
⚘⚘⚘
Malam semakin larut,Aluna dibuat lelah oleh karena itu dia memilih mundur untuk istiràhat.
"Kak,aku lelah aku ke kamar duluan ya" Ijinnya pada Arka yang masih asyik berkengkrama dengan para sahabatnya.
"Kamu cape yang,ya udah aku antar kamu ya" Usul nya namun ditolak oleh Aluna.
"Gak usah,aku mau minta bantuan sama Raisa aja,Kakak disini saja kayanya mereka masih betah disini"
Dan akhirnya Arka mengalah,Aluna diantar oleh Bunda Naura dan Raisa sampai ditempat penginapan yang ada disekitar taman itu,Keluarga Ardi sudah menyewa tempat itu untuk tempat mereka beristirahat.
"Duh kaki Luna pegel banget,gerah lagi" Keluh Aluna.
Bunda Naura terkekeh,"Ya udah mandi dulu sebentar,tuh Bunda udah siapin air hangatnya,setelah itu istirahat ya,ini minum vitaminnya biar gak sakit nantinya" Tutur Naura.
"Iya Aluna mandi dulu ya Bun" Aluna bergegas mandi namun tak lama karena sudah malam juga,Naura dan Raisa masih ada dikamar itu.
"Bunda,kalian masih disini !!" Tanyanya setelah keluar dari kamar mandi.
"Iya,nungguin kamu"
"Kak kamu gugup gak sih ?" Tanya Raisa.
"Gugup kenapa ?"
"Ya secara ini kan Malam Pertama Kakak" Celetuknya.
"Kamu itu masih bocah udah berpikiran sampe situ," Jawab Aluna,namun tak dipungkiri jantungnya berdetak cepat,dia sedang memikirkan apa yang Raisa katakan tadi.sekarang kan statusnya sudah menjadi seorang istri.
"Ya udah kamu istirahat ya,Bunda juga mau istirahat"
"Iya Bunda,makasih buat hari ini ya" Ucap Aluna sambil memeluk Naura. Naura dan Raisa pun keluar dari kamar,membiarkan Aluna sendiri.
Aluna duduk ditepi tempat tidur,dia menatap tangannya yang sudah bersemat cincin putih itu.
"Apa kah ini mimpi ?apakah sungguh aku sudah menikah dengan Kak Arka ?" Pikirannya berkelana,mengingat saat saat dulu dia yang menganggumi seorang Arka dari jauh.
Hingga matanya sudah tidak bisa dia tahan,dia baringkan tubuhnya dan menutup matanya,hingga dia terlelap bersama mimpinya.
***
Diluar Arka masih berbincang dengan sahabatnya , namun mereka sudah mau pamit pulang.
"Ar,Aluna mana ?"Tanya Ardi.
"Aluna udah ke kamarnya Om ,Eh Ayah..Maaf yah masih belum terbiasa" Ucapnya sambil menyengir.
"Dibiasakan nanti,saya kan sudah jadi mertua kamu,ya udah kamu juga istirahat sana" Tutur Ardi.
__ADS_1
"Iya Ayah,aku pamit dulu ya,Ayah juga istirahat, terima kasih untuk hari ini"
"Iya,awas jangan terlalu kasar nanti" Kelakar Ardi membuat keduanya tertawa.
Arka pun bergegas menuju ke kamar penginapannya, saat sudah masuk dilihatnya Aluna sudah tertidur lelap dibawah selimutnya.
Dia menghampiri Aluna dilamatnya wajah cantik Aluna yang sudah menjadi istrinya itu,lantas selanjutnya dia menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah berganti dengan piyamanya dia ikut membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur disamping Aluna.
Dia miringkan tubuhnya supaya biar menjangkau wajah terlelap istrinya itu,
"Saat tidur aja kamu cantik,sekarang kamu sudah menjadi milikku,dan akan tetap menjadi miliku,maafkan aku dulu,tapi sekarang kebahagian yang akan aku beri"
CUP
Arka memberikan kecupan dikening Aluna,Aluna sempat menggeliat kecil,Arka tersenyum melihat itu.
Hingga Arka pun sudah lelah dia pun ikut terlelap sambil memeluk Aluna.
🌼🌼🌼
Adzan subuh sudah berkumandang keseharian Aluna tidak pernah terlepas dari itu,dia membuka matanya perlahan,Malam itu dia tertidur dengan lelapnya ,segala kegundahan dan kegelisahan hatinya saat itu hilang dan sudah tidak ada beban.
"Hoammmm,," Dia terkaget dengan adanya tangan yang melingkar diperutnya,hal baru akan segera dimulai.
