
Seperti yang Arka rencanakan,dia sudah mengumpulkan beberapa wartawan ,disini ditempat ini dihadapan para wartawan dan tentu dilihat oleh Dunia.
Dia bertekad akan menghadapinya,entah apa pun hasilnya dia akan terima.Sebelum kesini Papi bilang
"*Ar,lakukan lah apa yang menurut mu benar,ini hukuman untuk Papi,Papi terlalu gelap mata menghadapi dunia,sehingga kadang lupa adanya akhirat kehidupan selanjutnya. Ar kalau perusahaan ini memang harus berakhir,Papi cuma minta banyak karyawan Papi yang harus papi pertanggung jawabkan"
"Maka dari itu, berikan hak mereka ,walau pun semua harta Papi harus habis,Karena mereka juga Papi bisa mendirikan perusahaan ini. Ar,jangan takut untuk kalah,kita masih bisa berusaha dari awal lagi,Papi punya kamu,Papi yakin kamu yang akan meneruskan ini semua,Kita berjuang lagi dari awal*."
Arka yakinkan diri,dan percaya dia masih ada Allah SWT,Insya Allah akan ada jalan.
Sekalipun mereka hancur ,dan harta mereka habis,percayalah semua akan kembali,selagi kita masih mau berusaha dan berdo'a dengan giat.
Cahaya kamera sudah menyinari Arka,Arka duduk ditemani Om Farhan.
"**Mungkin kalian tau Saya siapa, Saya Arka Dafa Atmadja selaku penerus Atmadja Corp, Saya duduk disini untuk mengklarifikasi kabar yang ada,disini Saya tidak mau berbohong, Apa yang ada dikabar berita akhir akhir ini memang benar adanya"
"Saya Arka Dafa Atmadja yang dulu pernah melakukan kesalahan ,dulu saat Saya masih memakai baju putih abu sudah melecehkan seorang perempuan yang tidak berdosa,seorang perempuan yang berhati malaikat,dan seorang perempuan ķini saya cintai**"
"**Saya memang sudah melakukan kesalahan saat itu tepatnya Lima Tahun yang lalu ,tapi satu hal yang harus kalian tau Kedua Orang Tua saya sama sekali tidak tau soal itu,saya sendiri yang menutup rapat itu,kesalahan terbesar Saya adalah tidak mencarinya lagi saat itu,saya membiarkan nya begitu saja,membiarkan dia sendiri"
"Andai waktu bisa saya ulang,saya ingin bisa kembali ke masa itu.Disini saya tidak meminta pembelaan dari semua,saya hanya mau mengatakan,ini jelas murni kesalahan saya Kedua Orang tua saya benar benar tidak tau sama sekali.Dan selama lima tahun saya bukan sembunyi dan hanya diam saja,saya tau perempuan itu menderita ,Namun selama lima tahun itu saya mencari keberadaan nya"
"Selama Lima Tahun saya mencari tau tentangnya, namun kita baru ketemu beberapa bulan yang lalu,Sejak lima tahun yang lalu Saya sudah bertekad untuk mempertanggung jawabkan semua,maka dari itu saat Saya bertemu lagi dengannya, Saya memohon ampun pada ke dua Orang tua Saya dan saat itu mereka baru tau"
"Saya juga meminta restunya,dan restu kedua Orang tuanya,maka saat itu alasan yang lebih tepatnya Saya membatalkan pernikahan dengan Nisa,karena Saya ingin mempertanggung jawabkan apa yang sudah Saya perbuat,namun tanpa Saya sadari saya sudah jatuh cinta padanya ,Saya menikahinya bukan hanya sekedar pertanggung jawaban,tapi karena Cinta"
"Sekali lagi saya hanya ingin mengklarifikasi semua,Saya tidak minta semua percaya,hanya saja dengarkan apa yang Saya sampaikan. Saya Arka Dafa Atmadja dengan tulus hati mencintai Aluna Shakira Wijaya** "
Para wartawan mengajukan beberapa pertanyaan,dan tentu Arka bisa menjawabnya.
***
Prankkkkkk...
"Arkaaaaaaaa,!!!!!!!!" Teriak Nisa di dalam kamarnya dengan membanting bantingkan barang yang ada disana.
"Nisa,Sayang..hentikan Nak hentikan !!!" Maminya Nisa mencoba menghentika Nisa.
"Mami ,apa kurangnya aku kenapa dia lebih memilih perempuan itu,bahkan juga dia lebih memilih kehilangan semua nya ,dibanding aku Mami !!"
"Kamu gak kurang apa apa Sayang,tapi ini takdir kamu"
__ADS_1
"Aku gak bisa terima Mi,aku ingin Arka,cari cara lain Mi untuk bisa dia kembali sama Nisa,Nisa mohon Mi"
"Tenang Nis,tenang"
"Gak Mi,aku ingin Arka Mi,aku ingin Arka"
***
Di Rumah Sakit.
