Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3^ Part 18


__ADS_3

Tiga hari kemudian pengumuman sudah tiba,Alya menantinya dengan harap harap cemas,jantungnya berdegub kencang,menunggu keputusan,semoga saja dia terima,dia butuh peekerjaan itu. 


Dan dret dretttt drrrrrtrr 


Suara ponselnya berdering ,Alya segera mengangkat nya. 


"Hallo.." Jawab Alya. 


"Hallo selamat siang,ini dengan ibu Alya ?kami dari Atmadja Corp. selamat anda diterima disini,posisi sebagai sekretaris,mohon besok pagi hari segera datang ,untuk mengisi beberapa kontrak prakerja" 


Alya terpekik senang,dia sangat sangat senang,dan dia menjawab akan hadir esok hari. 


"Alhamdulillah Ya Allah.."lirihnya bersyukur. 


Dan pagi itu Alya berpenampilan rapi,sangat semangat menghadapi hari itu,dengan senyum cerah menghiasi wajah cantiknya. 


"Mau kemana kamu ?"Tanya Ibu tirinya


"Alhamdulillah Bu,Alya sudah diterima bekerja lagi,do'ain ya semoga semua lancar"Ucap Alya masih dengan riang.


"Oh,ya syukur..sana pergi cari uang yang banyak,supaya kita tidak kesusahan kaya begini !!"Pekiknya.


"Insya Allah bu,aku pamit ya,Assalamualaikum"


Tapi tidak ada jawaban dari Ibunya,Alya lagi lagi hanya mengelus dadanya.


***


Punya postur tinggi semampai,kulit putih mulus,wajah cantik,rambut panjang terurai indah,dan punya otak cerdas itulah kelebihan yang Alya punya,pengalaman terdahulu nya menjadi poin tambahan untuk diterima disana,selain itu dia juga cekatan dan gampang memahami sesuatu hal. 


Dengan highheels nya dia melangkah masuk ke gedung itu,bertanya pada resepsionis dan melangkah menuju ruangan HRD 


"Selamat pagi,bu..ini sekretaris yang akan menjadi pengganti mbak Mitha"Ucap asisten HRD itu. 


"Oh,baiklah suruh masuk An.." Titah Sandra selaku HRD disana. 


Alya masuk "Selamat pagi bu.." Sapa Alya 


"Selamat pagi,silahkan duduk Alya ya ?" 

__ADS_1


"Iya Bu.." 


"Ok,selamat kamu diterima disini,kamu punya poin banyak dari kita,dan kamu orang yang cocok dan terpilih disini,ini surat kontraknya,selama kontrak itu berlangsung kamu harus bekerja dengan baik,jika baik maka kamu akan diangkat jadi karyawan tetap disini,dan tergantung keputusan Atasan kami juga,silahkan dibaca dulu" Tutur Bu Sandra  


Alya membaca setiap detail kontrak itu,dia melongo akan gaji yang tertera,bersyukur tentu iya.Tanpa banyak basa basi dia menanda tangani surat itu. 


Setelah saling sepakat ,lalu Bu sandra menyuruh Ana untuk mengantarkan Alya ke lantai atas ruangan CEO diperusahaan itu. 


"Selamat pagi Mbak Mitha,ini sekretaris pengganti Mbak,apakah Pak Arsen sudah tiba ?" Tanya Ana. 


"Oh,ini ?Beliau baru tiba,sebentar biar aku panggil dulu Aldi "Ucap Mitha lalu dia mengenalkan diri pada Alya. 


Tak lama Aldi keluar "ini Aldi.."Tunjuk Mitha. 


Aldi menatap Alya dari atas sampai bawah,"Ok ,tunggu sebentar ya" Titah Aldi ,lalu dia kembali masuk ke ruangan Arsen. 


"Pak,pengganti Mbak Mitha sudah ada,Bu sandra sudah memilihnya,kini dia sedang diluar"Ujar Aldi. 


"Hem..suruh dia masuk"Titah Arsen yang sedang duduk dikursi kebesarannya. 


Alya masuk mengikuti Aldi,tiba tiba dia gugup saat harus bertemu langsung dengan atasannya. 


Arsen yang sedang berkutat dengan berkas berkas dimejanya,mendongkak dan menatap Alya dan Aldi  


Deg 


Jantung Arsen berdegub kencang,kini yang sedang dihadapannya adalah sosok yang selama ini masih dia rindukan. 


