Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 38


__ADS_3

Dua hari kemudian Arka dan Aluna berniat melanjutkan masa Honey Moon kedua,kata mereka sih biar sekalian aja liburannya.


Maka mereka ada disini diNegeri Ginseng surganya KPOP ,Arka tau Aluna menyukai beberapa Aktor dari Korea Selatan itu.


Maka Arka mengajak Aluna kesini,awalnya Aluna tidak tau kalau mereka akan ke Korsel.Ini benar benar kejutan untuk Aluna,hadiah dari Arka sungguh sangat membuatnya bahagia.


Bahagia yang dia rasakan berkali kali lipat,adanya keluarga yang menyayanginya,ada suami yang menyayanginya juga.


"Makasih..makasih banyak Suami ku" Ucap Aluna sambil dengan memeluk dan menciumi wajah Arka,sesaat mereka sudah berada di Hotel tempat mereka menginap.


"Kamu jangan menggoda ku Luna"Arka yang tak tahan.


"Aku gak menggoda Kakak,tapi aku lagi ngucapin makasih sama Kakak"


"Sama aja Kamu lagi menggoda aku,lihat si junior sudah berdiri,gara gara kamu "


Dan lagi lagi Arka Menerkam Aluna,mencium bibir nya dengan rakus, dan Aluna membalasnya ,Ci***n ity berubah menjadi lu***tan lu***tan ,semakin dalam .


Dan adegan dewasa terjadi.


Aluna berdecak kesal pada Suami nya itu bilangnya hanya sebentar,sebentarnya buat Arka itu 2 hingga 3 jam..Dia bahkan ingin berniat jalan jalan,tapi malah masih begini.


Dengan tanpa pakaian dan hanya ditutupi selimut saja Aluna mengomel ngomel pada Arka.


"Aku tuh kesel sama kamu,aku kan kesini ingin jalan jalan,nyelani kamu kan bisa nanti malam"Omelnya sambil bibirnya mengerucut lucu dimata Arka.


Arka terkekeh melihat Istrinya itu "Hahaha,maaf Sayang,ini kan si junior yang tak bisa diajak kompromi, janji deh nanti kita jalan jalan sepuasnya ,lagian masih ada waktu 3 hari ke depan kan !!" Usulnya


"Uhhhhh,kamu ngeselin pokoknya"


Sore hari hingga Malam hari Arka menepati janjinya dia membawa Aluna jalan jalan mengelilingi kota Seoul itu yang terkenal akan surganya dunia Boy Band dan Girls Band itu.


Aluna dibuat kagum akan keindahan Negeri ginseng itu,senyum cerianya terus terkembang dari wajahnya dan dia tak berhenti mengucapkan terima kasih pada Arka.


Sebenarnya Aluna ingin mencicipi berbagai makanan disana,tapi dia takut karena tau dunia Luar Negeri itu bagaimana,jadi mereka makan yang bersertifikat halal.


Aluna juga tak lupa membeli beberapa barang untuk oleh oleh.Tidak lupa dia berfoto foto disetiap sudut yang dia lewati,katanya untuk kenang kenangan.


Hingga malam tiba,Aluna dibuat lelah akan hal itu,maka saat menemukan tempat tidur dia langsung tertidur pulas,Arka yang melihatnya menjadi tidak tega.



Arka terkekeh melihat Aluna tertidur dengan tengkurap begitu.


"Sebegitu lelahnya kamu Yank" Lirih Arka sambil mengelus rambut Aluna.

__ADS_1


Arka masih terus memandang wajah cantik istrinya itu,dulu dia tidak pernah terbayang bisa bersama Aluna,padahal dulu dia membencinya,namun sekarang dia sudah menjadi istri dan tempat dihatinya sangat banyak.


Dikecupnya kening dan bibir istrinya itu penuh sayang.


Tak lama kemudian suara teleponnya berdering.Terlihat nama Nisa disana,Arka merasa ragu untuk menjawabnya.


Ada apa Nisa meneleponnya malam malam begini pikirnya ,maka yang dia lakukan tidak mengangkat telepon Nisa.


Namun tak lama ada sebuah pesan masuk ke handphonenya.


"Arka Dafa Adtmadja mungkin sekarang kalian sedang bersenang senang,namun lihat saja aku tidak akan tinggal diam,aku akan menghancurkan kebahagiaan kalian,apalagi wanita itu yang sudah merebut kamu dari aku" Isi pesan itu ,Arka hanya mengabaikannya.


Dia tahu Nisa,dia tidak akan setega itu pada dirinya,Arka tau sudah menyakiti Nisa,seharusnya saat itu dia menolak saja pertunangan itu,mungkin Nisa tidak akan terlalu sakit hati.


