Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 27 "Salah Paham"


__ADS_3

#Flashback


Pukul 1 siang Naura sudah selesai dengan kelasnya,dia menelepon Ardi dan memberitahunya kalau dia sudah selesai.


"Assalamualaikum,,ka aku udah selesai,oh iya aku tunggu di cafe depan ya.."


Percakapan mereka ditelepon,setelah Naura bergegas pergi ke arah cafe. Tapi sebelum sampai sana tiba tiba Kevin menarik tangan Naura, sontak Naura kaget luar biasa.


"Kevin .. !!Lepasin tangan aku kevin.."Naura meronta untuk dapat dilepaskan,tapi kevin masih menarik tangannya.


Kevin membawa Naura ke dalam sebuah ruangan kosong yang ada dikampus,dia menghempaskan tangan Naura.


"Ra,please aku mohon maafin aku,kita balikkan lagi ya,aku masih mencintai kamu Ra,aku tau kamu nikah laki laki hanya sebagai pengganti ibu sambung untuk anl


anaknya saja,aku mohon Ra.."


Cihh..laki macam apa yang ada dihadapan Naura ini,pikiran nya sungguh dangkal,setelah menyakiti dia ingin meminta balikan lagi. Kaya gak ada laki laki lain aja.. !!.


Naura memutarkan bola matanya dengan merasa jengah,bagaimana bisa Dia dengan mudah meminta balikan setelah memberi luka dihatinya.


"Aku tau ko Ra kamu juga masih mencintai aku kan Ra,aku tau itu ..!!"


Tidak dipungkiri Kevin masih sedikit ada dihatinya,bagaimana pun dulu dia pernah singgah dihatinya. Tapi kalau untuk balikkan, No .. !!


"Ap kamu bilang aku masih mencintai kamu ..!! Jangan harap,setelah kamu memberi luka itu aku sudah membuang nama kamu dihati aku.."


"Jadi udahlah,aku gak mau berhubungan sama kamu lagi,pergi jauh dari hidup aku.."


"Gak aku gakkan pergi jauh dari kamu,aku akan dapatkan kamu lagi.."


Kevin mendekat kepada Naura,dia mencium Naura secara paksa,dia mencoba membuka baju Naura secara paksa juga, tapi Naura sempat berontak dia mendorong tubuh Kevin sampai dia tersungkur ke lantai,itu kesempatannya untuk kabur,namun kakinya keburu tertahan oleh tangannya.


Kevin bangkit ,dia memeluk Naura dari belakang,Kevin menciumi tengkuk leher Naura. Naura mencoba berontak lagi,dia menggigit tangan Kevin. Kevin melepaskan tangannya.


Naura mencoba kabur lagi,tapi Kevin menahan lagi tangan Naura.


"Aku akan dapatkan kamu lagi dengan cara ini Ra.."


"Gak,,lepassin aku kevin,lepas... !!!!"Teriak Naura

__ADS_1


"Percuma teriak teriak gakkan ada yang denger,teriak aja sekencang kencangnya.."


"Aku mohon kevin lepasin aku.."


"Aku gakkan pernah lepasin kamu.."


Kevin mencium Naura kembali dengan Rakus,dan saat itulah Ardi Datang.


#Flashback Off.


Jadi itu kelakuan kamu diluar,pantas saja betah berada dikampus.."masih dengan nada membentak.


"Gak ka,ini gak yang seperti kakak kira,ini salah paham,dia mau melecehkan aku ka.." Tutur Naura dengan berderai air mata.


"Hah,,dia gak mungkin ngedeketin kamu,kalau kamu ga mancing dia,Ternyata kamu ga seperti yang aku kira.."


"Ka sungguh ini salah paham.."


"Cihh.."..Ardi pergi berlalu ke kamar ke dua,dia benar benar merasa hari itu sangat buruk.


Arrghhhhhhhh...Teriaknya.


"Ka maafkan Naura,ini benar benar salah paham ka,tolong percaya yang Naura katakan ka."


Di dalam Ardi memejamkan matanya,rasa sakit diwajah dan tubuhnya itu tidak terasa sakit tidak sesakit rasa hatinya.


Entah dia merasa marah saat melihat itu,bagaimana tidak istrinya itu sedang berciuman dengan seorang lelaki,walaupun dia hanya melihat dari sisi lainnya saja.


***


Naura masih sesegukan menangis didalam kamar,dia sungguh tak percaya dengan kejadian tadi,tubuhnya masih bergetar dengan perlakuan kevin sekarang ditambah dengan Ardi yang marah padanya.


Naura gak tau harus dengan cara apalagi menghentikan kesalah pahaman ini. Dan harusnya saat ini dia dapat dukungan dari suaminya itu,tapi suaminya sedang marah karena salah paham.


Saat ini Aluna berada dirumah Bunda,tadi Ardi sudah menelepon bunda untuk menitipkan Aluna disana saja, karena saat ini keadaan keduannya sedang tidak baik baik saja.


Naura tertidur,dia tidak sadar sudah tertidur lama sekali,saat dia bangun jam sudah menunjukan pukul 6 sore. Dia teringat Aluna.


"Astagfirllah,jam berapa sekarang.. !!ya ampun aku tertidur lumayan lama,Eh iya Aluna.."

__ADS_1


Dia keluar kamar mencari Ardi,tapi yang dicari tidak ada. Dia mencari ponselnya,dan banyak panggilan tidak terjawab dari Lista,juga Bunda. Lantas dia kembali menelepon Bunda.


"Assalamualaikum,Bunda maaf tadi Naura ketiduran.."


"Wa alaikum salam, gak papa nak,tadi Bunda telepon karena bunda khawatir,apa kamu baik baik saja nak.?"


"Naura baik baik saja Bunda,Naura bakalan jemput Aluna kesana ya Bunda.."


"jangan Nak biar Aluna disini aja dulu. selesaikan lah dulu masalah kalian.."


"Eh Bunda tau dari mana kita punya masalah..!!"Gumam Naura


"Kamu istrahat aja,biar Aluna disini sama Bunda ya.."


"Tapi Bunda itu bakalan ngerepotin Bunda.."


"Bunda gak ngerasa direpotin cucu ko sayang,udah ya kamu istrahat aja.."


Telepon pun berakhir. Naura merasa pusing,mungkin efek menangis tadi. Ah dia ingat Lista juga sempat telepon kan..


"Assalamu alaikum ,,Ta"


"Waalaikum salam,Ra kamu baik baik aja kan,tadi aku denger Kevin dan ka Ardi berkelahi ,benar itu Ra.."


"Iya Ta,dan itu karena aku..Hiks..hiks.."


"Ya ampun Ra,aku ga tau gimana cerita detailnya,tapi saat ini tenang lah dulu Ra,aku bakalan bantu kamu.."


"Ka Ardi sudah salah paham Ta sama aku,dia gak percaya sama aku,aku harus gimana..?"


"Sabar Ra sabar ya,aku gak bisa menemui kamu sekarang,tenangin diri dulu ya.."


Telepon mereka pun berakhir setelah Naura menceritakan semua kepada Lista. Naura memilih untuk mandi dan setelahnya dia menunaikan ibadah nya hingga menjelang shalat isya.


Waktu menunjukan pukul 8 malam,Dia keluar kamar dirumah itu terasa sunyi,tidak nampak ada Ardi disana.


Naura merebahkan dirinya di kasur,kepala nya masih terasa pusing,hingga dia sampai terlelap tidur.


***

__ADS_1


__ADS_2