Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 17 "Kedatangan Lista"


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 5 sore,Naura menunggu kedatangan Ardi ,tapi yang ditunggu belum juga datang.


Hingga pukul 7 malam pun belum ada tanda-tanda Ardi pulang,padahal Naura sudah memasak yang Ardi sukai.. Ya tadi siang Naura menelepon Bunda dan menanyakan apa aja yang Ardi sukai.


"Ka Ardi ko belum pulang ya,kata Selly jam pulang kantornya ka Ardi itu pukul 4 sore,tapi sudah jam segini dia belum juga pulang ya?"Batin Naura


Saat pukul 8 malam barulah Ardi pulang.


"Assalamualaikum.."Ucap Ardi


"Walaikum salam,Ka ko baru pulang ?" Tanya Naura


"Tadi ada kerjaan tambahan"Jawab Ardi


"Oh,ya sudah Kakak mandi aja dulu,aku siapin makan malam dulu.."


"Gak usah,aku sudah makan tadi dikantor"


Deg


Jantung Naura berdegub kencang,merasa sakit mendengar pernyataan Suaminya itu,padahal sedari tadi dia menunggunya,bahkan dia sendiri belum makan malam,karena dia merasa tidak mau mendahului suami.


"Oh,ya sudah kakak mandi aja dulu.."ucap Naura sambil berlalu menuju dapur,dan di lihatnya lah masakan yang tadi dia masak.


Tak terasa genangan air mata menupuk di matanya dan siap terjun bebas.


Dia pun memulai makan malamnya sendiri.


Dikamar Ardi menemui Aluna.


"Princessnya Ayah udah tidur lagi nih,padahal Ayah pengen maen sama kamu sayang.."Gumam Ardi sambil mengelus-elus rambut Aluna


"Nay,maafkan aku ,aku masih belum ikhlas menerima pernikahan ini,maafkan aku kalau aku menyakiti adik kamu,tapi sungguh aku belum siap sayang.."Batinnya lagi dengan air mata dipipinya.


Setelah Naura selesai makan ,dia membereskan tempat makan,dan sisa makanan tadi dia simpan ,dia berniat akan memberikannya ke tukang sampah besok pagi,dari pada mubajzir kan!!


Naura bergegas menuju ke kamar,dilihatnya Ardi tidak ada disana,dia memutuskan untuk tidur,sebelum tidur dia menengok Aluna.


"Tidur yang nyenyak ya cantik.."Cup ,Mencium keningnya Aluna.


Diluar kamar Ardi menuju ke dapur,berniat untuk minum,dilihatlah tutup saji makanan dimeja makan.Terpangpang makanan yang dia sukai,dia menghela nafas berat.


"Dia sampai memasak sebanyak ini,tapi aku malah mengacuhkannya"


"Maafkan aku Naura,aku masih belum siap benar-benar belum siap"Batinnya lagi.


Demi menghargai usaha Naura,Ardi pun memulai makan,walaupun tadi dia sudah makan di jalan.


"Emmmm,,enak juga masakannya,ternyata dia bukan gadis manja yang aku pikir"Gumamnya sambil mengunyah makanan tadi.


Dan malam ini pun ,mereka masih tidur terpisah kamar,Ardi masih belum bisa menerimanya.

__ADS_1


****


Pagi harinya seperti biasa Sikap Ardi masih seperti kemarin Acuh tak acuh,tapi pagi ini Naura tidak menyiapkan makanan hanya Air putih aja untuk Ardi.


Setelah Ardi pergi bekerja,keseharian Naura masih seperti biasa Naura hanya menonton tv,bermain sama Aluna,membaca majalah hanya itu-itu saja yang dia lakukan.


"Hmmmm,bosan juga kalau Aluna tidur gak ada teman .. "Gumamnya.


Hingga tiba-tiba datang lah tamu kerumahnya.


"Assalamualaikum.."ucap seseorang dibalik pintu itu.


"Waalaikum salam ,,"Jawab Naura.


Naura membuka pintu dan tampaklah Lista disana.


"Hai,Lista .."Ucapnya sambil memeluk Lista.


"Hai,Ra.."Membalas pelukan Naura


"Ra,aku ganggu kamu gak nih ?"


"Gak ko,aku malah seneng kamu kesini Ta,ayo sini masuk !!.."


"Ka Ardi ga marah kalau aku kesini Ra?"


"Ngapain harus marah sih Ta.."


