
Naura sudah membaik tapi dia masih belum diperbolehkan masuk kampus oleh Ardi ,Alhasil dia berdiam diri saja dirumah, Aluna masih di rumah Bunda,dan nanti sore Ardi baru berniat akan menjemput Aluna disana.
Ardi sudah pergi dan sudah berada dikantornya,saat jam makan siang dia berencana untuk makan dikantin kantor dan mengajak Randi dia pun berjalan ke arah ruangan Randi.
"Ran,makan siang yuk ..!!" Ajak Ardi.
"Sorry bro gue ada janji sama seseorang.." Tutur nya.
Ardi menaikan kedua alisnya,dia merasa heran sejak kapan si Randi punya janji janji begitu.
"Janji..!! janji sama siapa loe ? "
"Adalah loe gak perlu tau,yang harus loe tau gue udah ketemu sama cewe itu ,gue bakalan dapattin dia.."
"Hah, serius loe ..!!emang dia siapa,loe udah tau namanya ?"
"Udahlah,dia deket sama istri loe, udah ah loe buang buang waktu gue ini.."
Randi melengos pergi,sedangkan Ardi masih bergeming ditempatnya,dia masih berpikir siapa yang dekat Istri nya itu..
"Ah..gue tau berarti cewe itu Lista sahabatnya Naura,pantas saja dicafe itu ..!!! hhahahahah dasar si Randi itu.."Gumam Ardi ,
****
^Di Kampus Naura^
Terlihat Lista dengan bertanya tanya disekitan ruangan yang katanya tempat kejadian sahabatnya itu.
"Loe serius Naura ditarik paksa sama si kevin ?" Kata Lista
"Iya bener gue lihat dia ditarik tarik tangannya,padahal si Naura sudah meronta minta dilepasin,nah setelah itu gue ga tau dia dibawa kemana,karena gue pikir gue gak mau ikut campur.."
"Oh,jadi loe cuma lihat dia (Naura)tarik tarik paksa aja sama tuh cowo ?"
"Iya,.."Ucap orang itu (Teman kuliah Naura dan Lista)
Lista menghela nafasnya dengan berat,dia merasa kesal akan Kevin,mau dia apa sih .. !!
Lista sudah janjian untuk ketemu dengan Randi,dan saat ini Lista dan Randi sudah ada di cafe AR.
"Gimana Ta,sudah ada informasi ?"
"Aku baru dapar informasi dari teman aku yang hanya melihat Tangan Naura yang ditarik tarik Tuh cowo b*****k.."
__ADS_1
"Ayo kita coba cari lagi informasi,kali aja ada yang melihat waktu mereka diruang kosong itu !!"
Akhirnya mereka kembali ke kampus,dan terus mencari informasi soal kejadian itu . Hingga saat mereka merasa lelah,ada seseorang yang datang dan memberi tahu kalau dia punya bukti akan kejadian itu .
"Permisi ka,apa kalian sedang mencari informasi soal ka Naura dan ka Kevin ?"Tutur Orang itu
"Ya betul kita sedang mencari itu,apa kamu tahu sesuatu ?" Jawab Lista .
"Aku bukan hanya tahu ,tapi aku punya bukti,ini didalam situ aku masih menyimpannya.."
"Hah,serius kamu ..?" ucap Lista
"Iya serius ka,lihat saja .."
Ya benar apa yang dikatakan orang itu,dia melihat kejadian itu bahkan sempat merekamnya,tapi dia tidak berani untuk menyelamatkan Naura,dan dia juga yang memberitahu orang orang kejadian itu.
Lista kaget apa yang dia lihat,rahangnya mengeras,tangannya mengepal betapa marahnya akan perlakuan kevin kepada sahabatnya itu.
"Boleh aku pinta video nya..?Tutur Randi
"Boleh ka,tapi aku mohon jangan kasih tahu orang lain kalau aku yang merekamnya,dan video ini akan aku hapus dari galery ku.."
"Baik ,tenanglah kamu gak usah khawatir,sekali pun ada apa apa dengan kamu,aku akan bertindak.."Ucap Randi.
"Iya sama sama ka,saya permisi.."
"Iya.."
Lista masih tampak kesal dan marah,bahkan sekarang dia menangis.
"Sudah Ta,yang penting sekarang Naura baik baik saja,dan sekarang juga kita punya bukti ini kan.." Tutur Randi sambil menepuk nepuk bahu Lista.
"Aku kasihan sama Naura dia dapat perlakuan itu dari cowo b****k itu,bahkan setelahnya dia dijauhi suaminya sendiri,gimana gak sedih coba ka..!!"
"Iya,,iya aku tahu,sekarang kita tunjukin rekaman ini pada Ardi,supaya kesalah pahaman mereka membaik.."
"Iya Ka.."
***
Setelah pertemuan Randi dan Lista,Randi kembali ke kantor dan Randi segera memasuki ruangan Ardi.
"Bro,gue punya sesuatu buat loe..!!"
__ADS_1
"Sesuatu apaan ..?"
"Nih,loe lihat aja.."
Ardi membuka rekaman video itu,dia amat terkejut dengan apa yang dia lihat sendiri,bagaimana tidak Naura diperlakukan seperti itu,matanya memerah,rahangnya mengeras,dan tangannya mengepal betapa marahnya dia.
Dan terlebih dia merasa menyesal sudah menuduh Naura yang tidak tidak,dia lebih menyesal seharusnya dia ada disisinya saat Naura membutuhkannya,bahkan sampai membuatnya sakit.
"Arghhhhhh ,,,sialan..!!!! Teriaknya
"Sabar bro.."Ucap Randi
"Gue nyesel Ran,gue nyesel gak percaya dengan Naura.."
"Gue udah ingetin loe kan,selesaikan masalah nya dengan kepala dingin,jangan asal ngambil keputusan,jadiny gini kan..!!"
"Iya gue nyesel banget..Gue bakalan balas perbuatan cowo itu,gue pasti bakalan balas.." Tutur Ardi sambil menggeram menahan amarah yang sudah memuncak.
"Janganlah bro,jangan membalas dengan kejahatan juga,berarti loe sama aja kaya dia,cukup beri dia peringatan saja.."
Ardi nampak berpikir,betul juga apa kata Randi.
****
Waktu sudah menunjukan pukul 4 sore ,dia bergegas untuk pulang,tadinya dia akan menjemput Aluna,tapi niatnya dia urungkan dia ingin memperbaiki hubungannya dengan Naura,dia pun menelepon kembali Bunda untuk menitipkan Aluna kembali,tapi Bunda bilang,kalau Aluna ada dirumah Mamah Erin.
Ardi sudah sampai dirumah dia bergegas lari menemui Naura,saat sudah menemukan Naura dia memeluk tubuh Naura,dia benar benar menyesal soal kemarin.
"Waalikum salam ka,ada apa ini ka..!!"
"Maaf Ra,Assalamualaikum.."
"Ra,maafin kakak udah salah paham soal kemarin,maafin kakak gak percaya sama kamu,maafin juga kakak udah menuduh kamu yang tidak tidak..Maaf Ra...!!"
"Kakak,bukankah kakak bilang kalau kita lupakan saja soal kemarin,aku sudah maafin kakak ko,jangan seperti ini ya.."Ucap Naura sambil tangannya memegang kedua sisi pipi Ardi.
"Kakak nyesel Ra,kakak udah salah sama kamu.."
"Udah ka kita lupain yang kemarin ya.."
"Iya Ra,makasih udah maafin kakak" Mereka kembali berpelukan.
***
__ADS_1