Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 44 "Penyesalan Bella"


__ADS_3

#Flashback


Bela sudah sadar dari pingsannya,saat ini dia berada di Rumah Sakit yang berbeda dengan Naura,saat kejadiàn kemarin setelah menabrak Naura,Bella kehilangan kendali kemudinya hingga dia menabrakkan dirinya ke sebuah pohon ,kepalanya terbentur setir mobil,hingga dia tidak sadarkan diri.


Orang orang yang disana ingin menghakimi Bella karena dia sudah menabrak seseorang,tapi dicegah oleh polisi. Bella dilarikan ke Rumah sakit tapi dalam pengawasan polisi.


Dan saat inilah dia berada,setelah beberapa jam dia pingsan akhirnya dia sadarkan diri,saat dia mencoba membuka matanya,dia kaget melihat ada polisi disana.


Plakkkk


Satu tamparan melesat dipipinya,ya sang Ayah yang ada disana yang menampar pipi Bella.


"Dasar anak tak tahu diri,bagaimana bisa kamu berbuat hal jahat seperti itu,apa yang ada di otak kamu.."Teriak sang Ayah.


"Pah,ini tidak sengaja,Bella gak sengaja menabrak orang itu.."Kilahnya


"Apa kamu bilang..!!kamu pikir Ayah tidak tahu apa yang kamu rencanakan hah..!!!"


Deg..Bella meringis ketakutan


"Kamu dan Sandi harus menerima hukumannya.."


"Jangan yah,Bella mohon jangan ,maafin Bella yah.."


"Ckk,kamu bukan anak ayah lagi,bawa saja dia pa polisi,hukum dia sesuai hukum yang berlaku,tapi sebelum itu berminta maaflah dulu pada orang yang sudah kamu lukai Bella.."


"Yah,maafin Bella,Bella gak mau dipenjara Yah..Bella mohon.."


Ayah Bella tak menghiraukan anaknya itu dia keluar dari Rumah sakit dengan hati yang terluka dan malu punya anak yang seperti itu .

__ADS_1


Bella masih perlu beberapa perawatan beberapa hari disana sebelum akhirnya dia akan dibawa ke kantor polisi,untuk memberi keterangan kejadian kemarin,sedangkan saksi yang sudah melihat kejadian itu,sudah memberikan kesaksiannnya .


#Flashback Off


****


Papah Yogi dan Ardi sudah tiba di rumah sakit tempat Bella dirawat,tapi mereka dilarang masuk oleh petugas kepolisian.


"Maaf pak,bapak dilarang masuk.."


"Kenapa ..?saya ingin membuat perhitungan sama dia,dia yang sudah membuat anak saya terbaring lemah diRumah Sakit bahkan dia yang sudah membunuh calon cucu saya,lepaskan saya..!!Ujar Papah.


"Mohon maaf pak tidak bisa,kalau keadaan bapak emosi seperti ini.."


"Pa,tolong beri kami waktu untuk bertemu dengan Bella,kami janji kami tidak akan melakukan kekerasan padanya.."Ucap Ardi,dia juga sangat emosi,tapi dia berusaha tahan.


Mereka pun dibiarkan masuk,dan terlihat Bella sedang menangis meraung raung.


"Salah anak saya apa sampai kamu memperlakukannya seperti itu hah..!!!"Teriak Papah.


Ardi mencoba menenangkan Papah supaya tidak membuat keributan,walaupun dirinya sendiri juga rasanya ingin menjenggut rambut wanita si**lan itu..


"Om,maafkan saya om,saya sudah salah tolong maafkan saya.."Mohon Bella


"Kamu pikir dengan kata maaf bisa mengembalikan apa yang sudah hilang hah..!!gara gara Obsesi kamu itu,anak saya yang jadi korban,sampai saat ini dia masih belum sadar dan apa kamu tahu dia sudah kehilangan calon anaknya ,semua gara gara kamu..!!!!"


Bella semakin terisak,niatnya yang ingin membuat mereka bertengkar dan berpisah malah membuat dirinya mencelakai mereka.


"Kamu harus mempertanggung jawabkan ulah kamu,hukum dia seberat beratnya pak polisi.."Ujar Papah kembali.

__ADS_1


"Om maafkan aku,Ardi tolong maafkan aku.."


"Sekarang aku mau tanya dan jawablah dengan jujur,apa benar dari awal ini rencana kamu Bella ?"Tanya Ardi


Bella masih diam,dia enggan membuka mulutnya untuk berbicara.


"Tolong Jawab Bella,kejadian kemarin dihotel itu ulah kamu,kamu mencoba menjebak aku kan Bella,ayo bicara ...!!!!Ujar Ardi dengan Nada Geram.


"Iya karena aku mencintai kamu,aku ingin kamu jadi milik aku,aku ingin kamu sama dia berpisah,aku pikir rencana aku akan berhasil,tapi melihat kalian bersama kemarin rasanya aku sudah gagal,hingga aku ingin membunuh kalian saja.."


"Dasar wanita j**ang ..."Papah yang semakin emosi ingin melayangkan tangannya untuk memukul Bella,tapi Ardi menangkapnya.


"Jangan kotori tangan Papah untuk wanita ini pah,biar hukum yang bicara,dia sudah mengakui kesalahannya Pah.."


"Kamu sungguh wanita yang tidak punya hati,sudah membuat keluarga anak saya salah paham,bahkan membuat anak saya terluka seperti ini.."


Bella semakin menangis,dia sungguh menyesal


"Seandainya kamu bisa menghentikan Obsesi kamu itu,kita tidak akan seperti ini Bella,kamu teman aku selamanya kita tetap teman,jangan memaksakan apa yang sudah ditakdirkan pada kita,biarkan aku bahagia dengan kehidupan aku,maka aku akan membiarkan kamu bahagia dengan kehidupan kamu.."


"Tapi ini jalan yang sudah kamu ambil Bella,hanya rasa keinginanmu merusak masa depan mu sendiri,lupakan keinginan kamu untuk memiliki aku,dan jalani lah kehidupan kamu dan terimalah hukuman yang sudah kamu sendiri perbuat."


"Maafkan aku Ardi..Maaf.."


"Meminta maaflah pada Naura,aku masih belum bisa memaafkan kamu sebelum Naura sadarkan diri.."


Mereka meninggalkan Bella disana,Bella kembali menangis,dia menyesal sudah berbuat jahat pada mereka,dia pantas mendapatkan hukuman itu.


***

__ADS_1


__ADS_2