Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 55 "Bahagia (END)"


__ADS_3

Satu Bulan kemudian


Hoek,,hoek,,hoekk, Naura terbangun dari tidurnya karena rasa mual yang terasa,perutnya terasa di aduk aduk ,namun yang keluar hanya cairan bening saja.


Ardi yang memerasa Naura bangun dengan tergesa pun ikut mengikuti Naura ke kamar mandi.


"Kenapa sayang.." Ardi yang melihat Naura muntah muntah merasa sangat khawatir,dia mengusap usap punggung Naura.


Naura yang ditanya hanya menggelengkan kepala,raut wajahnya menjadi pucat ,dan badannya terlihat lemas.


Setelah dirasa tenang,Ardi menggendong Naura ke dalam kamar dan menidurkannya ditempat tidur.


"Aku bikinin dulu air teh hangat ya.." Ardi semakin khawatir melihat Naura yang wajahnya pucat.


"Kayanya asam lambung aku Naik lagi Mas.."Tutur Naura,saat Ardi sudah kembali membawa Air teh hangat untuk Naura.


"Aku ambilin obat dulu ya atau mau aku antar ke dokter ?"


Naura menggelengkan kepala,dia masih merasa kalau dirinya hanya sakit Maag.


"Seriusan ? Aku antar ke dokter aja ya,atau aku gak usah kerja aja"


"Gak usah Mas,udah minum obat juga nanti reda lagi ko,Mas kerja aja ya,aku siapin dulu perlengkapan Mas.."Naura mencoba mau berdiri namun tiba tiba kepalanya terasa pusing ,hingga dia pun kembali duduk.


Ardi yang melihat itu tambah semakin khawatir, " Sayang mau kemana?,udah kamu tiduran aja disini,aku masih bisa sendiri dan sekarang aku mau minta ijin aja untuk gak masuk kerja"


"Sssttt,jangan bicara lagi,nih minum dulu obatnya ,aku bikinin dulu bubur ya.."


Naura hanya mengangguk pasrah dia harus menuruti apa kata suaminya itu.


***


"Assalamualaikum,ada apa Ar pagi pagi sudah telepon ?"Bunda Mira yang menjawab ,Ardi menelepon Bunda mau minta bantuannya menjaga Aluna.


"Bun,bisa kerumah gak ?atau selly gitu suruh kesini,tolong jagain Aluna Bun.."


"Emang Aluna kenapa Ar ?" Tanya Bunda

__ADS_1


"Naura kayanya sakit Bun,tadi dia muntah muntah aku aja mau ijin untuk gak masuk kerja .."


"Sakit kenapa Ar?"


"Kayanya asam lambungnya kambuh,kalau gak masuk angin Bun.."


"Ya sudah ,Bunda siap siap dulu,Sebentar lagi Bunda kesana ya.."


" Iya Bun.."


Ardi menutup teleponya dan bubur yang dia buat tadi sudah matang .


Saat masuk kamar dilihatnya Naura sedang menggendong Aluna,karena tadi Aluna sempat bangun dan menangis.


"Sayang ini buburnya makan dulu,,Aluna biar aku yang gendong.."


Ardi mengambil alih Aluna dari gendongan Naura,dan memberikan mangkok yang berisi bubur pada Naura.


Naura menerimanya,namun saat mencium bau bubur itu,perutnya kembali bergejolak, tenggorokkan nya terasa sebal,dia pun berlari kekamar mandi dan kembali muntah muntah,namun lagi lagi yang keluar hanya cairan bening.


***


Naura dan Ardi membelalakan matanya,ada rasa yang mendesir hangat ditubuh merasa,dan rasa tak percaya apa yang dokter katakan tadi.


"Mak-maksud dokter ?" Ujar Ardi yang masih percaya tak percaya.


"Iya Istri anda sedang mengandung,lihat lah ini memang masih sebesar biji sawi,tapi ini calon benih kalian yang akan tumbuh dirahim istri anda,yang artinya istri anda sedang Hamil sekarang.."


"Alhamdulillah.."Ucap syukur mereka berdua panjatkan,tak ada hal yang lebih indah dari kabar ini,setelah keguguran dan melewati masa sulit,namun akhirnya Allah SWT kembali mempercayakan Naura untuk Hamil kembali.


*Setelah Bunda datang,Naura tak berhenti muntah muntah saat mencium aroma masakan yang Bunda bawa dan terlebih rasa pusingnya yang amat terasa.


Hingga akhirnya Naura tak sadarkan diri,Dan dibawalah dia kerumah sakit,Namun saar dokter UGD memeriksa Naura,mereka bilang dan merekomendasikan mereka untuk menemui dokter Obygn untuk memeriksakan kelanjutannya.


Dan saat inilah mereka berada.


"Selamat ya pak,bu..kehamilan ibu sedang berjalan 3 minggu,usia yang masih sedikit rawan ya Bu,jadi tolong untuk ibu jangan terlalu kecapean,jangan melakukan tugas yang berat,dan terutama jangan sampaj stres ya,apalagi Ibu kan punya riwayat pernah keguguran.."

__ADS_1


"Ini saya beri vitamin,obat disaat merasa pusing,dan disaat mual,tolong diminum rutin ya Bu vitaminnya,ibu bisa control 1 bulan sekali.."


"Baik dok,terima kasih" Ucap mereka berdua.


Ardi sangat bahagia saat itu,dia tak berhenti mencium kening Naura,betapa bahagianya dia saat itu.


"Makasih sayang,sekarang aku janji akan menjaga kamu dan calon anak kita.."


Ardi dan Naura pun memberitahukan kabar bahagia ini pada semua anggota keluarga ,dan tentu kebahagian terpancar dari mereka semua.


Dan ucapan selamat pun tak lupa merek ucapkan,Semoga ini akan menajadi kebahagian yang sempurna untuk mereka berdua.


Setelah melewati masa sulit dimana mereka harus menikah karena sebuah Amanah dan dengan terpaksa mereka harus menjalani ikatan rumah tangga tanpa ada cinta.


Namun seiring berjalannya waktu semua berubah,mereka mampu menerima satu sama lain.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Terima kasih yang sudah mau ikut membaca karya aku,maaf masih banyak kekurangan🙏..


Nanti aku sempatkan untuk Expart nya ya,masa masa dimana Naura ngidam nanti dan lahiran junior diantara mereka.

__ADS_1


Terima kasih😊


__ADS_2