Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^ Season 2^ Eps 86


__ADS_3

Ke esokan paginya


"Kamu mau kemana ?" Aluna pura pura bertanya memancing Arka juga supaya berbicara.


Arka baru saja keluar dari kamar mandi "Aku ada janji,harus pergi" Ucapnya sambil berlalu melangkah mencari pakaiannya.


Aluna menghampirinya dan bertanya mau memakai pakaian apa ,setelahnya Arka sudah siap untuk pergi.


"Ini kan hari weekend,tidak bisakah dirumah menghabiskan waktu bersama aku dan Arsen atau mengajak jalan jalan kita " Ketusnya


Mereka sudah saling berhadapan,namun ada aura yang berbeda dari Arka," Maaf,aku sudah janji dan tidak bisa dibatalkan"


"Janji dengan siapa ?apakah begitu penting ,dibanding kita ?" Aluna kembali berkata dengan ketusnya.


Terdengar desahan keras dari Arka "Memang tidak penting,tapi kita sudah berjanji,kita masih ada waktu minggu depan kan " Ucap Arka.


Aluna memalingkan wajahnya "Hmmm..ya sudah pergilah kalau itu lebih penting"Aluna menarik tangan Arka dan memcium punggung tangan Arka,lalu dia berjalan ke arah balkon kamarnya,membelakangi Arka.


Dia berharap Arka akan menghampirinya,namun nihil " Jangan seperti itulah Lun,mengertilah..aku pergi" Ucapnya tanpa ada embel embel mencium kening atau ucapan yang lain gitu.


Aluna memejamkan matanya,Arka benar benar berbeda,dia sudah tidak tahan ingin menangis,namun mengingat dia sedang hamil ,maka dia urungkan itu.


Tak lama masuklah pangeran kecilnya yang mampu menghapus segala kegelisahan hatinya saat ini,


"Nda.." Seru Arsenio yang sudah masuk ke dalam kamar Aluna.


"Eh,Princenya Bunda ..ada apa Sayang ?"Aluna berjongkok,mensetarakan dengan tubuh Arsenio.


"Nio,ngin aen Nda.."


"Nio pengen maen ?maen kemana ?maen sama Bunda aja yuk,kita ke taman" Ajak Aluna,namun Arsenio menggelengkan kepalanya.


"Gak mau,mau aen ke time jon Nda.."Rengeknya dengan manja.


"Time zone ?tapi Àyahnya lagi pergi Sayang,Bunda gak bisa kalau harus nemenin kamu"


Arsenio terus merengek pada Aluna,Aluna di buat sedikit pusing,dan hatinya tiba tiba merasa sakit,hari ini hari ini,seharusnya Arka bisa meluangkan waktu bersama mereka.


Aluna menghela nafasnya berat "Ya udah Nio jangan nangis dulu ya,Bunda mau nelepon Om Arsyil dulu,biar Om Arsyil yang nemenin kita ?"


Arsenio menghapus air matanya ,dan dia langsung bergembira .Aluna terpaksa menelepon Arsyil,mudah mudahan Arsyil tidak sedang sibuk atau sedang berkencan dengan Raisa.


"Assalamualaikum Syil.."


"Waalaikum Salam Kak,ada apa ?"


"*Syil kamu lagi sibuk gak ?Kakak boleh minta bantuan gak sama kamu ?"


"Bantuan apa Kak ?aku lagi sama Raisa ,rencananya mau jalan jalan hari ini"

__ADS_1


"Oh,kalian lagi mau kencan ya ?ya sudah gak jadi deh Syil,maaf Kakak ganggu*" Aluna berniat menutup teleponnya,namun dicegah oleh Arsyil.


"Tunggu kak,Kakak mau minta bantuan apa ?"


Beberapa detik tidak ada tanggapan dari Aluna,membuat Arsyil jadi khawatir .


"Emmmm,Nio merengek pengen maen ke time zone,tapi kakak takut gak bisa menjaganya kalau cuma Babysitter aja,tadinya kalau kamu gak sibuk,sama kamu gak apa apa kamu bawa aja Raisa"


Arsyil sempat diam "Baiklah Kak,sekarang aku kesana sama Raisa"


Aluna tersenyum namun senyumnya menyiratkan kalau dia masih merasa kecewa dengan Arka.Lalu mereka saling menutup telepon.


Sambil menunggu Arsyil datang,Aluna bersiap siap dahulu.


"Ada apa dengan Kak Luna Syil ?"


