Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3 ^ Part 16


__ADS_3

"Bunda..Queen berangkat kuliah dulu ya.." Seru Queen pada Sang Bunda. 


Queen memang baru ada jadwal kuliah dijam siang.. 


"Iya Sayang,hati hati ya..nanti langsung ke Cafe ?" Sahut Aluna. 


"Iya Bunda..jam kuliahnya hanya dua jam Kok,Queen berangkat ya,Assalamualaikum" Sapanya lagi dan mengecup kedua pipi Aluna. 


Aluna terkekeh pada kelakuan anak gadisnya itu,penampilan Queen masih tetap sama seperti itu,dia masih betah dengan penampilan nya yang begitu. 


"Naya.." Serunya memanggil Naya ,sesaat dirinya baru tiba dikampus dan Naya baru hendak akan pulang karena memang mereka berbeda jurusan.  


"Hay,Queen..jam siangkah ?" Tanya Naya ,setelah sebelumnya mereka cipika cipiki dulu. 


"Iya nih,dosennya biasa.."keluhnya dengan cemberut,paling malas katanya jam kuliah siang,ngantuk. 


"Haha,sabar ya..aku pulang dulu ya,kapan kapan kita hangout bareng lagi Ok" Ujar Naya. 


"Ok,bye bye Naya.." Serunya. 


Queen melangkah masuk mencari kelasnya,dilorong yang agak sepi tiba tiba dia tarik tangannya oleh seseorang yang tak dia kenal 


"Eh..ini apa maksudnya ?lepaskan !!" Pekiknya minta dilepaskan ,tapi orang itu tak mau melepaskan. 


Dia terus menarik Queen,tapi tiba tiba. 


"Woi,,dia minta dilepaskan !!" Decak seseorang yang tak lain Ervano. 


"Apaan lu,jangan so ikut campur deh !!" Sentak laki laki itu. 


"Jelas gue harus ikut campur ,yang loe tarik ini kekasih gue" Pekik Ervano. 


Queen membulatkan matanya tak percaya ,apa yang dia dengar tadi ,kekasihnya !!apaan kenal saja tidak,ini orang gila apa !! Batin nya bergejolak. 


"Hah,model beginiin loe jadikan kekasih loe?gak salah dengar gue ? Gue aja ogah kalau bukan demi taruhan" Jelas orang itu blak blakan. 


Queen semakin tambah terkesiap mendengar kata kata orang itu,Taruhan !!kenapa ,kenapa ini seperti dejavu,kejadiannya sama dengan SMP dulu,menjadikan dirinya hanya Taruhan orang orang. 


Penampilan dirinya saat ini,tetap saja dirinya dijadikan taruhan mereka,sungguh memuakkan !!air matanya tanpa diundang sudah meluncur. 


Hatinya sakit.. 


"Aku tak perduli,.mau dia berpenampilan bagaimana pun aku tetap suka,bagiku dia unik..jadi Loe jangan berani mengganggunya lagi ,!!"Sentak Ervan.


Queen menatap Ervano,kata katanya sempat menyentuh ke dasar hatinya,siapa laki laki ini ?pikirnya


Tak lama Pengawal Queen baru datang.


"Heh,berani beraninya kamu deketin Nona saya,saya hajar kamu,minta maaf padanya atau aku hajar kamu !!,"sentak pengawal Queen yang baru tiba,karena tadi dia ketoilet dulu. 


Orang itu merasa ketakutan melihat pengawal Queen,lalu dia bersimpuh meminta maaf pada Queen. 

__ADS_1


Ervan menatap Queen dengan hati risau,dia tau apa yang Queen rasakan saat ini,dia juga ikut sakit saat melihat air mata dipipi Queen. 


Queen berlari ,dan Ervan mengejarnya "Queen ,tunggu" Sergah Ervan 


Queen menatap mata Ervan,Dia seperti pernah melihat mata itu,tapi dia lupa. 


"Emmm,makasih tadi kamu sudah menolong ku"Ucap Queen akhirnya. 


"Sama sama..Queen,tetaplah jadi diri sendiri,bagaimana pun kamu aku tetap menyukai kamu" Ujar Ervan blak blakakan 


Eh..maksudnya apa ?suka ?siapa laki laki ini sih ?pikiran batin Queen terus bertanya soal Ervan.


"Sudah,tidak usah dipikirkan "Ucap Ervan selanjutnya,lalu dia mengusak rambut Queen dan berlalu dari sana. 


Queen masih mematung,mencoba mencerna apa yang dia dengar tadi. 


"Siapa dia ?"Liirhnya selanjutnya 


*Ervano Nugraha * 


Orang tuanya hanya orang biasa,yang hanya mempunyai usaha grosir warung biasa,sejak SD dan SMP menampilannya bukan tipu tipu ,itu memang adanya dirinya,keadaan Kelurganya yang  hanya biasa saja,membuat dirinya ingin giat belajar. 


