
Aluna sudah berada dirumah Bunda Naura dan Ayah Ardi,Arka juga sudah pergi ke Malang.
"Aku pergi ya,jaga baik baik disini,disini kamu aman karena ada Bunda dan Ayah"
"Kakak juga jaga diri disana,salam untuk Mami dan Papi,kabari aku juga kalau sudah sampai" Tutur Aluna.
"Iya Sayang pasti,aku pergi"
Arka sempat mengecup kening Aluna lama,dia juga berpamitan pada Naura dan Ardi.
"Semoga Papi kamu baik baik saja,Ayah percaya sama kamu ,bisa menyelesaikan masalah ini,jaga diri baik baik disana,dan cepat pulang" Ujar Ardi.
"Iya Ayah,makasih Arka titip Luna Ayah,Bunda"
"Pasti..hati hati Ar"
Keadaan Aluna sudah sedikit stabil,Aluna juga dilarang keluar rumah,bahkan untuk bekerja ataupun kuliah.
Kejadian itu seperti kembali ke lima tahun yang lalu,dimana Aluna hanya diam diri didalam rumah,hanya saja bedanya saat ini banyak orang yang mengjungjingnya tapi banyak pula yang prihatin.
Hinaan dan cemoohan mereka dapatkan,Naura maupun Ardi dia berusaha berbesar hati menerima gunjingan itu,bukan hanya mereka Arsyil pun terkena dampaknya.
"Gak nyangka ya kakaknya itu memanfaatkan keadaan,menikah dengan anak orang kaya,supaya bisa menutupi aibnya"
"Iya ya,itukan Aib gimana nasib keluarga kaya itu,setelah tau masa lalu nya ,kayanya murka juga deh,kayanya mereka juga gak tau ya"
"Heh !!kalian kalau punya mulut mending dipake mengaji ,dari pada dipake ngomongin orang ,yang bahkan loe pada gak tau ceritanya" Sentak Arsyil yang tak terima
"Syil.." Raisa mencoba menenangkan.
"Gak Bisa Sa,mereka udah menjelekan Kak Luna,padahal dia tidak tau cerita pastinya gimana,dan gimana juga menderitanya ka Luna"
Mereka yang tadi mengata ngatai Aluna dan keluarga Arka,memilih pergi
"Iya tau Syil..kamu sabar dulu"
"Aku harus mencari tahu siapa dalang dari balik ini,aku akan meminta pertanggung jawabannya"
***
Di Surabaya
"Pi,Arka harus memberi tahu media soal ini,supaya mereka tidak berkesimpulan seenaknya begitu"
"Papi mengerti Ar,kalau harus itu yang kamu mau lakukan,lakukan lah Ar..Mungkin sudah jalannya perusahaan ini hancur"Ucap Papi dengan nada sendu.
Arka tau Papi membangun perusahaan ini dengan susah payah,terkadang dia melupakan kesehatannya sendiri .Arka menarik rambutnya dengan kasar,akibat dirinya dulu kini orang orang tercinta nya yang menanggung semua itu.
Menanggung semua kesalahannya dulu,dia menghela nafas berat,Dia berada di posisi bingung.
"Pi,papi jangan banyak bicara dulu,kita pasti punya jalan lain"Tutur Mami.
__ADS_1
Mami menghampiri Arka yang sedang berada di kursi tunggu.
"Ar,kamu pulanglah ke Bandung,temani Aluna disana "
"Tapi Mi kalian juga butuh Arka,apalagi perusahaan dalam keadaan begini"
"Ada Om Farhan dan asisten Papi Ar,mereka yang akan membantu kita " Tutur Mami lagi.
"Arka mau menemui seseorang dulu Mi,Arka tau dia yang melakukannya"
"Jangan Ar,kamu jangan sembrono,Mami juga tau dia yang melakukannya,tapi Mami mohon kamu jangan ceroboh ,biarkan cara lain untuk menghukum mereka"
"Tapi Mi.."
"Arka dengerin Mami Nak"
Arka semakin di buat bingung.
***
"Kak Arka jangan lupa makan,jangan kecapean ya"
"Iya Sayang kamu juga,Maaf aku belum bisa pulang ke sana,keadaaan kantor masih belum stabil"
"Gak apa apa kak,disini kan ada Bunda juga Ayah"
"Kamu gak keluar rumah kan ?"
Sudah empat 4 hari Arka diSurabaya,dan selama itu pula Aluna tidak keluar dari rumah.
