
"Si***n..."Teriak Papi Nisa didalam kantornya.
Kabar kembalinya para investor penanam saham Papi Andri sudah sampai ke telinganya dia,dia tentu murka ,segala yang dia rencakan gagal.
Mendapatkan perusahaan gagal,dan bahkan niat ingin menikahkan anaknya dan Arka juga gagal,justru malah berbalik padanya.
Dia kehilangan beberapa klien setianya,karena mereka tau dialah yang sudah menyebarluaskan kabar soal Arka.
Dan niatnya juga semua orang sudah tau,justru kini dia sedang diambang kehancuran. Semua karena ulahnya sendiri iya kan !!.
Namun bukannya sadar akan kesalahan sendiri,justru yang ada malah dendam yang dia punya.
Seperti yang Papi Andri bilang"semoga kamu bahagia setelah apa yang kamu lakukan"
Nyatanya bukan bahagia namun kesi alan yang dia dapatkan.
***
Arka berangkat dengan menggunakan pesawat,setelah sebelumnya dia harus menunggu beberapa jam karena ada beberapa masalah.
Sebelumnya dia dapat kabar dari Om Farhan,kalau rapat berjalan lancar,malah tanpa di duga mereka kembali bekerja sama pada perusahaan Papi.
Perjuangannya selalu berujung manis,dia bersyukur tekadnya dibalas dengan baik.
Arka tidak mengabarkan orang rumah di Bandung,kalau dia akan pulang hari itu ,dia ingin memberi kejutan pada Aluna.
Setelah melakukan beberapa perjalanan dari Kota Surabaya ke Bandung,akhirnya sampai dia dikota Bandung tempat kelahirannya
Dengan dijemput supir pribadinya dirumah dia bergegas pergi kerumah Ayah Ardi.Karena Aluna masih berada disana.
Saat sudah sampai didepan rumah Ardi,Arka turun dari dalam mobil dia melihat Naura sedang diluar,sedang menyiram tanaman.
"Assalamualaikum Bunda.." Sapa Arka.
"Waalaikum salam,Arka kamu pulang nak" Naura menghampiri Arka dan memeluk singkat tubuh Arka
"Iya Bunda,maaf aku lama disana"
"Bunda mengerti Ar,Bunda juga sudah dapat kabar soal Papi ,gimana keadaannya sekarang Ar ?"
"Papi udah membaik kok Bun,perusahaan juga alhamdulillah sudah membaik,Arka akan fokus ke yang ada disini Bun,Papi sudah mempercayakannya pada Arka"
"Syukurlah kalau begitu,ayo masuk..Istirahat lah dulu,Luna ada di atas"
"Iya Bun,Arka masuk dulu ya"
***
Arka masuk kedalam rumah,dia melangkah ke lantai atas,mengendap ngendap dia berjalan ke dalam kamar,dia mendengar Aluna sedang bernyanyi nyanyi di dalam kamar.
Arka terkekeh mendengar Aluna bernyanyi,dia rindu istrinya itu.Dengan perlahan dia membuka pintu kamar,Aluna sedang duduk dikursi kerjanya sambil melihat melihat buku,Arka masuk dengan perlahan.
__ADS_1
Dia peluk Aluna dari belakang,dengan kepalanya berada diceruk leher Aluna.Aluna terperanjat kaget.
"Astagfirllah Kak Arka .." Rengeknya,sambil membalikan tubuhnya menghadap Arka,dia berdiri tatapan mata mereka sempat bertemu.
Lantas Aluna langsung memeluk Arka,"Ini Kakak !!kakak beneran pulang !!"
"Iya ini aku Sayang,Arka ...Suami mu sudah pulang"
Arka melepaskan pelukan mereka,dan dia tangkup kedua pipi Aluna.Arka ciumi seluruh wajah Aluna,pipi ,kening ,dan tentu di bibir.
Aluna terkekeh diperlakukan seperti itu oleh Arka.
"Kak Arka,keadaan Papi bagaimana ?kenapa Kak Arka udah pulang"
"Kenapa gak kangen sama aku hem !!Keadaan Papi udah membaik Sayang,perusahaan juga akan kembali stabil,semua berkat do'a kamu"
"Alhamdulillah kalau begitu Kak. Gak, semua karena usaha kakak sendiri,Kakak sudah mau berjuang untuk itu"
Cup
Aluna mengecup bibir Arka singkat. Arka tersenyum " Aku kangen sama kamu"
Dengan tanpa aba aba Arka mencium Bibir Aluna dengan rakus,Dilu**t nya,di hi**p nya bibir Aluna,Aluna pun sama merasakan rindu yang berat,dia balas pangutan Arka,mereka saling me***gut ,saling Menghi***p satu sama lain.
