
Dua hari kemudian Arka sudah diBandung, sesampainya diBandara di lantas menemui Aluna dikantornya.
Kedatangan Arka dikantor tentu selalu dapat sambutan hangat dari para pekerja.Dia melangkah dengan cepat ,lantas menuju dimana Aluna berada.
Aluna sedang berkutat dengan pekerjaan nya, kebetulan saat itu jam makan siang,namun Aluna masih disana,sedangkan rekan yang lainnya sudah menuju ke kantin untuk makan siang dan suasana diruangan itu sepi hanya ada Aluna.
Arka menyunggingkan senyumnya,wanita yang dia rindukan ada di depan matanya.Dengan langkah cepat dia menghampiri Aluna,dia mengendap endap seperti maling dan sengaja berjalan dibelakang Aluna.
Dia menutup mata Aluna dengan kedua tangannya.
"Astagfirllah ,ini siapa ?lepasin" Sentak Aluna sambil melepas paksa tangan Arka dimatanya.
"Tada" Seru Arka sambil menunjukan wajah tampannya di depan Aluna.
"Kak Arka ?Kapan kakak datang ?"
"Barusan,kamu serius banget sih sampai gak lihat sekitar,lihat semua orang sudah pergi untuk mencari makan,kamu malah asyik disini,udah yuk kita makan siang dulu"Ajak Arka,ingin rasanya Arka memeluk tubuh wanitanya itu,namun tak bisa dia lakukan,karena dia tau Aluna tidak akan suka.
Maka dia hanya menggengam tangan Aluna,membawanya turun mencari tempat makan.
"Lun,maafkan aku tidak menghubungi mu dan pergi ke Surabaya,tanpa memberitahu mu dulu"
"Gak apa apa Kak,pasti kakak punya alasan,Kak apa aku benar benar bukan orang ketiga diantara kakak dan dia ?"
"Gak Lun,dengerin aku,dia hanya sahabat aku dari kecil dan selamanya aku hanya menganggap dia itu,memang dia berperan banyak saat lima tahun lalu ,terutama saat sesudah aku kecelakaan dia yang menemani aku ,selain itu karena Papinya dan Papi aku bekerja sama,makanya mereka memutuskan untuk menyatukan kita"
"Mami dan Papi memaksa kita terutama Aku yang mereka paksa,Namun akhirnya aku bertemu dengan kamu,maka kamu yang aku pilih"
"Kak,Mami dan Papi kamu pasti kecewa sama kakak"
"Tentu mereka kecewa,tapi aku berhasil meyakinkan mereka,maaf aku belum bisa membawa mereka kemari,kemarin selama satu minggu Mami sakit dan sekarang keadaannya belum membaik ,aku janji akan segera membawanya kesini dan bertemu Om dan Tante".
"Mami kakak sakit apa?Kak,aku sudah bilang kan tidak usah terlalu terburu buru juga"
"Hanya syok saja,sekarang udah sedikit membaik ko,Kenapa ?kamu gak mau cepet cepet nikah sama aku ?"
"Bukan gitu Kak,aku masih belum siap aja kak,"
"Kalau memang kamu belum siap tak apa,aku akan tetap menunggu kamu selama apa pun itu"
"Makasih kak"
***
Di Surabaya
"Pi,bagaimana cara kita menjelaskannya soal pembatalan pernikahan ini ?"Tanya Mami dengan gusar
"Mami tenang aja ya,gak usah takut ,Papi yang akan menyelesaikannya,Papi bersyukur Mi mereka tidak jadi menikah,Seperti nya wanita itu membawa pengaruh baik buat keluarga kita"
"Maksud Papi ?"
"Mami tenang aja,Papi sudah tau kebusukan Rico,Beruntung mereka tidak akan jadi besan kita"
"Pi,Mami makin gak ngerti deh,ini ada apa ?"
"Nanti juga Mami tau sendiri,sekarang biar papi saja yang menyelesaikan ini,Mami gak usah takut lagi ya"
Papi pergi ke kantor,akhir akhir ini Papi disibukan dengan kantornya yang ada di Malang,apalagi setelah tau niat jahat calon Besannya itu.
