendiri .dan selama dua hari juga Arka dan Aluna ikut disana tapi hari ini Arka pergi ke kantornya ,dan Aluna sedang pulang dulu kerumah.
"Baik Ars ,kamu tenang saja,urus saja dulu Alya disana,bagaimana pun dia masih butuh kamu " Sahut Aldi disebrang sana.
"Ok ,makasih Di,bagaimana wanita itu ?" Tanyanya kemudian.
"Dia masih Aku sekap disana ,kamu tenang saja dia harus dapatkan balasannya,dan saat ini kami sedang mencari anaknya Ellen" Sahut Aldi lagi.
"Baik Di,terima kasih banyak..biarkan saja dulu mereka disana ,sampai Alya sudah sembuh baru aku akan menemui mereka" Tegasnya.
"Siap Ars.." Mereka pun mengakhiri teleponnya.
***
"Ars..." Seru Alya,sesaat Arsen baru masuk setelah tadi dari balkon tempat rawat inap Alya.
"Iya Sayang..kamu mau apa ?" ,Tanyanya kemudian saat melihat Alya hendak bergerak.
"Aku ingin pipis Ars.."Lirihnya.
"Eh,tunggu dulu..bentar aku panggil dulu suster" Ujarnya gelisah,karena takut jahitan lukanya belum sempurna.
Arsen pun memanggil suster dan mengatakan apa yang Alya mau,ternyata kata suster sudah bisa untuk berjalan sedikit sedikit,tapi karena Arsen masih takut,jadi dia langsung menggendong Alya.
"Ars..aku bisa jalan kata suster juga udah boleh" Decak Alya.Tapi tak urung dia melilitkan tangannya dileher Arsen.
Suster yang ada disana tersenyum geli dan merasa iri "Gak mau ,aku masih khawatir" Ketus Arsen.
"Iihh,,ya udah sana pergi jangan lihat kita belum Sah ya Ars !!" Ketus Alya.
"Iya,iya..nanti kalau udah selesai kasih tau aku lagi Okay !!"
Ya ampun so sweet sekali sih Calon suaminya ini ,bikin tambah jatuh cinta deh !! Tapi dia malu juga karena masih ada suster disana.
*
"Makan yang banyak biar cepat sembuh Al,," Ujar Arsen yang sedang menyuapi Alya.
"Ars,aku bisa sendiri..kamu juga makan Ars,jangan telat makan,nanti lambung kamu kambuh " Alya mengingatkan.
__ADS_1
"Iya nanti aku makan ,setelah kamu makan,aaa..." Sahutnya.
Alya tersenyum,aahh...seneng deh dia kaya anak bayi yang sakit diperhatiin gini sama orang tersayang
"Iih kamu mah,makan bareng aja deh.." Decak Alya.
"Hah !!berarti kita bakalan satu sendok yang sama dong,dan berarti kita ciuman secara tidak langsung " Kelakarnya ,membuat Alya seketika malu,wajahnya sudah merona merah.
"Iihh..jangan mikir gitu !!mesum kamu " Ketus Alya.
Arsen tertawa geli,lalu pintu kamar terbuka nampak Aluna dan Syila dari sana.
"Kak Alya..gimana keadaan kakak hari ini ?" Sapa Syila sambil salim dan memeluk Alya pelan.
"Sudah membaik kok Syila sayang..kamu gak ke kampus ?"
"Baru mau,tapi mampir dulu kesini pengen nengok kakak"Serunya.
Lalu dapat anggukkan dari Alya,dan selanjutnya Aluna yang menyapa Alya dan bertanya yang sama.
"Nih,kamu makan dulu Ars.."Ujar Aluna sambul memberikan tempat makan yang berisi nasi dan lauk pauknya.
"Iya,makasih Bunda..Al ,aku makan dulu"Ujarnya pada Alya.
"Iya,makan yang banyak..kamu juga kan harus sehat.."Sahut Alya.
Alya nampak berbincang bincang kecil bersama Aluna dan Syila.Sebelum akhirnya Syila pamit untuk pergi ke kampus.
***
Siang harinya Arsyil dan keluarga datang menjenguk,disusul Queen yang baru tiba juga disana.