Dia memalingkan mukanya,dia baru sadar kalau itu Arka suaminya. Dia menatap wajah Arka ,dia tersenyum geli.
Dan sedetik kemudian Arka membuka matanya,"Aku tau aku ganteng" Ucapnya tiba tiba dan dapat pukulan kecil dari Aluna.
Aluna hendak berdiri dan akan menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu,"Kamu mau kemana hem ?" Tutur Arka sambil menarik tangan Aluna.
Aluna jadi gugup dibuatnya "Aku mau ambil wudhu Kak,lepasin"
"Ayo kita shalat bareng Kak"Ajaknya
Arka terdiam dia baru tersadar selama ini dia tidak pernah melakukannya, dia malu dihadapan Aluna, bagaimana tidak saat ini dia sudah menjadi seorang Suami yang akan menjadi Imam dalam rumah tangga mereka.
"Kak Arka kenapa diam ?"
"Al,maafkan aku ,ternyata aku belum layak jadi suami kamu" Keluhnya
"Maksud Kakak apa ?"
"Selama ini aku tidak pernah melakukannya Al" Dia menunduk malu.
Aluna tau apa yang Arka katakan
"Kak,kita belajar perlahan,aku akan mengajarkannya perlahan ya,ayo kita ambil wudhu dulu".
__ADS_1
Arka mengikuti Aluna,dia ikuti tata cara yang Aluna ajarkan,dengan perlahan dan telaten Aluna mengajarkan Arka.
Hingga mereka telah selesai melakukan Shalat subuhnya.Aluna menyimpan peralatan Shalatnya yang dia bawa dari rumah ke dalam tasnya lagi.
"Al,Makasih dan Maafkan aku" Ucap Arka sambil memeluk tubuh Aluna.
Aluna menepuk nepuk punggung Arka memberinya kekuatan "Gak ada salahnya kita belajar,kakak jangan merasa gak baik,aku mengerti kok" Tutur Aluna
Arka sedikit merenggangkan pelukannya,dia tatap wajah Aluna,lalu dia beri kecupan dikening Aluna.
Blush
Semburat rona merah nampak dipipi Aluna. Setelahnya tatapan keduanya menyatu,Arka mulai mendekati wajah Aluna ,dan dia menyatukan bibir nya dengan bibir Aluna.
Aluna nampak menegang,dia kedip kedipkan kedua matanya,jantungnya sudah tak karuan.Bibirnya masih tertutup rapat,Arka mengigit bibir Aluna hingga terbuka dan dia menelusupkan li**hnya.
Arka menggiring tubuh Aluna hingga ke tempat tidur,perlahan namun pasti Arka membaringkan tubuh Aluna,namun bibirnya masih menyatu.
Arka semakin dibuat penuh gairah,tubuhnya sudah memanas,tangannya sudah bergelya ,Namun tiba tiba Aluna mendorong Arka,dia berteriak histeris.
"Lepas..lepasin aku ,pergi ..pergi kamu !!Teriaknya,kejadian Lima Tahun yang lalu ,tiba tiba teriang lagi di pikirannya,rasa trauma itu masih ada.
***
Jelas Arka Kaget dia raih tubuh Aluna yang sedang menangis dan berteriak itu.
"Luna,Sayang ini Aku "
"Lepas !!pergi dari sini !! Sentaknya pada Arka.
"Aluna sayang lihat mata aku,lihat ini aku Arka ,Luna"
Aluna mengadahkan wajahnya dan melihat Arka ,dia lantas memeluk Arka.
"Maaf ,maafkan aku" Ucap Arka,dia tau dan dia sadar apa yang telah dia lakukan dulu pada Aluna, membuat Aluna masih trauma.
Dipeluknya erat tubuh Aluna,dia menangis dia sangat menyesali kesalahannya itu.
"Kak Arka,aku yang minta maaf" Ucap Aluna.
"Gak kamu gak salah,aku yang salah disini,Maafkan aku. Aku tidak akan melakukannya lagi" Tutur Arka dengan penuh penyelasan.
"Tapi Kak"
"Udah,ayo kita berkemas,kita pulang ke rumah Bunda" Ajak Arka.
Aluna meraih tangan Arka,"Kak,bantu aku perlahan lahan untuk menghilangkan rasa itu,bagaimanapun juga aku sudah menjadi seorang istri,ada kewajiban yang harus aku beri" Tutur Aluna.
"Sayang,aku tidak akan memaksa, jadi jangan dipikirin, baik aku akan coba membantu kamu perlahan Ok !!"
__ADS_1
***