Pertama kali pertemuannya dengan Queen ,saat ada temannya yang menganggu dirinya,dan disana Queen membantu dirinya,baginya dia bukan hanya cantik,tapi Queen itu baik. 


Dan sejak itu,dia selalu mengamati Queen ,hingga saat kejadian Dion,dia bisa tahu. 


*** 


Di Cafe Queen 


Dia benar benar seperti pernah bertemu dengannya,dia juga berpikir soal kejadian tadi siang,kenapa semua orang selalu memperlakukan dirinya seperti itu,rasanya dia cape. 


Lamunannya buyar dengan tiba tiba adanya karyawannya yang memberitahu kalau ada tamu yang ingin bertemu Queen. 


"Mbak,maaf ada yang mau bertemu sama Mbak katanya "Ujar Santi. 


"Eh,siapa San ?" 


"Gau tau Mbak,dia cuma bilang,mau bertemu pemilik cafe ini" Tuturnya menjelaskan. 


"Ya sudah,saya ke depan ,makasih ya" 


Queen pun melangkah dan menemui siapa yang ingin bertemu dengannya,Santi menunjukan orangnya yang sedang memunggungi mereka.Saat ini Queen sedang menjadi dirinya sendiri tidak memakai kacamatanya lagi. 


"Permisi,apakah anda mencari saya ?" Ujar Queen. 


"Ya,aku mencari kamu Queen.."Sahut Ervan,ya orang itu Ervano.


Tatapan mata mereka bertemu,Ervan tersenyum menampilkan selung pipitnya menambah aura ketampanannya. 


Deg 

__ADS_1


Jantung Queen tiba tiba berdegub kencang,matanya tidak berkedip,dia melihat sesuatu yang indah saat ini,bukan hanya itu laki laki ini yang tadi siang mengatakan menyukainya. 


"Queen.." Ervan menaik turunkan tangannya diwajah Queen. 


"Eh,maaf" Sadarnya ,lalu dia merasa kikuk "Kamu kok ada disini,dan tau aku ada disini ?" Tanya Queen akhirnya. 


"Duduk lah dulu,aku pelanggan loh disini !!" sergah Ervan. 


Queen pun duduk ,mereka masih saling diam dan saling gugup satu sama lain. 


"Emmm,kamu mau pesan apa ?" Queen mencoba mencairkan suasana. 


"Apa saja yang enak disini,aku pesan..kamu temani aku disini" Tutur nya lagi. 


Eh !! Jantung Queen semakin berdegub kencang,lalu tetiba dia baru merasa,dia tidak memakai kacamatanya dan rambutnya. 


Sontak berdiri dan hendak akan pergi dari sana ,tapi Ervan menarik tangannya "Tunggu Queen,kamu tidak usah mengganti penampilan kamu,aku sudah tau siapa kamu,malah aku tau sejak dulu" Sergah Ervan. 


Queen kembali melongo "Maksud kamu ?" Tanya nya kemudian. 


Ervan hendak menjawab ,tapi.. 


"Queen,tolong bikinin kakak teh" Ujar Arsen yang tetiba datang dan baru sadar Queen sedang bersama Ervan  


Queen mengalihkan tatapannya pada Arsen "Kakak.."Serunya kemudian. 


Ervan berbalik dan bersitatap bersama Arsen,mereka pernah bertemu dulu dan meskipun penampilannya Ervan sudah berbeda tapi Arsen tau. 


"Kamu... !!!" serunya,dan Queen menatap kedua orang tersebut. 


*** 


Kini mereka duduk bertiga digazebo belakang,karena Cafe mulai ramai saat malam hari. 


"Kakak kenal dia ?" Tanya Queen menunjuk Ervan. 


"Kamu teman SMPnya Queen,yang dulu menyelamatkan Queen kan ?" Decak Arsen. 


Queen berpaling menatap Ervan ,Ervan nampak semakin kikuk "Tunggu,sekarang penampilan kamu kok berbeda,dulu memang tidak seperti ini,Queen kamu tak ingat dia siapa ?"  


"Gak kak.." Ucap Queen. 


"Benarkan kamu anak laki laki itu ?" Desak Arsen pada Ervan. 


"Iya Kak,Saya Ervano teman SMP,SMA nya Queen,saya juga yang membantu Queen saat itu,saya memang merubah penampilan saya"jelas Ervan. 


Arsen tersenyum " Wah,waktu itu aku belum sempat ucapkan terima kasih yang benar sama kamu,makasih ya sudah menyelamatkan adik saya ini" Tutur Arsen dengan mengusak rambut Queen. 


Sedangkan Queen masih melongo "ja..jadi kamu yang menyelamatkan aku dulu ?dan juga tadi ?"  


"Iya ini aku ,,Ervano" Tuturnya. 

__ADS_1


Queen menundukan wajahnya merasa malu pada Ervan,Arsen melihat gerak gerik mereka berdua " Ya sudah kalian lanjutlah bernostalgia,Ervan ..titip dia ya" Ujarnya sambil berdiri dan pergi dari sana. 


***


__ADS_2