Seketika ruangan rawat inap itu jadi ramai dengan adanya mereka.
"Gimana kejadiannya sih Kak,bisa sampai kaya gitu alya ?" Tanya Raisa,saat ini mereka sedang berada disofa ,sedangkan Alya sedang bersama Queen dan Bila.
Tadi Arsen pamitan dulu pergi bersama Daffin katanya mau ngopi bentar.Karena mumpung ada kelurganya disana.
"Iya,Alya mencoba menyelamatkan Arsen Sa,waktu itu ada perselisihan antara Arsen dan seorang rentenir" Jelas Aluna.
"Rentenir ?kok bisa gimana ceritanya Kak ?" Seru Arsyil kali ini.
"Itu Ibu tirinya Alya meminjam uang pada merrka,tapi gak sanggup bayar,eh malah minta Alya yang membayarnya,Alya tidak mau..Tapi Ibu tirinya malah memmbawa Alya ketempat orang itu dan begitulah kejadiannya" Jelas Aluna lagi.
"Ya ampun kasihan Alya,harus dijauhkan segera dengan ibu tirinya itu Kak,takutnya mereka gak akan kapok !!" Sungut Arsyil.
__ADS_1
"Iya bener itu Kak " Raisa menambahi.
"Ayah kalian dan Arsen yang sedang menyelesaikannya Syil,Sa" Ujar Aluna lagi.
Hingga sore hari baru mereka pamit untuk pulang,setelah sebelumnya memberi do'a untuk kesembuhannya Alya.
***
Obrolan Malam
"Al,,kalau kamu sudah sembuh,kamu mau kan pulang kerumah aku ?" Ujar Arsen memulai pembicaraan.
Disana masih ada Aluna,dan Aluna ikut untuk mengobrol karena merasa setuju apa yang Arsen bilang.
"Ah,iya betul Al..gimana kalau nanti kamu tinggal dirumah saja,supaya Bunda dan kita bisa menjaga kamu"Aluna menambahi.
Duh Alya bergitu terharu pada situasi kali ini,dia ingin menangis,mendapatkan perhatian yang seperti ini.
"Tapi Ars,Bunda..kita kan masih belum ada ikatan resmi ,takutnya orang berpikiran buruk pada kita" Sahut Alya.
"Sayang..ngapain urusin urusan orang sih,yang terpenting itu keselamatan kamu,dan aku bisa tenang dalam hal menjaga kamu." Tutur Arsen.
"Benar apa kata Arsen ,Al..kamu tinggal dirumah aja ya,sebelum sampai hari H tiba..biar Bunda juga bisa memantau kamu juga." Tutur Aluna lagi.
"Iya..mau ya ,lagiankan kita dikamar yang berbeda,aku juga gak akan macam macam sama kamu !!" Kelakarnya.
"Aisshhh.bukan itu yang aku maksud.." Rutuk Alya.
Arsen tertawa jenaka,Alya hanya menggelengkan kepala. "Tapi kalau kamu mau kita satu kamar,juga boleh kok !!" Kelakarnya lagi.
"Ars,iih..kamu jangan aneh aneh deh !!". Rutuknya lagi.
"iya kamu ini ,tahan dulu kenapa sih !!"Aluna ikutan mengomeli Arsen..yang diomeli hanya menyengir kuda.
"Gimana mau kan Al ?"Ujar Aluna lagi.
Alya sempat terdiam ,lagian sebentar lagi dia juga akan menikah kan.
"Iya Bunda,tapi bagaimana dengan rumah Alya ?"Tanyanya.
"Kamu tenang aja,aku akan suruh orang untuk menempati rumah Orang tua kamu,jadi masih terjaga kan "Ujar Arsen.
Alya mengangguk dia setuju saja,lagian mereka pasti akan memaksa kan !!.
***
__ADS_1
Gaes..gaes anu ,,itu mau bilang Maafkan kalau besok gak Up,karena aku ada sesuatu di RL yang gak bisa aku tinggalin,jadi kayanya gak bisa buat nulis🙏.
Okay Maaf dan makasih ya