Saling merasakan rindu ,selama tiga minggu tidak bertemu ,mereka haus akan itu.Pangutan itu semakin dalam dan semakin panas.
Arka menggiring tubuh Aluna ke ranjang,dia baringkan perlahan tubuhnya.
"Aku kangen banget sama kamu,boleh melakukannya !!" Ujar Arka menggebu gebu.
Arka kembali menghujam bibir Aluna ,dengan penuh gai**h,sekujur tubuhnya sudah panas,tangan nya sudah bergelya kemana kemana,berhenti dikedua bukit yang paling dia sukai dia re**s salah satu nya,tangan satunya berada di ceruk leher Aluna.Dia hi**p penuh bagian itu.
Aluna mende**h pelan,tubuhnya pun meremang merasakan sensasi yang luar biasa. Setelah puas ke bibir Arka beralih ke ceruk leher Aluna ,memberikan tandanya disana.
"Hmmmm..."
Perlahan namun pasti Arka membuka satu satu pakaian yang mereka pakai,hingga sudah berte****ng.
Arka masih bermain dikedua bukit Aluna,dia re**s,dia hi**p dan tak lupa memberikan beberapa tanda disana.
Setelah puas pemanasan ,dia pusatkan bagian tubuhnya yang sudah mene***g itu ke tubuh Aluna,perlahan dan lembut Arka melakukan nya.
Hingga penyatuan berhasil dilakukan ,Aluna mend***h hebat ,mulutnya tidak berhenti merasakan ni***t itu.
"Kak Arka..."
Perasaan rindu yang sudah membuncah membuat mereka sama sama menginginkan ,dan sama sama membutuhkan sama lain.
Dikamar itu mereka saling berbagi mencurahkan rasa rindu yang sudah menggebu,peluh keringat membasahi tubuh mereka berdua.
Hingga kedua nya sudah puas dengan pelepasan masing masing,Arka ambruk ditubuh Aluna.
__ADS_1
Dia kecup kening Aluna,dan mereka berbaring dengan selimut menutupi tubuh mereka,Aluna memeluk tubuh Arka dengan erat,dia sandarkan kepalanya di dada bidang Arka .
"Semoga cepat hadir dede bayi disini ya " Ucap Arka sambil mengelus perut Aluna.
"Amin..Kak Arka !!"
"Iya Sayang"
"Apa benar keadaannya sekarang sudah baik baik saja ,?"
"Iya Sayang semua sudah baik baik saja,kamu tak usah khawatir lagi ya"
"Kak,apa kakak tau siapa dibalik semua ini ?"
"Iya jelas Kakak tau sangat tau,Kakak tidak akan membalasnya ,biarlah cara lain yang membalas perbuatan mereka"
"Memang nya siapa mereka ?"
"Nisa dan keluarganya Sayang"
"Nisa !!mantan tunangan Kakak !!"
"Mantan apa aan,aku gak anggap dia pernah jadi pacar aku Lun"
"Heheh,tapi ko dia tega melakukan hal itu Kak,eh tapi dia tau dari mana semua itu Kak ?"
"Mereka bisa melakukan hal apapun Yank,dengan uang mereka bisa melakukan nya"
"Uhhh..Apa dengan uang benar benar bisa membuat mereka bahagia ? apalagi mereka melakukan dengan cara licik seperti itu"
"Bisa saja Sayang,maafkan aku ya"
"Maaf kenapa Kak ?"
"Kejadian kemarin ,Nisa dan Papinya mengancam aku dan Papi,mereka bisa mengembalikan perusahaan dan nama baik Papi ke semula,tapi dengan satu syarat mereka meminta aku menikah dengan Nisa"
Aluna terperanjat bangun dari tidurnya "Kamu gak melakukan nya kan Kak ?"
"Gak Sayang sekali pun perusahaan akan hancur ,aku tak akan mau menerimanya,aku cari cara lain tanpa harus melakukan itu,buktinya sekarang berjalan baik lagi"
"Gak usah takut sayang,aku hanya punya kamu,dan kamu punya aku"
Arka kembali mencium bibir Aluna ,perlahan menjadi dalam dan dalam.
Dan mereka melakukan nya lagi dironde kedua,siang itu menjadi saksi cinta mereka.
***
Kata Arka dan Aluna
__ADS_1
Sayang kalian,maka kasih like nyaðŸ¤ðŸ˜‚😂