
^ Dikamar
Aluna merebahkan tubuhnya setelah tadi ganti baju.
"Kenapa aku bisa suka sama Kak Arka ya,dia sudah menghina Ayah dan Bunda,dia pikir dia sangat berkuasa gitu,aku gak boleh lemah dan aku gak boleh kalah lagi" Batinnya
Mungkin kemarin dia mau mengalah begitu saja,namun tidak kali ini dia akan berusaha untuk melawan Arka dan teman teman,dia yakin mereka gakkan berlebihan mengganggu nya.
"Bunda.." Panggil Aluna.
"Apa sayang ?"
"Bunda,aku mau cerita sama Bunda"
"Cerita apa,sini" Jawab Naura sambil menepuk pahanya supaya Aluna tidur dipangkuannya.
Saat ini mereka sedang berada di ruang keluarga,Adeva sedang bermain dengan bonekanya. Arsyil sedang belajar dikamarnya dan Ardi sedang berada di ruang kerjanya.
"Bunda,pernah gak sih punya rasa suka sama cowo dulu waktu jaman sekolah ?"
"Rasa suka ?" Naura menautkan kedua alisnya "Kamu lagi jatuh cinta Luna ?" Bukannya menjawab Naura malah nanya balik.
"Apa itu namanya jatuh cinta Bunda ?"
"Apa yang kamu rasain sekarang ? Kalau dulu Bunda ya pernah lah punya rasa suka sama teman kelas Bunda dulu.
"Yang aku rasain sekarang,tiap bertemu dengan dia jantung Luna tiba tiba berdegub kencang Bunda"
"Itu artinya kamu memang lagi jatuh cinta sayang ?sama siapa Bunda boleh tau ?"
"Hmmmm,rahasia ah Bunda " Aluna tertunduk malu
"Anak gadis Bunda udah belajar jatuh cinta,ganteng gak ?baik gak ?" Tanya Naura beruntun.
"Ganteng Bunda,kalau masalah soal baik gimana ya.."
"Gimana apa maksudnya ?"
"Dia terlahir dari Orang kaya Bunda,jadi dia sedikit sombong orangnya,dia juga sering mengganggu teman teman yang tidak sederajat dengannya,dan terutama sering menghina"
"Masa seperti itu Lun ?Tapi kamu suka sama dia ?"
"Luna juga gak tau Bunda ,kenapa Luna suka sama dia"
__ADS_1
"Memang sih rasa suka tak memandang apa pun"
"Kaya Bunda sama Ayah ya?Bunda bisa cerita gak,gimana awalnya Ayah sama Bunda bisa saling jatuh cinta,padahalkan kalian dipaksa !!"
"Bunda juga gak inget kapan pastinya Lun,yang pasti semua berjalan begitu saja,intinya kita bisa saling menerima satu sama lain dulu."
"So sweet ya Ayah sama Bunda,Bunda boleh gak aku mau mengunjungi makam Bunda Nayla?" Ucapnya tiba tiba
"Boleh dong sayang,mau Bunda temenin gak?Bunda juga udah lama ke makam Ka Nayla"
"Boleh Bunda"
"Aku ikut Bunda" Celetuk Arsyil yang tiba tiba datang
"Ngapain ikut ikutan ?" Kelakar Aluna
"Iya biarin lah suka suka aku aja,boleh kan Bunda ?"
"Iya boleh sayang,nanti kita sama sama kesana,bagaiman kalau hari minggu aja ya?"
Dan jawaban "Iya"Kompak dari mereka berdua.
***
"Bi,kenapa ya Mami gak betah ada dirumah,apa Mami gak inget kalau punya aku ya Bi ?" Tanya Arka yang saat ini sedang makan malam.
"Yang aku butuhkan sekarang perhatian dan kasih sayangnya Bi,bukan uangnya,cukup Papi aja yang cari uang,bukannya harusnya begitu kan Bi?"
"Iya Den,aden sabar aja ya"Bi Sumi bingung harus menjelaskan apalagi,apa yang dikatakan Arka itu benar,seharusnya yang mencari uang cukup Sang Papi saja.
Arka sudah menyelesaikan makan malamnya,dia bergegas masuk ke kamar dan merebahkan tubuhnya diatas kasurnya.
Tiba tiba saja bayangan Aluna muncul,entah rasa benci menyelimutinya.
"*Gila tuh cewe sudah merasuki pikiran gue,bisa bisanya dia menentang gue,gue semakin tertantang untuk mengganggunya"
"Gak akan ada yang bisa melawan gue,gue bakalan taklukin tuh cewe supaya jatuh cinta ke gue*" Niat busuk sudah Arka rencanakan,dengan cara membuat Aluna jatuh cinta padanya,maka dia bisa membuat Aluna bertekuk lutut padanya.
Jiwa sombongnya masih meronta,dia masih berpikir bisa melakukan apa saja untuk membuatnya menang.
***
Ke esokan paginya Di sekolah.
__ADS_1
"Luna !!" Panggil Arka tiba tiba,Aluna menautkan kedua alisnya merasa bingung,untuk panggilan yang Arka beri,biasanya selalu memanggil Cewe kampungan.
"Ada apa Kak ?mau ngajak berantem lagi,"Tukasnya
"Jangan berpikir yang macam macam dulu ,aku mau bicara sama kamu "
"Bicara sama aku ?gak salah ?"
"Iya penting,ayo ikut aku " Arka akan menarik tangan Aluna,namun Aluna segera menepisnya.
"Disini aja Kak bicaranya" Ucapnya,karena dia merasa curiga ,kenapa tiba tiba Arka mendekatinya dan bersikap baik seperti ini,dia tidak akan termakan jebakan itu.
Arka mendesah kecil
"Aku mau minta maaf sama kamu "
Aluna membulatkan matanya dan dia mempertajam telinganya,apa yang dia dengar Arka minta maaf !! gak salah tuh !!
"Apa aku salah dengan,seorang Kak Arka minta maaf sama aku ?"
"Iya ,aku tau ini tidak masuk akal,dan sangat tiba tiba ,aku juga tau kamu gak percaya begitu saja sama aku,tapi ingat aku sungguh sungguh minta maaf sama kamu"
Aluna tidak akan percaya begitu saja,dia tau betul siapa Arka,tapi dia akan ikuti rencana apa yang akan Arka lakukan,dia akan pura pura setuju saja.
"Sudah lah kak,tidak ada yang perlu dimaafkan,lagian aku gak punya rasa dendam atas apa yang Kak Arka dan teman teman Kakak lakukan"
"Iya aku sadar sekarang,apa yang aku lakukan ini salah,aku udah berbuat dosa sama semua orang"
"Syukurlah kalau kakak sadar,aku sudah maafkan ko,sudah ya Kak,aku permisi"
Aluna pergi meninggalkan Arka,dan Arka menyunggingkan senyumanya,baginya mungkin rencana pertama sukses,dia pikir Aluna memang cewe lemah yang mampu diperdaya olehnya .
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Sabar ya aku cuma bisa up 1 episode sehari,itu juga bisanya malam.
Makasih yang masih mau nunggu Aluna ,tinggalkan jejak Likenya ya.