"Yang kamu lakukan benar Ar,Papi bangga dengan kamu,pulang lah ke Bandung Nak,Aluna sedang menunggu kamu,soal perusahaan biar Om Farhan yang mengurusnya"
"Tapi Pi,keadaan belum membaik ,keadaan Papi juga masih belum stabil,Arka disini dulu beberapa hari saja"
"Terserah padamu,tapi jangan terlalu keras juga Ar,kita serahkan saja pada Allah,kalau memang jalannya harus begitu,Papi akan ikhlas menerimanya"
"Insya Allah Pi ,Arka akan berusaha kembalikan apa yang masih milik kita,Papi jangan banyak bicara,Istirahat lah Pi"
Ya sejak pemberitahuan itu Arka sangat bekerja keras,dia menemui beberapa penanam saham dan beberapa klien yang sebelumnya bekerjasama dengan Papi.
Meski banyak penolakan juga,tapi Arka tak gencar terus menemui mereka dan memberi penjelasan pada mereka juga.
Tak dipungkiri sesaat dia sudah mengumumkan itu,banyak yang mengambil sisi positif,banyak juga yang salut dengan keberanian Arka,dan kabar buruk kemarin sedikit mereda.
Tapi masih banyak pula yang masih menganggapnya buruk,Sekali salah tetap salah.
Arka tak memperdulikan itu,yang saat ini dia pedulikan bagaimana caranya menarik kembali kepercayaan para klien Papi.
Dengan dukungan dari keluarga dan tentunya dari Istri tercinta,Arka punya kekuatan itu. Sampai keadaan perusahaan membaik ,Arka baru akan pulang ke Bandung.
Semoga apa yang diperjuangkannya berbuah manis,Sekali pun perusahaan Sang Papi harus hancur,dia tidak akan meminta atau bersujud datang ke keluarga Nisa.
Seperti yang pernah Papi bilang ,kita bisa memulainya dari awal lagi,dan Arka akan berjuang untuk itu .
***
^ Di Bandung
Aluna cukup lega dikarenakan kabar itu memang sedikit mereda,walaupun sudah tiga minggu lamanya Arka tidak pulang .
Tapi tak apa ,dia tau Arka sedang berjuang lagi,untuk bisa memulihkan perusahaan Orang tuanya,disini Aluna hanya bisa memberinya Do'a dan dukungan untuk Arka .
__ADS_1
Arka masih berusaha untuk menyempatkan waktunya walau hanya telepon atau tidak VC bersama Aluna,kalau dibilang rindu tentu saja rindu.
"Duh gedek banget ya sama para pencari berita,dan tambah sebelnya tuh,beritanya kenapa dibesar besarin gitu,sumpah ingin aku laporkan siapa yang dia,kalau ketemu ingin aku jambak rambutnya,aku tendang pantatnya " Ujar Seva.
Ya saat ini Seva sedang berada dirumah Aluna, tepatnya berada dikamar Aluna.
"Sabar Sev,sabar napa jangan emosi kaya gitu" Tutur Aluna.
"Gimana gak bisa sabar Lun,laki loe lagi di gunjingin tuh,loe bininya nyantai nyatai aja"
"Enak aja nyantai gimana ,nih ya hati aku sama gak tenang,aku juga pengen tau siapa dia,dan anehnya nih ,kenapa orang itu tau soal aku dimasa lalu !!"
Lalu tiba tiba Aluna ingat dia pernah bertemu Vina,dan Vina tau soal itu .
"Oh Astagfirllah"
"Kenapa Lun ?" Seva yang kaget dengan teriak kan Aluna.
"Aku ingat siapa yang tau tentang aku dulu,"
"Siapa Lun ?"
"Kak Vina.."
"Kak Vina !!maksud kamu Kak Vina mantan Suami kamu ?"
"Iya,tapi gak mungkin kan dia yang menyebarkan berita itu Sev !!"
"Gak ada yang gak mungkin Lun,bisa aja dia.Kamu juga ingat kan dulu dia bagaimana,selalu mengancan orang orang kaya kita,syirik kali dia gak dapatin Arka"
"Duh kalau ketemu sama dia,asli aku pengen jambak rambutnya,dan sumpel mulutnya dengan kotoran ayam" Celoteh Seva.
"Kamu ini Sev,belum tentu benar kali"
Kehadiran Seva membuat Aluna sedikit terhibur,saat ini dia sedang merindukan Suaminya itu.
***
Kata Aluna ,"Kak Arka cepat pulang aku menunggumu"
__ADS_1
Kata Bang Arka, " Sabar sayang,aku pasti pulang,Saranghae"