"Hai,Pak Andri sudah menunggu lama ?" Sapa Pa Rico (Papi Nisa)
"Tidak,hanya baru 10menitan yang lalu"
"Apakah kita akan membahas tentang anak kita ?"
"Ya,kita akan membahas tentang anak kita dan tentang kerja sama kita"
"Baiklah kapan pernikahan mereka akan terlaksana ?"
"Tidak,hanya ingin membatalkannya " Tegas Papi
"Maksud anda ?"
Papi memperlihatkan foto foto antara dirinya dengan Pa Daniel dan bukti bukti berkas yang membuktikan semua kebusukannya.
__ADS_1
Tentu membuat nya terperangah kaget "Apa ini maksudnya ?" Tanya nya dengan gelisah dan khawatir.
"Anda tidak perlu lagi berpura pura Pa Rico,saya rasa dengan melihat itu sudah memperlihatkàn niat jahat anda pada saya,Maka saat ini saya ingin membatalkan kerja sama kita dan membatalkan pernikahan kedua anak kita"
"Anda tidak bisa main membatalkan semua begitu saja Pak Andri,kalau anda membatalkan kerjasama ini anda jelas harus membayar nya "
"Tak masalah saya akan membayarnya,anda tak usah khwatir ,Saya akan umumkan soal pembatalan pernikahan anak kita ke publik,"
"Pak Andri anda akan menyesal dengan keputusan anda,anda akan kehilangan kesempatan itu"
"Saya tidak peduli,saya tidak akan jatuh misķin hanya karena kehilangan satu kerja sama,justru saya bersyukur "
Papi Andri bergegas pergi dari sana meninggalkan Papinya Nisa disana.
* **
Arka dan Aluna sudah di dalam pesawat ,setelah kemarin Arka meminta ijin pada Ardi dan juga Naura untuk membawa Aluna ke Surabaya,Mami dan Papinya ingin bertemu.
"Om,Tante maafkan saya ,saya belum bisa membawa kedua orang tua saya menemui kalian,mungkin ini terdengar sebuah alasan,namun saya berjanji akan membawanya kesini menemui kalian"
"Saya juga mau meminta ijin kepada Om dan Tante untuk membawa Aluna ke Malang,Mami saya ingin bertemu dengan Aluna"
"Apakah kamu sudah menyelesaikan masalah kamu disana ?" Tanya Ardi.
"Belum sepenuhnya Om,tapi Om tenang saja saya sedang berjuang untuk menyelesaikannya,maka jika Om ijinkan Aluna saya bawa ke Malang"
"Kamu gak lagi berniat menculiknya kan ?" kelakar Ardi.
"Ya gak Om,saya mana berani menyuliknya" Ujar Arka.
"Berapa lama kalian disana ?"Tanya Naura.
"Mungkin sekitar tiga harian saja Tante"
"Baiklah,tapi ingat bawa anak Om secara utuh lagi"
"Tentu saja Om,makasih Om makasih Tante"
**"Kak ko aku merasa gugup ya"
"Ya gugup bertemu mereka,aku takut mereka tidak menyukai dan menerima aku"
"Kata siapa ?lihat saja nanti,jangan berpikiran yang tiba tiba dulu Sayang"
Eh...sayang !!apa yang Arka bilang tadi,mampu membuat pipinya Aluna merona dan membuat jantungnya berdegub kencang.
"Pipi kamu kenapa merah begitu ?kamu sakìt?"
"Eh,enggak kak aku gak sakit"
Dan perjalanan mereka terasa menyenangkan dan hangat.
🌻 Surabaya 🌻
"Assalamualaikum"Sapa Arka dan Aluna,mereka masih saling menautkan kedua tangannya selepas dari bandara hingga kerumah.
Aluna terperangah melihat betapa besar dan luas nya rumah Arka,tiba tiba hatinya merasa menciut kembali benar betapa berbedanya mereka.
"Waalaikum salam" Jawab pelayan dirumah itu.
"Mami,mana Bi ?" Tanya Arka pada pelayan
"Mami ada dikamar Den,katanya tadi kembali pusing kepalanya"
Maka detik itu Arka dan Aluna menuju ke kamar sang Mami,saat masuk dia dapati Mami sedang tertidur.