Namun nasi sudah menjadi bubur,kini dia hanya harus waspada saja kalah seandainya Nisa benar benar nekat.


***


Aluna terbangun lebih dulu seperti biasa dihandphone nya selalu terpasang alarm jadwal Adzan.


Dia bangun dari tidurnya dan berniat membangunkannya,namun dia urungkan saat melihat wajah tampan suaminya itu yang sedang tertidur



Aluna menekan nekan jarinya pada hidung Arka,dan memainkan bibirnya Arka,sungguh dia sangat bahagia,orang yang sudah merusaknya dulu kini menjadi suami nya.


Aluna masih saja mengganggu Arka,hingga Arka terbangun.


"Kamu ngapain hem..?" Ucapnya dengan mata yang terbuka perlahan sambil tangannya Aluna dia genggam.


"Hheheh,Abisnya kamu ganteng kalau lagi tidur"Kelakar Aluna.


"Berarti kalau lagi gak tidur gak ganteng gitu ?"


"Gak juga,udah ah ayo ambil wudhu dulu"


"Eitss mau kemana kamu,kamu sudah membangunkan singa tidur tau "


"Hah singa tidur ,kamu dong kan aku ngebangunin buat kita shalat subuh suamiku"


"Iya tapi yang kamu bangunkan itu si junior,kamu harus tanggung jawab untuk menidurkannya kembali"Kelakar Arka.


Aluna membulatkan matanya,dia pikir pagi itu dia akan habis dimakan lagi oleh Arka,untuk menghindar itu dia lantas berlari menuju ke kamar mandi,namun dengan cepat Arka mengejarnya dan ikut ke dalam.


"Kita belum pernah melakukannya dikamar mandi yank" Celetuknya.

__ADS_1


Dan adegan dewasa kembali terjadi.


***


Siang harinya Aluna meminta Arka untuk mengantarnya ke Namsan Seoul Tower yang katanya sangat terkenal itu.


Dengan senang hati Arka mengiyakan keinginan istrinya itu.Dengan pakain casuanya mereka tampak sangat serasi.


Tentu saja Aluna sangat bahagia ,tak lupa dia berpose lagi untuk berfoto foto,setelah puas disana Aluna mengajak Arka lagi ke beberapa tempat kerajaan kerajaan tempo dulu,yang sering juga dipakai untuk tempat syuting para Aktor dan Aktris korea itu.


Hari itu Aluna benar benar menjelajah negeri yang dia impikan itu,walaupun tidak bisa bertemu dengan Aktor favoritnya namun tetap dia merasa bahagia hanya dengan menginjakkan kakinya di Korsel itu.


Dan hari berikutnya dia ingin mendatangi kota Jeju yang terkenal juga akan keindahan tempat itu,walau tempatnya agak jauh,tapi Arka mengikuti apa yanh di inginkan Aluna.


Setelaha puas 4 hari berada disana,Aluna diharuskan untuk pulang dan kembali ke kesibukan sebelumny,masa liburannya telah usai begitupun dengan Arka ,dia harus kembali berkutik dengan berkas berkas yang tebal tebal itu.


Aluna masih diperbolehkan untuk bekerja,setelah pulang dari Korsel Arka membawa Aluna untuk pindah kerumah nya,Aluna mau tak mau harus mengikuti sanga Suami kemana pun dia membawanya dia harus ikut.


Ardi ,Naura dan Arsyil juga Adeva ikut mengantarkan mereka kerumah yang akan mereka tempati itu .


"Kak Luna boleh kan kapan kapan aku menginap dirumah ini ?"Celetuk Adeva.


"Boleh dong,malah kamu harus sering main kesini,biar kakak gak kesepian disini"Ujar Aluna.


"Asyik..boleh kan Yah,Bunda ?"


Dan dapat angguķan dari Ardi dan Naura.


Setelah mengantarkan Aluna dan Arka,Mereka pamit pulang namun sebelumnya ada sedikit drama.


"Bunda,Aluna pasti kangen sama Bunda,kalau Aluna boleh milih,Aluna masih ingin tinggal sama Bunda dan Ayah" Ucapnya dengan berderai air mata.


"Sayang,sekarang kamu tanggung jawabnya Arka,kemana pun Arka membawa kamu ,kamu harus ikut,lagiab masih dikota yang sama kamu masih bisa main kerumah Sayang"Ujar Bunda Naura.


"Iya Nak,kamu sudah menjadi tanggung jawab nya Arka,jangan begitu nak" Ujar Ardi lagi.


"Iya Ayah ,Bunda"


Dan Ardi ,Naura,Arsyil juga Adeva berpamitan pulang,tinggal Aluna dan Arka.


"Ayo kita istirahat Yank"Ajaknya.


"Iya ayo.."


***

__ADS_1


__ADS_2