Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
Extra Part 1


__ADS_3

***


#Ngidam


"Mas,,Mas bangun.."Waktu masih menunjukan pukul 2 dini hari,namun Naura tiba tiba terbangun dia menginginkan sesuatu.


"Hmmmm.." Ardi hanya berdehem,akhir akhir ini dia dibuat lelah karena Naura yang mengidam,namun anehnya tiap ngidam pasti tengah malam.


Usia kehamilan Naura sekarang berusia 4 bulan,dan 1 minggu yang lalu mereka sudah melalukan syukuran 4 bulanan.


"Mas,iih bangun.." Naura masih berusaha membangunkan Ardi.


"Apa sayang.."Ardi yang masih mengantuk terpaksa membuka matanya perlahan.


Dia tahu betul wanita hamil itu hormonya berubah rubah,dulu Naura sama sekali tidak manja,namun sejak hamil dia sangat manja,terlebih dia selalu ingin di dekat Ardi suaminya,dan satu lagi dia jadi sangat cengeng.


"Aku pengen sesuatu Mas.."


"Mau apa sayang,ini masih malam besok lagi ya.."


Naura cemberut sat Ardi berbicara seperti itu,tiba tiba saja air matanya sudah berlinang dan berjatuhan di pipi mulusnya itu.Ardi yang melihatnya tidak tega.


"Jangan nangis dong sayang,ya udah kamu mau apa?Ardi lagi lagi harus mengalah.


"Aku mau nasi kuning Mas,bukan aku loh yang mau ,anak kita yang mau.."


"Hah ..!!Nasi kuning dijam segini ?"


"Iya Mas.."


Ardi membulatkan matanya ,mana ada Nasi kuning dijam segini !! Ngidamnya Naura sangat tak masuk akal sekali..


Ardi menghela nafasnya berat,dia bingung harus mencari kemana Nasi kuning dijam segitu,tapi kalau tidak menuruti Naura pasti menangis lagi.

__ADS_1


"Iya Mas coba cari dulu ya,maaf kalau lama gak apa kan?"


"Iya gak apa asal dapat saja.."


***


"Maafkan saya ya bu malam malam begini,kalau bukan karena lagi ngidam saya gak bakalan lakuin ini.."


Setelah berputar putar keliling komplek bahkan sampai masuk ke perkampungan Ardi tak kunjung mendapatkanya pula,untung saja dia bertemu seorang penjaga keamanan disebuah komplek ,beliau memberitahu kalau sang istri suka berjualan Nasi kuning ,diantarlah Ardi ke rumahnya.


"Gak apa apa den,ibu mengerti kalau istri lagi ngidam gitu,ibu juga udah biasa nyiapin masakan jam segini den.."


"Makasih ya bu,untung ada deh disini" Ardi begitu lega saat menemukan apa yang diminta Naura.


Setelahnya Ardi pulang membawa pesanan Naura,masuklah dia kerumah dan terlihat Naura sedang berada diruang Tv yang sedang menunggu Suaminya datang.


"Assalamualaikum.." Salam Ardi


"Waalaikum salam ,,dapat Mas?"


"Makasih Mas,kamu memang yang terbaik,muachh" Aura binar senang terpancar diwajah Naura,dia segera membuka bungkusan nasi kuning itu,namun pada suapan ke 3 tiba tiba dia merasa mual,namun dia tidak memuntahkannya ,karena merasa tidak enak pada Ardi.


"Kenapa sayang,mual lagi?" Ardi yang peka pun bertanya seperti itu


Naura menganggukan kepalanya,dia tidak bisa memaksakan lagi makanan itu untuk masuk ke dalam mulutnya.


"Udah ya Mas kamu yang habisin.." Ujar Naura


Ardi yang sudah tau akan seperti itu pun hanya pasrah saja dan menghabiskan nasi kuning itu.


***


" Mas ini makan siangnya,jangan lupa dimakan ya.."

__ADS_1


Seperti biasa Naura selalu menyiapkan makan siang untuk dibekal Ardi ke tempat kerjanya.


"Iya ,makasih sayang.."


Selain tambah cantik ,semenjak hamil juga Naura terlihat semakin seksi dimata Ardi. Candu nya akan tubuh Naura tak bisa dia hindari.


Dan pagi ini Ardi mencium bibir Naura dengan lembut,awalnya hanya ciuman berlanjut menjadi *******,dan semakin dalam bahkan lidahnya Ardi bermain disana,Naura pun membalasnya.


Tangan Ardi sudah tidak bisa dikondisikan ,tangannya sudah berada digunung kembar Naura dan me***s nya dengan kuat.


Ciuman pun berakhir,mengingat waktu sudah Ardi harus segera ke kantor.


"Aku pergi dulu ya,jangan kecapean,nanti Mamah Erin katanya mau kesini.."


"Iya sayang,semangat kerjanya ya.."


Naura masih bergelayut manja dilengan Ardi,rasanya dia tidak mau jauh dari suaminya itu.


"Sayang,kalau kamu gak lepas,bisa bisa aku gak berangkat nih,kita lanjutin aja yang tadi ya.."


Naura replek melepaskan rangkulannya,dan sedikit memukul lengan Ardi.


"Kamu Mas mesum terus.."


"Habisnya kamu tambah seksi sayang,semakin candu aku.."


"Udah ah,pergi gih kesiangan nanti.."


"Iya sayang.. Baby Girlsnya Ayah pergi kerja dulu ya,jagain Bunda ya,jangan nyusahin Bunda juga ya sayang.." Celotehnya pada Aluna.


Aluna yang diajak ngobrol hanya menjawab dengan bahasa bayi .


Ardi pun bergegas pergi.

__ADS_1


***


__ADS_2