Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^Eps 61


__ADS_3

"Oh Shit...!!!"


Remnya blong,sekilas dia mengingat apa yang Nisa katakan sebelum dia pergi.Sungguh keadaan sangat kacau saat ini,dia tidak bisa mengendalikan kendaraannya,melaju semakin cepat,walau keadaan jalan sepi namun dia tetap takut .


Beberapa do'a dia lapalkan supaya diberi keselamatan, namun naas kecelakaan tidak bisa dia hindari,dan demi untuk menghindari kendaraan yang ada di depannya,dia menabrakan diri ke pohon,dia berangsur pindah duduk ke belakang.


**🍂🍂**


Di Rumah


Prank....


Suara bingkai foto yang jatuh ke lantai itu membuat Aluna kaget bukan main,Aluna yang saat itu sedang terlelap tidur.


Foto yang jatuh itu foto pernikahan mereka,Aluna terperanjat bangun.


"Astagfirllah.."Teriaknya.


"Sekarang sudah pukul 11 malam kenapa Kak Arka belum pulang ?" Lirihnya bertanya.


Saat jam sembilan tadi Aluna sudah gelisah menunggu Arka,namun dia enggan menghubungi nya karena setengah jam sebelumnya Arka sempat menghubunginya dan mengatakan kalau dia dijalan dan akan segera pulang.


Belajar dari kesalahannya tempo hari ,Aluna mencoba lebih bersabar menunggu Arka,namun dia terlanjur mengantuk dan dia tertidur.


Suara gedoran dari pintu membuyarkan lamunan nya Aluna yang sedang memikirkan Arka.


"Bunda.."Naura langsung memeluk Aluna.


Terlihat Ardi yang menyusul dari belakang "Kenapa kalian ada disini,Ayah ,Bunda..?"Aluna bertanya.


"Kamu harus kuat ya.." Ucap Naura.


"Bunda ini ada apa ?Bunda jawab ada apa ?".


"Kamu duduk dulu ya Sayang,dengerin Bunda ,Bubda juga belum tau pasti Bunda hanya dapat kabar dari Papinya Arka,beliau dapat telepon dari anak buahnya kalau Arka lagi dirumah sakit."


"Apa !! Kak Arka dirumah sakit ?Bunda bohong kan "


"Sayang dengerin Bunda dulu,Bunda juga belum tau pasti,Ayah baru mau kesana untuk mengecek,"


Aluna tidak berkata kata lagi,kepalanya tiba tiba pusing,pandangannya menjadi buram.


"Aluna..!!!Teriak Naura dan Ardi.Aluna tidak sadar kan diri.


Ardi terpaksa membawa Aluna ke rumah sakit ,karena mengingat dia sedang hamil,perasaaan keduanya sungguh kalut.


Mereka bingung kalau pada akhirnya Aluna tau akan seperti ini.Tapi kalau tidak dikasih tau pun Aluna pasti tau.


"Sabar Bun,sebentar lagi kita sampai"Jelas Ardi.


Mereka sampai di Rs yang Arka tempati juga,Ardi memanggil perawat untuk membawa Aluna segera.

__ADS_1


***


"Bagaimana keadaan anak saya Dok ?"Tanya Naura.


"Keadaan anak ibu dan kandungannya baik baik saja,tapi diusahakan jangan sampai terjadi lagi,itu sangat berbahaya Pak ,Bu terutama untuk janinnya. Beliau baru sadar dan mencari kalian,tolong jangan membuatnya syok lagi"Jelas Dokter itu.


"Iya makasih Dok" Ujar Ardi.


"Sayang..."Naura langsung berhambur memeluk


"Bunda ,aku ingin bertemu Kak Arka Bunda,bawa aku ke sana dimana kak Arka berada"


"Tenang Sayang tenang,Ayah coba cari tau dulu ya,tapi Ayah mohon tenanglah"Jelas Ardi menenangkan Aluna.


"Tapi Yah,gimana Luna bisa tenang,bahkan Luna tidak tau gimana keadaannya sekarang"


"Sabar ya Sayang,ingat disini ada anak kalian"Terang Naura,dan Aluna pun menurut saja.


Tak lama Ardi datang dan memberitahu Naura,"Sayang,kamu mau bertemu Arka ?" Tanya Naura.


"Mau Bun,aku pengen tau keadaannya Bun"


Naura mengangguk dia membawa Aluna ke ruang Rawat Inap Arka.


"Kak Arka.." Ucap Aluna langsung berhambur memeluk suaminya itu.


"Jangan tinggalin aku,maafkan aku .Aku janji tidak akan manja lagi,tidak akan banyak maunya lagi,bakalan ngertiin Kakak,aku mohon jangan tinggalin aku " Lirih Aluna.