"Kita ke mall aja ya,Nio ngajak ke Time zone ,Kak Luna gak bisa kalau sendiri aja,Kak Arka kayanya lagi pergi"


"Oh ,Ya udah ayo aja,jadi rame nanti kita maennya"


"Kamu gak apa apa,kamu kan pengennya pergi ke sana"


"Arsyil Sayang,saat ini Nio dan Kak Luna membutuhkan kita,kalau ke sana bisa nanti nanti lagi kan !!"Raisa mencoba menyakinkan Arsyil kalau dia tidak keberatan soal itu.


Arsyil tersenyum "Makasih ya udah mau mengerti,yuk kita berangkat"..."Ayo".


***


"Hay,ganteng kita ketemu lagi,ayo kita berpetualang hari ini Sayang.."Tegur Raisa.


"Ayo Ounty.." Serunya lagi dengan girang.


"Kakak mau ikut juga ?"Tanya Arsyil pada Aluna.


"Iya Syil,kakak bosen dirumah.."Keluh Aluna.


"Emmm,ya sudah berarti pake mobil aja"


"Iya pake mobil Kakak aja Syil.."


"Ya udah yuk kita berangkat..."


Arsyil menjadi supir saat ini,di dalam perjalanan Arsenio tidak berhenti berceloteh seru bersama Raisa,segalanya dia ceritakan pada Tantenya itu.


Di depan Arsyil hanya ikut tertawa saja mendengar Arsenio.Berbeda dengan Aluna,dari tadi hanya melamun saja,Arsyil bisa melihat itu Kalau kakaknya sedang ada masalah.


"Kak..jangan melamun.."Tegur Arsyil.


"Eh,iya Syil.."

__ADS_1


"Emang Kak Arka kemana Kak ?gak ngasih kabar ?"


"Cuma bilang ada janji aja katanya,tapi gak bilang sama siapa Syil.."


Arsyil mencoba mencerna apa yang Aluna maksud,dan beberapa jam kemudian sampailah mereka disebuah Mall terbesar di Bandung,tadi jalanan sempat macet juga ,jadi agak lama.


Arsenio turun dengan wajah yang sangat ceria,dengan digandeng oleh Arsyil,sedangkan Aluna digandeng oleh Raisa.


Tujuan awal mereka tentu saja ke tempat Time zone,seperti yang Nio Pinta.


"Kalian aja yang masuk,kakak tunggu disini aja,sambil mau lihat lihat kesana"Tunjuknya ke toko pakaian bayi.


Arsyil dan Raisa hanya menangguk saja dan menggandeng Nio masuk,selagi Aluna disana ,mereka menikmati waktunya Nio juga begitu antusias disetiap permainan yang dia mainkan.


Arsyil selalu pura pura kalah oleh Nio ,supaya anak itu tidak kecewa,begitupun dengan Raisa.


Semua permainan sudah dicoba mereka,Aluna sudah selesai melihat melihat baju bayinya,lalu dia kembali duduk dan melihat Anak nya sedang tertawa ceria.


Dia bahagia melihat Nio seperti itu,tapi rasanya masih belum lengkap aja kalau tanpa Arka sang Ayah,Aluna kembali merenung akan perubahan sikap Arka akhir akhir ini.


Pikiran buruk sempat menghantuinya,apa mungkin seperti itu !!Ahh...tapi dia masih mencoba terus berpikir positif saja.


Hingga mereka bertiga sudah merasa lelah," Nda.."


"Kamu udah puas Sayang,cape ?" Tanya Aluna sambil memberikan air minum pada Nio.


"Iya Nda cape,tapi selu..Nih Nio apat ini" Antusiasnya sambil menunjukan kapal kapalan yang dia dapat.


"Wah,anak Bunda hebat,sekarang mau kemana ?"


"Lapal Nda.." Keluhnya.


Dan mereka pun mencari tempat makan,Arsyil kembali menggandeng Nio ,dan Raisa menggandeng Aluna.


"Kakak,cape gak ?hari ini kelihatannya Kakak tidak semangat" Decak Raisa.


"Ah gak Kok Sa,kakak gak apa apa"


Sesaat mereka terdiam dan Tiba tiba Nio berteriak.


"Ayah...." Teriaknya sambil menunjuk ke arah sebuah restoran.


"Nda..itu Ayah.."Serunya lagi dan tentu membuat Aluna,Arsyil juga Raisa menengok ke arah yang Nio tunjuk.


Deg.


Aluna diam mematung melihat Arka sedang bersama seorang wanita.


Nio langsung saja berlari menghampiri Arka,dan Arsyil menyusulnya,sedangkan Aluna dan Raisa masih berdiri ditempat yang tadi,masih menatap Arka dari jauh.

__ADS_1


***


__ADS_2