Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 51


__ADS_3

Malam hari diBandung


Seluruh keluarga sudah berkempul termasuk Randy,Lista dan Raisa ikut disana.Mereka sedang melangsungkan acara makan malam.


Seperti biasa para perempuan yang memasak,dan para laki laki memilih berbincang bincang di taman belakang.


Setelah selesai mereka berkumpul di taman belakang dengan disajikan berbagai makanan ringan yang Lista bawa tadi.


Randy dan Lista memang sengaja kesana,sekalian kumpul kumpul juga .


"Ar,gimana kabar perusahaan Papi kamu ?"


"Kabar terakhir yang aku dengar tadi dari Papi,alhamdulillah Yah kembali stabil,orang orang yang kemarin sempat mundur,kini kembali dan percaya sama Papi"


"Alhamdulillah ,semua berkat perjuangan kamu juga Arka,terima kasih ya sudah memperjuangkan kita juga terutama Aluna"


"Semua juga berkat do'a dari kalian Yah,tapi sekarang bagaimana keadaan disini Yah ?apa masih ada yang menggunjing ?"


"Gak seheboh kemarin kemarin sih Ar,"


"Maafkan Arka ya Ayah,Bunda semua karena Arka juga semua bisa terjadi,orang yang menyebarkan semua ini karena balas dendam sama Arka"


"Kamu tau siapa pelakunya Ar ?"


"Iya tau Yah,dia Nisa dan keluarganya yang dulu Mami dan Papi akan jodohkan kita,"


"Sekarang bagaimana tanggapan mereka ?"


"Mereka sempat menawarkan bantuan pada Arka,tapi dengan syarat Arka harus menikah dengan Nisa,mereka orang yang licik,"


"Apa !! mereka sempat sempat nya meminta itu Ar ?ya ampun" Ujar Naura.


"Bisa di duga,apa kamu akan melaporkan nya Ar?"Tanya Ardi


"Tidak Yah,bukan dengan cara seperti itu untuk membalasnya,biar mereka dapatkan balasan nya sendiri. Bukan kita yang melaporkan nya juga,mereka akan dapat ganjaran nya sendiri"


"Iya sih,tapi apa kamu gak takut mereka akan lebih berbalas dendam pada kamu Ar ?"


"Arka akan hadapi Yah,akan ada saat nya mereka lelah juga kan,"


Ardi menepuk nepuk bahu Arka.


***


Acara malam itu mereka lakukan dengan ngobrol ngobrol ala keluarga,saling bercanda dan berbagi cerita .


"Ra,kapan kita besanan nih ?aku takut tuh anak kamu berbuat aneh sama Raisa" Celetuk Lista.


"Eh,Tante gak salah ,justru Raisa yang aneh aneh sama aku" Cecar Arsyil.


"Enak aja kapan aku aneh aneh sama kamu !!"Sentak Raisa tak mau kalah.


"Bu,jangan deh besanan sama mereka," Ujar Randy


"Lah kenapa Pah !!" Tanya Raisa.

__ADS_1


"Ogah ya Papah punya menantu kaya es batu macam dia " Tunjuknya pada Arsyil.


"Eh,kam***t enak aja ngatain anak aku kaya gitu, gitu gitu juga dia ganteng ,Raisa gak rugi sama Arsyil,apalagi punya Ayah mertua macam aku" Celoteh Ardi


"Ck,Ayah sama Anak sama aja" Gerutu Randy


"Pah ,restui kita ya " Ucap Raisa sambil bergelayut manja dilengan Arsyil.


"Tuh lihat kan Tante siapa yang duluan nyosor nyosor " Ujar Arsyil sambil menunjuk Raisa.


"Eh ,bocah lepasin tangan kamu,mana harga diri kamu" Cecar Randy


"Itu karena dia menurun dari kamu Pah" Ujar Lista.


"Hahahah betul itu,mesum nya menular ke anaknya sendiri,kualat loe sih " Kelakar Ardi.


"Si***n loe.." Randy melempar makanan ringan pasa Ardi.


"Eh bocah jangan malu maluin Papah napa !!" Gerutu Randy lagi.


Aluna ,Naura dan Arka hanya bisa tertawa melihat pedebatan di depannya itu .


"Udah,udah kalian selalu ribut aja" Ujar Naura


"Tapi ini bumbunya Ra,kalau gak kaya gini gak seru" Celetuk Randy.


"Pokoknya Papah gak mau kamu sam Arsyil" Ucapa Randy dan dapat tatapan tajam dari Raisa dan Lista.


