
Pagi telah datang ,dua pasangan yang sedang dimabuk cinta masih berada dibalik selimut,namun suara tangis Aluna membuat Naura terpaksa membuka matanya.
Naura pun bangun dari tidurnya dan bergegas memakain baju seadanya,terus langsung menggendong Aluna.
Setelah Aluna reda tangisannya ,dia memandikan Aluna lalu setelah selesai dia menaruh Aluna di troley bayinya,dan membangunkan Ardi suaminya.
"Mas..bangun Mas,aku mau mandi jagain dulu Aluna sebentar.."
"Hmmmm.."Ardi perlahan membuka matanya dan dia hanya mengagukkan kepalanya pertanda setuju.
Naura pun bergegas ke dalam kamar mandi dan melaksanakan ritual mandinya,sedangkan Ardi langsung bangun dan menemani Aluna .
"Mas,aku udah selesai,giliran kamu sekarang.." Naura keluar dari dalam kamar mandi dan hanya menggunakan handuk pendek.
Ardi menelan salivanya dengan kasar melihat Naura sangat seksi dimatanya,walaupun tiap hari dia melihat seluruh tubuh Naura,namun entah saat itu dia melihatnya sangat sangat seksi.
Ardi masih terbengong melihat Naura,matanya terua mengekori kemana tubuh Naura berjalan.
"Mas..!! Malah bengong sih,jangan punya pikiran mesum lagi deh,semalam kan udah .." Naura yang menyadari aksi suaminya itu pun menegurnya.
"Kamu cantik dan seksi Sayang.." Ardi berdiri dari duduknya dan memeluk Naura dari belakang,tidak lupa mencium tengkuk lehernya istrinya itu.
"Mas.. iih lepas udah sana mandi dulu,ayo kita maen sepeda,Lista pasti udah nungguin tuh,kamu mandi dulu,aku ke dapur ya nyiapin dulu sarapan kita.." Ucap Naura sambil memakai baju santainya.
Ardi pun bergegas ke kamar mandi,sedangkan Naura setelah berdandan dia melangkah menuju ke dapur bersama Aluna,di lihatnya sudah ada Lista dan bi Asih disana.
"Pagi Tha,,rambutnya udah basah aja tuh .." Ejek Naura pada Lista.
"Nah rambut kamu juga basah.." Lista pun tak mau kalah membalas sindiran Naura.
"Heheheh,dimana suami kamu Ta?"
__ADS_1
"Lagi mandi dia.."
"Oh iya sama.."
Tak lama 2 pria berstatus suami itu datang ke dapur setelahnya mereka sarapan bersama ,dan mereka merencanakan untuk pergi ke taman bunga yang ada disekitar puncak dengan memakai sepeda,namun Naura bingung bagaimana dengan Aluna.
"Aluna titip lagi aja sama Bi Asih Ra,gak akan lama juga kan kita.."Ujar Ardi
"Tapi aku merasa tak enak sama Bi Asih Mas.."
"Gak papa Dek Aluna titip Bi Asih aja Dek.." Ujar Bi Asih yang sedang berada disana.
"Bener gak papa Bi kita titip Aluna lagi pada Bibi?"
Naura masih merasa tidak enak pada Bi Asih.
"Gak papa Dek Naura sama Den Ardi pergi aja jalan jalan,bibi gak keberatan ko malah bibi senang ada teman buat diajak bermain.."
Naura sedikit merasa lega,bukan dia egois namun dia juga ingin menikmati liburannya itu. Dan setelahnya mereka bergegas membawa masing masing sepeda yang akan mereka pakai.
Senyum bahagia terpancar dari Naura dan Lista,kapan lagi mereka bisa berjalan jalan bersama seperti itu lagi.
Mereka pun sampai di taman Bunga,harum semerbak berbagai bunga mereka cium.
"Wah,ini sungguh cantik sekali.." Seru Naura
"Kamu suka ?"
"Iya suka sekali,bahkan rasanya aku ingin tinggal disini,menenangkan sekali rasanya.."
"Kamu bahagia Ra?"
__ADS_1
"Jelas aku bahagia sekali,makasih sayang.." Ucap Naura sambil mencium pipi Ardi.
"Jangan menggoda aku disini Ra,bisa bahaya nanti.."
"Bahaya apanya,aku kan cuma mengucapkan terima kasih aja,kamunya yang mesum Mas.."
"Gak ya aku ga mesum,kamu yang pancing aku duluan.."
"Gak kamu yang mesum.." Ucapnya lagi sambil menjulurkan lidahnya ke Ardi dan berlari saat Ardi ingin menangkapnya,dan aksi kejar kejaran pun terjadi.
Mereka saling bergandengan tangan menyusuri area taman bunga itu,tak lupa mereka pun mengabadikan moment itu dengan memfoto foto .
***
Setelah hari sudah siang dan matahari sudah sangat menyengat menerpa mereka,mereka pun bergegas pulang untuk makan siang.
"Assalamualaikum.."Sapa mereka saat sudah berada di vila
"Waalaikum salam .."Jawab Bi Asih yang saat itu berada diruang tv.
"Bi,apa Aluna rewel ?maaf ya kita lama?"
"Gak ko Dek,Aluna gak rewel malah dari tadi anteng,baru aja tidur siang.."
"Oh,syukurlah makasih ya Bi,maaf merepotkan.."
"Gak apa apa Dek Naura jangan merasa tak enak begitu,oh iya Bibi udah masak buat makan siang kalian,kalian pasti laparkan?"
"Iya Bi,Bibi tahu aja kita lapar.."Jawab Randi sambil menyengir kuda.
Dan acara makan siang pun berlangsung,dan sore harinya menuju malam mereka pun menikmati hari hari di vila itu,karena besok pagi mereka harus segera pulang.
__ADS_1
Pekerjaan sudah menunggu para suaminya itu,karena mereka bekerja ditempat yang sama.
***