Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3^Part 17


__ADS_3

"Abang emang aku barang di titip titip !!"Dengusnya kesal. 


"Queen.."Panggil Ervan,saat ini mereka sedang berduaan. 


"Eh,iya.." Sahut Queen dengan mengerjap malu. 


"Maaf,kalau dulu aku selalu menguntit kamu,kejadian saat dulu,sebenarnya aku mengikuti kamu,tapi kalau aku tidak ada disitu,aku tidak tau..maafkan aku ya," Tutur Ervan. 


Queen terhenyak "Ke..kenapa kamu lakuin itu,terus yang tadi juga ?" 


"Karena dulu aku menganggumi kamu,bagi aku kamu bukan hanya cantik,tapi baik,,awalnya aku merasa prihatin karena aku tau rencana buruk orang terdekat kamu,jadi aku menguntit kamu,karena ingin berusaha melindungi kamu,dan kalau soal tadi..itu sungguh hanya kebetulan saja" jelas Ervan. 


Queen terhenyuh mendengar penjelasan Ervan,dia tidak menyangka selama ini ada yang mau melindunginya,bahkan orang itu sudah menyelamatkannya selama dua kali. 


"Terima kasih banyak kalau begitu"Ujar Queen 


"Queen,tetaplah jadi diri sendiri,kita hanya harua sedikit waspada pada orang sekitar,kamu juga boleh waspada sama aku.dan aku hanya memberi tau kamu ,kita boleh bersikap baik pada orang,tapi kita juga tidak boleh lengah.Kembalilah jadi diri kamu sendiri" 


"Eh,ma..maksudnya bagaimana ?"Ucapnya tergugup,kala mata Ervan tak lepas pada wajahnya. 


"Jadilah diri kamu sendiri,aku akan melindungimu sebisa aku" Ucap Ervan Mantap 


Ah..rasanya Queen seperti ada diatas bunga bunga yang bermekaran ,,laki laki di depannya ini sungguh ajaib mampu membuat hatinya berbunga bahkan terasa terbang ke langit ketujuh. 


Selama 22 tahun belum ada yang pernah membuat hatinya berdegub,bergetar seperti ini,inikah namanya cinta yang sering Naya bilang ?ah..tidak mungkin.. 


Queen menggeleng gelengkan kepalanya ,mencoba memulihkan dari pikiran anehnya. 


"Queen.."Panggil Ervan .. 


"Ah,,maaf ,,maaf,tadi kamu bilang apa ?"Pura pura tidak mendengar. 


Ervan terkekeh gemas,sungguh Queen sangat menggemaskan dimatanya,dan rasanya kalau boleh ingin dia peluk dan dia bawa lari keatas awan,,eitsss,pikiran konyol macam apa itu !!. 


"Sudah,tak usah dipikirkan"Ujarnya kemudian 


Dan malam itu mereka mengobrol bersama,berbagi cerita dan pengalaman masing masing.. 


Dilain sisi ada Arsen yang terus melihat ke arah Queen dan Ervan,ah..dia jadi merindukan seseorang. 


*** 


Ke esokannya sebelum mereka beraktivitas pada kegiatan masing masing. 


"Abang.."Panggil Queen,sesudah shalat bersama . 


"Apa Queen ?gimana malam sudah tahap mana ?" Tanyanya menyeleneh,dan Queen tampak malu. 


"Apa sih Abang !!Abang..emang dulu abang pernah bertemu dengan dia ya ?kok bisa kenal ?" 

__ADS_1


"Hemm,dulu kakak menemui dia,ingin mengucapkan terima kasih soal sudah menyelamatkan kamu,dulu dia pakai kacamata tebal kan?" 


"Iya Kak,,tapi kok kakak bisa kenal pas dia yang sekarang ?" 


"Taulah,meski pakai kacamata juga,kakak bisa nebak,dia baik Queen,dan sepertinya dia menyukai kamu,bahkan sampai sekarang dia mau menemui kamu" 


"Emmm,,mungkin Kak,tapi aku gak bisa percaya pada sembarang orang Kak" 


"Iya Kakak tau,itu gimana hati kamu aja,Kakak cuma tau dia anak baik" 


"Iya..iya deh,eh Abang itu foto siapa ?" 


Ditempat tidur tergeletak sebuah foto perempuan yang masih mengenakan seragam sekolah SMA sedang tersenyum cerah. 


Arsen langsung merebut foto itu dari tangan Queen,karena tadi Queen sempat mengambilnya. 


"Ah..aku tau kenapa Abang belum punya pacar terus,masih menunggu ya ?" 


Jleb 


Tebakan Queen memang benar,Arsen nampak kelalaban saat ditanya seperti itu. 


"Apaan sih Queen,udah sana..Kakak mau siap siap dulu "Arsen pun mengusir paksa Queen,tak perduli Queen yang sedang bersungut sungut. 


Dia pun menyimpan kembali Foto Alya yang masih dia simpan itu ke dalam lacinya. 


