
***
"Ra..." Ardi meraba meraba tempat tidurnya,dia merasa tidak adanya Naura,ternyata benar Naura tidak ada disana.
Ardi turun dari tempat tidur dan melihat Box bayi tempat Arsyil tidur namun tidak ada juga Baby boynya itu.
Ardi bergegas keluar,nampaklah Naura yang tertidur disurfet depan ruang Tv dengan Tv menyala. Ardi sudah mengira ,pasti Baby Boynya ini yang sedikit rewel.
Ya akhir akhir ini Arsyil sedikit rewel,dia hanya mau tidur bila digendongan Naura,saat akan ditidurkan malah kembali menangis .
"Sayang,,bangun pindah yuk tidurnya.."
Naura perlahan membuka matanya "Hssttttt." Katanya memberi tanda jangan berisik.
"Dia maunya gini Mas,biarin aja aku tidur disini,kamu ke kamar lagi aja gih.."
Ardi mendesah,dia sangat kasihan pada Naura setiap malam harus kerepotan seperti ini,belum saat pagi hari dia masih harus direpotkan Aluna dan kegiatan lainnya.
"Aku tidur disini juga aja.." Celetuknya "Ra ,andai aku juga bisa menyusui,kita gantian aja.."
Naura memalingkan muka nya ke belakang dan pukulan kecil Naura beri. " Kamu ini Mas ada ada aja.."
"Iya abisnya kasihan sama kamu,lihat badan kamu juga agak kurus gini,makan yang banyak Sayang,kamu juga harus jaga diri sendiri hem.." Ucap Ardi sambil mengelus elus rambut Naura dari belakang.
"Menjaga dan merawat kalian bertiga,aku bahagia ko Mas.."
Dan mereka pun akhirnya malah tertidur diatas surfet,Akhir akhir ini Arsyil memang agak rewel,belum lagi dengan Aluna yang terus mau menempel pada Naura,terkadang buat Naura sedikit kerepotan.
Naura masih berusaha untuk bisa menjadi Istri dan Ibu yang baik untuk Suami dan Anak anaknya.
__ADS_1
***
Pagi menjelang
Saat Ardi sudah terbangun,Naura sudah tidak ada ditempat,dan ternyata dia sudah berkutat didapur menyiapkan beberapa sarapan.
"Sayang..mending gak usah masak masak gini deh,untuk makan siang kan aku bisa makan dikantin,aku gak mau kamu kecapean kaya gini..!" Tuturnya sambil memeluk Naura dari belakang.
"Gak bisa Mas,ini sudah tugas aku,udah ah sana mandi dulu gih,udah aku siapin baju nya,nanti kita Shalat berjamaah sama Bi Lastri juga.."
Ardi hanya bisa menghela nafasnya,Naura sungguh keras kepala.
Dan seperti hari hari biasanya ,tiap pagi Naura benar benar disibukan belum lagi saat Arsyil menangis ditambah juga Aluna menangis yang ingin digendong Naura.
Terkadang Naura gak mengerti Aluna,kalau dia menggendong Arsyil pasti selalu merengek pengen digendong juga.
"Ndong nda..huhuhuh.." Aksinya muncul lagi,Sedangkan Naura dibuat kebingungan ,Arsyil masih tidak mau lepas dari netenya.
"Sayang sebentar ya,Dede Arsyil masih minum susu dulu,nanti kalau udah kenyang,Bunda gendong Aluna,nanti maen sama Aluna.." Naura mencoba memberi pengertian pada Aluna.
Namun bukannya mengerti Aluna malah tambah menjadi tangisnya,lagi lagi Naura dibuat bingung disituasi seperti ini .
"Dek Naura biar Arsyil sama bibi aja sini.." Ujar Bi Lastri.
"Maunya gitu Bi,tapi Baby Arsyil gak mau lepas ini.."
"Luna denger sayang,ikut Ayah aja yuk ke rumah Oma,mau ya ikut Ayah.." Bujuk Ardi.
Setelah melalui berbagai drama nya Aluna ,akhirnya Naura bisa bernafas lega,saat Aluna dibawa Ardi pergi ke rumah Bunda Mira..
__ADS_1
***
"Ehh cucu Oma yang cantik,boro tadinya Bunda mau kesana..Kenapa dibawa kesini Ar ?"
"Seperti biasa ,pagi pagi Aluna membuat drama ,dia menangis ingin digendong Naura,padahal Naura lagi menyusui Arsyil yang menangis juga.."Tutur nya
"Uhhh,kamu jangan iri dong sayang sama adik kamu,kasihan Bundanya dibuat pusing begitu.."
"Maen ma Nda..(Pengen main sama Bunda)"
"Nanti juga Bunda ajak kamu bermain Sayang,tapi nidurin dulu adik.."Kata Ardi lagi.
Namun Aluna hanya mengangguk,seakan mengerti apa kata Ardi Ayahnya.
"Ya udah Bun,Ardi pergi bekerja dulu ya,ini udah terlambat banget.."
"Iya Ar,hati hati.."
Tak lama Ardi pergi Bunda mencari Handphonenya dan menelepon Naura.
"Hallo,Assalamualaikum Naura.."
"Waalaiukum salam,Iya Bunda.."
"Arsyil masih rewel ?"
"Udah gak Bunda ,baru tertidur lagi,Aluna udah disana Bunda..?"
"Udah ,tuh lagi maen..Kamu yang sabar ya Ra,banyak makan dan juga minum Vitamin,jaga kesehatan kamu juga sayang.." Tutur Bunda Mira
__ADS_1
"Iya Insya Allah Bunda.."
***