Apakah ini takdir ?Tatapan mata mereka bertemu beberapa menit,mereka juga masih dalam posisinya mematung ,saling merasakan deguban yang keras didadanya . 


"Alya ?ya dia Alya..yang aku rindukan ,mata itu ..mata itu masih sama seperti dulu,inikah takdir ?"gumamnya dalam hati. 


Aldi yang berada disebelah Alya,menatap keduanya penuh tanda tanya, Ada apa ini ?apakah mereka saling mengenal ? 


Lalu Arsen memalingkan wajahnya seketika,lalu dia berdiri dan berbalik  membelakangi mereka,tatapan kini tertuju pada kaca jendela besar. 


"Siapa yang merekrut dia?" Tanya nya pada Aldi dengan nada dingin.Alya menunduk . 


"Emmm,itu Bu Sandra dan juga staff lainnya Pak "Jawab Aldi..kini aura dingin menyeruak diruangan itu,Aldi bisa merasakannya. 

__ADS_1


"Kenapa kamu tidak memberitahu saya siapa saja kandidatnya ?kenapa main asal terima saja ?"Teriaknya seketika 


Membuat Aldi dan Alya terhenyak,Aldi tau betul kalau atasannya sudah seperti ini ,ada sesuatu yang tidak dia sukai. 


"Maaf pak,sebelumnya saya sudah memberitau Bapak kalau.."belum selesai Aldi melanjutkan. 


"Seharusnya kamu paksa Saya !!,,apapun juga harus ada keputusan saya,jangan asal terima !!aku tak suka pilihannya..cari yang lain..!!" Tukasnya. 


Aldi membulatkan matanya,dan Alya semakin menunduk,dia tidak pernah tau dan mengira kalau atasannya adalah Arsen,laki laki yang dia rindukan juga dan terutama yang dia sakiti dulu  


Wajar saja Arsen seperti ini,dia pasti benci padaku..gumamnya dalam hati  


"Maaf pak,tapi ini kebijakan Bu sandra sebagai HRD..dan beliau juga sudah mempertimbangkan banyak hal akan hal ini" 


"Aldi..kamu tau kalau aku tidak suka ,harus apa ?panggilkan Sandra,dan suruh wanita ini keluar !!!" Sentak Arsen. 


Aldi tak bisa berkata lagi,dia meminta Alya untuk duduk dulu dikursi dekat Mitha.Aldi juga tak mengerti ini ada apa ?apakah Bosnya dan Alya punya hubungan dimasa lalu ?. 


Arsen mendudukan bokongnya ,dia memijit kening nya,sungguh rasa amarah tiba tiba hadir dibenaknya,antara rasa rindu dan rasa kesal menyeruak di dadanya. 


*** 


"Ini diminum dulu Al..tadi di dalam kenapa?"Tanya Mitha pada Alya. 


Alya hanya diam,dia tidak mau mengatakan apa apa,tak lama nampak Aldi dan Bu Sandra masuk ke dalam ruangan Arsen. 


"Duduk.."perintah Arsen. 


Mereka duduk di sofa yang ada diruangan itu "Kenapa anda tidak meminta persetujuan Saya saat merekrut dia ?anda tau dia yang akan menjadi  sekretaris Saya,bukan sekretaris anda !!" Decak Arsen. 


"Mohon maaf Pak,tapi sebelumnya saya sudah pernah bertanya dan akan hendak memberi tahu siapa saja kendidatnya,tapi Bapak Aldi bilang Bapak sendiri yang bilang,kalau itu tugas saya sebagai HRD yang mencari,asalkan sesuai segalanya..yang bisa mumpuni sama seperti Mitha,dan kami para staff sudah menilainya kalau dia layak dan cocok jadi pengganti Mitha"Jelas Bu Sandra. 


Arsen sempat terhenyak,dia baru ingat kalau dia pernah mengatakan hal itu pada Aldi. 


"Batalkan,dan cari yang lain,masih banyak kan yang lebih dari dia !!" Sungutnya lagi  


"Mohon maaf kembali Pak,beliau sudah tanda tangan kontrak,tidak bisa dibatalkan,Bapak tau sendiri kalau sudah kontrak bagaimana" 


Arsen terlihat gusar,entahlah dia merasa takdir kali ini membuatnya kesal.Dia pun tidak bisa lagi berbuat apa apa,maka kini dia harus menerima takdinya ,kalau harus berhadapan lagi dengan Alya. 

__ADS_1


***


__ADS_2