Ya foto perempuan itu adalah Alya,terserah lah orang bilang,emang gak ada cewe lain apa selain Alya ?kalau hatinya masih mengatakan Alya bagaimana ?emang mereka mau ikut bertanggung jawab akan dirinya !!. 


*** 


Alya yang masih menanti dengan cemas jawaban akan pekerjaannya itu sedang berdiam diri dirumah. 


"Selamat pagi .."Sapa seseorang diluar sana. 


Alya keluar dan nampak dua orang pria bertubuh besar ,dengan pakaian serba hutam disana. 


"Selamat pagi,,cari siapa Pak ?" Jawab Alya. 


"saya mau bertemu Bu Dina,tolong dimana dia ?" Ujar seseorang itu. 


"Ah,Ibu sedang pergi ke depan,kalian ada perlu apa?"Tanya Alya. 


"Bisa kita berbicara di dalam ?"Ucap orang itu. 


Alya mempersilahkan mereka masuk,wajah mereka terlihat sangar dan menyeramkan,seperti preman. 


"Begini,saya sudah secara baik baik untuk menemui Ibu Dina,tetapi beliau masih belum menggubrisnya,ini sudah lima bulan beliau belum mensetorkan setoran hutangnya,Bos kami sudah sedikit bersabar,tapi kalau sekarang Ibu Dina masih belum mau membayar,kemungkinan kami akan menyita rumah ini,walaupun ini masih belum cukup" Jelas orang itu. 


"Apa ?Ibu punya hutang ?bagaimana bisa ?berapa banyak sampai kalian harus menyita rumah ini ?" Ucap Alya dengan tergugu 

__ADS_1


"100 jt" 


"Astagfirllah,Ibu..100jt ?kenapa banyak sekali pak ?"Pekik Alya,dia benar benar tidak tau soal hutang itu. 


"Iya bu itu kenyataannya,kami masih secara baik baik sekarang," 


Alya menangis,dia tidak tau harus bagaimana"Berapa yang harus kami bayar sekarang dulu ?" Tanya Alya. 


"Total perbulan plus bunga nya 5jt,karena telat lima bulan ,berarti 25 juta" 


Alya memegang dadanya 25jt ?dari mana dia harus mencari uang sebanyak itu ? 


"Kami mohon minta keputusannya,sebelum akhir bulan,karena kami tidak tau,apa yang akan bos kami lakukan" 


Alya menghirup udara sebanyak mungkin"Baiklah pak,saya usahakan bulan depan ada yang masuk,tapi saya mohon tidak mungkin sebanyak itu" 


"Itu urusan anda,saya permisi" Ucap orang itu. 


"Ya Allah,apa yang harus lakukan..Ayah,Ibu tolong aku" lirihnya. 


Siang hari ibunya baru pulang entah dari mana "Heh,pengangguran..diam diam saja,bekerja sana ?sentaknya pada Alya. 


"Bu,aku mau bertanya..Untuk apa ibu meminjam uang ,sebanyak itu ?apa selama ini ibu selalu kekurangan ?"Alya bertanya. 


Ibunya sedikit terhentak,bagaimana Alya bisa tau soal hutang itu. 


"Ya mikir dong,selama ini kamu nganggur,mau makan dari mana,belum lagi Elen butuh biaya buat kuliahnya,mikir gak sih kamu !!" Dia malah membalikan fakta kalau Alya yang salah. 


"Ya Allah Bu,,tapi kenapa harus meminjam segala,sekarang mereka menuntut kita untuk membayar 25jt,dari mana bu ?kalau tidak bisa membayar,rumah ini yang menjadi tangguhannya" jelas Alya dengan berderai air mata. 


"Yaitu urusan kamu !!karena kamu yang salah,jadi kamu yang mikir dan mencari uang nya"Decak Ibunya. 


Tubuh Alya merosot,dia menangis sejadi jadinya,ibu tirinya ini sungguh kejam padanya. 



Sore harinya saat dicafe pun Alya terus merenung dan tidak semangat sama sekali . 


"Al,kamu lagi gak sehat kah ?" Tanya Satria sang pemilik Cafe itu. 


"Eh,pak..gak kok,maaf kalau saya banyak melamun "Ucapnya merasa bersalah. 


"Lagi ada masalah pribadi kah ?" Tanya nya lagi. 


"Gak Kok Pak,tidak ada apa apa,maaf pak saya mau kembali lagi bekerja" 


"Al,kalau lagi ada masalah ,cerita saja kali aja aku bisa bantu,kita kan teman"Ucapnya lagi. 


"Makasih sebelumnya Pak,tapi saya tidak apa apa beneran"Alya mencoba tetap tenang supaya satria tidak curiga  

__ADS_1


Dan Satria pun tidak bicara lagi ,apalagi memaksa Alya,dia memang menyukai Alya,saat Alya pertama bekerja disana walaupun hanya part time atau sebagai pengalihan Alya saja,tapi Satria tetap menerimanya dengan tangan terbuka. 


*** 


__ADS_2