Arka sudah tidak bisa mengendalikan lagi mobilnya maka sejurus kemudian dia hentakan mobilnya ke pinggir jalan dan dia menubrukan nya pada pohon , dia banting setir mobilnya dia beranjak ke jok belakang.


Dan..


Bagian depan mobilnya tentu rusak parah,beruntung Arka punya ide untuk mundur ke jok belakang,jadi dia hanya mendapatkan luka karena hentakan keras saja dan beberapa luka karena kaca mobil.


Meskipun begitu Arka tetap harus mendapatkan perawatan,dia sempat tidak sadarkan diri ,mungkin karena syok dan hentakan keras.


Dan ada tangan kirinya sedikit patah tulang,karena benturan keras.


"Sayang aku tidak apa apa ,aku baik baik saja" Terangnya pada Aluna.


"Gak apa apa gimana ,lihat muka ,tangan pada lecet begitu,"


"Aku masih bernafas kan Sayang,jangan khawatir lagi ya"


"Jangan tinggalin aku ,aku janji tidak akan manja lagi."


Arka sempat terkekeh,namun dia meringis kesakitan,lukanya memang tidak parah,namun membekas dan terdapat banyak lebam lebam biru.Dan ringisan kecil dari tangan kirinya juga terasa nyeri.


"Sakit ya Kak ?" Arka mengangguk.


"Ya udah Kakak istirahat aja,"

__ADS_1


***


Arka harus dirawat beberapa hari di RS untuk pemulihan lukanya,Mami dan Papi sudah datang,mereka juga sama khawatirnya seperti Aluna sebelumnya.


"Kenapa bisa begini sih Arka ?apa yang kamu lakuin ditempat terpencil itu ?Kamu lagi nyari Apa Arka !!" Cerca Mami penuh emosi .


Arka mengisyratkan Papi untuk tak bicara pada Mami soal rencananya kemarin,dia juga tak mau Aluna sampai tau,itu bisa mengganggu janinnya.


"Mi jangan ngomel ngomel gitu deh sama Arka,kasihan kan dia banyak luka gitu !!" Ujar Papi.


"Biarin salah sendiri " Mami mencebik.


Mami sebenarnya sempat curiga ,dia tau ada yang disembunyiin dari Arka dan Suaminya itu,dia juga tau kenapa Arka bisa kecelakaan ,karena rem blong dan disengaja oleh seseorang.


Namun Mami mencoba menutupinya,karena disitu ada Aluna.


"Sayang kamu pulang lah,Ada Mami sama Papi disini " Ujar Arka.


"Tapi Kak,aku pengen disini"


"Yank,nurut sama aku ya,Disini ada anak kita ,kalian butuh istirahat yang cukup,pulang ya aku telepon Ayah buat jemput kamu"


"Iya bener apa kata Arka Lun,kamu Papi antar aja ya,"


Aluna menurut saja kali ini,benar dia tidak boleh egois,dia tidak sendiri ada janin dirahim nya calon anak mereka.


"Aku pulang ya Kak,besok aku kesini lagi"


"Kalau cape jangan maksain Sayang,sini " Arka memeluk Aluna sebentar dengan satu tangannya,lalu mengecup Kening,pipi dan bibir lalu terakhir mengecup perutnya Aluna.


Mami juga sama dia memeluk Aluna " Istirahat dirumah ya jangan banyak pikiran,Arka ada Mami disini," Mami juga mengecup kening Aluna dan lalu mengelus perut Aluna " Cucu Mami" sambil terkekeh.


Aluna diantar oleh papi.


***


"Kak Arka gimana keadaan nya Kak ?besok aku mau nengok sama Raisa" Ujar Arsyil.


Aluna memilih menginap dirumah Ayah Ardi saat tadi Papi mengantarkannya pulang.


"Alhamdulillah gak parah Syil,hanya tinggal pemulihan saja"


"Syukur deh,Allah masih melindunginya,sabar ya Kak , Cuma aku gak ngerti aja kenapa Arka malam malam ditempat itu Kak ?'


"Kakak juga gak tau syil,Kakak gak mau banyak nanya,biarlah dia cerita sendiri nantinya"


Walaupun keinginan taunya sangat besar,tapi kali ini dia akan lebih bersabar lagi,kalau Arka mau bercerita pasti akan menceritakannya dan yang terpenting sekarang keadaannya baik baik saja.


Dia bersyukur Suaminya itu masih diberi keselamatan dan dia masih bisa menatap dan memeluknya,walaupun beberapa hari harus terpisah.


***

__ADS_1


__ADS_2