"Bagus,I Love You "
" I Love You too"
Arka tidak tau setelah ini akan ada kabar yang akan menghancurkan perusahaan keluarganya.
Ya keesokan paginya kabar mengejutkan kembali mengguncang media,setelah mengabarkan tentang Aluna yang sudah dilecehkan,sekarang kabar yang memberitahu dunia kalau Arkalah yang sudah melecehkan Aluna.
Ternyata kabar itu cepat sekali sampai ditelinga Keluarga Nisa .
"Jadi orang yang sudah melecehkan wanita itu Arka sendiri ??"
"Iya Nisa,ternyata juga mereka menikahkan nya karena itu Nisa"
"Agrhhhh,jadi sekarang gimana Pi ?"
"Ya Papi akan menyebarkannya,maka perusahaannya akan hancur lebur,ini balasan yang harus mereka terima,karena mereka sudah mengabaikan kita"
"Tapi Pi"
"Nisa ,dengan begini akan semakin gampang kamu mendapatkan Arka Nak "
__ADS_1
"Maksud Papi ?"
Niat busuk kembali mereka rencanakan.Mereka akan sangat sangat puas melihat kehancuran keluarga Arka.
Vina bisa mengenal Nisa dikarenakan ,dia mencari keberadaanya lewat media,dia mencari tau dan menghubungi Nisa lewat salah satu media itu,karena dengan bantuan Nisa bisa lebih melancarkan rencananya,
***
Ya dalam sekejap setelah berita itu tersebar, perusahaan Papi semakin menurun bahkan para penanam saham memilih membatalkan kerjasamanya bersama mereka.
Keadaan Papi semakin memburuk,begitu pun Mami yang sama sama syok.
Om Farhan ayah dari Kak Erfan sudah tidak berbuat apa apa,perusahaan Papi kini benar benar diambang ke hancuran.Setelah satu minggu penyebaran berita itu,Arka masih di Surabaya,karena dia yang bertanggung jawab akan semuanya.
"Maafkan Om Arka,Om sudah berbuat semaksimal mungkin,namun hasilnya malah lebih kacau"Jelas Om Farhan
",Shitt..!!!apa tidak ada cara lain lagi Om ?"
"Satu satunya cara kamu harus menemui media dan mengatakan semuanya"
"Tapi apa dengan begitu ,semua bisa kembali normal Om ?"
"Om tidak tau Ar,tapi setidaknya bisa meredam emosi orang "
Arka benar benar dibuat kebingungan,ke adaan Papinya semakin memburuk,Di Bandung juga ada istrinya yang harus dia jaga.
^Di Bandung
"Bun,bagaimana ini kenapa keadaannya semakin buruk begini Bun" Keluh Aluna
"Sayang,tenang dulu Nak,ini pasti selesai Kok"Naura mencoba menenangkan Aluna"
"Kak Arka sudah gak ada kabar Bun,keadaan Papi juga Mami gak tau bagaimana,kita ke Surabaya Bun.."
"Sayang,percaya lah disana Arka sedang berusaha menyelesaikan masalah ini,disini kita berdoa ya semoga masalahnya cepat selesai dan Arka cepat kembali kesini"
Di Bandung juga tak kalah hebohnya akan pemberitaan itu,namun ke adaan agak berbeda,dikarena kan mereka tau maksud Arka menikahi Aluna karena ingin mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Jadi banyak prihatin pada Aluna.
"Kasihan juga ya dia sudah dilecehkan,tapi beruntung juga laki laki nya mau tanggung jawab,tapi kenapa ya harus menunggu bertahun tahun" Jelas salah satu warga.
"Iya pantas saja dulu tuh,dia dikabarkan sakit ,saya pikir sakit keras ternyata jadi korban pelecehan"
Begitulah kiranya obrolan para tetangga yang kemarin membicarakan hal yang jelek,kini berbalik .
Aluna semakin dibuat gelisah tatkala sudah beberapa hari Arka benar benar tidak ada kabar sama sekali,dihubungi pun tak ada jawaban darinya.
Disini dia selalu mendoakan Suami dan Mertuanya itu,dia tau kabar itu sudah merusak reputasi keluarganya,bahkan kabar perusahaan Papi nya akan bangkrut sudah sampai ditelinganya.
Tentu saja membuat perasaannya semakin gelisah,dia hanya bisa berdoa tanpa bisa melakukan hal lainnya.
__ADS_1
***