
"Ampun kakak ampun.."Aluna berlari keluar menuju ke ruang keluarga ,dan Arka berhasil menangkapnya,digelitikan lah Aluna sampai matanya Aluna berair.
"Kamu sih maen ganggu aja,udah tau lagi libur ini"Cemberutnya
"Yank masih berapa hari lagi ?Tanyanya soal datang bulan
"1 hari ini,kalau gak muncul lagi,kadang suka muncul lagi,duh sabar ya junior"Alun tekekeh melihat raut wajah Arka.
"Kamu ya.." Dia menjawel hidung Aluna.
"Sakit tau ..!!"
Cup
Arka mengecup bibir Aluna dengan gemas.
Suara tertawanya Aluna dan Arka menggema disudut ruangan itu para pelayan yang melihat merasa iri dan sekali gus merasa senang.
Kehadiran Aluna dirumah itu membawa kehangatan, tidak seperti dulu seperti rumah hantu.
Bi Sumi pun ikut merasakan kebahagian itu ,apalagi
melihat Arka yang dia rawat dari kecil itu bisa tertawa lepas seperti itu.
"Yank ,sini deh.." Arka menyuruh Aluna mendekat.
"Apa?"Mereka sudah duduk di sofa ruang keluarga saling berhadapan
"Dalam keadaan apa pun,dan apa yang akan terjadi suatu nanti ,kita harus bersama sama ya menghadapinya,aku sebagai suami akan berusaha melindungi kamu,menjaga kamu sesuai janji aku"
"Kok aku merinding ya,Kakak gak lagi sakit kan ,?"
"Kamu ini mikir apa sih,aku lagi serius Yank"
"Hehehe,Kak ujian dalam hidup itu akan selalu ada,tidak akan mulus mulus terus ,akan ada belokan belokan di depan,tapi kembali ke diri kita lagi bagaimana cara kita menyelesaikannya"
"Aku akan selalu berada di sisi kamu,mau suka atau pun duka kita saling bersama,saling mensuport, saling menguatkan satu sama lain"
"Iya,I Love you" Ucap Arka sambil mencium bibir Aluna,awalnya hanya kecupan lama lama menjadi saling memanggut dalam.
" I Love You Too"
***
Hari ini hari minggu ,semalam Aluna sudah meminta Arka untuk menemani nya lari pagi.
"Kak Arka ayo bangun ,katanya mau nemenin aku,malah tidur lagi" Ya seperti biasa tiap sudah Shalat subuh Arka selalu tidur lagi,apalagi sekarang hari minggu.
__ADS_1
"Hmmmm.."Arka hanya menggeliat saja
"Iihh,ayo cepet bangun,jahat nih ah ingkari janji"Aluna cemberut karena Arka susah bangunnya.
Perlahan Arka membuka matanya ,dilihatnya Aluna yang cemberut.Dan Arka bangun.
"Itu bibir jangan digituin,mau aku cium" Ujar Arka sambil menangkup kedua pipinya Aluna.
Cup
Dikecuplah bibir nya itu,"Jangan cemberut dong Yank,iya iya ini aku bangun"
"Susah sekali ngebangunin kamu Kak" Keluhnya lagi.
"Iya Maaf nih aku bangun"Arka bangun dan bergegas ke kamar mandi.
Mereka sudah siap dengan pakaian nya masing masing
"Yuk,Yank aku udah siap" Ujar Arka
"Yuk.." Aluna bergelayut manja di lengan Arka.
Dan mereka menelusuri perumahan rumah mereka sambil berlari lari kecil sampai disebuah taman,yang sering didatangi orang orang tiap hari minggu.
"Kak aku mau beli itu ya " Ujarnya pada Arka.
"Iya,beli aja yang banyak"Arka memang tidak terlalu banyak melarang Aluna mau makan apa aja,dia juga tidak suka banyak mengekang Aluna.
"Mau,tapi disuapi ya.."Pintanya dengan manja.
"Iya kamu memang kaya bayi Kak"Aluna terkekeh
Aluna menyuapi Arka ,banyak pasang mata yang melihat dan iri akan ke uwuan mereka.
"Setelah ini mau kemana Yank ?"
"Kamu mau ngajak aku kemana ?"