"Mami,mami baik baik saja kan ?ini Arka pulang,Arka membawa pujaan hati Arka kesini" Jelas Arka.
Mami membuka matanya,dan melihat Arka dia tersenyum melihat Arka dan matanya berpaling saat melihat Aluna disisinya.
"Assalamualaikum Tante" Sapa Aluna.
Mami dibantu duduk sambil menyender di kepala ranjang.
"Waalaikum salam"Jawab Mami.
__ADS_1
"Ini Aluna Mami,wanita yang Arka pilih"
"Saya Aluna Tante"
"Kamu Aluna ?nama kamu Aluna ?"
"Iya tante,"
"Kenapa Mi ?"
"Sini sayang"Mami memanggil Aluna untuk duduk disamping ranjang deket Mami.
"Maafin anak Mami ya,sudah merusak kamu,sudah menghancurkan dunia kamu,maafin dia iya sayang"Ucap Mami sambil memeluk Aluna
Aluna merasa terharu,tadinya dia sangat berpikiran buruk pada kedua orang tua Arka.Arka tersenyum melihat adegan itu,dia senang Maminya bisa menerima Aluna.
"Tante,semua sudah berlalu,Luna sudah maafin Kak Arka"
"Seandainya Mami tau kelakuan dia lima tahun yang lalu sama kamu,pasti Mami akan mendesaknya untuk segera mempertanggung jawabkan kesalahannya"
"Sekàrang Kak Arka sudah menyadari kesalahannya ko Tante"
"Iya dia sudah menebus kesalahannya dulu,Mami baru ingat saat Arka dulu sadarkan diri dari komanya,orang yang pertama dia panggil itu kamu sayang"
Aluna terperangah mendengar itu "Maksud Tante ?"
"Iya karena kecelakaan waktu itu,membuat Arka koma dan saat dia sadarkan diri,dia bilang * Aluna Maafkan aku* tapi saat itu Mami bingung siapa yang Arka panggil"
"Dan sekarang Mami tau,ternyata itu hukuman untuk Arka ,dia pantas mendapatkannya"
"Tante.."
"Arka benar,kamu cantik ,tidak hanya cantik fisik tapi kamu juga cantik hatinya"
"Tante bisa aja" Aluna tersenyum malu malu,membuat Arka dan Mami ikut tersenyum
"Arka benar kan,kalau Mami pasti bakalan suka"
"Iya kamu benar,Mami suka"
"Mi,Mami sudah makan dan minum obat ?" Tanya Arka
"Sudah sayang,kalian baru tiba kan ?kamu nginep disini kan Luna?"Tanya Mami
"Iya Tante"
"Ya udah kalian istirahat dulu gih,kalau kalian mau makan minta sama Bi Lastri ya,nanti dia yang nyiapin"
"Iya Mi,Mami juga istirahatin dùlu ya"
"Iya Tante ,Tante istirahat dulu sini Aluna bantu" Aluna membantu Mami membaringkan tubuhnya lagi ditempat tidur.
Arka tersenyum kembali melihat itu,pilihan nya tidak salah.
***
Mereka keluar kamar dan berniat akan istirahat.
"Kamu senang ?" Setelah mereka berada di depan kamar Mami
"Iya,tapi aku udah salah tadi"
"Salah kenapa ?"
"Sudah berpikiran buruk sama kedua orang tua Kakak"
"Pasti kamu pikir mereka tidak akan setuju sama kamu gitu ?Hei,,hilangkan pikiran kotormu itu !!" Arka menyentil kening Aluna ,membuat Aluna sedikit meringis,lantas dia cemberut mengerucutkan bibirnya.
"Hei,bibir kamu jangan begitu,aku jadi gak tahan"
"Gak tahan kenapa ?"
"Pengen nyium kamu"Kelakar Arka,hingga dia dapat pukulan kecil dari Aluna,dan dia berlari lalu dikejar oleh Aluna.Dan aksi kejar kejaran pun terjadi
Kesèdihan tidak akan berlarut larut ,yakinlah akan selalu ada kebahagian yang datang setelahnya.
__ADS_1
***