
Hari berganti hari ,bulan berganti Bulan kehamilan Queen dan Alya sudah membesar,Queen sudah hampir mendekati HPL dan Alya berbeda dua minggu dari Queen.
Karena hamil kembar membuat Alya begitu kesusahan untuk berjalan.Dan semenjak dikehamilan 8 bulan Alya sudah tinggal di rumah Arka dan Aluna.Begitu juga dengan Queen.
"Aduh.."Alya meringis,merasakan kesakitan dipinggangnya dan dibawah perutnya.
"Kenapa sayang ?"Pekik Aluna Panik, dan mengelus perut Alya lembut.
"Sakit Bun,,tapi udah gak lagi"Ujar Alya.
"Sakitnya seperti apa Al ?"
"Kaya mulas Bun,tuh sakit lagi Bun.."Ringis Alya lagi.
"Apa udah kontraksi kah ?kan kata Dokter Agnes menuju kelahiran kamu masih dua minggu lagi,berbeda dengan Queen."Tutur Aluna.
Alya pun mengiyakan apa kata Aluna,karena memang masih ada jarak dua mingguan lagi.Tapi rasa sakit dan mulas itu semakin Alya rasakan.
Aluna pun semakin panik dan mencoba menelepon Arka untuk segera pulang,dia juga menelepon Arsen,tapi Arsen tidak mengangkatnya.
Alya terus meringis dan terus membawanya jalan jalan kecil sambil mengambil nafas,Queen yang ada disana,jadi ikut merasa mulas melihat Alya begitu.
Rumahpun semakin gempar saat Alya merasakan ada cairan lengket keluar dari jalan lahir Alya.
"Bunda ini apa ?"Pekik Alya
Aluna pun melihatnya ,dan dia semakin panik ,saat tau itu adalah air ketuban Alya,dan Alya meringis kesakitan lagi,sehingga dia mendudukan bokongnya agak keras dan sekarang teihat darah kecil dijalan lahirnya.
Aluna pun segera membawa Alya kerumah sakit,dia khawatir saat melihat ada darah disana ,beruntung Arka sudah datang,jadi Arka yang menggendong Alya sampai mobil.
Queen ikut panik dan ikut kerumah sakit bersama Ayah dan Bundanya,Bi Ane juga ikut karena harus membawa bawaan Alya dan Queen sekaligus,karena ditakutkan Queen juga akan melahirkan.
***
Alya sudah diruangan bersalin,Dokter Agnes bilang Alya sudah pembukaan,Tapi karena pendarahan danair ketuban yang sudah pecah maka diharuskan operasi caesar saja.
Arsen sudah datang dengan Aldi,dengan wajah panik,tadi Arsen ditelepon lagi oleh Arka,maka saat ini dirinya ada disana.Dokter Agnes pun meminta persetujuan Arsen untuk melakukan Operasi itu,Arsen pun mengiyakan saja.
"Ya Allah,selamat Istri dan Anak anakku"Lirih °Arsen,Aluna pun memeluk Arsen dia juga sama panik dan khawatirnya pada Alya.
Arka dan Aluna juga berdoa pada keselamatan Alya.
"Aduh Bunda.."Pekik Queen yang ada disana tiba tiba meringis kesakitan.
"Eh,Sayang kamu kenapa ?"Tanya Aluna yang baru sadar ada Queen disana,karena terlalu panik tadi dan kini malah makin panik melihat Queen.
"Sakit Bunda..aduh,duh..."Ringisnya lagi
Arka dan Arsen menghampiri Queen dan ikut bertanya ada apa dengan Queen.Tapi Queen tak menjawab terus meringis kesakitan.
__ADS_1
Queen pun dibawa ke IGD dan dokter kandungan yang lain bilang kalau Queen sudah ada pembukaan dan pembukaannya sudah ke 5 dan sekitar beberapa jam lagi Queen juga akan melahirkan,tapi beruntung semua normal,jadi Queen bisa melahirkan normal juga.
Aluna pun bingung,anak dan menantunya akan melahirkan dihari yang sama,dia pun segera menelepon Ervan.
"Ayah Bagaimana ini,Bunda ingin menemani Queen,tapiBunda juga ingin melihat Alya dan mendengar kabarnya "Lirih Alya dipelukan Arka.
"Tenang Bunda,kita lihat dulu Alya,karena kata Dokter Queen masih akan melahirkan beberapa jam lagi,bagaimana?"
"Iya Bunda,Bunda disana aja dulu,Queen kan ada Ervano dan juga ada Ayah dan Ibu Ervan disini"Desis Queen.
Aluna semakin bingung,dan sedang berpikir,Arsyil dan Raisa datang kesana ,dan meyarankan untuk Aluna melihat Alya,karena terlihat Aluna yang merasa khawatir pada Alya.
Yang menunggui Arsen ada Aldi dan Adeva juga suaminya disana ,juga Syila.
Dan Aluna hendak akan keluar dari ruangan Queen ,ada Adeva dan memberitahu kalau Operasi Alya sudah selesai.
***
Kini Arsen sedang diruangan Operasi menatap Alya yang terbaring lemah,dia juga sudah melihat kedua anaknya itu yang saat ini sedang dibersihkan oleh petugas rumah sakit.
Arsen menitikan air mata harunya,melihat kedua Baby Twinnya sudah lahir kedunia,tapi ada rasa khawatir pada Alya,tapi kata Dokter Tak apa karena Efek dari operasi.