"Kamu pengen jalan jalan ?yuk kita jalan jalan "
"Jalan jalan kemana ya ,ah aku pengen nonton deh kak,ada film bagus tuh nanti"
"Ok,siap bidadari ku"
Hari ini memang Arka lebih banyak meluangkan waktu untuk Aluna istri tercintanya.Harusnya memang begitu kan !! untuk menjalin kebersamaan dan memperat kemesraan.
Setelah puas jalan jalan tadi pagi,akhirnya mereka pulang,Arka dibuat kelelahan makan saat menemukan tempat tidur ,dia langsung membaringkan tubuhnya dan katanya dia masih mengantuk juga.
__ADS_1
Aluna memilih untuk pergi ke dapur sambil membereskan beberapa makanan yang tadi dibeli dijalan.
***
"Bi Sumi lagi apa ?" Sapa Aluna saat melihat Bi sumi sedang ditaman belakang .
"Eh,Dek Luna ,,sini Dek Bibi lagi membuang bunga bunga yang layu"Tutur Bi Sumi.
"Boleh aku bantu Bi ?" Tawar Aluna.
"Boleh Dek,sini"Ajaknya lagi.
Dan Aluna membantu Bi Sumi sambil mengobrol ngobrol.
"Tapi habis jalan jalan dari mana Dek ?"
"Itu Bi dari taman yang dibelakang,seru ya Bi disana banyak jajanan"
"Oh yang dibelakang itu ya,iya memang suka rame Dek,sekarang gak jalan jalan lagi,Den Arkanya kemana ?"
"Gak Bi mau istirahat dulu,lagian Ka Arka tuh lagi ngorok tidur lagi dia,"
Bi Sumi terkekeh
"Bi,bibi kan yang ngerawat Ka Arka dari kecil,Ka Arka kecil bagaimana sih Bi ?"
"Iya Dek,dari semenjak lahir dia sama Bibi,karena Nyonya Meli gak mau merawatnya bahkan memberinya ASÌ,Nyonya Meli hanya mengasuhnya waktu siang hari,waktu Den Arka kecil dia lucu Dek,tapi ya gitu nakalnya minta ampun"
"Bibi aja nih ya kadang kewalahan mengasuhnya,tapi dia pintar Dek,waktu umur satu tahun lebih udah bisa bicara,terus waktu usianya empat tahun untuk banyak segala bisa,tapi seiiring berjalannya waktu,dia tumbuh nenjadi pribadi yang berbeda"
"Dia sering merasa Iri kala teman temannya selalu diantarkan kedua orang tuanya ,sedangkan dia tidak,saat pembagian raport pun Bibi yang menemaninya,karena kurang nya perhatiannya Den Arka tumbuh menjadi anak yang tidak baik ,dia juga salah pergaulan"
"Terkadang Bibi kasihan sama dia Dek,Bibi suka mendengar dia menangis di dalam kamar,rasanya Bibi ingin mencaci maki kedua orang tuanya"
"Tapi sekarang Bibi sangat bersyukur,dia sudah berubah menjadi sosok yang baik,dan selalu ceria,semua berkat Dek Luna"
Bi Sumi bercerita banyak hal pada Aluna tentang Arka,Aluna merasa terenyuh mendengar itu,dia merasa dia jauh lebih bersyukur,ketika kedua Orang tuannya selalu ada untuknya.
"Bukan karena aku juga Bi,semua juga karena pribadi Arka sendiri yang berkeinginan untuk berubah"
"Apapun itu Bibi sangat bersyukur Dek,semoga kalian selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan ya"Tutur Bi Sumi.
Setelah selesai membantu Bi Sumi,Aluna bergegas ke dalam kamar karena merasa gerah dan ingin mandi lagi.
Di dalam kamar dia masih melihat Arka terlelap dalam tidurnya,Aluna pandangi wajah Arka.
"Kak Arka,bila nanti kita sudah diberi kepercayaan untuk punya Anak,sebisa mungkin kita beri waktu yang banyak untuk mereka,aku akan berusaha menjaga mereka sebaik mungkin,dan jika sesibuk apa pun Kakak nanti jangan sampai mengabaikan kita ya" Bisik Aluna pada Arka yang masih terlelap itu
__ADS_1
Dikecupnya kening Arka dengan sayang.Di lantas berjalan ke kamar mandi.
***