"Gaklah,ayo udah masuk .."sambil menarik lengan Lista untuk segera masuk.


"Eh,Aluna Mana Ra..?"Tanyanya setelah duduk di sofa ruang keluarga.


"Alun baru tidur siang,tadi aku suntuk banget tau gak,,untung ada kamu datang kemari.."


"Hehehe,aku pengen main aja kesini,pengen ketemu ponakan aku tuh .."


"Hmmm,tunggu bentar ya aku ambil dulu minum,,"


Naura bergegas ke dapur dan mengambil air minum juga beberapa camilan untuk Lista.


"Eh,Ra kamu gakkan kuliah lagi emang ?suami kamu ngelarang kamu buat kuliah lagi ..?" Tanya Lista ,setelah Naura duduk kembali disofa.


"Aku pengennya kuliah lagi lah,tapi aku belum dapat ijin dari Ka Ardi,bukan ka Ardi ngelarang aku,cuma kita belum punya waktu aja buat ngobrol.."


"Belum punya waktu buat ngobrol !!maksud kamu ..?


"Ya ampun keceplosankan,ni anak pasti nanya-nanya deh.." Batin Naura


"Woy,kalau ada yang tanya tuh jawab,bukan malah melamun.."


"Eh-emmmm..Maksud aku,,kemarin ka Ardi pulang malam,jadi belum sempet buat ngobrol gitu.."

__ADS_1


"ckckckckck,,aku kenal kamu Ra,kamu gak bisa bohong sama aku tau.."


Naura hanya diam saat Lista bicara seperti itu,dia tau dia tidak pandai berbohong dan Lista sudah mengenal itu.Raut wajah Naura berubah menjadi sendu.


Lista yang melihat itu lantas memeluk Naura,memberi dukungan untuk tetap bersabar.


"Ra,aku tau ini bakalan terjadi sama kamu tanpa kamu ceritapun aku udah tau yang terjadi,kamu sabar ya lambat laun juga dia pasti nerima kamu ko.." ucap nya sambil terus mengelus rambut belakang Naura.


Tanpa permisi Air mata itu jatuh membasahi pipinya Naura,dipelukan Lista dia mencurahkan isi hatinya,


Saat ini hanya Lista lah yang mengerti keadaannya,dia memang pantas disebut sahabat terbaik.


Setelah itu terdengar suara Aluna menangis,Naura pun segera berlari ke dalam kamar dan diikuti Lista.Saat memasuki kamar,Lista dibuat kaget dengan foto yang terpangpang disana,dia melihat ke arah Naura,dia merasa sangat iba,dia paham bagaimana perasaan sahabatnya itu.


"Kasihan sekali kamu Ra,aku pikir kamu nikah dengan ka Ardi adalah cara yang terbaik,tapi melihat ini rasanya aku salah"Batin Lista.


"Hai,cantik digendong tante yuk ??"ucap lista


"Ta titip dulu ya,aku bikin air susu dulu buat Aluna.."


"Siip Bunda.."


"Bunda..!!Apa pantas aku disebut bunda ..?Batin Naura.


Setelah berbincang-bincang banyak dengan Lista,dan Lista pamit pulang karena jam sudah menunjukan pukul 4 sore.


Hari ini Naura masih berusaha untuk memasak,walau pun kemarin masakan gak disentuh suaminya,tapi hari ini dia masih mau memasak,memang kemarin malam Naura gak tau kalau Ardi sudah memakan masakannya itu.


Terdengar suara mobil memasuki pekarangan rumah,dilihatnya dari jendela,ternyata Ardi yang sudah pulang.


"Assalamualaikum..."


"Walaikum salam.."Sapa Naura sambil menyalami tangan suaminya itu.


"Aluna mana Ra..?"tanya Ardi


"Itu ka diruang keluarga.."jawab Naura


"Hai,princess Ayah.."Sapanya sambil mendusek-dusekan mukanya ke pipi cubby Aluna.


"Ka,mau dimasakin apa ?mau makan dirumah kan?tanya Naura.


"Ya,apa aja deh terserah kamu aja.."


Naura sempat berfikir mau memasak apa,dia pun bergegas ke dapur,dan memulai acara memasaknya.


Setelah selesai shalat Magrib mereka memutuskan untuk makan malam,Aluna disimpan di stoler miliknya.Mereka pun memulai makan malamnya.


Hening seketika,hanya ada suara dentuman sendok dan piring juga suara ocehan Aluna.


****

__ADS_1


__ADS_2