Alya pun sudah dipindahkan ke ruang rawat inap ,Baby Girl yang pertama diangkat terlihat normal dan baik baik saja ,begitu juga Baby Boy nya.Alya masih belum sadarkan diri karena efek anestesi itu
Arsen pun sempat mengadzani kedua buah hatinya itu,Baby Boy begitu tampan seperti dirinya dan Baby Gir cantik seperti Alya.
Arka juga Aluna menatap haru pada Kedua cucunya itu,mereka pun menggendong Baby Girl dan Baby Boy bergantian
"Ars,haus.."Ujar Alya.
Tapi Arsen tak langsung memberikan air ,tapi memanggil Dokter dulu ,dan kata Dokter Agnes bilang belum boleh harus menunggu dua jam dulu. Dan Alya juga belum diperbolehkan bangun.
"Ars,anak anak kita ?"Desis Alya selanjutnya.
"Dua duanya selamat Sayang,,ini Baby Girl dia sangat cantik seperti kamu dan ini Baby Boy tampan kan kaya aku ? "Selorohnya sambil menunjukan Box bayi keduanya.
Dokter Agnes pun memperbolehkan Alya untuk menyusui sebentar kedua Babynya dengan brangkar yang dinaikan sedikit dan Baby Girl yang pertama disimpan diatas Dada Alya,Baby girl pun mencari cari ****** Alya.Dan perlahan menyesapnya ,walau agak susah. Lalu dilanjut Baby Boy,,
Alya terharu begitu juga Arsen,Aluna dan Raisa juga Adeva yang ada disana ikut terharu.
Aluna menghampiri Alya,dan mengelus rambut Alya dengan Sayang.
"Makasih ya sudah berjuang Sayang,makasih juga sudah kasih cucu yang begitu lucu pada Bunda"Lirih Aluna.Alya pun tersenyum.
"Dokter kenapa lahiran aku lebih cepat ?"Tanya Alya.
"Semua kehamilan berbeda beda Al,kadang ada yang lebih dari hari HPL,beruntung kamu cepat dibawa kerumah sakit ,dan beruntung pendarahannya tidak terlalu banyak" Jelas Dokter Agnes.
Dokter Agnes pun pamit undur diri setelah memberi beberapa hal apa saja yang harus dilakukan dan tidak pada Alya,Alya juga baru bisa bangun 12-24 jam setelah operasi
__ADS_1
***
Diruangan lain
Sudah beberapa jam kemudian
"Vano,ini sakit..."Jerit Queen ,kini pembukaan sudah sempurna
Ervan setia menemani Queen begitu juga dengan Aluna yang sudah berada disana,Dokter Agnes yang kembali menangani Queen menyuruh Queen untuk mengatur nafasnya.
"Argghhhh,sakittttttt...."Rintihnya lagi.
Ervan terus mengelus rambut Queen dan memberinya semangat,dengan menyebutkan kata cinta padanya.
"Erggghhhhh...."Dengan sekuat tenaga Queen pun mengejan sesuai yanh Dokter Agnes katakan dan Lahirlah buah cinta nya dengan Ervan.
Baby Boy yang mereka tunggu sudah lahir kedunia,bertemu dengan Orang tuanya.Ervan sangat terharu dan mengucapkan terima kasih pada Queen.
Begitu juga Aluna dia begitu sangat terharu hari ini ketiga cucunya telah lahir dihari yang sama hanya beda jam,dan akan memberikan kebahagiaan di hari harinya.
Aluna pun meneteskan air matanya,saking terharunya dia,dan sangat bersyukur . Queen memang hamil pertama ,tapi ternyata Alya yang melahirkan lebih dulu,walau sempat tegang karena Alya sempat pendarahan,tapi beruntung kedua Baby Twin selamat dan sehat.
Keluarga yang lain yang ada diluar pun merasakan senang dan berucap syukur.
Arsen pun sudah mendengar tentang Queen,dia pun menemui Queen sebentar ,karena kebetulan Alya sedang tertidur karena efek obat dan Baby Twin sudah dipindahkan keruang bayi.
"Selamat Sayang,Baby Boy nya ganteng ,kakak ikut senang"Arsen memeluk Queen dengan sayang.
Queen pun sama membalas pelukan Arsen "Kak,kak Alya bagaimana ?bayinya bagaimana juga ?"Tanya Queen ,karena dari tadi belum sempat menanyakan soal Alya.
"Kak Alya baik baik saja Kok ,kedua Baby kakak juga baik baik ,"Jelas Arsen.
"Syukur alhamdulillah ,Queen juga ikut senang"Seru Queen bahagia .
***
Malam hari Aluna bergantian berada disisi Queen dan Alya,setelah mengatasi Queen yang masih kerepotan soal menyusui,kini dirinya sudah ada diruangan Alya.
Alya memang masih belum bisa bergerak banyak,dia hanya bergerak saat akan menyusui Baby Twin.
"Hey,Boy..menyusunya cepat begitu,gak akan kehabisan kok,meski Ayah nanti ikutan"Seloroh Arsen dan dapat cubitan dari Aluna.
"Kamu ini kalau ngomong,mesum banget sih !!"Dengus Aluna.Arsen hanya menyengir dan Alya hanya tersenyum geli dengan menggeleng gelengkan kepalanya.
"Bunda,,Keadaan Queen bagaimana ?"Tanya Alya
"Queen baik baik saja Al,besok pagi dia kesini,tadi dia masih syok karena Baby Boynya tak mau menyusu"Ujar Aluna.
Berbeda dengan Alya yang begitu gampang menyusui Baby Twinnya.
__ADS_1
***