"Pah.."Rengek Raisa


"Gak bisa ya,aku yang memutuskan disini bukan kamu" Cerca Lista.


Dan jangan tanya bagaimana wajah Randy,tentu sangat masam .


"Ayah,Bunda terima kasih beberapa minggu ini sudah menjaga Aluna,dan Maafkan Arka yang meninggalkan nya agak lama" Arka memulai obrolan lagi,yang tadi sempat terhenti .


"Tidak usah dipikirkan Ar,kita mengerti apa yang terjadi"


"Dan besok aku akan membawa Aluna pulang kerumah,apakah boleh Ayah ?"


"Tentu saja Ar,dia istrimu dia tanggung jawab mu,namun pastikan dulu kalau semua sudah aman"


"Insya Allah Yah,aku juga akan menjaganya"


***


Dan waktu malam semakin larut Randy dan keluarga juga sudah pulang.


Ardi dan Naura sudah ke kamarnya,begitupun dengan Arsyil,,Adeva,,Aluna dan Arka.


Aluna dan Arka sudah berbaring di atas tempat tidur dengan saling memeluk. "Kak apakah besok aku sudah bisa kembali bekerja ?"


"Hmmmm,aku mau lihat sikon dikantor dulu Yank,kalau keadaannya baik kamu boleh bekerja lagi,tapi kalau belum baik aku rasa jangan dulu"


Aluna cemberut "Aku bosan Kak diam dirumah aja,kangen juga jalan jalan keluar"

__ADS_1


"Kamu pengen jalan jalan ?Ya udah nanti weekend aku antar jalan jalan saja"


"Serius ?"


" Iya kamu maunya kemana ?"


"Kalau ketaman hiburan mau ?"


"Wah mau banget Kak,beneran Kakak mau ngajak aku kesana ?"


"Iya ,bagaimana kalau kita ke Dufan aja ,ajak yang lain juga pasti seru deh "


"Ah iya iya,aku mau Kak"Aluna merengek seperti Anak kecil


"Iya ayo Sayang,kita berangkat sabtu besok,tapi kamu jangan dulu kerja ya ?"


Aluna sempat cemberut,namun akhirnya dia setuju saja.


Dan mereka pun tidur terlelap saling berpelukan, mengarungi mimpi bersama .Semoga ke depan nya mereka masih bisa menghadapi masalah bersama sama.


Apa pun yang terjadi,mereka harus saling mendukung dan menguatkan satu sama lain.


***


Di Malang


"Pi,jadi gimana rencana kita benar benar gagal Pi ?"


"Diam Nisa,Papi lagi pusing.Mereka benar benar bukan lawan yang lemah yang kita kira,sekarang kita bahkab akan kehilangan semuanya,Perusahaan kita kan hancur Nisa !!"


"Pi,papi kan punya kekuasaan ,kenapa Papi bisa kalah ,ayo Pi berbuat sesuatu lagi,aku ingin Arka Pi"


"Diam Nisa !!! kembali ke kamar kamu !!"


"Tapi Pi .."


"Papi bilang kembali ke kamar !!!!"


"Arghhhhhhh,dasar si***n Andri ,aku tidak akan kalah begitu saja sama kamu !!!"


Nisa berdecak dia langkahkan kaki nya menuju ke kamar,dia hancurkan barang yanga ada disana.


Cara yang dia pikir untuk mendapatkan Arka itu akan sukses,ternyata justru gagal total.Dan lebih parahnya dia harus menelah apa yang dia lakukan sendiri bersama Papinya.


Perusahaan Papi nya benar benar diambang kehancuran,bahkan sudah tidak ada lagi yang percaya padanya.Seluruh pemegang Saham justru kini berpihak pada Perusahaan Papi Andri,mereka menilai disinilah Papi Nisa yang paling salah.


Nisa nampak sekali murka,dia kembali menangis meraung meraung di dalam kamarnya,terus meneriaki Arka.


Sedangkan diruangan Papinya juga sama ,barang barang dia banting,dia kesal rencananya gagal total.


Semoga dengan adanya ini,membuat mereka sadar ya,Tapi...!!!


"Arka lihat aku masih belum mau kalah dari kamu,kalau kamu gak bisa aku miliki,dia juga gak bisa miliki kamu"


Obsesinya yang menginginkan Arka,semakin menggila,dia masih belum mendapatkan efek jera pada kelakuannya sendiri .

__ADS_1


Caranya mencintai Arka sungguh sangat salah, bahkan dia tidak berfikir konsekuensi apa yang akan dia dapatkan atas perbuatan nya sendiri .


***


__ADS_2